Anda di halaman 1dari 211

PEMBAHASAN ARSIP

BLOK CAIRAN 2017


1. E

Pada pasien yang mengalami gangguan alkalosis respiratorik akut akan dapat
diidentifikasikan sebagai berikut:
A. [HCO3] meningkat 1 meq/l untuk setiap peningkatan PCO2 sebesar 10mmHg
B. [HCO3] meningkat 3,5 meq/l untuk setiap peningkatan PCO2 sebesar
10mmHg
C. [HCO3] meningkat 1 meq/l untuk setiap peningkatan PCO2 sebesar 10mmHg
D. [HCO3] menurun 1 meq/l untuk setiap penurunan PCO2 sebesar 10mmHg
E. [HCO3] menurun 2 meq/l untuk setiap penurunan PCO2 sebesar 10mmHg
PEMBAHASAN
2. C

Dua organ penting yang mengatur asam basa, paru - paru dan ginjal. Dalam keadaan normal,
paru - paru mengeksresikan CO2 yang dihasilkan sel, sementara ginjal resorbsi/pembentukan
bikarbonat. Melalui eksresi asam, pengaruh CO2 dan HCO3 terhadap pH dinyatakan sebagai..
A. Ion H+ sebanding dengan HCO3
B. Ion H+ berbanding terbalik dengan PCO2
C. Ion H+ sebanding dengan PCO2
D. Ion H+ sama dengan PCO2 dan HCO3
E. Ion H+ tidak dapat ditentukan menurut PCO2 san HCO3
PEMBAHASAN

A. Salah, yang berbanding terbalik adalah HCO3- karena bersifat basa


B. Salah seharusnya berbanding lurus
C. Benar, karena CO2 itu bersifat asam yang dilambangkan dengan H+, oleh karena itu
orang yang PCO2 tinggi akan terjadi asidosis dan jika rendah akan terjadi alkalosis.
D. Salah, konsentrasi H+ sebanding dengan CO2 dan konsentrasi H+ berbanding
terbalik dengan HCO3-
E. Salah, harusnya bisa ditentukan
3. C

Bocah (usia 7 thn) mengalami diare karena keracunan makanan. Ke klinik, dokter
ngasih infus glukosa-garam. Tujuan penambahan glukosa pada garam oralit ini
dimaksud untuk
A. Mengganti nutrisi yang hilang
B. Menambahkan osmolaritas cairan
C. Meningkatkan penyerapan ion Na dan air
D. Mempercepat penyembuhan luka
E. Penambahan aktivitas transport glut-4
PEMBAHASAN

Konsep osmolaritas, air itu mengalir dari osmolaritas rendah ke tinggi. Pada saat
keracunan makanan, transport glukosa tidak terganggu, sehingga air akan mengikuti
glukosa yang ada dalam oralit masuk ke dalam tubuh sehingga mencegah orang tersebut
dehidrasi.

Untuk soal ini, dikunci jawaban soal pak Harli adalah C


4. D

Sebagai pekerja yang profesional, Ny. Y (53 tahun) giat bekerja sehingga
kelelahan. Deplesi ECF akibat dari?
A. Deplesi Ion Ca2+
B. Deplesi Ion K+
C. Peningkatan ion Na
D. Defisit total Na didalam tubuh
E. Defisit total Na+ didalam tubuh menyebabkan hiponatremi
PEMBAHASAN

Deplesi ECF = Kadar Na+ berkurang/deficit sedikit atau normal


Dehidrasi = Kadar elektrolit tubuh tetap/meningkat.

Untuk soal ini, dikunci jawaban pak Harli adalah D


5. B

Seorang nenek berusia 84 tahun, hasil pemeriksaan TD 85/60 nadi 101x/menit suhu badan
37.8 hasil pemeriksaan lab Na 137 K 2,8 HCO3 8 Cl 117 kreatinin 0,9 PaO2 80 pCO2 24 dan ph
7,29. Hasil pemeriksaan urin jernih dengan ph 4,5 diduga pasien menderita kelainan asam
basa?
A. Perbedaan anion asidosis metabolik
B. Perbedaan non anion asidosis metabolik
C. Perbedaan non anion asidosis metabolik dan alkalosis respiratorik
D. Asidosis respiratorik
E. Alkalosis metabolik
PEMBAHASAN

pH dibawah 7,35 = asidosis


HCO3 dan PCO2 menurun = metabolic (untuk asidosis)
Apabila dihitung, anion gap adalah 12
AG = Na - (Cl+HCO3)

Jadi, asidosis metabolic dengan anion gap normal/ non anion.


6. C

Seorang anak perempuan 10th dibawa ke ruang igd krn tubuhnya lemas akibat diare selama 3
hari dan demam yang tidak terlalu tinggi. Hasil pemeriksaan lab adalah Na 140 mEq/L, kalium
2,4 mEq/L, klorida 115 mEq/L, bikarbonat 15 mEq/L dan osmolalitas plasma 284 mOsm/kg.
Berapakah pH darah arteri anak tsb?
A. 7,20-7,24
B. 7,25-7,29
C. 7,30-7,34
D. 7,40-7,44
E. 7,45-7,49
PEMBAHASAN

Ini bukan pembahasan, jadi kalau mau baca. Siap-siap jangan menyesal !
Jadi, gue gatau kenapa dikunci jawaban soal pak harli jawabannya 7,30-7,34.
Pokoknya gue pernah hitung panjang, gue dapet jawabannya 7,25-7,30.
Kalau gue sih menyarankan, ikuti saja kunci pak harli.
Tapi asalkan kalian paham caranya gimana (padahal gue sendiri aja gaterlalu paham☺)

Lah malah curhat :’)


Membingungkan right?!
7. B

Hasil pemeriksaan laboratorium klinik terhadap seorang pasien laki laki (49 thn)
menunjukkan pH : 7.30, meningkatnya HCO3 dan pCO2, dikatakan pasien
mengalami
A. Alkalosis
B. Asidosis
C. Normal
D. Abnormal asam
E. Abnormal alkalis
PEMBAHASAN

Karena pH dibawah 7,35


7,35-7,45 (normal)
Dibawah 7,35 (asidosis)
Diatas 7,45 (alkalosis)
8. C

8. Jika suatu solute dimasukin kedalam suatu solvent maka yang terjadi adalah:
a. Kenaikan tekanan uap larutan
b. Kenaikan titik beku larutan
c. Kenaikan titik didih larutan
d. Penurunan tekanan osmotik
e. Ketonusan
PEMBAHASAN

Solute ditambahkan suatu solvent/pelarut akan menyebabkan


• kenaikan titik didih
• kenaikan tekanan osmotik
• penurunan tekanan uap
• penurunan titik beku
9. A

Menurut stewart, indikator variabel independent mencakup 3 hal yaitu?


A. SID, ATOT, PCO2
B. SID, BTOT, PCO2
C. SID, BTOT, PO2
D. SID, ATOT, PO2
E. SID, ATOT, BTOT
PEMBAHASAN

Journal reading,
Variabel independent Stewart = SID, ATOT, PCO2
Variabel dependent Stewart = HCO3-
10. C

Adapun salah satu yg tergolong variable dependen menurut stewart?


