Anda di halaman 1dari 17

DRAF INDIKATOR MUTU

NO INDIKATOR MUTU TARGET


1 Jam buka Pendaftaran Puskesmas: 07.15 s.d. 11.30 WIB 100%
2 Jumlah keluhan Pelanggan/Pasien <10% /bln
3 Kepuasan Pelanggan 90 % /bln
4 Masa tunggu pelanggan/pasien di loket pendaftaran 10 mnt/pasien
5 Kelengkapan pengisian dokumen Rekam Medis 100%
6 Kelengkapan pengisian dokumen Informed consent 100%
7 Tanggapan dalam pencarian dokumen arsip administrasi /data 10 mnt
8 Kehadiran pegawai 90%/bln
9 Keterlambatan kehadiran kerja tanpa berita 3 kali/bln
10 Pelayanan pasien oleh dokter umum 10 mnt/pasien
11 Pelayanan pasien oleh dokter gigi 20 mnt/pasien
12 Pelayanan pasien di ruang KIA 20 mnt/pasien
13 Pelayanan pasien di laboratorium 10 mnt/pasien
14 Pelayanan resep non racikan 20 mnt/pasien
15 Pelayanan resep racikan 30 mnt/pasien
16 Pencegahan dan pengendalian infeksi di setiap unit pelayanan dan petugas menggunakan APD 100%
17 Tidak terjadi kesalahan identitas pelanggan 100%
18 Tidak terjadi kesalahan pemberian obat 100%
19 Tidak terjadi kesalahan prosedur tindakan medis dan keperawatan 100%
20 Pengadaan pengamanan/papan peringatan area Puskesmas beresiko terjadi pelanggan jatuh/kecelakaan 100%
DRAF INDIKATOR MUTU ADMEN

A INDIKATOR MUTU ADMEN

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR MUTU MANAJEMEN OPERASIONAL


1 Visi Organisasi
Puskesmas Ada makna, keterkaitan dan tolok ukur keberhasilan serta pemahamannya
2 Misi Puskesmas Ada makna, kesesuaian dengan tujuan dan tolok ukur keberhasilan serta
3 Tata Nilai Ada makna, kesesuaian dengan tujuan dan tolok ukur keberhasilan serta
Ada analisis situasi, identifikasi dan prioritas masalah, upaya pemecahan
masalah dengan indikator keberhasilannya dan dibuat POA serta Analisis
4 Dokumen SWOT
Perencanaan
Masalahan kesehatan, pencapaian visi, melaksanakan fungsi dan explorasi
akar penyebab masalah serta perumusan 4W+1H.
Dipimpin Kepala Puskesmas, dihadiri oleh seluruh karyawan dan diperoleh
keluaran Rencana Kerja bulan yang akan datang.
5 Mini Lokakarya bulana
Sosialisasi masalah kesehatan terkini, evaluasi kegiatan, problem solving
dan rencana tindak lanjut serta dibuat notulen, daftar hadir.
Dipimpin Camat, dihadiri lintas sektor disdik, kesra, PKK, Agama dan KB
6 Lokakarya Triwulanan serta LS lainnya, membahas evaluasi kegiatan, masalah kesehatan terkini,
dibuat notulen dan daftar hadir.
Terisi lengkap, dilaporkan setiap tanggal 5 bulan berikutnya,dibuat
7 Laporan LB 1 penyajian data Penyakit dan 10 besar penyakit,ditandatangani pengelola
program SP3 dan Kepala Puskesmas
Terisi lengkap, dilaporkan setiap tanggal 5 bulan berikutnya, dibuat
8 Laporan LB 3 penyajian data (Gizi, KIA, Imunisasi, P2M), ditandatangani pengelola
program SP3 dan Kepala Puskesmas
Terisi lengkap, dilaporkan setiap tanggal 5 bulan Januari tahun berikutnya,
9 Laporan LB 4 dibuat penyajian data (UKS, Promkes, Kes. Gigi, dll), ditandatangani
pengelola program SP3 dan Kepala Puskesmas
Terisi lengkap, dilaporkan setiap tanggal 5 bulan Januari tahun berikutnya,
10 Laporan Tahunan LSD dibuat penyajian ketersediaan sarana dan fasilitas pelayanan,
ditandatangani pengelola SP3/Program dan Kepala Puskesmas
Terisi lengkap, dilaporkan setiap tanggal 5 bulan Januari tahun berikutnya,
11 Laporan Tahunan LSD dibuat penyajian sumber daya manusia, ditandatangani pengelola
SP3/Program dan Kepala Puskesmas
Terisi lengkap, dilaporkan setiap tanggal 5 bulan Januari tahun berikutnya,
12 Laporan Tahunan LSD dibuat penyajian ketersediaan alat kesehatan, ditandatangani pengelola
SP3/Program SP3 dan Kepala Puskesmas
Diisi lengkap, W2 dilaporkan seminggu sekali pada hari Senin, dibuat
Laporan Kejadian penyajian data KLB atau Wabah, dikirim secara online dengan EWARS.W1
13 Luar Biasa (KLB) dilaporkan bila ada wabah ( dalam waktu 24 Jam ).
Ada kesesuaian dengan perencanaan, data bulanan dan tahunan, penyajian
indikator keberhasilan meliputi Input, Proses, Out put dan Out come,
14 Laporan Tahunan teridentifikasi masalah pelaksanaan program dan pencapaian program,
dibuat rencana tindak lanjut dan rekomendasi.
Ada kesesuaian dengan output program, indikator keberhasilan meliputi
15 Laporan Kegiatan input, proses dan output, serta dibuat jadwal kegiatan dan rencana tindak
lanjut serta rekomendasi.
16 Penggalangan Ada Laporan dan Dokumentasi Penggalangan Komitmen baik ditingkat
Komitemen Puskesmas maupun ditingkat Linsek
17 Penilaian Sasaran Ada Laporan penilaian Sasaran Kinerja (SKP) Karyawan
Kinerja (SKP)
Survey Kepuasan Ada dibuat Kuisioner, ada bukti pelaksanaan kegiatan Survey Kepuasan
18 Pelanggan/Indeks Pelanggan/Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada sasaran baik
Kepuasan perorangan maupun masyarakat
Masyarakat (IKM)

