Anda di halaman 1dari 1

No.

Uraian Jenis Pajak KODE MAP Tarif Pajak


1 2 3 4 5
1. PPh Psl 21 Final 411121 402 Gol. I & II : Final 0% X Bruto
Gol. III a sanpai dengan III d : Final 5% X Bruto PP No.80 tahun 2010 tgl. 20 des. 2010,
berlaku mulai 1 Januari 2011
Gol. IV a sanpai dengan IV d : Final 15% X Bruto
411121 100 Tarif Pasal 17 (disheet berikutnya)

2. Pembelian Barang Jika nilai/harga brg sudah termasuk PPN


ATK, Suku Cadang & PPh Pasal 22 411122 900 1,5% X DPP (limit pemotongan sebesar 2 jt dan tidak merupakan pembayaran yang terpecah2) PMK-154 th.2010
Barang berharga PPN 411211 900 10% X DPP (limit pemotongan sebesar 1 jt dan tidak merupakan pembayaran yang terpecah2) KMK-563 th.2003 psl.4 (1) huruf a
lainnya
Jika nilai/harga brg tidak termasuk PPN
1,5% X Harga barang
10% X Harga barang

3. Penyerahan Jasa PPh Pasal 23 411124 104 2% X DPP (tidak ada limit pemotongan)
Servis, Konsumsi PPN 411211 900 10% X DPP (limit pemotongan sebesar 1 jt dan tidak merupakan pembayaran yang terpecah2) KMK-563 th.2003 psl.4 (1) huruf a

4. Jasa Konstruksi PPh Final 411128 409 a.2% jika dilakukan oleh penyedia jasa dengan kualifikasi usaha kecil
Pasal 4 ayat 2 b.4% jika dilakukan oleh penyedia jasa yang tidak memiliki kualifikasi usaha
c.3% jika dilakukan oleh penyedia jasa selain penyedia jasa sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b
d.4% (empat persen) untuk perencanaan konstruksi atau pengawasan konstruksi yang dilakukan oleh penyedia jasa
yang tidak memiliki kualifikasi usaha
PPN 411211 900 10% X DPP

5. Sewa Ruangan, PPh Final


bangunan, tanah Pasal 4 ayat 2 411128 403 10% X DPP
PPN 411211 900 10% X DPP

Cara mencari DPP = 100/110 X Nilai Kontrak

Catatan :
1. Identitas di SSP adalah identitas rekanan (nama, NPWP dan Alamat)
2. Yang bertanda tangan di SSP adalah Pemungut/bendahara
3. Pungutan yang diterapkan terhadap WP yang tidak berNPWP lebih tinggi 100% sehingga pungutan pajak :
PPh Pasal 22 Menjadi : 3%
PPh Pasal 23 Menjadi : 4%
4. PPh Pasal 21 untuk WP belum berNPWP dikenakan tarif PPh Pasal 21 sebesar 20% lebih tinggi sehingga menjadi (120% X tarif X penghasilan yang diterima)
5. Dasar pemungutan adalah yang tertera pada SPM (KMK-563 th.2003, lampiran rumawi II angka 1
6. Pengadaan konsumsi yang dibeli dirumah makan, restoran warung dan sejenisnya tidak dikenakan PPN atas pengadaan tersebut hanya dikenakan PPh Pasal 23 atas jasa katering
dengan tarif 2 % dari nilai transaksi