A. pH larutan
B. PCO2
C. HCO3-
D. Ion Na+
E. PO43-
PEMBAHASAN

Journal reading,
Variabel independent Stewart = SID, ATOT, PCO2
Variabel dependent Stewart = HCO3-
11. A

Berikut ini ciri sel liofil :


A. Mengalami gerak brown
B. bersifat tidak stabil sehingga sulit diendapkan
C. mempunyai sifat sika pada fase terdispersinya
D. tidak punya efek tyndall
E. didalam air tidak dapat menghantarkan listrik
PEMBAHASAN

A. Benar, punya walau tak sempurna seperti liofob


B. Salah, liofil bahkan lebih stabil dibandingkan liofob
C. Salah, liofil suka terhadap fasa pendispersinya bukan terdispersi
D. Salah, punya walau tak sempurna seperti liofob
E. Salah, di dalam air dapat menghantarkan listrik
12. C

Bila kedalam air ditambahkan suatu solute, maka akan terjadi :


A. Kenaikan tekanan uap
B. Kenaikan titik beku larutan
C. Kenaikan titik didih larutan
D. Penurunan tekanan osmotik
E. Ketonusan
PEMBAHASAN

Ditambahkannya solute/larutan akan menyebabkan


Sifat koaligatif
• kenaikan titik didih
• tekanan osmotik
• penurunan tekanan uap
• penurunan titik beku
13. B

Ca3PO4 di dalam darah tidak mengendap karena adanya koloid pelindung


berikut
A. Hemoglobin
B. Protein
C. NaCl
D. H2CO3
E. H3PO4
PEMBAHASAN

Ada di ppt nya pak herman usman yang koloid


14. E

Bila keadaan pelarut H2O ditambahkan NaCL maka akan terjadi, kecuali:
a. penurunan tekanan uap
b. penurunan titik beku
c. peningkatan titik didih
d. tekanan osmosis
e. peningkatan ketonusan
PEMBAHASAN

Bila pelarut H2O ditambahkan NaCl, akan terjadi


Sifat koaligatif
• kenaikan titik didih
• kenaikan tekanan osmotik
• penurunan tekanan uap
• penurunan titik beku
15. D

Sifat sel liofob:


A. Tidak mengalami gerak brown
B. Tidak dapat diendapkan
C. Suka terhadap fasa terdispersinya
D. Memiliki efek tyndall
E. Tidak stabil dalam air
PEMBAHASAN

A. Salah, karena liofob mengalami gerak brown


B. Salah, karena liofob dapat diendapkan
C. Salah
D. Benar, karena liofob memiliki efek tyndall
E. Salah, karena liofob stabil dalam air
16. E

Diantara kation berikut yang paling mudah mengendapkan suatu sol liofob
adalah
A. K
B. Na
C. Li
D. Ca
E. Mg
PEMBAHASAN

Ion yang efektif mengendapkan

Kation: Mg2+>Ca2+>Sr2+>Ba2+>Li+>Na+>K+
Anion: SO42->CH3COO->Cl->NO3>I>CNS
17.

Larutan bedasarkan fasanya, jika solvent gas O2 dan solute padat seperti
naftalen menbentuk campuran , contohnya:
A.amalgam gigi
B.gas oven
C.naftalen
D.karbit
E.spray
PEMBAHASAN
18.

Campuran cairan berdasarkan fasanya, jika solvent cairan seperti aseton dan
solute gas seperti asetilen maka contohnya
A. Amalgam gigi
B. Gas oven
C. Naftalen
D. Karbit
E. Spray
PEMBAHASAN
19. B

Kadar intake cairan paling rendah dalam tubuh dari...


A. Air dalam minuman
B. Air dalam makanan
C. Air dari osmosis
D. Air dari intersel
E. Hasil oksidasi
PEMBAHASAN

Karena tidak ada metabolism jadi makanan


jawabannya
20. A

Hormon aldosteron dalam tubuh mengatur konsentrasi apa ?


A. Na dan K
B. Na dan Cl
C. K dan Cl
D. K dan HCO3-
E. HCO3- dan PO43-
PEMBAHASAN

Fungsi aldosterone dalam tubuh adalah mengatur penyerapan kembali elektrolit


terutama kalium dan natrium
20(SOAL B). D

Kation utama CIS dan CES :


A. Na dan K
B. Na dan Ca
C. K dan Ca
D. K dan Na
E. Ca dan Mg
PEMBAHASAN

Kation utama CIS: K dan CES: Na


Anion utama CIS: PO4 dan CES: Cl
21. B

Seorang laki laki muda berat 70 kg maka kompartemen cairan tubuh


adalah
a. ekstraseluler 40% intraseluler 40%
b. intraseluler 40% intraseluler 20%
c. intraseluler 30% ekstraseluler 60%
d. ekstraseluler 40% intraseluler 20%
e. intraseluler 30% ekstraseluler 50%
PEMBAHASAN

Pada orang Dewasa (Lelaki) Total Body Water nya adalah 60%, terbagi menjadi dua
yaitu :
1. 40% Intracellular
2. 20% Extracellular
22. D

Kompartemen yang memiliki jumlah relatif sedikit cairan adalah...


A. Ekstraselular
B. Intraselular
C. Interstisial
D. Transelular
E. plasma
PEMBAHASAN
23. E

Anion utama CES dan CIS adalah


A. Natrium dan kalium
B. Kalium dan kalsium
C. Kalium dan fosfat
D. Klorida dan kalsium
E. Klorida dan fosfat
PEMBAHASAN
24. D

Akumulasi cairan abnormal interstitial disebut dengan :


A. Inflamasi
b. Nekrosis
c. Hipoproteinemia
d. Edema
e. Dehidrasi
PEMBAHASAN

Edema : Edema (or Oedema) is the abnormal accumulation of fluid in certain tissues


within the body. The accumulation of fluid may be under the skin - usually in dependent
areas such as the legs (peripheral edema, or ankle edema), or it may accumulate in the
lungs (pulmonary edema).
25.

Pengeluaran cairan terendah pada organ


A. Hati
B. Ginjal
C. Paru paru
D. Feses (Paling sedikit feses, tapi bukan organ kecuali kalau optionnya GIT)
E. Jantung
PEMBAHASAN
26. D

Buffer anorganik manakah yang paling optimal di cairan intrasel (eh.. apa interstitial ya..
kalo ga salah sih intrasel)?
A. Fosfat
B. Bikarbonat
C. Hemoglobin
D. Protein
E. Plasma
PEMBAHASAN
27. A

Diantara satuan konsentrasi berikut yang merupakan unit system biologi adalah
A. Osmolaritas
B. Molaritas
C. Molalitas
D. Ppm
E. Ppb
28. A

Bila dalam sampel cairan asam lambung seorang pasien ditemukan asam
klorida dengan konsentrasi 0.1M. Berapakah pH asam lambung pasien tersebut
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
PEMBAHASAN

Asam Kuat → HCL

pH = -log [H+ ]

HCL ---> H+ + Cl-

0,1 M 0,1 M 0,1 M (Perbandingan Koefisien)

pH = -log[0,1]
pH = -log[10-1]
pH = 1
29. A

50ml asam asetat 0,1 M diencerkan dengan larutan 500 mo sehingga


konsentrasi asam asetat jadi berubah. Apa yang terjadi
A. PH = 2
B. [H+] jadi 0,1 M
C. [H+] jadi 0,5 M
D. Semakin asam
E. Semakin basa
PEMBAHASAN

Asam Asetat -----> CH3COOH


CH3COOH → CH3COO- + H+ (→ Valensi 1.)