Ada Tim yang bentuk oleh Kepala Puskesmas dan ditetapkan melalui
19 Pelaksanaan Audit
Internal kebijakan yang ditandatangani oleh kepala Puskesmas, ada instrumen audit
Internal, ada Jadwal audit internal, ada analisis hasil audit internal, ada
laporan audit internal, ada RTL
20 Rapat Tinjauan Ada Kebijakan Kepala Puskesmas mengenai Tim Manajemen Mutu, jadwal
Manajemen (RTM) RTM, Undangan, Absensi, Notulen, dan Dokumentasi RTM
21 Kaji Banding Ada Kerangka Acuan, Instrumen, Jadwal, Laporan, RTL hasil Kaji Banding
22 MoU dan Penilaian Ada MoU dengan Pihak ketiga
Kinerja Pihak Ketiga
Penilaian
23 Kompetensi Ada Kebijakan Kepala Puskesmas mengenai Komptensi karyawan
Karyawan
NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR MUTU MANAJEMEN JAMKESMAS/JKN
a. Pengorganisasisan
b. Data Kepesertaan Program Jamkesmas/JKN
c. Data Keuangan Program Jamkesmas/JKN
1 Dokumen
Jamkesmas/JKN d. Laporan bulanan Program Jamkesmas/JKN
e. Data rujukan Program Jamkesmas/JKN
f. Rencana bulanan / POA Program Jamkesmas/JKN

2 Distribusi Kartu Data Distribusi Kartu Program Jamkesmas/JKN PBI


Askeskin/JKN PBI
3 Tim Pengelola Ada SK Tim Pengelola, pertemuan rutin, notulen, melibatkan lintas sektor.
a. Utilasi 15 %
b. Konsultasi Medis
4 Pelayanan Kesehatan c. Tindakan Medis Kecil
d. Posyandu
e. PHBS
Pembinaan dan Ada pembinaan, laporan pembinaan, arsip dan evaluasi kegiatan dari Dinas
5 Pengawasan Kesehatan Kabupaten
Laporan pertanggungjawaban Sisa dana tahun lalu
Laporan pertanggungjawaban Total dana Yankes tahun berjalan
Laporan pertanggungjawaban Biaya Pelkes yg dikeluarkan bulan ini (untuk
6 Laporan Yandas & persalinan)
Jamkesmas/JKN
Laporan pertanggungjawaban Biaya Pelkes yang telah dikeluarkan sampai
dgn bulan ini (BOP 40%)

