Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN

ASUHAN GIZI PADA ANAK DIARE AKUT

Dosen Pembimbing
Nitta Isdiany, M.Kes

Oleh :
Sukmawan Purnama
NIM : P17331118332

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG


JURUSAN GIZI PROGRAM STUDI DIPLOMA 3
2018
ASUHAN GIZI PADA ANAK DIARE AKUT

DATA UMUM

Nama : An. Hendra Kurniawan


Jenis kelamin : laki-laki
Umur : 5 tahun

ASSESSMENT GIZI
1. Data Antropometri

 BB : 16,0 kg
 TB : 98,7 cm

Hasil Standar
Indikator Simpulan
Perhitungan Normal
Z score -0,6 -2 s/d 2 Normal

2. Data Biokimia

Hasil Standar
Indikator Simpulan
Pemeriksaan Normal
Warna kuning
Feces pucat, bau khas, Tidak normal
konsistensi cair
Hb 12,7 gr/dl 12-15 gr/dl normal
Leukosit 10.000/mm3 5-10 ribu/mm3 normal
Hematokrit 37,5% 35-40% normal

Simpulan : An. Hendra Kurniawan menderita diare akut namun memiliki


kadar Hb, leukosit dan Ht yang normal
3. Riwayat Klinis

Hasil Standar
Indikator Simpulan
Perhitungan Normal
Suhu tubuh 380 C 36,5 – 37,20 C Tinggi

Kesadaran A composmentis, mata cekung, kondisi tubuh lemah


Simpulan : An. Hendra Kurniawan mengalami demam dan dehidarasi sedang

4. Food History (FH)

a. An.Hendra Kurniawan biasa makan 3 kali sehari dengan lauk ayam/ikan


serta sayuran. Pada dasarnya ia suka makan, jajan >5 kali/hari. Masih
diberi susu ketal manis 2 x sehari. Jenis jajanan An. Hendra Kurniawan
berupa minuman dingin teh sisri , es cendol, es kenong, baso
tahu/batagor, cilok dan cimol.
b. Hasil anamnesa di Puskesmas DTP Parungpanjang : hari ke-1 mendapat
makanan lunak (nasi tim), namun asupannya hanya 400 kkal (31.2% dari
kebutuhan) karena sulit mengunyah

5. Riwayat Personal

An. Hendra Kurniawan seorang anak laki-laki berumur 5 tahun, dibawa ke


Puskesmas DTP Parunganjang dan harus dirawat inap karena dokter BP
Umum mendiagnosa ia mengalami diare akut dan dehidrasi sedang. Dokter
memberikan infuse elektrolit dan dextrose 5%. Ayahnya seorang Karyawan
Swasta dan ibunya berdagang di rumah..
DIAGNOSA GIZI

1. Domain Intake
(NI.2.1)
Asupan makanan dan minuman yang tidak adekuat berkaitan dengan
kesulitan mengunyah, lemah, mual dan muntah ditandai dengan asupan
makanan 400 kkal (31.2% dari keb.) dan mengalami dehidrasi sedang

2. Domain Klinis
(NC.1.2)
Kesulitan mengunyah berkaitan dengan keadaannya yang lemah ditandai
dengan asupan makanan 400 kkal (31.2% dari kebutuhan.)

(NC.1.4)
Adanya gangguan fungsi gastrointestinal berkaitan dengan frekuensi jajan
yang berlebihan ditandai dengan frekuensi buang air besar 13x sehari
dengan konsistensi cair

3. Domain Perilaku
(NB.1.7)
Pemilihan makanan anak yang salah berkaitan dengan kebiasaan jajan
sebarangan ditandai dengan kebiasaan jajan es cendol, es puter, cimol, cilok,
batagor/ baso tahu, dll.

INTERVENSI GIZI

1. Tujuan Diet
 Meningkatkan asupan makan dan cairan
 Memberikan makan sesuai daya terima klien
 Memperbaiki pemilihan makanan yang salah terutama makanan jajanan
2. Rekomendasi Diet
 Prinsip diet : Gizi seimbang
 Jenis diet : Cukup energi dan zat gizi
 Bentuk makanan : makanan lunak
 Frekuensi makan : 3 kali makanan utama, 2 kali
makanan selingan
 Rute die : oral
 Syarat diet :
 Mengusahakan asupan energi dan zat-zat gizi cukup sesuai
dengan kebutuhan gizinya
 Protein cukup yaitu 10-15% dari kebutuhan energi total
 Lemak sedang yaitu 20-25% dari kebutuhan energi total
 Menghindari makanan berserat tinggi
 Hindari susu dan produk olahannya, atau susu yang digunakan
rendah/bebas laktosa
 Hindari makanan berlemak tinggi, tinggi gula, asam dan berbumbu
tajam
 Suhu makanan tidak terlalu panas atau dingin
 Makanan diberikan sering dalam porsi kecil
 pemberian oralit setiap kali BAB

