Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

ANALISIS SINTESIS TINDAKAN PERAWATAN LUKA

Disusun Oleh:
Ahmad Syauqi Mubarok
(SN181007)

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


STIKES KUSUMA HUSADA
SURAKARTA

2018/2019
Analisis Sintesis Tindakan PERAWATAN LUKA pada
Tn S Di Ruang FLAMBOYAN 9 Rumah Sakit
MOEWARDI

Hari Tanggal: Selasa, 13 November 2018

Jam: 08.00 WIB

A. Keluhan Utama
Nyeri
B. Diagnosa Medis
Post Laparatomy ileus obstruktif
C. Diagnosa Keperawatan
Nyeri,
D. Data Yang Mendukung Diagnosa Keperawatan
Ds: Pasien Mengatakan Nyeri pada bagian bekas operasi
P: post laparatomy
Q:Di cubit-cubit
R: abdomen kanan
S: 5
T:Saat bergerak
Do:Pasien tampak gelisah, lemah, enggan bergerak
E. Dasar Pemikiran
Ileus adalah gangguan/hambat an pasase isi usus yang me rupakan tanda adanya obstruksi
usus akut yang segera membutuhkan pertolongan atau tindakan. Ileus ada 2 macam yaitu ileus
obstruktif dan ileus paralitik.( Nova, 2009)
Ileus obstruktif atau disebut juga ileus mekanik adalah keadaan dimana isi lumen saluran
cerna tidak bisa disalurkan ke distal atau anus karena adanya sumbatan/hambatan mekanik yang
disebabkan kelainan dalam lumen usus, dinding usus atau luar usus yang menekan atau kelainan
vaskularisasi pada suatu segmen usus yang menyebabkan nekrose segmen usus tersebut.
( Nova,2009)
F. Prinsip Tindakan Keperawatan
A . Peralatan yang digunakan
1) Bak instrumen steril
2) Sarung tangan steril.
3) Pinset 4 (2 anatomis, 2 cirugis)
4) Kom 2 buah.
5) Gunting perban
6) Bengkok 1 buah
7) Perlak dan alas
8) Korentang
9) Alkohol 70%
10) Modern wound dressing 1 buah
11) Kapas bulat dan sarung tangan bersih

-Prosedur Tindakan
1) Mencuci tangan
2)Mendekatkan alat didekat pasien
3)Menutup privasi
4) Bantu klien pada posisi nyaman.
5) Cuci tangan secara menyeluruh.
6) Gunakan sarung tangan bersih sekali pakai dan lepaskan plester.
Angkat balutan dengan pinset.
7) Lepaskan plester dengan melepaskan ujung dan menariknya dengan
perlahan, sejajar pada kulit dan mengarah pada balutan
8) Dengan sarung tangan/pinset, angkat balutan.
9) Bila balutan lengket pada luka, lepaskan dengan memberikan larutan
NaCl.
10) Buang balutan kotor pada bengkok dan lepaskan sarung tangan.
11) Buka bak instrumen, siapkan larutan NaCl pada kom, siapkan
plester, siapkan depres atau kassa steril.
12) Kenakan sarung tangan steril
13) Inspeksi luka, perhatikan kondisinya, letak drain, integritas jahitan
dan karakter drainase serta palpasi luka (kalau perlu).
14) Bersihkan luka dengan larutan NaCl dan dengan menggunakan
pinset atau sarung tangan steril. Gunakan satu kasa untuk setiap kali
usapan. Bersihkan dari area yang kurang terkontaminasi ke area
yang terkontaminasi. Gunakan dalam tekanan progresif menjauh dari
insisi/tepi luka.
15) Gunakan kasa baru untuk mengeringkan luka/insisi.
16) Menutup luka dengan wound dressing modern
17) Merapikan pakain klien
18) Membersihkan alat-alat dan mengembalikan pada tempatnya.
19) Melepaskan sarung tangan.
20) Perawat mencuci tangan

G. Analisis Tindakan
a. Tindakan perawatan luka post op laparatomy di lakukan secara
observasi.
b. Tindakan yang dilakukan sudah sesuai dengan teori dan prosedur yang
ada.
c. Peralatan yang digunakan sudah sesuai dengan prosedur yang ada

H. Bahaya Dilakukan Tindakan


Bahaya akan terjadi jika tidak memperhatikan prinsip steril yg baik dan benar

I. Hasil Yang Didapatkan Setelah Dilakukan Tindakan


S:Pasien mengatakan nyeri masih, penyebabnya post laparatomy, dicubit cubit, abdomen kanan,
4,saat bergerak
O: pasien masih gelisah dan lemah,
A: masalah belum teratasi
P:intervensi dilanjutkan

J. Evaluasi Diri
a. Mandiri:
1) Observasi KU klien secara periodik
b. Kolaboratif
1) Pemeriksaan laboratorium kimia klinik (serum)
K. Daftar Pustaka
Achadiat, Chrisdiono.2004. Prosedur Tetap Obstetri & Ginekologi. Jakarta : EGC

Mahasiswa Praktikan Pembimbing Klinik/CI

(Ahmad Syauqi Mubarok) ( )