Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN KEGIATAN

PUSKESMAS SENTOSA BARU MEDAN

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Pokok Bahasan : Alzheimer

Sub Topik :
1. Pengertian Alzheimer
2. Penyebab Alzheimer
3. Gejala Alzheimer
4. Pencegahan Alzheimer
Sasaran : Peserta Senam Lansia Puskesmas Sentosa Baru

Hari/Tanggal : Rabu / 30 Januari 2019


Waktu : 08.30 wib - selesai
Tempat : Puskesmas Sentosa Baru , Jl. Sei Kera Hilir , Medan Perjuangan ,Kota
Medan, Sumatera Utara

I. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan selama 25 menit diharapkan para lansia memahami
tentang Alzheimer

II. Materi Penyuluhan


Terlampir

III. Metode Penyuluhan


1. Ceramah
2. Tanya Jawab

IV. Media
1. Leaflet/Brosur

2. Power point

3. LCD

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI
2 JANUARI 2019 – 17 JANUARI 2019
LAPORAN KEGIATAN
PUSKESMAS SENTOSA BARU MEDAN

V. Kegiatan Penyuluhan

No Kegiatan Penyuluhan Peserta Waktu Media

1. Mengucapkan
1. Menjawab
salam
1 Pembukaan salam 5 menit
2. Memperkenalkan diri
3. Menjelaskan tujuan 2. Mendengarkan

3. Memperhatikan
1. Pengertian Alzheimer
2. Penyebab Alzheimer Leaflet
2 Isi 15 Menit
3. Gejala Alzheimer 1. Memperhatikan /Flipchart
4. Pencegahan Alzheimer
1. Melakukan Tanya
1. Bertanya dan
jawab dengan peserta Menjawab
penyuluhan 2. Mendengarkan
3 Penutupan 10 menit
2. Menutup penyuluhan dan
dan menyimpulkan memperhatikan
hasil penyuluhan 3. Menjawab salam
3. Mengucapkan salam

VI. Evaluasi Hasil


Peserta dapat menjelaskan pengertian, penyebab, gejala, dan pencegahan
Alzheimer

VII. LampiranTeori

a. Pengertian Alzheimer
Alzheimer merupakan penyakit kronik, progresif, dan merupakan
gangguan degenerative otak dan diketahui mempengaruhi memori, kognitif,
dan kemampuan untuk merawat diri.(Suddart, & Brunner, 2002)

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI
2 JANUARI 2019 – 17 JANUARI 2019
LAPORAN KEGIATAN
PUSKESMAS SENTOSA BARU MEDAN

b. Penyebab Alzheimer

Penyebab pasti pada Alzheimer belum diketahui. Namun diketahu


penyakit Alzheimer di pengaruhi oleh tiga factor, yaitu:

 Faktor Genetik

Salah satu factor yang dapat menyebabkan Alzheimer yaitu factor


genetic. Apabila dalam riwayat keluarga ada yang mengalami penyakit
ini, maka ada kemungkinan akan menurun pada anggota keluarga yang
lainnya.

 Faktor Usia

Factor usia merupakan salah satu penyebab penyakit Alzheimer, karena


seseorang yang sudah berusia lanjut diatas 65 tahun akan lebih beresiko
mengalami penyakit Alzheimer.

 Jenis Kelamin

Pada wanita lebih beresiko mengalami penyakit Alzheimer dibandingkan


pria.

c. Gejala Alzheimer

Berikut adalah 10 gejala umum pada penyakit Alzheimer:

 Gangguan daya ingat

Sering lupa akan kejadian yang baru saja terjadi. Lupa janji,
menanyakan/menceritakan hal yang sama berulang kali.

 Sulit melakukan pekerjaan/aktivitas sehari-hari

Lupa cara memasak, mengoperasikan telepon, dan tidak dapat


melakukan perhitungan sederhana.

 Sulit melakukan tugas yang familiar

Seringkali merasa sulit untuk merencanakan/ menyelesaikan tugas


sehari-hari. Bingung cara mengemudi, mengatur keuangan, sulit
mengikuti permainan kesukaanya.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI
2 JANUARI 2019 – 17 JANUARI 2019
LAPORAN KEGIATAN
PUSKESMAS SENTOSA BARU MEDAN

 Disorientasi

Bingung akan waktu (hari, tanggal, hari-hari penting), bingung


dimana mereka berada, dan bagaimana mereka sampai disana, dan tidak
tahu jalan kembali kerumah.

 Kesulitan memahami visuospasial


Sulit untuk membaca, mengukur jarak, menentukan jarak,
membedakan warna, tidak mengenali wajah sendiri di cermin, menabrak
cermin saat berjalan.

 Gangguan Berkomunikasi

Kesulitan berbicara dan mencari kata yang tepat. Sering kali


berhenti di tengah percakapan dan bingung untuk melanjutkannya.

 Meletakan barang tidak pada tempatnya

Lupa dimana meletakan barang, dan terkadang curiga ada yang


mencuri dan menyembunyikan barang tersebut.

 Salah membuat keputusan

Berpakaian tidak serasi, dan tidak dapat merawat diri dengan baik.

 Menarik diri dari pekerjaan dan aktivitas social

Tidak semangat untuk melakukan aktivitas atau hobi yang biasa


dinikmati. Tidak senang berkumpul dengan teman-temannya.

 Perubahan perilaku dan kepribadian

Emosi berubah secara drastic. Menjadi bingung dan curiga,


depresi, takut, atau tergantung pada anggota keluarga. Mudah kecewa dan
putus asa baik di rumah ataupun dalam pekerjaan

d. Pencegahan Alzheimer

 Perbanyak mengkonsumsi makanan mengandung antioksidan

Makanan antioksidan dapat mencegah penyakit pikun dan


tentunya mencegah penyakit Alzheimer.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI
2 JANUARI 2019 – 17 JANUARI 2019
LAPORAN KEGIATAN
PUSKESMAS SENTOSA BARU MEDAN

 Kurangi makanan berlemak

Lemak memicu perubahan fungsi otak. Lemak dapat membuat


sel-sel di dalam otak menjadi tidak efisien.

 Berolahraga

rajin berolahraga merangsang kolesterol baik ini dapat berfungsi


sebagai anti inflamasi untuk mencegah kerusakan otak.

 Rangsanglah pertumbuhan otak

Otak mulai menyusut pada usia 30-40 tahun. Untuk meningkatkan


ukuran otak, dapat dilakukan dengan mempelajari hal-hal baru, perluas
pertemanan, membaca buku, dan memainkan permainan yang
merangsang otak.

 Kurangi makanan Manis

Banyak memakan makanan manis dapat menyebabkan retensi


insulin yang memperburuk kondisi otak

 Menjaga kebersihan mulut

Gigi dan gusi yang tidak bersih dapat meracuni otak dan
cenderung membuat memori semakin rendah.

 Kenali tanda-tanda awal Alzheimer

Tanda-tanda awal Alzheimer dapat berupa kesalahan kecil seperti


salah menilai jarak saat berjalan, bingung saat membaca peta, rasa
penciuman mulai hilang, mengajukan pertanyaan yang sama berulang
kali, dan menyimpan barang di tempat yang ane

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI
2 JANUARI 2019 – 17 JANUARI 2019
LAPORAN KEGIATAN
PUSKESMAS SENTOSA BARU MEDAN

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI
2 JANUARI 2019 – 17 JANUARI 2019