Anda di halaman 1dari 1

Nama : Faizzatul Miladiyah Alrosyad

NIM : 21501101091

Pengobatan Nabi

“Pengobatan Nabi” sebagai sebuah istilah pengobatan dikalangan muslim terkenal


karena kandungan pengetahuan yang diajarkan berbeda dengan apa yang ada pada analisa
pengetahuan kedokteran dan sains. Contohnya seperti apa yang terjadi pada abad
pertengahan yang diceritakan oleh Ibn Khaldun

“Dulunya masyarakat Badui memiliki pengobatan yang mereka rancang sendiri,


namun jika dilihat dari cara yang mereka lakukan, pengobatan yang mereka lakukan
termasuk pengobatan yang tidak wajar. Pengobatan yang mereka lakukan tersebut turun
temurun mereka lakukan dari pemimpin masyarakat disana. Mengapa dikatakan tidak wajar
karena pengobatan tersebut direalisasikan dengan tidak didampingi hukum alam yang
berlaku.”

Namun dibalik cerita ibn Khaldun tersebut juga diceritakan bahwa

“Orang Arab sekarang sudah memiliki banyak cara pengobatan. Pengobatan yang
mereka terapkan ini berbeda dengan apa yang dilakukan Masyarakat Badui, sebab
pengobatan yang mereka terapkan dikonsep dengan “wahyu illahi” yang diturunkan kepada
Rasullulah.”

Definisi

“Pengobatan islam” sebenarnya memiliki makna yang di anggap sebagai


pengetahuan tentang pengobatan yang dilakukan seorang muslim di sejarah islam.
Pengetahuan tentang pengobatan tersebut tidak hanya di torehkan dalam bahasa Arab
namun diterangkan dan di uraikan lebih jelas agar baik dokter muslim dan non muslim
dapat mengembangkan observasinya menjadi ilmu yang lebih praktis yang dapat membantu
proses pengobatan dan meningkatkan standar kesehatan di zaman tersebut. Efek
pengetahuan tersebut bukan hanya menyebar di tanah islam saja, melainkan juga ke negara
Eropa dan Asia. Sebenarnya dalam waktu tersebut negara Eropa dan Asia berada di lingkup
kebodohan. Maka datanglah pengetahuan untuk meningkatkan standar kesehatan di negara
tersebut. Dan juga ditetapkan seiring dengan penururan politik di negara islam. Dengan
munculnya kebangkitan di Eropa, maka datanglah juga ilmu pengetahuan baru dan
pengobatan modern yang dulunya

diterapkan di negara-negara tersebut.