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR MUTU MANAJEMEN KETENAGAAN


1 Daftar Urut Membuat daftar / catatan kepegawaian petugas / Daftar Urutan
Kepangkatan Kepangkatan (DUK) lengkap
Ada arsip kepegawaian semua petugas (fc SK CPNS, PNS, SK terakhir,
ijazah pendidikan, SK Penugasan, DP3/SKP, KGB, Daftar Tunjangan
2 Arsip Kepegawaian Keluarga, Biodata, surat Cuti, Kontrak honorer)

3 Struktur Organisasi Ada Struktur organisasi, uraian tugas dan jabatan.

4 Rencana Kerja Ada rencana kerja bulanan dan tahunan bagi seluruh petugas.
Bulanan dan
Tahunan
Puskesmas melakukan pembinaan kepada petugas dengan cara
5 Pembinaan penilaian DP3/SKP, pemberian penghargaan, kesejahteraan petugas,
Kepegawaian dan pemberian sanksi
Puskesmas mempunyai data keadaan, kebutuhan, Nakes, Non Nakes,
6 Data Kepegawaian PNS, Non PNS, dan sesuai PP 32 Tahun1996
Daftar pejabat fungsional yang disusun per jenis tenaga, membuat
tugas pokok dan fungsi sesuai dengan profesi, membuat catatan
7 Kepegawaian Fungsikegiatan harian, membuat DUPAK per semester, DUPAK
ditandatangani oleh Kepala Puskesmas

8 Data Fasilitas Ada data sarana pelayanan kesehatan yang ada di wilayah kerjanya
Kesehatan
9 Data Pendidikan Ada daftar Institusi Pendidikan Kesehatan yang ada di wilayah
Kesehatan kerjanya

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR MUTU MANAJEMEN PERMINTAAN ALAT DAN BARANG


Kegiatan Permintaan Petugas puskesmas membuat permintaan alat dan barang dengan
10 Alat & Barang menggunakan surat permintaan ke Koordinator TU

a. Ada petugas khusus di puskesmas yang bertugas menerima alat dan


barang
Alat dan b. Petugas selalu memeriksa kemasan dan bentuk fisik alat dan barang
11 Penerimaan pada saat penerimaan
Barang c. Petugas memeriksa kesesuaian antara alat dan barang yang diterima
dengan item alat dan barang yang dikirim dan yang tercatat dalam SBBK
dan menandatangani surat bukti terima, serta mencatatnya dalam buku
d. Petugas mendistribusikan kepada unit yang membutuhkan dan
mencatatnya pada KIR
TARGET

