Anda di halaman 1dari 12

TUGAS

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

Disusun oleh :

CAHYA HALIMATUS SA’DIYAH (114 14200 17)

PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA


INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA
TANGERANG SELATAN
MEI 2018
Pada laboratorium di PT. GALENIUM PHARMASIA LABORATORIES terdapat 6 hazard,
yaitu :

1. Veric Toxic

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna merah; Simbol berupa gambar
tengkorak dan tulang bersilang;

Bahan dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya VERY TOXIC dapat
menyebabkan kerusakan kesehatan akut atau kronis dan bahkan kematian pada kosentrasi
sangat rendah jika masuk ke tubuh melalui inhalasi, melalui mulut (ingestion), atau kontak
dengan kulit.

Suatu bahan di katagorikan beracun jika memenuhi kriteria berikut :

LD50 dermal (tikus atau kelinci)

≤ 50 mg/kg berat badan

LC50 pulmonary (tikus) untuk aerosol /debu ≤ 0,25 mg/L

Frase-R untuk bahan sangat beracun : R26, R27 dan R28

Contoh bahan dengan sifat tersebut misalnya:


• kalium sianida
• hydrogen sulfide
• nitrobenzene
• atripin.

2. Mudah Terbakar

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna merah : Gambar simbol berupa
gambar nyala api berwarna putih dan hitam.
Simbol ini menunjukkan suatu bahan yang memiliki karakteristik sebagai berikut :

• Terbakar karena kontak dengan udara pada temperatur ambien;


• Padatan yang mudah terbakar karena kontak dengan sumber nyala api;
• Gas yang mudah terbakar pada suhu dan tekanan normal;
• Mengeluarkan gas yang sangat mudah terbakar dalam jumlah yang berbahaya, jika
bercampur atau kontak dengan air atau udara lembab;
• Padatan atau cairan yang memiliki titik nyala di bawah 0oC dan titik didih lebih rendah
atau sama dengan 35oC;
• Padatan atau cairan yang memiliki titik nyala 0oC – 21oC;

Bersifat :
• Mudah terbakar
• Menyala tanpa sumber api
• Bahan kimia yang dapat menimbulkan panas sendiri
• Bahan kimia yang dapat bereaksi sendiri
• Mengeluarkan gas mudah terbakar
• Organik peroksida

Contoh bahan dengan sifat tersebut misalnya:


• minyak terpentin
• dietil eter (C2H5OC2H5)
• karbon disulfide (CS2)
• asetilena (C2H2).

Keamanan :
• Hindari atau jauhkan dari api terbuka
• sumber api
• loncatan api.
3. Tabung Gas

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna merah : Simbol berupa gambar tabung gas
silinder berwarna hitam.

Simbol pengaman yang digunakan dalam transportasi gas non mudah terbakar (dan
karenanya sering tidak berbahaya, setidaknya di tempat terbuka).

Contoh :
• Carbon dioxide
• Nitrogen
• Air

Simbol ini menunjukkan paparan jangka pendek, jangka panjang atau berulang dengan bahan
ini dapat menyebabkan efek kesehatan sebagai berikut:

• Teratogenik yaitu sifat bahan yang dapat mempengaruhi pembentukan dan


pertumbuhan embrio;
• Mutagenic yaitu sifat bahan yang menyebabkan perubahan kromosom yang berarti
dapat merubah genética;
• Toksisitas sistemik terhadap organ sasaran spesifik
4. Bahan Berbahaya bagi Lingkungan

Bahan dan formulasi dengan notasi DANGEROUS FOR ENVIRONMENT adalah dapat
menyebabkan efek tiba-tiba atau dalam sela waktu tertentu pada satu kompartemen lingkungan
atau lebih (air, tanah, udara, tanaman, mikroorganisme) dan menyebabkan gangguan ekologi.

Frase-R untuk bahan berbahaya bagi lingkungan : R50, R51, R52 dan R53.

bersifat berbahaya bagi satu atau beberapa komponen dalam lingkungan kehidupan.

Contoh bahan yang memiliki sifat tersebut misalnya :


• tributil timah kloroda
• tetraklorometan,
• petroleum hidrokarbon
• pentana
• petroleum bensin
• AgNO3
• Hg2Cl2
• HgCl2
Keamanan :
Hindari kontak atau bercambur dengan lingkungan yang dapat membahayakan makhluk hidup,
limbah dijauhkan dari lingkungan.

5. Bahaya Kesehatan :

Simbol ini menunjukkan paparan jangka pendek, jangka panjang atau berulang dengan bahan
ini dapat menyebabkan efek kesehatan sebagai berikut:

• Teratogenik yaitu sifat bahan yang dapat mempengaruhi pembentukan dan


pertumbuhan embrio;
• Mutagenic yaitu sifat bahan yang menyebabkan perubahan kromosom yang berarti
dapat merubah genética;
• Toksisitas sistemik terhadap organ sasaran spesifik.

