Anda di halaman 1dari 14

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kami dapat
menyelesaikan pembuatan laporan praktik Ketrampilan Dasar Praktik Klinik ini.
Salawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi
besar Muhammad SAW.
Laporan ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan dan
menambahpengetahuan, wawasan serta yang paling utama yaitu untuk memenuhi
tugas KDPK sebagai salah satu syarat mengikuti perkuliahan semester II. Dengan
tujuan yang mendasar yaitu kita sebagai generasi penerus bidan d indonesia dapat
mengetahui bahwa setiap bidan mempunyai peran dan fungsi yang diatur dalam
undang-undang. Oleh karena itu, kita harus mengerti, memahami dan juga
menerapkan apa yang sudah kita dapatakan dari pendidikan di bangku perkuliahan
yang diberikan dari Dosen pengajar.
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu dalam pelaksanaan pratik ketrampilan dasar praktik klinik, khususnya
kepada:
1. Dr. Suryaningsih, M. Kes, selaku Direktur RSUD Salatiga, yang telah
memberikan izin kepada kami untuk melaksankan praktik Ketrampilan Dasar
Praktik Klinik (KDPK).
2. Juniadi,S. Kep, NS, M. Kes selaku kepala bidang keperawatan RSUD
salatiga.
3. H. Edy Soesanto, S. Kep, M. Kes, selaku Dekan FIKKES UNIMUS
4. Nuke Devi Indrawati, SE, S.SiT, M. Kes, selaku Kepala Program Studi
Diploma III Kebidanan UNIMUS
5. Fitriani Nur Damayanti, S.SiT, selaku koordinator di RSUD Salatiga
6. Semua dokter, CI, perawat, serta karyawan RSUD Salatiga Yang telah
banyak membantu kami selama menjalankan praktik klinik.
7. Semua Dosen UNIMUS
8. Teman-teman D III Kebidanan UNIMUS
Penulis menyadari bahwa dalam proses pembuatan makalah
initerdapat kekurangan baik dari poin pembahasan, penulisan, penyampaian dan
juga pemikiran . Maka dari itu penulis sangat membutuhkan dan mengharapkan
masukan, kritik, saran yang bersifat membangun, dengan tujuan agar laporan ini
menjadi lebih baik.
Dengan penuh harapan laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
Wasalamualaikum Wr.Wb

Semarang, 16 Maret 2012


Penyusun
DAFTAR ISI

A. HALAMAN JUDUL
B. HALAMAN PENGASAHAN
C. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
2. Tujuan
3. Manfaat
D. SELAYANG PANDANG TENTANG RSUD SALATIGA
A. Diskripsi
B. Visi RSUD Salatiga
C. Misi RSUD Salatiga
D. Fasilitas
E. REKAPITULASI PENCAPAIAN TARGET
F. KONTRAK BELAJAR PRAKTIK
G. LAPORAN
1. Sistematika laporan panjang
H. PEMBAHASAN
I. PENUTUP
1. Simpulan
2. Saran
J. DAFTAR PUSTAKA
K. LAMPIRAN
1. Presensi ( Daftar Hadir )
2. Kegiatan harian