100%
100%
100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

90 % /bln

90%

100%
100%
100%

100%
TARGET
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada
ada

ada

ada

TARGET
ada

ada

ada

ada

ada

ada
ada

ada

ada

TARGET
ada

ada

ada
ada

ada
DRAF INDIKATOR MUTU UKM

B INDIKATOR MUTU UKM ESENSIAL

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR MUTU UKM TARGET


Cakupan Pelayanan Ibu Hamil pertama (K1) 95%
Cakupan Pelayanan Ibu Hamil (K4) 90%
Cakupan Kunjungan Neonatal Pertama (N1) 90%
Cakupan Kunjungan Neonatal Kedua (N2) 90%
Cakupan Kunjungan Neonatal Lengkap (N3) 90%
Cakupan Persalinan oleh tenaga kesehatan (Pn) 85%
Cakupan Kunjungan Nifas (Kf) 90%
Penanganan Komplikasi Neonatal NK) 100%
Cakupan Neonatal Resti 20%
Cakupan Bumil Resti 20%
Cakupan Bumil Resti yg dirujuk 95%
Cakupan Bumil resti yg ditangani 75%
1 Kesehatan Ibu dan Anak Cakupan penanganan Komplikasi obstetrik 100%
Cakupan penanganan Bayi BBLR 100%
Pelayanan kesehatan bayi (B2) 90%
Pelayanan kesehatan bayi (B4) 90%
Pelayanan kesehatan bayi (B8) 90%
Pelayanan kesehatan bayi (B12) 90%
Cakupan pelayanan Bayi Muda (MTBM) 90%
Cakupan pelayanan balita sakit (MTBS) 90%
Pelayanan USG (Cakupan bumil resti di USG) 100%
Kemitraan dengan Paraji 100%
Cakupan pelayanan Kesehatan Reproduksi 100%
Cakupan Tumbuh Kembang Balita 80%
Cakupan Tumbuh Kembang anak Pra Sekolah 85%
Cakupan KB aktif (CU/PUS) 75%
2 KB Akseptor KB MJP aktif dg komplikasi 20%
Akseptor KB MJP aktif dg kegagalan 5%
Cakupan pelayanan kesehatan anak sekolah dasar 80%
Penjaringan murid SD/ MI (kls I) 90%
3 UKS
Cakupan Pemeriksaan SD/MI 95%
Cakupan pelayanan kesehatan remaja (PKPR) 76%
Tingkat Cakupan Program (K/S) 90%
Tingkat partisipasi masyarakat (D/S) 80%
Tingkat Pencapaian program (N/D) 80%
Tingkat Cakupan Program (N/S) 45%
Cakupan kasus BGM < 15%
Cakupan Balita Bawah Garis Merah (BGM/D) 5%
Cakupan distribusi vit A bayi 100%
Cakupan Vit. A Balita 2x/thn 90%
Cakupan Vit. A Bufas 2x/thn 80%
4 Gizi Masyarakat Cakupan Fe 1 Ibu Hamil 90%
Cakupan Fe 3 Ibu Hamil 90%
Cakupan Fe Ibu Nifas 80%
Cakupan Gizi buruk dpt perawatan 100%
MP ASI Baduta Gakin 100%
ASI ekslusif 80%
Desa dg garam beryodium baik 90%
Desa bebas rawan gizi 80%
Cakupan balita gizi buruk (BB/U) 1%
Cakupan balita gizi sangat kurus (BB/TB) 0,5%
Pengunjung yang mendapat KIP 5%
Materi & frekuensi penyuluhan kelompok di dalam 100%
dan luar gedung
Pemberdayaan
5 Masyarakat dan Promosi Pengkajian dan pembinaan PHBS 80%
Kesehatan Pembinaan Posyandu Purnama & Mandiri 55%
Pemberdayaan
5 Masyarakat dan Promosi
Kesehatan
Pembinaan Poskesdes 100%
Upaya penyuluhan napza oleh Nakes 12%

Rumah Bebas Jentik (ABJ) 95%


Institusi yang dibina 70%
Inspeksi Sanitasi Sarana Air Bersih 75%
Pembinaan Pokmair 75%
IS TTM 66%
Pembinaan TPM (2 x) 66%
IS Sarana sampah dan SPAL 55%
Pembinaan pembuangan sampah dan SPAL 55%
6 Kesehatan Lingkungan Keluarga yang menghuni rumah syarat kesehatan 65%
Keluarga yang memiliki akses jamban 65%
IS TTU 75%
Pembinaan TTU (2 x) 75%
IS Pengelola pestisida 65%
Pembinaan peng. Pestisida ( 2 x) 65%
Pengawasan tempat potensial vektor 60%
Pemberantasan induk vektor penyakit di pemukiman 60%
penduduk
Desa/ lokasi potensial yang mendapatkan 100%
pemberantasan vektor
Cakupan Tindak lanjut Keperawatan Kunjungan rumah 70%
7 Keperawatan Komunitas
(PHN) Cakupan Cakupan tingkat Keluarga Mandiri IV 100%
Penemuan Kasus 80%
Angka Kesembuhan 85%
8 P2.TB Paru
Angka konversi sputum BTA 85%
Pengobatan penderita TB Paru (DOTS) BTA positif 100%
UCI Kelurahan 80%
TT1 95%
TT2 90%
POLIO 1 98%
POLIO 2 95%
POLIO 3 93%
POLIO 4 90%
HB Uniject 90%
9 Imunisasi
DPT-HB Combo 1 98%
DPT-HB Combo 2 95%
DPT-HB Combo 3 93%
CAMPAK 90%
BCG 98%
DT Sekolah Dasar 98%
TT Sekolah Dasar 98%
Campak Sekolah Dasar 98%
10 P2.ISPA Penemuan Kasus Pneumonia 10%
Penemuan kasus Diare 13%
11 P2.Diare
Jumlah kasus Diare yang diberi Oralit 100%
Klien yg mendapat penanganan HIV/AIDS 95%
12 P2.PMS, HIV-AIDS
PMS yg diobati 95%
Angka Bebas Jentik (ABJ) Pemeriksaan jentik berkala 95%
yang dilakukan
Cakupan terhadap
Penyelidikan 100 rumah(PE)
Epidemiologi 100%
13 P2.DBD
Angka kesakitan < 20%
Angka Kematian <1%
14 P2.Kusta Penemuan angka cacat tk.II <5%
DRAF INDIKATOR MUTU UKM