Rumus Pengenceran

e. M1. V1 = e. M2. V2
1. 0,1 . 50 ml = 1. M2. 500 ml
5 = M2. 500
M2 = 5/500
M2 = 0,01
= 10-2

pH = -log 10-2
pH = 2
30. A

Dalam analisis volume scara titrasi dibutuhkan larutan asa, oksalat (Mr asam oksalat = 126
g/mol) untuk mempermudah larutan standar asam oksalat 0.5 M, seorang ilmuan melarutkan
asam oksalat dengan labu takar 250 ml. Berapa berat asam oksalat yang harus di timbang agar
memperoleh konsentrasi?
A. 15.75 g
B. 16.00 g
C. 31.50 g
D. 31.00 g
E. 32.00 g
PEMBAHASAN
31. D

larutan fisiologis adalah larutn isotonik yang terbuat dari NaCl 0.9% sama
dengan cairan tubuh atau darah untuk mendapatkan 250 ml larutan fisiologis,
berap besar NaCl yang harus dilarutkan (Mr NaCl : 58.5)
A. 90 g
B. 225 g
C. 250 g
D. 225 mg
E. 250mg
PEMBAHASAN
32. A

plasmolisis dapat terjadi pada sel darah merah bila terdapat peredaan tekanan
onkotik di dalam sel dengan di luar sel bila kedalam sample darah dimasukan
larutan NaCl,maka larutan mana yang dapat menyebabkan peristiwa tersebut?
A. Larutan NaCl 1.8%
B. Larutan NaCl 0.9%
C. Larutn glukosa 0.18%
D. Larutan NaCl 0.9%
E. Larutan NaCl 0.018%
PEMBAHASAN
33. D

Suatu reaksi keseimbangan mempunyai nilai konstanta kesetimbangan


tertentu.Informasi apakah yang dapat diketahui melalui nilai konstanta
keseimbangan?
A. Order reaksi
B. Konstanta kecepatan reaksi
C. pergeseran kimia yang terjadi
D. Komposisi saat kesetimbangan
E. Kecepatan reaksi yang sedang berlangsung
PEMBAHASAN
34. C

Quation reaksi dapat digunakan untuk mengetahui arah reaksi yang sedang
berlangsung.Kapankah suatu reaksi dikatakan berada dalam suatu
kesetimbangan?
A. Qc˂Kc
B. Qc˃Kc
C. Qc=Kc
D. Qc˂Kp
E. Qc˃Kp
PEMBAHASAN

Reaksi dikatakan setimbang apabila nilainya sama / tetap/ tidak berubah


Qc = Kc
Apabila Qc > Kc , maka kesetimbangan akan cenderung ke arah reaktan
Apabila Qc < Kc , maka kesetimbangan akan cenderung ke arah produk
35. B

Pada temperatur tertentu kesetimbangan H2(g) 2H(g) mempunyai nilai


konstanta kesetimbangan Kc= 1,2 x 10-42. Manakah pernyataan ini yang benar?
A. Reaksi mudah berlangsung ke kiri dan ke kanan
B. Reaksi ke kanan lebih mudah berlangsung daripada kekiri
C. Saat kesetimbangan konsentrasi H2 sama dengan konsentrasi H
D. Dalam kesetimbangan tersebut, terdapat lebih banyak H2 daripada H
E. Dalam kesetimbangan tersebut, terdapat lebih banyak H daripada H2
PEMBAHASAN

• 
36. D

Bila keseimbangan reaksi enzimatis digambakan sebagai berikut:


ES͢͢→E+P, dimana ES adalah kompleks enzim substrat, E adalah substrat, dan P adalah
produk.Manakah persamaan keseimbangan berikut dapat menggambarkan konstanta reksi
diatas?
A. K=[ES]
B. K=[E][P]
C. K=[E][P][ES]
D. K=[E][P]/[ES]
E. K=[ES]/[E][P]
PEMBAHASAN

• 
37. C

Zat mana yang dapat menjadi basa?


A. H+
B. HCl
C. H2O
D. H2CO3
E. HNO3
PEMBAHASAN

H2O terionisasi menjadi H+ dan OH-. Bisa bertindak sebagai asam ataupun basa, disebut
amfoter.
38.

Yang termasuk asam non volatil yang meningkat pada pasien ini adalah..
A. Urea
B. Protein
C. Asam sulfat
D. Asam karbonat
E. Asam hidroksil butirat
PEMBAHASAN

Pasien apa? Ini siapa? Soalnya galengkap atau gimana nih?


39. E

Basa konjugasi dari asam lemah menghasilkan


A. Basa kuat
B. Basa lemah
C. Asam kuat
D. Garam asam
E. Garam basa
PEMBAHASAN

Karena basa konjugasi dari asam lemah merupakan basa kuat, maka akan menghasilkan
garam basa.
40. A

larutan asam klorida (HCl), 10-9, memiliki derajat keasaman yang:


A. Netral
B. Tinggi
C. Rendah
D. pH lebih tinggi dari 7
E. pH lebih rendah dari 7
PEMBAHASAN

• Karena konsentrasi HCl 10-9 terlalu tinggi, maka dianggap hanya sedikit kontiribuasinya
sebagai penyedia H+ atau bahkan tidak dianggap, hanya autoprotolisis air yang
diperhitungkan.
• Sifatnya = Netral.
41. D

Manakah yang termasuk dapar basa….


A. H2S dan NaHS
B. HPO4 dan H2PO4
C. HCO3 dan H2CO3
D. NH4OH dan (NH4)2SO4
E. CH3COOH dan CH3COONa
PEMBAHASAN

A. H2S dan NaHS (merupakan hidrogen sulfat)


B. HPO4 dan H2PO4
C. HCO3 dan H2CO3
D. NH4OH dan (NH4)2SO4 (NH4 + OH-)
adanya OH- menunjukkan basa.
E. CH3COOH dan CH3COONa
42. B

Dengan sistem berikut ini asam basa tubuh dapat dipertahankan…


A. Dapar, reproduksi, renal
B. Dapar, respiratorik, renal
C. Dapar, pencernaan, reproduksi
D. Pencernaan, reproduksi, renal
E. Pencernaan, dapar, renal
PEMBAHASAN

Dalam mengatur keseimbangan asam basa, dalam tubuh yang canggih ini punya 3
pengaturan
1. Sistem buffer/ dapar (bikarbonat, fosfat, protein)
2. Respiratorik (CO2 termasuk asam, jadi dengan pengeluaran CO2 atau menahan
CO2 keluar bisa pengaruhin asam basa tubuh)
3. Renal atau nama kearifan lokalnya ginjal. Si ginjal ini mampu mengeluarkan asam
jika tubuh kelebihan asam dan sebaliknya lewat urin.
Untuk penjelasan lebih detail monggo mampir ke slide dr.Anggraini
43. E

Peningkatan CO2 akan merangsang pernafasan yang menyebabkan…


A. pH turun
B. Asidosis
C. RR naik
D. pH normal
E. Pernafasan cepat dan dalam
PEMBAHASAN

Nahtuh, baru diomongin soalnya keluar.

CO2 merupakan asam volatile (asam yang dapat menguap), dan dalam tubuh satu-satunya
yang dapat mengeluarkan ialah sistem respiratorik (paru-paru).
Berarti dengan peningkatan CO2 dapat menyebabkan pH tubuh asam kan? Agar tetap terjaga
keseimbangan asam basa, tubuh harus mengurangi kelebihan asam dengan mengeluarkan CO2.
Semakin CO2 diatas kadar normal, maka tubuh harus cepat mengeluarkan CO2.

Option D kurang tepat karena disoal lebih ditanyakan efek peningkatan CO2 terhadap
pernafasan.
44. LIHAT PEMBAHASAN

Intinya f berbanding lurus dengan q tapi berbanding terbalik dengan r2.