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pencapaian Meilenium Development Goals (MDG’s) tahun 2015 perlu upaya
lebih besar termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan.
Guna menghasilkan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan baik dari segi kuantitas
dan kualitas diperlukan pengelolaan pendidikan professional.
Pendidikan kebidanan adalah perpaduan yang komprehensif anatara
pembelajaran teori di kelas, praktikum praktikum di laboratorium dan pembelajaran
klinik di tatanan Rumah Sakit dan pelayanan kesehatan lsinnys. Praktik klinik
keperawatan dasar merupakan suatu kegiatan yang dirancang untuk mencapai
keberhasilan proses pendidikan.
Proses belajar dalam rangka pencapaian kompetensi bidan dapat diberikan
melalui PBM di kelas ( ceramah, diskusi), laboratorium, dan praktik lapangan dengan
pengalaman studi kasus, konferensi. Praktik Klinik Keperawatan Dasar dirancang
secara bertahap agar mahasiswa mempunyai bekal dalam pencapaian target
kompetensi semester berikutnya. Pada semester I, praktik dilaksanakan di Rumah
Sakit.
Pembelajaran klinik juga merupakan wadah untuk mahasiswa dalam
mengaplikansikan asuhan kebidanan terhadap klien, sesuai dengan ilmu yang
diperoleh di kelas dan memodifikadi kondidi situasional di lapangan serta mampu
menganalisa kritis sehingga mendapatkan pperpaduan yang ssempurna dalam
memberikan Asuhan Keperawatan Dasar pada klien di Rumah sakiit sesuai sumber
daya sarana dan prasarana.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah selesai mengikuti kegiatan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik di Rumah
Sakit mahasiswa mampu melaksanankan tindakan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik
tentang Ketrampilan Dasar Manusia.
2. Tujuan Khusus
Setelah selesai mengikuti kegiatan praktik klinik ini mahasiswa dapat:
a. Menerapkan konsep ketrampilan dasar praktik klinik
b. Memberikan kebutuhan dasar manusia
c. Melaksanakan ketrampilan dasar langsung dan tidak langsung
d. Melaksanakan ketrampilan dasar yang berhubungan dengan pengobatan
e. Melaksanakan ketrampilan dasar yang berhubungan dengan pemeriksaan fisik
dan laboratorium
C. Manfaat
a. Institusi Kesehatan
Diharapkan dapat turut membantu tenaga kesehatan dalam pelaksanaan kegiatannyadi
Puskesmas serta dapat menjadi bahan masukan bagi pihak pelayanan kesehatan
dalammelakukan Asuhan Kebidanan pada ibu hamil.
b. Institusi Pendidikan
1. Untuk mengembangkan ilmu kebidanan, dan dapat dijadikan bahan evaluasi hasil praktek
mahasiswa di lapangan.
2. Dengan mahasiswa melakukan praktek dilapangan diharapkan pihak pendidikan menjadi lebih
terbantu dalam memberikan pelajaran pada mahasiswa.
3. Memberikan pendidikan, pengalaman dan kesempatan bagi mahasiswinya dalam
melakukan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik secara komprehensif, sehingga dapat
menumbuhkan dan menciptakan bidan yang terampil dan professional
c. Mahasiswa
1. Dengan adanya Praktek Klinik Kebidanan I ini mahasiswa dapat mengaplikasikansecara
langsung teori yang telah didapat di perkuliahan mengenai gambaran umum kesehatan baik fisik
dan psikologis saat melakukan pemerikasaan serta dapat mengetahui dan mengenal secara dini
adanya ketidak normalan atau komplikasi yang mungkin pada spasien yang ditangani.
2. Memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk dapat melakukan asuhan
kebidanan secara komprehensif dari masa kehamilan,persalinan, nifas dan bayi baru
lahir.
3. Menumbuhkan sikap positif dan percaya diri atas profesionalismenya untuk
dapat memacu lebih baik lagi.

SELAYANG PANDANG TENTANG RSUD

A. A. Diskripsi
Letak Rumah Sakit Umum Daerah Kota Salatiga diwilayah kelurahan
Mangunsari Kecamatan sidomukti kota Salatiga, yang dibatasi sebelah utara sungai
andong, sebelah timur Stadion Kridanggo, sebelah selatan Jalan Stadion dan
pertokoan dan sebelah barat jalan Osamaliki. Jalan Osamaliki merupakan jalur
utama jalan Solo Semarang dan kepadatannya cukup padat. Rumah Sakit Umum
Daerah Kota Salatiga sangat mudah jangkauannya baik dengan kendaraan sendiri
maupun umum karena yang letaknya cukup strategis.
B. B. VIsi
Menjadi rumah sakit pilihan dengan memberikan pelayanan yang terbaik
C. Misi
Memberikan pelayanan kesehatan yang
Bermutu, cepat, tepat, ramah dan
Informatif kepada masyarakat
dengan biaya terjangkau
D. Fasilitas
Fasilitas umum yang meliputi kantin, apotek 24 jam, Bank, ATM Center, koperasi,
mushola ,dan dapur yang diawasi oleh dokter spesialis gizi berpengalaman, serta
dilengkapi rumah duka dengan keperluan pemulasaran merupakan sarana penting
yang membuat Rumah Sakit sesuai dengan visi dan misinya

