Anda di halaman 1dari 4

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

PERAWATAN NGT

NAMA : DEFITA SATTU


NIM : P07120117063
TINGKAT : II B
5 SOP PEMASANGAN NGT

Pemasangan NGT, Perawatan NGT

1. Persiapan Alat
a. NGT sesuai dengan ukuran klien
b. Pinset Anatomis
c. Spuit
d. Bengkok
e. Jelly
f. Plester
g. Perban
h. Stetoskop
i. Sarung Tangan

2. Tahap Pra Interaksi


a. Verifikasi Order : akan melakukan pemasangan kateter pada Ibu R
b. Siapkan ala-alat
c. Bersiap bertemu dengan klien

3. Tahap Orientasi
a. Memperkenalkan diri
 (“Permisi Ibu, perkenalkan saya perawat Neza yang hari ini berjaga
dibangsal ini dari pukul 08.00 hingga puku 14.00 siang nanti, benar ini
dengan Ibu R?” Ohh.. benar yah ini dengan Ibu R”)
b. Menjelaskan prosedur yang akan dilakukan pada klien
 (“Ibu, saya kesini tujuannya yaitu akan melakukan pemasangan selang
dihidung ibu agar kebutuhan nutrisi ibu tetap terpenuhi, kegiatan ini
akan berlangsung sekitar 10 menit, bagaimana apakah Ibu bersedia?ohh
baiklah kalau memang Ibu bersedia”)
c. Beri kesempatan klien untuk bertanya
 (“ Ibu sebelum kita memulai kegiatan ini, apakah ada yang Ibu belum
mengerti dan ingin ditanyakan?” oh baiklah kalau memang tidak ada ,
bisa langsung kita mulai yah bu”)
d. Siapkan lingkungan klien dengan menjaga privasi klien yaitu menutup
korden

4. Fase Kerja
a. Atur posisi pasien
b. Ukur panjang tube / selang dengan metode :
1) Metode tradisional : ukur jarak dari puncak lubang hidung kedaun
telinga dan ke prosesus xipoideus di sternum
2) Metode Hanson : mula-mula ditandai 50 cm pada tube / selang lalu
lakukan pengukuran dengan metode tradisional. Selang yang akan di
masukkan pertengahan antara 50 cm dengan tanda tradisional
c. Beri tanda pada panjang selang yang sudah diukur dengan plester
d. Oleskan jelly pada selang NGT sepanjang 10-20 cm
e. Informasikan kepada klien bahwa selang akan dimasukkan melalui hidung
dan instruksikan kepadapasien agar menelan perlahan
f. Jika selang NGT sudah masuk periksa letak selang dengan cara :
1) Pasang spuit yang telah diisi udara kira-kira 10-20 ml lalu dorong
sehingga udara masuk kedalam lambung kemudian dengarkan dengan
menggunakan stetoskop di daerah lambung
2) Masukkan ujung bagian luarselang NGT kedalam gelas yang berisi air.
Jika ada gelembung udara bearti masuk kedalam paru-paru , jika tidak
ada gelembung udara bearti masuk kedalam lambung
g. Fiksasi selang NGT dengan plester dan hindari penekanan pada hidung
h. Tutup ujung luar NGT

5. Fase Terminasi
a. Evaluasi reson dan kondisi klien
b. Simpulkan hasil kegiatan : telah dilakukan pemasangan NGT pada Ibu R
padajam 10.00
c. Lakukan kontrak untuk kegiatan selanjutnya
(“Ibu, kegiatan ini sudah selesai dilakukan, untuk itu nanti jam 12.00 saat
makan siang saya akan kesini lagi ibu untuk memberikan ibu diit melalu
selang ini”)
d. Mengucapkan Alhamdulillah

Dokumentasi
Nama : Ibu R
Usia : 48 Tahun
Tindakan : Pemasangan NGT
Hari/Tanggal : Rabu , November 2018 , Pukul 10.00 WIB

S : Pasien mengatakan agak merasa kurang nyaman setelah dipasang selang NGT
O : Pasien tampak kooperatif, selang NGT terpasang tepat masuk didalam lambung
A : Kebutuhan Nutrisi teratasi
P : Memberikan diit melalui selang jam 12.00