Grafik antara f dan r nya seperti apa….
PEMBAHASAN
Intinya meskipun kita ga ngebaca tentang ini sebelum ujian, kita masih bisa lho
tebak-tebak berhadiah. Serius.
Mari kita fokuskan ke pilihan jawaban dulu, disitu ada grafik yang menyatakan hubungan
F dan r. Lalu, balik baca soalnya gimana hubungan F dan r ini.
“..F berbanding terbalik dengan r2” maka cari deh grafik yang posisinya menurun gitu.
Mengapa? Karena semakin besar F maka semakin kecil nilai r itu.
Meskipun soal kurang lengkap, tapi kita bisa raba-raba nih rumus apasih dari nomor 44
ini. Variabelnya ada F, q, dan r2 . Kalo ditilik, rumus aslinya ialah
45. 113,5

Plasma darah (ρ = 1030 kg/m3) mengalir dari suatu kantong melebihi tabung ke
dalam pembuluh (vena) pasien. Bila kantong tersebut dipegang 1,5 m diatas
lengan pasien (g=9,8 m/s2) maka tekanan plasma saat masuk pembuluh
adalah….
A. 90 mmHg
B. 100 mmHg
C. 140 mmHg
D. 120 mmHg
E. 244 mmHg
PEMBAHASAN

Rumus yang dicari itu pakai cara menghitung tekanan hidrostatik

Maka P: 1030 x 9,8 x 1,5 = 15.141 N/m2


Lalu dikonversikan ke mmHg : 15.141 x 0,0075= 113,5 mmHg
46. D

Hormon yang berperan meningkatkan konsentrasi ion kalium dalam plasma


darah….
A. Vasopressin
B. Tiroksin
C. ACTH
D. Aldosteron
E. TSH
PEMBAHASAN

Pembahasan tentang ini ada di buku cairan UI.


Kalium berhubungan dengan Natrium dalam peran pompa NaK ATP-ase yang diaktifkan
oleh aldosteron.
47. C

Bapak berusia 50 tahun datang ke RS dengan keluhan lemas. Hasil diagnose


juga menyatakan adanya diare, takikardia, kejang, denyut nadi lemah. Hal ini
dikarenakan adanya gangguan elektrolit berupa…..
A. Hipokalsemia
B. Hiperkalsemia
C. Hipernatremia
D. Hiponatremia
E. Hipokalemia
PEMBAHASAN

Diare menyebabkan pengeluaran air yang berlebihan sehingga kadar CES menurun. Penurunan
volume CES menyebabkan:
• Lemas
• Takikardia

Salah satu penyebab hipernatremia adalah karena penurunan volume CES yang berlebihan.
Hipernatremia dapat menyebabkan
• Mukosa kering
• hipotensi
• Pengerutan sel otak yang menyebabkan kejang
48. C

Keadaan dibawah ini yang menyebabkan penurunan volume CES, peningkatan


volume CIS dan penurunan konsentrasi kedua kompartemen tersebut adalah….
A. Dehidrasi hiperosmotik
B. Dehidrasi isoosmotik
C. Dehidrasi hipoosmotik
D. Overhidrasi hiperosmotik
E. Overhidrasi hipoosmotik
PEMBAHASAN

• Penurunan volume CES -> dehidrasi


• Peningkatan volume CIS disebabkan oleh penurunan konsentrasi CES sehingga cairan
CES osmosis ke CIS (yg konsentrasinya lebih tinggi)
• Karena CIS kemasukan air dari CES maka konsentrasinya menurun.
49. A

Berikut ini yang benar mengenai transport Na….


A. Transport aktif Na dapat menembus semua sel dengan energi
darimetabolisme dalam sel
B. Konsentrasi tertinggi Na di CIS
C. Ion Na direabsorpsi aktif ditubulus proksimal
D. Adanya perbedaan gradien ion Na
E. Gradien Na…
PEMBAHASAN

• Transport aktif dapat mendorong suatu zat terlarut melawan gradien elektrokimia dan
membutuhkan energi yg berasal dari metabolisme
• Konsentrasi Na tertinggi di CES
• Ion Na aktif direabsorbsi diseluruh tubulus
• Transport yang diakibatkan oleh gradien ion disebut transport aktif sekunder. Contohnya
reabsorbsi glukosa oleh tubulus ginjal
• Adanya perbedaan ion Na pada membran basolateral menyebabkan Natrium berdifusi
Sumber: Fisiologi Guyton&Hall
Soalnya kurang lengkap jadi kalau bisa dipahami mengenai absorbsi Natrium ya.
50. B

Pengaturan volume ECF dipengaruhi oleh absorpsi dan ekskresi larutan….


A. Natrium bikarbonat
B. Natrium klorida
C. Natrium laktat
D. Natrium fosfat
E. Natrium sulfat
PEMBAHASAN

• Pengaturan utama volume CES ditentukan oleh Natrium


• Sewaktu natrium direabsorbsi melalui sel epitel tubulus, ion klorida juga bersamaan
ditranspor karena adanya potensial listrik
• Jadi, reabsorbsi aktif Natrium berpasangan erat dengan reabsorbsi klorida melalui
potensial listrik dan gradien konsentrasi.
51. D

Na 135 K 2.5 Cl 100. Penyakit?


A. Hiperkalsemia
B. Hipokalsemia
C. Hiperkalemia
D. Hipokalemia
E. Hipernatremia
PEMBAHASAN

• Karena di dalam soal, dikatakan kadar kalium: 2,5 mEq/L. Sedangkan kadar normal
kalium= 3,5-5 mEq/L berarti terjadi hypokalemia.
Gambar slide 2018 dr Linda:
52. C

Memeriksakan kadar natrium diatas dengan cara?


A. Kalsium plasma
B. Kalsium urin
C. Kalium plasma
D. Kalium urin
E. Na plasma
PEMBAHASAN

Karena pemeriksaan analisis gas darah, pemeriksaannya diambil dari plasma.


53.

Seorang laki laki berusia 28thn. Memiliki Hb 12 gr/dl, leukosit 6800/dl, H+ 40%,
trombosit 240000 (satuannya lupa), ureum 20 mg/dl, kreatinin 0,7 , natrium
90 mEq/L, kalium 3,8 mEq/L, cl 96. Pada tubuh pasien terjadi?
A. Ekresi ADH berlebihan
B. Gangguan rasa haus, sehingga ANP meningkat
C. Tidak mampu menekan sekresi hormon anti diuretik
D. Kemampuan ekresi meningkat melebihi kemampuan tubuh
E. Jumlah asupan minuman dan makanan lebih
PEMBAHASAN
54. A

Pernyataan yang benar mengenai anion gap?


A. Anion gap meningkat pada ketoasidosis
B. Anion gap menurun pada asam laktat
C. Pada pasien koma anion gap nya tetap
D. Anion gap dipakai untuk.menilai etiologi pada alkalosis respiratorik
E. Semua jawaban salah
PEMBAHASAN
55.