B INDIKATOR MUTU UKM PENGEMBANGAN

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR MUTU UKM TARGET


Cakupan pelayanan kesehatan anak sekolah dasar 80%
Penjaringan murid SD/ MI (kls I) 90%
1 UKS
Cakupan Pemeriksaan SD/MI 95%
Cakupan pelayanan kesehatan remaja (PKPR) 76%
Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 65%
2 USILA
Pembinaan Posbindu 50%
Cakupan Penemuan Kasus/deteksi dini 30%
Cakupan Pemeriksaan dan Pengobatan Kasus 90%
3 Kesehatan Jiwa Cakupan Rujukan dan Konsultasi 100%
Cakupan Penyuluhan 30%
Cakupan Penanganan Kasus 60%
Cakupan Pelayanan 4%
Cakupan Konsul gigi bumil 45%
Cakupan SD UKGS 80%
Cakupan UKGMD 60%
Kesehatan Gigi dan
4 Cakupan Pembinaan di Posyandu 100%
Mulut
Cakupan Pembinaan di TK 100%
Cakupan Pembinaan & Bimbingan Sikat Gigi di SD/MI 100%
Cakupan Pemeriksaan gigi murid SD/MI (kls 1, 3 dan 5) 100%
Cakupan Perawatan Gigi murid SD/MI 100%
Pembinaan Kelompok Potensial 100%
5 Kesehatan Olah Raga
Pemeriksaan Kesegaran Jasmani murid SD/MI 100%
Ada Program berjalan 100%
6 UKK
Pos UKK terbentuk dan berjalan baik 100%
7 Kesehatan Tradisional Ada Tanaman obat keluarga di Puskesmas 100%
Pemeriksaan Tahap I Calon Haji 100%
8 Kesehatan Haji
Pelacakan Kesehatan Haji (K3JH) 100%
DRAF INDIKATOR MUTU UKP