REKAPITULASI PENCAPAIAN TARGET


KETRAMPILAN DASAR PRAKTIK KLINIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
2011/2012

NO KETRAMPILAN TARGET HASIL KURANG


AKADEMIK
1 Mengukur Suhu Axiilla 20 20 -
2 Mengukur Suhu Per Rectal 10 - 10
3 Mengukur Nadi 20 20 -
4 Mengukur Pernafasan 20 20 -
5 Mengukur Tekanan darah 20 20 -
6 Mengukur Tinggi Badan dan Berat 10 10 -
badan
7 Memberikan Oksigen 10 3 7
8 Membantu Pasien Makan dan 10 - 10
Minum
9 Memberi Makanan Melalui Pipa 5 - 5
Lambung /NGT
10 Menyiapkan dan Memasang Infus 10 10 -
11 Menyiapkan dan Memasang 5 - 5
Tranfusi darah
12 Membantu Pasien BAB dab BAK 10 - 10
13 Memberikan Huknah Gliserin 5 - 5
14 Pemasangan Kateter 5 1 4
15 Perawatan Kateter Menetap 5 - 5
16 Melepas Kateter Menetap 5 1 4
17 Menyisir dan Mencuci Rambut 5 - 5
18 Memandikan Pasien 10 1 9
19 Merapikan Tempat Tidur 5 5 -
20 Mengganti Alat Tenun dengan 5 2 3
Pasien di atasnya
NO KETRAMPILAN TARGET HASIL KURANG
21 Mengganti Alat Tenun dengan 5 5 -
Pasien di atasnya
22 Memberikan Posisi FOWLER 5 1 4
23 Memberikan Posisi SIM 5 - 5
24 Memberikan Posisi 5 - 5
TRENDELENBRUG
25 Memberikan Posisi Litotomi 5 - 5
26 Memberikan Posisi 5 - 5
GENUPECTORAL/NUNGGING
27 Mencuci tangan Biasa 5 5 -
28 Mencuci Tangan dengan Larutan 5 5 -
Desinfektan
29 Memakai Sarung tangan Steril 10 3 7
30 Memakai Masker 5 2 3
31 Deskontaminasi Alat 5 - 5
32 DTT/ Sterilisasi 5 - 5
33 Penanganan Sampah Medis dan 10 5 5
Non Medis
34 Persiapan daan Pengambilan 5 2 3
Spesimen
35 Persiapan untuk Pemeriksaan 5 2 3
RONTGEN,USG dll
36 Memberikan Obat melalui 5 5 -
Oral,Sublingual
37 Memberikan Obat melalui 10 10 -
Intravena/IV
38 Memberikan Obat melalui 10 - 10
Intramuscular/IM
39 Memberikan Obat melalui 10 3 7
Subcutan/SC
41 Memberikan Obat Melalui Inhalasi 10 - 10
42 Memberikan Obat Melalui 5 - 5
Vagina/Rectum
40 Memberikan Obat melalui 5 1 4
Intracutan/IC
NO KETRAMPILAN TARGET HASIL KURANG
43 Memberikan Obat melalui Kulit 5 - 5
44 Memberikan Obat Melalui Mata 5 - 5
45 Memberikan Kompres 5 - 5
Hangat/Dingin
46 Persiapan Pre Operasi 5 - 5
47 Mengganti Balutan 5 2 3
48 Mengangkat jahitan 5 - 5
49 Mendampingi Pasien Yang 5 - 5
hamper Meninggal
50 Merawat jenazah 5 - 5

Mengetahui
Dosen Pembimbing
(Nuke Devi Indrawati, SE, S,SiT.M,Kes)