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna merah : Simbol berupa gambar
kepala dan dada manusia berwarna hitam dengan gambar menyerupai bintang segi
enam berwarna putih pada dada.
6. Api di atas lingkaran

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna merah : Gambar simbol berupa bola
api berwarna hitam yang menyala

Simbol ini menunjukkan suatu bahan yang dapat melepaskan banyak panas atau
menimbulkan api ketika bereaksi dengan bahan kimia lainnya, terutama bahan bahan yang
sifatnya mudah terbakar meskipun dalam keadaan hampa udara, pengoksidasi, dapat
menyebabkan kebakaran dengan menghasilkan panas saat kontak dengan bahan organik,
bahan pereduksi, dll

Bahan-bahan dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya OXIDIZING biasanya tidak
mudah terbakar. Tetapi bila kontak dengan bahan mudah terbakar atau bahan sangat mudah
terbakar mereka dapat meningkatkan resiko kebakaran secara signifikan.

Dalam berbagai hal mereka adalah bahan anorganik seperti garam (salt-like) dengan sifat
pengoksidasi kuat dan peroksida-peroksida organik.

Frase-R untuk bahan pengoksidasi : R7, R8 dan R9

Contoh :
• Kalium klorat ( KCLO3)
• Kalium permanganat (KMnO4)
• Hidrogen peroksida (H2O2)
• Asam nitrat (HNO3) pekat, dan K2Cr2O7.

Keamanan :
Hindari panas serta bahan mudah terbakar dan reduktor.

7. Korosif

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna merah : Simbol terdiri dari 2 gambar
yang tertetesi cairan korosif.

Simbol ini menunjukkan suatu bahan yang memiliki karakteristik sebagai berikut:

• Menyebabkan iritasi (terbakar) pada kulit;


• Menyebabkan proses pengkaratan pada lempeng baja SAE 1020 dengan laju korosi >
6,35 mm/tahun dengan temperatur pengujian 55 oC; dan/atau
• Mempunyai pH sama atau kurang dari 2 untuk B3 bersifat asam dan sama atau lebih
besar dari 12,5 untuk B3 yang bersifat basa

Bahan dan formulasi dengan notasi CORROSIVE adalah merusak jaringan hidup. Jika
suatu bahan merusak kesehatan dan kulit hewan uji atau sifat ini dapat diprediksi karena
karakteristik kimia bahan uji, seperti asam (pH <2) dan basa (pH>11,5), ditandai
sebagai bahan korosif.
Frase-R untuk bahan korosif : R34 dan R35.
Contoh bahan dengan sifat tersebut misalnya :
• asam mineral seperti HCl dan H2SO4maupun basa seperti larutan NaOH (>2%).
Keamanan :
Hindari kontaminasi pernafasan, kontak dengan kulit dan mata

8. Tanda Seru

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna merah : Simbol berupa gambar tanda
seru berwarna hitam.

Simbol ini menunjukkan suatu bahan yang memiliki karakteristik sebagai berikut:

• Padatan maupun cairan yang jika terjadi kontak secara langsung dan/atau terus menerus
dengan kulit atau selaput lendir dapat menyebabkan iritasi atau peradangan;
• Toksisitas sistemik pada organ target spesifik karena paparan tunggal dapat
menyebabkan iritasi pernafasan, mengantuk atau pusing;
• Sensitasi pada kulit yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit; dan/atau
Iritasi/kerusakan parah pada mata yang dapat menyebabkan iritasi serius pada mata
9. Bom meledak

Sifatnya dapat meledak dengan adanya panas, percikan bunga api, guncangan atau gesekan.

Ledakan akan dipicu oleh suatu reaksi keras dari bahan. Energi tinggi dilepaskan
dengan propagasi gelombang udara yang bergerak sangat cepat. Resiko ledakan dapat
ditentukan dengan metode yang diberikan dalam Law for Explosive Substances.

Di laboratorium, campuran senyawa pengoksidasi kuat dengan bahan mudah terbakar atau
bahan pereduksi dapat meledak.

Sebagai Produksi atau bekerja dengan bahan mudah meledak memerlukan pengetahuan dan
pengalaman praktis maupun keselamatan khusus. Apabila bekerja dengan bahan-bahan
tersebut kuantitas harus dijaga sekecil/sedikit mungkin baik untuk penanganan maupun
persediaan/cadangan

Frase-R untuk bahan mudah meledak : R1, R2 dan R3

Sebagai contoh untuk bahan yang dijelaskan di atas adalah 2,4,6-trinitro toluena (TNT)
Contoh Asam nitrat dapat menimbulkan ledakan jika bereaksi dengan beberapa solven seperti:

• Aseton
• dietil eter
• etanol
• KClO3
• NH4NO3
• C6H2(NO2)3CH3

Keamanan :

• Hindari pukulan/ benturan


• gesekan, pemanasan
• api
• sumber nyala lain