B INDIKATOR MUTU UKP

NO JENIS PELAYANAN
Pelayanan Pengobatan
1 umum

1 Rawat Jalan/BP Umum

2 Klinik Gigi

3 Pemeriksaan Kehamilan
dan Persalinan Normal

4 Klinik KB

5 Farmasi

6 Rekam Medis

Laboratorium
7 pemeriksaan kimia klinik
dan serologi widal

Pencegahan dan
8 Pengendalian Infeksi

Pelayanan Kesehatan
2 Mata

Pelayanan Kesehatan
3 Telinga
Pelayanan Kesehatan
3 Telinga

4 Pengobatan Rasional

5 Laboratorium

6 Pelayanan Kesehatan

Kegiatan Permintaan
7 Obat

8 Penerimaan Obat

Pemeriksaan terhadap
9 obat yang diragukan
kualitasnya

Lokasi dan kelengkapan


10 penyimpanan obat di
gudang

11 Sarana / gudang obat

12 Fasilitas penyimpanan
13 Proses distribusi

14 Kegiatan pelayanan obat

15 Proses pelayanan obat

16 Cara penyerahan dan


pemberian informasi

17 Emergensi Dasar
Kebidanan

18 Emergensi Dasar
Neonatal

19 Emergensi Dasar
Persalinan
20 Pelayanan Rujukan
DRAF INDIKATOR MUTU UKP

INDIKATOR MUTU UKP STANDART


Cakupan penduduk yang berobat ke Puskesmas 0,84
Cakupan pengobatan kunjungan rawat jalan 3%
07.00 s/d
13.00
Setiap hari
Jam buka pelayanan kerja kecuali
Jumat:
07.00 s/d
11.00
Waktu tunggu di rawat jalan ≤60 menit
Pemberi pelayanan ≥90% dokter
Kepuasan pelanggan ≥90%
Hari Senin -
Kamis
Jam buka pelayanan
07.00 s/d
selesai
Waktu tunggu di klinik gigi 1-2 jam
50% Dokter
gigi
Pemberi Pelayanan
50% Perawat
Gigi
Kepuasan Pelanggan >90%
Bidan
Pemberi pelayanan minimal
pendidikan
D3
Kejadian kematian ibu karena persalinan 0%
Kepuasan pelanggan ≥80%
Prosentase tindakan KB MKJP yang dilakukan oleh dokter atau bidan terlatih 100%
Kepuasan Pelanggan ≥80%
Waktu tunggu pelayanan
a.      Non racikan  ≤10 menit
b.      Racikan non OAT     ≤20 menit
c.      Racikan OAT     ≤15 menit
Tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat 100%
Kepuasan pelanggan ≥80%
Penulisan resep sesuai formularium 100%
Kelengkapan pengisian rekam medis 24 jam setelah selesai pelayanan 100%
Kelengkapan informed consent setelah mendapatkan informasi yang jelas 100%
Waktu penyediaan dokumen rekam medis pada pelayanan rawat jalan ≤10 menit
Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium ≤60 menit
Tidak adanya kesalahan pemberian hasil pemeriksaan laboratorium 100%
Kepuasan pelanggan ≥80%
Ada anggota Tim PPI yang terlatih ≥75%
Tersedia APD di setiap unit pelayanan ≥60%
Kegiatan pencatatan dan pelaporan infeksi nosokomial ≥75%
Cakupan Kasus Katarak Gakin 40%
Cakupan Kasus Katarak Non Gakin 60%
Cakupan Operasi Katarak Gakin 20%
Cakupan Penjaringan Kelainan Refraksi Pada Anak SD/MI 80%
Cakupan Penemuan Jenis Kasus Penyakit Mata di Puskesmas 100%
Cakupan Operasi Katarak hasil penjaringan 100%
Cakupan Penemuan Kasus Buta Katarak 0.6%
Cakupan Penemuan Kasus & rujukan 100%
Cakupan Tindakan Operasi 100%
Cakupan Kejadian Komplikasi Operasi 100%
Presentase penggunaan antibiotika untuk kasus ISPA < 20 %
Presentase penggunaan antibiotika untuk kasus diare < 20 %
Presentase penggunaan injeksi untuk kasus mialgia < 20 %
Rata-rata jumlah obat yang diresepkan <3
Penggunaan injeksi < 10 %
Pemeriksaan Spesimen (Darah, Urin, faeces, Lain-lain = 4 jenis) 100%
Jumlah seluruh pemeriksaan Lab. dari kunjungan Puskesmas 10%
Jumlah Spesimen yang dirujuk dari seluruh pemeriksaan lab. 10%
Angka kesalahan pemeriksaan BTA (error rate) 5%