KONTRAK BELAJAR PRAKTIK

LAPORAN PANJANG

Sistematika Laporan Panjang

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan
C. Manfaatt
BAB II TEORI
A. Teori Perasat
BAB III KASUS
Laporan panjang pada pasien Ny……. Diagnose…… dengan kebutuhan …….di
RSUD…..
I. Hari/Tanggal :
II. Pengkajian :
A. BIODATA
1. Identitas pasien
a. Nama :
b. Umur :
c. Jenis Kelamin :
d. Suku Bangsa :
e. Agama :
f. Status Perkawinan :
g. Pendidikan :
h. Pekerjaan :
i. Alamat :
j. Tanggal Masuk :
k. No Register :
l. Diagnosa Medis :

2. Penanggung jawab
a. Nama :
b. Umur :
c. Jenis kelamin :
d. Pendidikan :
e. Pekerjaan :
f. Hub dengan pasien :
B. DATA SUBYEKTIF DAN OBYEKTIF
Data Subyektif
3. Keluhan Utama
4. Riwayat penyakit sekarang
a. Alas an dirawat dirumah sakit
b. Factor pencetus
c. Lamanya keluhan
d. Timbulnya keluhan (bertahap/mendadak)
e. Upaya yang dilakuakan untuk mengatasinya
5. Riwayat kperawatan dan kesehatan dahulu
6. Riwayah kesehan\tan keluarga
7. Riwayat tumbuh kembang (untuk pasien anak-anak)
Data Obyektif
8. Pemeriksaan Umum (KU,TD,RR,suhu/T)
9. Pemeriksaan Fisik (Head to toe)
10. Pemeriksaan penunjang
III. PERSIAPAN ALAT
IV. PELAKSANAAN TINDAKAN
BAB IV PEMBAHASAN
BAB V PENUTUP
A. SIMPULAN
B. SARAN
DAFTAR PUSTAKA

LAPORAN PERASAT

1. MENGUKUR SUHU AXILLA


2. MENGUKUR NADI
3. MENGUKUR PERNAFASAN
4. MENGUKUR TEKANAN DARAH
5. MENGUKUR TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN
6. MEMANDIKAN PASIEN
7. MELAKSANANKAN KETRAMPILAN MEMBERIKAN OKSIGENASI
8. MEMASANG DAN MEMASANG INFUS
9. PEMASANGAN KATETER
10. MELEPAS KATETER MENETAP
11. MEMBERIKAN POSISI FOWLER
12. MENCUCI TANGAN BIASA
13. MENCUCI TANGAN DENGAN LARUTAN DESINFEKTAN
14. MEMAKAI SARUNG TANGAN STERIL
15. MEMAKAI MASKER
16. PENANGANAN SAMPAH MEDIS DAN NON MEDIS
17. MENGGANTI ALAT TENUN DENGAN PASIEN DI ATASNYA
18. MENGGANTI ALAT TENUN TANPA PASIEN DI ATASNYA
19. MENGGANTI BALUTAN
20. MEMBERIKAN OBAT MELALUI ORAL, SUBLINGUAL
21. MEMBERIKAN OBAT MELALUI INTRAVENA
22. MEMBERIKAN OBAT MEMALUI SUCUTAN
23. MEMBERIKAN OBAT MELALUI INTARCUTAN
24. PERSIAPAN DAN PENGAMBILAN SPESIMEN URINE BIASA
25. PERSIAPAN UNTUK PEMERIKSAAN RONTGEN,USG,DLL