3. Preskripsi Diet
Perhitungan
1. Pagi : Bubur nasi, Telur dadar, Sup Wortel + tahu ,
2. Pkl. 10.00 : Bubur sumsum
3. Siang : Bubur nasi, Semur ayam, Tim tempe, Sayur
Bayam Bening,
4. Pkl. 16.00 : Pisang Ambon
5. Malam : Bubur nasi, Tim tahu telur, Tumis wortel
Nama
bahan Berat Energi (kkal) Protein ( g) Lemak ( g ) Karbohidrat ( g )
makanan

510 510/100x70x100/ 510/100x1,8x100 - -


Bubur nasi
gr 100= 357 kkl /100 = 9,18 gr

120 120/100x251x100
Telur dadar 120/100x16,30x1 120/100x19,40x1 120/100x1,40x100/
gr /100 = 301,2 kkl
00/100=19,56 gr 00/100 =23,28 gr 100 = 1,68 gr
Minyak 20/100x902x100/
kelapa 20 gr 100 -
- -
sawit = 180,4 kkl

50/100x42x100/1
Wortel 40 gr 50/100x1,20x100 50/100x0,30x100/ 50/100x9,30x100/1
00 = 34 kkl
/100= 0,6 gr 100 =0,15 gr 00 = 4,65 gr

50/100x68x100/1
Tahu 50 gr 50/100x7,80x100 50/100x4,60x100/ 50/100x1,60x100/1
00 = 34 kkl
/100= 3,9 gr 100 = 2,3 00 = 0,8 gr

Bubur 150 40/100x363x100/ -


40/100x0,5x100/
sumsum gr 100 -
100= 0,2 gr
= 145,2

30/100x368x100/
Gula aren 30 gr - - 30/100x95x100/10
100 = 110,4 kkl
0 = 28,5 gr
Sayur
60/100x36x100/1
Bayam 60 gr 60/100x3,5x100/ 60/100x0,5x100/1 60/100x6,50x100/1
00 = 21,6 kkl
bening 100= 2,1 gr 00 = 0,3 gr 00 = 3,9 gr
Semur
30/100x302x100/
Ayam paha 30 gr 30/100x18,2x100 30/100x25x100/1 -
100 = 90,6kkl
bawah /100= 5,4 gr 00 = 7,5 gr
100/100x99x100/ 100/100x1,20x10 -
Pisang 100 100/100x25,8x100/
100 0/100 = 1,2 gr
Ambon gr 100 = 25,8 gr
= 99 kkl

TOTAL 1.373,4 kkl 42,14 gr 33,39 gr 65.33 gr


KONSELING DAN EDUKASI

 Meminta kesediaan pasien dan orang tuanya


 Menanyakan komitmen dan partisipasi orang tua untuk melaksanakan diet
 Menjelaskan jenis dan tujuan diet kepada orang tua
 Menjelaskan prinsip pemberian makanan lunak
 Memberikan pengetahan dan pemahaman kepada orang tua mengenai
pengontrolan dan pemilihan jenis makanan terutama jajanan yang baik
untuk anak. Misalnya dengan membuat camilan sehat sendiri untuk anak.
 Menjelaskan bahan makanan yang baik dan tidak baik untuk dikonsumsi.
Misalnya menghindari makanan tinggi serat, gula dan lemak terutam
untuk menyembuhkan diare akut anak
 Memberikan oralit setiap kali anak buang air besar
 Memberikan penjelasan mengenai pentingnya cuci tangan sebelum dan
sesudah makan, baik orang tua maupun anak
 Menjelaskan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan sanitasi
lingkungan

MONITORING & EVALUASI

Monitor Parameter Tolok ukur/target

Asupan makan Sesuai kebutuhan 1.300 kkal

Frekuensi jajan
Perilaku jajan
berkurang dan Frekuensi 2-3 kali sehari,
dan pemilihan
mengurangi pemilihan jajanan es dan gorengan
jenis makanan
jajanan seperti es dan berkurang
jajanan
gorengan