Untuk Soal Nomor 57-59


Laki2 67 tahun dirawat, dengan sesak nafas, keluhan mual dan muntah, dengan
riwayat hipertensi dari 30 tahun lalu. Pf: kesadaran komposmentis, TD: 140/90, nadi
110x/menit, nafas 26x/menit cepat dan dalam, suhu afebris, konjungtiva papebral,
anemis, bronki basah halus di basal paru, edema tungkai minimal dan tidak ada murmur
Pemeriksaan lab: Hb: 8 g/dl, Ht: 23%, leukosit: 510 mm3, trombosit: 486.000,
ureum: 218,3 mg/dl, kreatinin: 8,36 mg/dl, Na: 130, K: 4.22, Cl: 105, Agd ph: 7.17, pco2: 18,
po2: 108, hco3: 6.5 dam sat 02: 96.5%
Dari data tersebut didapatkan data bahwa pasien menderita?
(PG TIDAK ADA)
PEMBAHASAN

• Pasien tersebut mengalami asidosis metabolic. Karena pH pasien dibawah 7,35. dan
HCO3- dibawah 22 mEq/L.
Gambar slide dr.Linda:
56. C

56. anion gap 18 pd kasus diatas menunjukan....?


a. ketoasidosis
b. asidosis laktat
c. asidosis urenikum
d. asidosis hipoklotemik
e. asam urat
PEMBAHASAN

Di dalam text, ureum dan kreatinin meningkat pasien tersebut kemungkinan mengalami
gagal ginjal, yang menyebabkan uremia atau urea di dalam tubuh meningkat sehingga
menyebabkan asidosis uremikum, karena bertambahnya asam nonvolatile di dalam
tubuh, anion gapnya meningkat.
Gambar slide dr.Anggraini:
57. E

Apakah terkompensasi ? Apa alasannya ?


A. Sudah karena pco2 naik
B. Sudah karena pco2 normal
C. belum karena pco2 normal
D. belum karena pco2 turun
E. Sudah karena pco2 turun
PEMBAHASAN

• 
SKENARIO UNTUK 58-61

Seorang perempuan 45 tahun, mengeluh perutnya begah dari 3 hari yang


lalu, karena perutnya membengkak semenjak 4 minggu yg lalu.
Riwayatnya suka minum jamu-jamuan. Tekanan darah 140/80, nadi
100x/menit, nadi 28x/menit. Hasil pemeriksaan, asites (+). Dokter
mendiagnosis sirosis hepatis
58. C

Pemeriksaan dan tindakan untuk mengetahui ada tidaknya asites


A. mc buren sigen
B. ballotemen
C. thill fluid
D. Shifting dullnes
E. Contac flank area
PEMBAHASAN

Waktu di kelas, pernah dicontohin buat pemeriksaan asites pakai shifting dullness,
dengan membedakan suara timpani sama suara redup.
Slide dr Linda:
59. B

Apa penyebab dari asites?


A. Hipertensi pulmunal
B. Hipertensi portal
C. Hipertensi urgensi
D. Gagal jantung
E. Gagal ginjal
PEMBAHASAN
60. C

Yang dapat memperberat asites berdasarkab hasil pemeriksaan yang didapat,


adalah...
A. Hipertensi portal
B. Hiperglobulinemia
C. Hipoalbuminemia
D. Retensi garam dan air
E. Tekanan koloid osmotik plasma
PEMBAHASAN

Waktu di tutorial, tutor bilang yang memperberat itu hypoalbuminemia.


Gambar slide dr.Linda:
61. E

Salah satu terapi yang dianjurkan dokter pada pasien adalah istirahat (tirah
baring). Hal ini dapat membantu proses penyembuhan berupa?
A. menekan aktivitas ADH
B. menekan aktivitas hormone steroid
C. menekan tekanan oncotic plasma
D. menurunkan aktivitas parasimpatis
E. menurunkan aktivitas system renin angiotensin
PEMBAHASAN

Karena jika volume air dalam tubuh meningkat maka tubuh akan menurunkan aktivitas
RAAS (Renin Angiostensi Aldosteron System)
62. E

Cairan fisiologis pada anak yang dapat digunakan sebagai cairan resusitasi
adalah …
A. NaCl 9%
B. NaCl 0,3%
C. NaCl 9%
D. Dextrose 10%
E. RL 0,9%
PEMBAHASAN

Berdasarkan kesepakatan kita dengan dr. Ined saat belajar di kelas.


Cairan resusitasi untuk bayi dan anak:
• Bayi : NaCl 0,9%
• Anak : RL (ringer laktat)

Harus nya RL ga ada persenan nya


63.

Seorang anak 2 tahun kepuskesmas didiagnosis diare akut tanpa dehidrasi, berat
badan 8kg. pada kasus diatas berapa ml cairan yang diberikan untuk
menggantikan yang hilang (agar tidak dehidrasi )…
A. 100 ml setiap buang air besar
B. 10 ml setiap buang air besar
C. 1 ml setiap buang air besar
D. 80 ml setiap buang air besar
E. 180 ml setiap buang air besar
PEMBAHASAN

Tanpa dehidrasi = 10ml/kgbb setiap BAB


Jadi, BB x 10 ml = 8 x 10 = 80 ml setiap BAB
64. D

Cairan apa yang harus diberikan kepada anak laki-laki di atas?


A. Cairan NaCl 0,3%
B. Cairan NaCl 0,9%
C. Cairan RL 0,9%
D. Cairan Oralit
E. Cairan Parental
PEMBAHASAN

Karena anak tersebut diare tanpa dehidrasi, pengobatan yang diutamakan


adalah melalu oral (oralit)
65. B

Pada kasus diatas anak tidak dirawat dan selama 5 hari diare semakin sering
sehingga dehidrasi berat. Berat badan menjadi 6,5 kg. jenis cairan untuk
resusitasi yang cepat adalah…
A. Cairan NaCl 0,9%
B. Cairan RL 0,9%
C. Cairan NaCl 3%
D. Cairan Oralit
E. Cairan parental
PEMBAHASAN

Berdasarkan kesepakatan kita dengan dr. Ined saat belajar di kelas.


Cairan resusitasi untuk bayi dan anak:
• Bayi : NaCl 0,9%
• Anak : RL (ringer laktat)

Harus nya RL ga ada persenan nya


66. A

Diare berat menyebabkan perut kembung, hipotensi, takikardia, dan


koma
A. Hipokalemia
B. Hiponatremia
C. Hipernatremia
D. Hiperkalsemia
E. Hipokalsemia
PEMBAHASAN

Karena perut kembung, hipotensi, takikardia, dan koma merupakan gejala dari kurang
nya kalium dalam tubuh
67. D

Bayi 12 bulan menderita diare tanpa dehidrasi. Cairan apa yang dipakai…
A. NaCl 3%
B. RL 0,9%
C. Dextrose 0,9%
D. NaCl 0,9 %
E. NaCl 0,18%
PEMBAHASAN

Berdasarkan kesepakatan kita dengan dr. Ined saat belajar di kelas.


Cairan resusitasi untuk bayi dan anak:
• Bayi : NaCl 0,9%
• Anak : RL (ringer laktat)

Harus nya RL ga ada persenan nya


68. B

Neonatus cukup bulan, berat 4000 gr, lahir normal, setelah 12 jam mengalami
sesak nafas perlu dikasih infus. Cairan apa yang diberikan?
A. Dekstrosa 5%/kgbb/24 jam
B. Dekstrosa 10%/kgbb/24 jam
C. Dekstrosa 4%/kgbb/24 jam
D. Dekstrosa 10 %/kgbb dengan maintenance natrium
E. Dekstrosa 10% dengan menyeimbangkan elektrolit
PEMBAHASAN

Kata kunci soal:


“Neonatus cukup bulan (berarti lahir normal tidak premature) atau Neonatus Aterm”.
69. B

Jono usia 2 minggu terdapat riwayat muntah hijau sejak 12 jam. Pada pemeriksaan abdomen membuncit,
tidak terdengar bising usus. Diduga obstruksi usus dan komplikasi yang perlu segera ditangani. Hasil
pemeriksaan yang sesuai adalah…

pH serum Na (mEq/L) K (mEq/L) Cl (mEq/L) HCO3 (mEq/L)