a. Utilasi 15 % ada
b. Konsultasi Medis ada
c. Tindakan Medis Kecil ada
d. Posyandu ada
e. PHBS ada
a. Petugas puskesmas membuat permintaan obat menggunakan form LPLPO ada
b. Semua kolom dalam LPLPO diisi lengkap ada
c. Puskesmas menetapkan stok optimum untuk setiap item obat ada
d. LPLPO ditandatangani kepala puskesmas, petugas puskesmas, kepala GFK Kab. ada
e. LPLPO diarsipkan minimal 1 (satu) tahun terakhir ada
a. Ada petugas khusus di puskesmas yang bertugas menerima obat ada
b. Petugas selalu memeriksa kemasan dan bentuk fisik obat pada saat penerimaan ada
c. Petugas memeriksa kesesuaian antara obat yang diterima dengan item obat yang ada
d. Petugas memeriksa dan mencatat tanggal kadaluarsa obat ada
e. Petugas penerima mencatat dokumen penyerahan obat dalam buku penerimaa ada
a. Petugas menolak/tidak menerima obat yang kadaluarsa atau obat rusak ada
b. Petugas menyimpan secara terpisah obat rusak/kadaluarsa ada
c. Terdapat buku catatan obat rusak dan kadaluarsa ada
d. Terdapat Berita Acara Pemusnahan obat rusak/kadaluarsa ada
e. Terdapat kesesuaian antara obat rusak/kadaluarsa dengan catatan ada
a. Gudang obat terpisah dari ruang pelayanan ada
b. Tersedia kartu stok minimal, minimal 50% dari jumlah item obat yang ada ada
c. Tersedia buku penerimaan obat ada
d. Tersedia rak penyimpanan atau pallet ada
e. Tersedia cukup ventilasi, sirkulasi udara dan penerangan cukup
a. Jumlah obat sesuai dengan kapasitas gudang / tersedia ruang yang cukup untuk cukup
b. Bersih, tidak berdebu, atap gudang obat dalam keadaan baik dan tidak ada yan baik
c. Jendela mempunyai teralis ada
d. Sarana / Gudang Obat selalu terkunci Kunci dipegang oleh satu orang petugas ada
e. Bebas dari tikus, kecoa, dan tanda-tanda yang menunjukkan tikus hidup di dal Ya
a. Tersedia lemari khusus untuk narkotika ada
b. Tersedia lemari es khusus untuk produk tertentu ada
c. Obat dikelompokkan dalam jumlah yang mudah dihitung ada
d. Obat dengan kadaluarsa lebih pendek disimpan lebih depan dibandingkan
dengan obat yang mempunyai masa kadaluarsa lebih panjang ( First Expire First Ya
Out )
e. Untuk obat yang tidak mempunyai masa kadaluarsa, penyimpanan
berdasarkan kedatangannya. Yang lebih dahulu datang disimpan lebih depan Ya
dibandingkan dengan yang datang belakangan (First in first out)
a. Tersedia rencana dan jadwal distribusi obat ke sub unit ada
b. Tersedia permohonan permintaan dari masing-masing sub unit ada
c. Tersedia catatan pengiriman, penerimaan, pemerikasaan barang oleh sub unit
ada
d. Tersedia laporan distribusi kepada Kepala Puskesmas dari sub unit dengan
menggunakan LPLPO sub unit ada
e. Tersedia sarana repacking ada
a. Petugas kamar obat mencatat mutasi setiap item obat dalam buku catatan
harian pemakaian obat ada
b. Resep yang telah dilayani dicatat dan disimpan sesuai dengan masing-masing
kelompok pasien (umum, gakin/gratis, askes dll) ada
c. Arsip resep disimpan di tempat khusus sekurang-kurangnya selama 3 (tiga)
tahun ada
d. Setiap resep diberi nomor urut tiap harinya ada
e. Resep lengkap dengan mencantumkan nama penulis resep, tanggal, nama
obat, jumlah, cara pakai, tanda tangan, nama pasien, umur/berat badan ada
a. Tidak terdapat obat yang telah disimpan/dikemas dalam wadah yang siap
diberikan kepada pasien Ya
b. Tidak mengambil obat dalam bentuk tablet/kapsul/kaplet secara langsung,
tapi menggunakan sendok/spatula Ya
c. Tidak terdapat obat berlebih di luar wadah obat ( petugas kamar obat
mengembalikan kelebihan tablet/kapsul ke dalam wadah dan ditutup sebelum Ya
membuka yang lain )
d. Tidak terdapat obat puyer yang telah terjadi Ya
e. Jumlah obat yang diberikan sesuai dengan jumlah yang tertulis pada resep Ya
a. Petugas kamar obat memanggil pasien dan menanyakan kembali nama pasien
setelah dipanggil Ya
b. Petugas kamar obat memberikan informasi nama obat, cara pemakaian,
manfaat obat, apa yang dilakukan bila terdapat efek samping obat Ya
c. Petugas kamar obat meminta pasien untuk mengulang petunjuk yang telah
diberikan kepada pasien Ya
d. Petugas memisahkan setiap jenis obat dalam kemasan yang berbeda Ya
e. Petugas kamar obat memberi etiket dan label pada kemasan dengan nama Ya
pasien, tanggal, cara pemakaian

Cakupan Perawatan Bumil Resiko tinggi 20%

Cakupan Perawatann Neonatal Resiko tinggi


20%
Cakupan Persalinan Resiko tinggi 80%
Pelayanan Merujuk Persalinan Bumil Resti 20%
DRAF INDIKATOR MUTU KESELAMATAN PASIEN

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR MUTU UKP STANDART


1 Tidak terjadi salah indntifikasi Tidak terjadinya salah identifikasi pasien 100%
pasien
Komunikasi dalam Pelayanan Petugas mampu melakukan komunikasi efektif kepada
2 100%
pasien dan pengunjung

3 Tidak terjadi kesalahan Tidak terjadinya kesalahan pemberian obat 100%


pemberian obat
Tidak terjadi kesalahan Tindakan operatif dilakukan secara tepat sesuai
4 100%
prosedur tindakan operasi dengan SOP

Tidak ada resiko infeksi terkait Setiap tindakan pelayanan kesehatan yang diberikan
5 pelayanan kesehatan yang 100%
dilakukan sesuai SOP
diberikan
6 Tidak ada pasien yang Terdapat tanda beresiko jatuh 100%
beresiko untuk terjatuh