PEMBAHASAN

Praktik klinik kebidanan dasar yang lilaksanakan di RSUD Salatiga pada


tanggal 06 Februari s/d 02 Maret merupakan salah satu proses belajar mahasiswa
yang diberikan oleh pihak institusi untuk menerapkan seala yang diberikan pada
waktu di bangku perkuliahan. Di sana mahasiswa di berikan tugas untuk membuat
laporan panjang sebanyak 50 laporan yang ditargetkan dari pihak institusi,namun
semua tidak harus dipenuhi jika dalam praktik mahasiswa tidak mendapatkan prasat
yang ditargetkan. Mahasiswa wajib mematuhi segala peraturan yang ada baik itu
dari pihak institusi maupun pihak Rumah Sakit.
Pelaksanaan tindakan yang telah dilakukan di rumah sakit hanya ada sedikit
perbedaan yang ada di teori yang telah diberikan. Pada hakekatnya prinsipnya
semua sama hanya dalam pelaksanaannya itu sering sekali tidak dilakukan seperti
halnya mencuci tangan sebelum melakukan tindakan. Pihak rumah sakit sebenarnya
pun mencanangkan untuk mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah
melakukan tindakan, hanya saja dari pelayana atau petugas kesehantan banyak
yang tidak melaksanakan, namun tetap menjaga kebersihan.
Selain itu untuk tingkatan bangsal pun juga berbeda-beda apabila pada kelas I
maka di sana peralatan,kelengkapan,dan pelayanan pun berbeda dengan kelas II
mupun kelas III. Sesuai dengan kondisi yang ada maka kita sebagai pihak pekerja
atau tenaga kesehatan pun harap maklum jika alat-alat tenun yang digunakan pun
terbatas serta kualitasnya berbeda. Dalam pemakaian alat tenun, perlak itu
digunakan pada pasien yang benar-benar membutuhkannya,selain pasien tersbut
maka hanya menggunakan seprei besar, seprei melintang, selimut, dan sarung
bantal.
Untuk pemasangan kateter di rumah sakit ada satu alat yang di teori tidak
disebutkan yaitu senter, dalam pelaksanaan dirumah sakit, ini digunakan untuk
menerangi pada saat akan memasukkan kateter pada lubang uretra pasien supaya
mudah,dan tiadak salah dalam memasukannya. Selain itu di dalam pelaksanaannya
juga tidak menggunakan duk steril, pispot dan juga selimut pasien, namun semua itu
lebih di minimalisir karena tidak mungkin pispot di letakan di atas kasur dan juga
tidak menggunakan duk steril. Semua itu bias diminimlisir dengan bengkok dan
selimut.
Pada saat mengganti balutan juga hanya menggunakan satu pinset, karena
sudah aturan dari pihak RS dalam memberikan alatnya pun dimasukan dalam plastik
dimana di dalam bak instrument ada alat-alat steril seperti pinset dan kasa steril.
Bahkan ada juga pada saat mengganti balutan tanpa menggunakan pinset karena
pasien oedem di bagian pipi sehingga perawat hanya menggunakan sarung tangan
steril, bengkok dan kasa steril dalam bak instrument.
Selain itu semua yang lakukan pada praktik di Rumah Sakit prinsipnya sama
dengan teori hanya sedikit sekali perbedaan dan itu tidak menjadi masalah selama
perbedaan itu tidak ada pada alat yang sangat mendasar yang harus digunakan.

PENUTUP

1. SIMPULAN
Setelah dilaksanakan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik akhirnya mahasiswa mampu
:
a. Menerapkan konsep ketrampilan dasar praktik klinik
b. Memberikan kebutuhan dasar manusia
c. Melaksanakan ketrampilan dasar langsung dan tidak langsung
d. Melaksanakan ketrampilan dasar yang berhubungan dengan pengobatan
e. Melaksanakan ketrampilan dasar yang berhubungan dengan pemeruksaan fisik
dan laboratorium.
2. SARAN
A. Bagi Mahasiswa
1. Agar senantiasa memperhatikan dan tidak sembarangan pada saat melakukan
tindakan di lahan praktik.
2. Supaya berhati-hati pada saat menggunakan peralatan yang ada di lahan praktik
jika terjadi kesalahan maka itu tanggung jawab mahasiswa pribadi.
3. Mentaati setiap peraturan yang berlaku di lahan praktik

B. Bagi Petugas Kesehatan


1. Memberikan bimbingan kepada mahasiswa untuk lebih terampil dan lebih percaya
diri dalam melakukan berbagai tindakan.
2. Senantiasa menggunakan prinsip bersih apabila akan melakukan melakukan
tindakan.
3. Membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan.

C. Bagi Institusi
1. Memberikan pendidikan, pengalaman dan kesempatan bagi mahasiswinya dalam
melakukan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik secara komprehensif, sehingga dapat
menumbuhkan dan menciptakan bidan yang terampil dan professional.