A.
7,25 128 5,8 88 16
B.
7,35 130 2,8 90 21
C.
D. 7,50 130 3,6 88 34

E.
7,45 140 4,0 100 22

7,32 140 3,0 112 18


PEMBAHASAN

Ada di slide dr. Wan Nedra, Sp.A (dr. Ined)


Judulnya: Gangguan keseimbangan asam basa pada anak.
70. B

Anak diare akut dengan dehidrasi ringan sedang, berat badan 5,5 kg
tatalaksana…
A. 140 cc RL intravena selama 1 jam
B. 550 cc oralit peroral 3-4 jam
C. 525 cc RL intravena 3-4 jam
D. 210 cc RL intravena 1 jam dilanjutkan 490 cc RL 3 jam
E. 210 cc RL intravena selama 30 menit dilanjutkan 490 cc RL 3 jam
PEMBAHASAN

Diare tanpa dehidrasi dan diare dehidrasi ringan/sedang diutamakan pengobatan melalui
oral
Diare dengan dehidrasi berat diutamakan pengobatan IV (intravena)
71. D

Bayi, 10 Bulan, dirawat dengan dugaan infeksi. pasien tidak mau minum
cairan kalium normal, cairan maintenance yang diberikan dengan
pemberian KCl?
A. 5mEq/L,1250cc
B. 15 mEq/L, 1250 cc
C. 25 mEq/L, 1250 cc
D. 20 mEq/L, 1000 cc
E. 35 mEq/L, 1250 cc
PEMBAHASAN

Kebutuhan Maintenance Cairan


Jumlah cairan adalah 10 (berat badan) x 100 = 1000 cc
Pemberian awal adalah 20 meq/ L (sudah ketentuan)
Tatalaksana diare ringan sedang cukup diberikan cairan oralit dimana oralit mengandung
kadar kalium 20 meq/L.
72. A

Seorang ank 9thn dibawa ibunya ke puskesmas dgn keluhan sering BAB
sebanyak lebih 10x setiap hari, berbentuk encer tidak berlendir maupun
berdarah, keluhan disertai buang air kecil ygbjarang paling banyak sehari sekali
A. Hormon adh terstimulasi
B. Hormon anp terstimulasi
C. Kadar natrium dlm darah berkurang
D. Kadar kalium dlm darah berkurang
E. Sistem RAAS meningkat
PEMBAHASAN

• Hormon Anti Diuretik


Hormon ADH adalah suatu hormone yang dihasilkan di hipotalamus dan disekresikn
melalui hipofisis posterior ke dalam darah. Hormon ini berperan untuk retensi cairan
dengan reabsorpsi air secara aktif pada tubulus ginjak. Hormon ADH berperan
menurunkah permeabilitas sel-sel pada nefron distal sehingga reabsorpsi air meningkat.
73. A

Seorang anak laki laki mengali gangguan saliran cerna yaitu sering buang air besar berupa cairan selama 3
hari. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukan kadar natrium 148 mEq/L (normal = 135-145 mEq/L),
kalium 4,1 mEq/L (normal = 3,5-5,5), dan klorida 100 mEq/L (normal = 100-106 mEq).
Pada keadaan tersebut kasus diatas dinamakan...
A. Dehidrasi
B. Diuresis
C. Diare
D. Deplesi
E. Homeostasis
PEMBAHASAN

Karena, perpindahan cairan dari CIS ke CES sedangkan tidak diseimbangkan dengan
kadar elektrolitnya.
74. C

Cl = 100, K = 4, Na = 150
Apa yang akan terjadi di dalam tubuh bayi tersebut?
A. Bayi kurang gizi
B. Bayi kurus
C. Otak mengkerut
D. Otak mengembang
PEMBAHASAN

• Penyebab Hipernatremia adalah kehilangan air atau kelebihan Na.


• Na tinggi osmolaritas juga tinggi.
• Konsekuensi hypernatremia adalah sel menyusut (mengkerut)
75. E

Seorang laki-laki 37 tahun datang ke dokter praktek umum dengen keluhan buang air besar yang encer
bercampur dengan ampas sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar
Natrium: 158 mEq/L (135-147 mEq/L), kalium: 4,1 mEq (3,5-5,5 mEq/L) dan klorida: 100 mEq/L (100-106
mEq/L). Berdasarkan hasil laboratorium, mekanisme apa yang akan terjadi?
a. Terjadi homeostatis cairan
b. Osmolaritas ekstraseluler menurun
c. Terjadi peningkatan volume intraseluler
d. Ekstraseluler dan intraseluler lebih pekat
e. Terjadi proses osmosis dari intraseluler ke ekstraseluler
PEMBAHASAN

• Elektrolit didalam tubuh sangat mempengaruhi osmolaritas. Kalau pada ekstrasel


hipertonik maka air (cairan) akan berpindah dari intrasel ke ekstrasel atau terjadi
dehidrasi.
• Option A: seharusnya tidak terjadi homeostasis
• Option B: seharusnya osmolaritas meningkat, karena Na tinggi
• Option C: karna cairan pindah ke ekstrasel, jadi cis nya akan menurun
• Option D: hanya ces yang lebih pekat.
76. B

Seorang laki-laki 37 tahun datang ke dokter praktek umum dengen keluhan buang air
besar yang encer bercampur dengan ampas sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan
laboratorium didapatkan kadar Natrium: 158 mEq/L (135-147 mEq/L), kalium: 4,1 mEq
(3,5-5,5 mEq/L) dan klorida: 100 mEq/L (100-106 mEq/L). Apa yang terjadi pada
tubuh?
A. Stimulus baroreseptor sinus karotikus yang melepaskan ANP
B. Stimulus Osmoreseptor yang melepaskan ADH
C. Penghambatan ADH
D. Penghambatan RAAS
PEMBAHASAN

Karena banyaknya cairan yang dikeluarkan oleh tubuh, tubuh memberi respon dengan
mengaktifkan ADH agar cairan yang keluar bisa diretensi tubuh untuk mengurangi cairan
yang keluar dalam jumlah yang besar.
77. E

Seorang pria berusia 55 dateng dengan keluhan buang air kecil sedikit dan nyeri, keluhan di
sertai nyeri di bagian pinggang kanan dan pinggang kiri , dan pembengkan di kelopak mata dan
tungkai bawah. Dokter menduga bahwa ada kelainan di ginjalnya. Bagaimana patofisiologis
pada pasienb tersebut ?
A.albumin meningkat
B.adh meningkat
D.tekanan osmotik meningkat
C.albumin menurun
E.aldosteron meningkat
PEMBAHASAN

• Kelainan ginjal. Berhubungan dengan aldosterone, karna aldosterone di hasilkan oleh


korteks adrenal untuk meretensi natrium yang keluar.
• Opiton A: albumin meningkat . Albumin tidak disintetis di ginjal tetapi di hati.
• Option B: Hormon ADH juga tidak di hasilkan oleh ginjal tapi hanya berfungsi
meretensi cairan yang akan keluar dari tubuh.
78. C

Seorang pasien menderita sirosis hepatis. Dari pemeriksaan fisik ditemukan


ascites (=) apakah teknik pengambilan cairan untuk penyakit ini?
a. Thoracentesis
b. Pericardiocentesis
c. Paracentesis
d. Arthrocentesis
e. Lumbal Pungsi
PEMBAHASAN
79. A

Hasil pemeriksaan menyatakan cairan eksudat apabila mengandung..


A. Ph 7,5
B. Protein 3 g/dl
C. Jernih
D. Rivalta test +/-
E. Glukosa 40 – 60 mg/dl
PEMBAHASAN
• Transudat :
1. Kejernihan : Jernih, serous, kuning.
2. Berat jenis : <1.018>1.018
3. Bekuan : Ada, spontan
4. Protein : >2,5 gr %
5. Tes Rivalta : Positif
6. Sel : Polimorfonukleat pada infeksi akut, limposit kecil pada infeksi akut, sering
terdapat eritrosit
7. Bakteri : Ada
• 1)  Warna (purulen = putih-kunig, hemoragis = merah, dsb)
• 2)  Kejernihan keruh
• 3)  Berat jenis ˃ 1,018 (1,018 – 1,030)
• 4)  Ada bekuan, atau membeku dalam jangka waktu cepat B
• 5)  Bau tidak khas. Infeksi kuman anaerob / E.coli : bau busuk
• 6)  Protein > 3 gr % (tes rivalta positif)
• 7)  Glukosa << plasma
• 8)  Lemak mungkin positif (infeksi tuberculosis)
• 9)  Jumlah lekosit : 500 – 40.000 / mm3
• 10)  Jenis sel : > polinuklear
• 11)  Bakteri sering (+++)
80. D

Pemeriksaan cairan dalam bentuk bekuan transudat/ eksudat termasuk dalam


pemeriksaan?
A. Khusus
B. Kimia
C. Mikroskopis
D. Makroskopis
E. Bakteriologis
PEMBAHASAN

• Makroskopik
- Warna
- Kejernihan
- Bekuan
- BJ
- pH
• Mikroskopik
- Hitung Jumlah Sel
- Hitung Jenis Sel (Diff.Count)

• Kimiawi
- Rivalta
- Protein
- Glukosa
81. A

Yang tidak termasuk test cairan otak kimia


a. Rivalta test
b. Nonne test
c. Pandy test
d. Glukosa
e. Klorida
Sama nih kayak di arsip rivalta test.
82. A

Komponen cairan tubuh mengandung asam...


A. Asam laktat, asam hyaluronat dan asam urat
B. Asam laktat, asam sulfat dan asam urat
C. Asam laktat, asam hyaluronat dan asam sulfat
D. Asam laktat, asam urat dan asam sulfat
E. Asam laktat, asam hyaluronat dan asam sulfat
PEMBAHASAN

PPT dr. Bambang


83.

yang termasuk kontraindikasi pemberian cairan otak adalah...


A. Tumor medula spinalis
B. Septikemia
C. Meningitis tuberculosa
D. Sedang diberikan antibiotik
E. Pendarahan subarakhnoid
84. B

Jumlah konsentrasi basa kation kuat dikurang dengan jumlah konsentrasi asam
kation kuat, menyatakan jumlah mEq/L. Hal yang menyatakan ini adalah..
a. pCO2
b. SID
c. Atot
d. CES
e. CIS
PEMBAHASAN

JURNAL READING
85. C

Gambaran isolat abnormal dari rasio SID dan konsentrasi asam total
(Atot) yang menentukan metabolik alkalosis adalah:
A. SID menurun
B. Konsentrasi asam total (Atot) menurun
C. SID meningkat
D. Konsentrasi asam total (Atot) meningkat
E. Anion gap normal
PEMBAHASAN

JURNAL READING
Didahulukan SID nya yah kawan
86. A

Firman Allah "kami jadikan sesuatu dari menjadi hidup", berdasarkan ayat
tersebut :
a. asal mula sesuatu dari air
b. 2/3 bumi adalah air
c. air mutlak
d. adanya kemukzizatan air
e. semua salah
PEMBAHASAN
87. C

Menurut pendapat para ulama bahwa bank asi di larang atau diharamkan karena akan
terjadi keracuan Nasab. hal ini berdasarkan ...
A. Ijma ulama
B. Maslahah mursalah
C. Saad al dzariah
D. Urf
E. Syar'u man qo....
(Sama nih kayak di arsip)
88. B

Sholat meminta air hujan..


A. Istikharah
B. Istisqa
C. Khusyuful qamar
D. Khusyufus syamsi
E. Dhuha
 
PEMBAHASAN
89. A

Hukum menyusui anak bagi seorang ibu kandung


A. Wajib
B. Sunnah
C. Mubah
D. Mustahab
E. Haram
PEMBAHASAN
90. A

Seorang ibu tidak diperbolehkan meminta upah menyusui anaknya sendiri dari suaminya jika
dalam keadaan :
a. masih terikat pernikahan
b. sudah dicerai dengan talak raj’i tapi tidak rujuk
c. sudah dicerai satu kali tapi melewati batas waktu rujuk
d. sudah dicerai baik
e. sudah dicerai yang tidak dapat rujuk lagi
 
PEMBAHASAN
91. B

Hukum minum air zamzam setelah menyelesaikan tawaf adalah


A. Wajib
B. Sunnah
C. Haram
D. Makruh
E. Mubah
PEMBAHASAN

Minum air zamzam


• Sunnah
• Minum hingga kenyang/puas

Slide Fiqhul Miyah…


92. A

Seseorang usia 28 tahun dengan kadar Na : 140 cl: 117  HCO3 : 11 dengan paO2 : 80 apa
gangguan yang terjadi? 
A. Asidosis metabolik dengan anion gap normal
B. Asidosis metabolik dengan anion gap meningkat
C. alkalosis metabolik
D. alkalosis respiratorik
E. alkalosis respiratorik dengan anion gap
PEMBAHASAN

Soal nya belom lengkap, karena pH nya tdk di ketahui (yg seharusnya diketahui), tapi kalo kita pake logika, itu kadar
Cl nya 117 (normal: 100-106), jadi kita bisa simpulkan bahwa itu ASIDOSIS, dan belom lengkap lagi karena kadar
PCO2 nya gaada (yg seharusnya ada), again kalo kita ambil logika nya, kadar HCO3 nya rendah (normal: 22-26),
jadi kita bisa simpulkan bahwa itu METABOLIK (karena kalo asidosis metabolic itu jika kadar HCO3 nya dibawah
batas normal).
Untuk menentukan anion gap nya dengan rumus:
ANION GAP = Na – (Cl + HCO3)
= 140 – (117 + 11)
= 12 (normal: 10-14) → berarti ANION GAP NORMAL
 
SLIDE DR ANGGAERAINI
(plis hafalin soal yg lengkap ya guys)
93.

Bagaimana gangguan keseimbangan asam basa non volatile


A. Asidosis metabolik
B. Asidosis respiratorik 
C. Ketoasidosis 
D. Asidosis urenikum
E. Alkalosis metabolik
PEMBAHASAN
94. B

Pasien mengalami sesak napas, hasil menunjukkan ph 7.15 pco2 65 hco3 33


A. Asidosis metabolik
B. Asidosis respiratorik
C. Alkalosis metabolik
D. Alkalosis respiratorik
E. Hipoksemia
PEMBAHASAN

- SESAK NAFAS indikasikan bahwa yg bermasalah itu paru-paru


- pH = 7,15 (ASIDOSIS, krn normal pH: 7,35-7,45)
- PCO2 = 65 (tinggi, krn normal: 35-45)
- HCO3 = 33 (tinggi, krn normal: 22-26)
Karena PCO3 tinggi, kita bisa simpulkan bahwa pasien mengalami ASIDOSIS
RESPIRATORIK, karena asidosis respiratorik di sebabkan oleh kadar CO2 yg di atas batas
normal
SLIDE DR ANGGAERAINI
95. A

Seorang anak x datang ke IGD karena nafas cepat dan lemas, beberapa hari sebelumnya
diare dan tidak mau makan. Hasil pemeriksaan analisis gas darah adalah pH=7,2;
paCo2=29mmHg; HCO3-=16mEq/L. Apakah diagnosis ganguan asam basa? 
A. Asidosis metabolik
B. Asidosis respiratorik
C. Alkalosis metabolik
D. Alkalosis respiratorik
E. Hipoksia
PEMBAHASAN

-pH= 7,2 (ASIDOSIS, karena normal: 7,35-7,45)


-HCO3 = 16 (rendah, karena normal: 22-26)
 
Karena pH rendah, kita bisa simpulkan bahwa pasien mengalami ASIDOSIS, dank arena
HCO3 pun rendah, kita bisa simpulkan bahwa pasien mengalami ASIDOSIS METABOLIK
(krn asidosis metabolic akan di alami oleh pasien jika kadar HCO3 di bawah batas
normal) *berdoa ya untuk pasien nya*
Kang nyusun arsip: CRINGE SEKALI PALU KITA INI… YA GUE DOAIN KOK ☺
96. A

Hasil lab pada kasus no 95 adalah Na 140, hco3 6,5 pco2 18. Gangguan apa yg terjadi
pada pasien tsb 
A. Asidosis metabolik
B. Asidosis respiratorik
C. Alkalosis metabolik
D. Alkalosis respiratorik
E. Mixed alkalosis
PEMBAHASAN

Sama kyk jawaban 95, tapi ini sudah terkompensasi (jika pH menjadi
normal) atau terkompensasi sebagian (jika pH tetap rendah tapi kadar
PCO3 nya sudah di bawah batas normal) * pasien nya masih butuh doa*

Kang nyusun arsip: BUSET HAHAHA, PALU KITA TERNYATA PELAWAK

SOAL 96 LENGKAP INI LENGKAP ATAU GA GUE KURANG TAU.


97.

Tubuh memiliki sistem homeostasis untuk menjaga keseimbangan asam basa yang
memiliki kuantitas terbesar dan bekerja cepat yaitu :
A. eksresi urin
B. filtrasi glomerulus
C. Respon hipoventilasi
D. Respon hiperventilasi
E. Sistem buffer bikarbonat
PEMBAHASAN
98. A

Pernyataan yang merupakan Anion GAP


A. Anion GAP tinggi merupakan ketoasidosis
B. Anion GAP rendah merupakan asam laktat
C. Anion GAP tinggi tdk mempengaruhi DM 
D. Anion GAP mempengaruhi etiologi asidosis respiratorik
E. Bukan salah satu dari yg di atas
PEMBAHASAN
99. C

Berikut ini yang bukan faktor difusi adalah


a. Potensial listrik
b. Konsentrasi larutan
c. Temperatur cairan
d. Tekanan hidrostatik
e. Permeabilitas kapiler
PEMBAHASAN

Menurut kunci jawaban arsip 2013


Yang mempengaruhi difusi adalah,
• permeabilitas kapiler
• tekanan hidrostatik
• potensial listrik / muatan
• konsentrasi larutan
Menurut jawaban google
Menurut yang gue search di google
Hal yang mempengaruhi difusi:
• Tingkat gradien konsentrasi: Semakin besar perbedaan konsentrasi, semakin cepat difusi. Semakin dekat distribusi bahan
sampai ke kesetimbangan, semakin lambat laju difusi terjadi.
• Massa molekul menyebar: molekul yang lebih berat bergerak lebih lambat; Oleh karena itu, mereka menyebar lebih lambat.
Sebaliknya adalah benar untuk molekul yang lebih ringan.
• Suhu: Suhu yang lebih tinggi meningkatkan energi dan karena itu gerakan molekul, meningkatkan laju difusi. Suhu yang
lebih rendah menurunkan energi molekul, sehingga mengurangi laju difusi.
• Kerapatan Pelarut: Saat kerapatan pelarut yang meningkat, tingkat difusi akan berkurang. Kelarutan: Seperti telah dibahas
sebelumnya, bahan nonpolar atau larut dalam-lipid melewati membran plasma lebih mudah daripada bahan polar,
• Luas permukaan dan ketebalan membran plasma
• Jarak tempuh
100. C

Kompartemen cairan tubuh yang paling banyak di bagian otot untuk kontraksi
A. Na
B. Cl
C. K
D. PO4
E. HCO3
PEMBAHASAN

Ingat kata pas di kelas pernah diceritain dr. Ined


Kalau otot paling banyak dipengaruhi oleh kalium terutama pada otot polos
Natrium juga mempengaruhi tapi lebih utama kalium untuk kontraksi otot.
EVALUASI ARSIP ANGKATAN 2017
UNTUK BLOK CAIRAN, ELEKTROLIT, ASAM BASA
Alhamdulillah arsip kita hampir full semua ya.
Lain kali untuk soal ataupun pg jangan sampai ga lengkap atau bolong-bolong
Untuk arsip ini masih ada option pg atau soal yang ga full (ada tapi galengkap).
Terutama untuk yang ga mengumpulkan arsip. Sadarlah, sewaktu-waktu kalian pasti
butuh.
Jangan mentang-mentang ngerasa udah ada yang ngumpulin. Terus kalian ga
ngumpulin.
Tanggung jawab tetaplah tanggung jawab yang harus dipegang teguh guys.
Untuk blok kedepan, jangan telat ya nyetor hafalan arsipnya!!
Ingat ! Selesai ujian, langsung setor.
SEDIKIT ILMU TAPI BANYAK MANFAAT

     ُ‫ﷲُ ﻋَ ْﻧﮫ‬ ِ َ‫ » ﻣَنْ َﻧﻔﱠسَ ﻋَ نْ ﻣ ُْؤ ِﻣ ٍن ﻛُرْ َﺑ ًﺔ ﻣِنْ ﻛُر‬:  ‫ﷲ‬


‫ب اﻟ ﱡد ْﻧﯾَﺎ َﻧﻔﱠسَ ﱠ‬ ِ ‫ﻗَﺎ َل ﻗَﺎ َل رَ ﺳُو ُل ﱠ‬  ‫ﻋَ نْ أَﺑِﻰ ھُرَ ﯾْرَ َة‬
‫ﷲُ ﻋَ َﻠ ْﯾ ِﮫ ﻓِﻰ اﻟ ﱡد ْﻧﯾَﺎ َواﻵﺧِرَ ِة « رواه ﻣﺳﻠم‬ ‫ َوﻣَنْ َﯾﺳﱠرَ ﻋَ ﻠَﻰ ﻣُﻌْ ﺳِ رٍ َﯾﺳﱠرَ ﱠ‬،ِ‫ب ﯾ َْومِ ا ْﻟ ِﻘﯾَﺎ َﻣﺔ‬
ِ َ‫ﻛُرْ َﺑ ًﺔ ﻣِنْ ﻛُر‬
Dari Abu Hurairah  dia berkata: Rasulullah  bersabda: “Barang siapa yang
membantu seorang Muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia, maka Allah
akan menolongnya dalam kesusahan pada Hari Kiamat. Dan barang siapa
yang meringankan (beban) seorang Muslim yang sedang kesulitan, maka
Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” [HSR Muslim
(no. 2699)]
SEMOGA SUKSES TEMAN-TEMAN !!
THANKS TO ALL
Yang ikut serta dalam penyusunan arsip
serta pembahasan dan teristimewa angkatan 2017