Anda di halaman 1dari 17

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Menurut Eko Susilo (1995), karya ilmiah merupakan suatu tulisan


ataupun karangan yang didapatkan sesuai dengan sifat keilmuannya dan
didasari dari berbagai hasil pengamatan, penelitian, dan peninjauan terhadap
bidang ilmu tertentu, yang disusun dengan menggunakan metode tertentu
dengan memperhatikan sistematika penulisan yang baik dan santun, serta
dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya.

Ada beberapa jenis karya ilmiah, antara lain artikel, laporan penelitian,
makalah, skripsi, tesis, dan disertasi. Jenis karya ilmiah dibedakan menurut
tujuan penulisan, karakteristik, sistem penulisan, dan sebagainya. Pada
makalah ini akan dijelaskan mengenai ragam karya ilmiah serta
perbedaannya.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan fokus karya ilmiah?


2. Apa saja jenis karya ilmiah?
3. Bagaimana sistematika penulisan karya ilmiah?

1.3 Tujuan

1. Untuk mengetahui fokus karya ilmiah


2. Untuk mengetahui jenis karya ilmiah
3. Untuk mengetahui sistematika penulisan karya ilmiah

1.4 Manfaat

1. Secara Umum
Dapat mengetahui tentang fokus karya ilmiah, jenis karya ilmiah, sistematika
karya ilmiah, dan perbedaan dari jenis-jenis karya ilmiah.
2. Secara Khusus
Dapat memudahkan dalam penulisan karya ilmiah sesuai dengan ketentuan

1
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Fokus Karya Ilmiah

Sebuah karya ilmiah yang baik harus mempunyai fokus yang jelas. Karya
ilmiah ditulis dengan rumusan dan tujuan yang jelas dan penulisnya harus
memenuhi kebutuhan dan tuntutan pembaca. Menurut Bogdan dan Biklen dalam
Danim, 2002, menyebutkan ada tiga macam fokus yang dapat dikembangkan
dalam penulisan naskah ilmiah. Ketiga fokus tersebut ialah: (1) fokus tesis, (2)
fokus tema, (3) fokus topik.

2.1.1 Fokus Tesis


Fokus tesis adalah suatu preposisi yang diajukan oleh peneliti yang
kemudian barangkali bisa didebat oleh orang lain. Tesis ini dapat dihasilkan
oleh peneliti atau dari acuan ilmiah yang khusus membahas hal itu. Dengan
tesis, peneliti membandingkan apa yang diajukan sebelum pelaksanaan
dengan apa yang telah dibuktikan dalam penelitian. Tesis merupakan fokus
yang baik karena bersifat argumentatif dan dapat menimbulkan minat
pembaca. Dalam membuat fokus tesis, peneliti harus berhati-hati dan penuh
pertimbangan. Di luar fokus tesis, dikenal pula fokus paper dan fokus kerja.
Fokus sebuah kertas kerja dapat menggambarkan manfaat dari konsep atau
tema yang telah dikembangkan oleh orang lain. Jika peneliti terlibat dalam
penelitian evaluasi, fokusnya seringkali ialah pertanyaan yang akan
dikembangkan ketika menandatangani sebuah kontrak untuk pekerjaan
tertentu.

2.1.2 Fokus Tema


Sebuah tema adalah beberapa konsep atau teori yang muncul dari data
penelitian. Termasuk di dalamnya adalah beberapa kecenderungan, konsep
utama, atau beberapa perbedaan penting. Tema dapat dirumuskan dengan
berbentuk abstraksi dari pernyataan-pernyataan umum tentang manusia,
perilaku mereka dan situasi pada umumnya.

2.1.3 Fokus Topik


Topik merupakan deskripsi atau gambaran. Dalam praktik, jarang
dapat diterapkan satu jenis fokus saja secara ekslusif, melainkan lebih sering
berupa persilangan dari ketiga unsur tersebut. Memilih topik mana yang
paling tepat untuk laporan sangat tergantung pada seberapa jauh peneliti

2
mengenal lapangan tempat bekerja dan apa yang diperlukan.
Karya tulis ilmiah mahasiswa dikelompokkan dalam tiga macam yaitu :
makalah, proposal penelitian skripsi dan skripsi. Masing-masing karya tulis
ilmiah itu memiliki karakteristik tertentu. Makalah merupakan bagian dari
tugas-tugas perkuliahan, proposal penelitian merupakan desain yang menjadi
acuan penelitian sebagai bahan penulisan skripsi, sedangkan skripsi
merupakan karya ilmiah terakhir yang harus disusun mahasiswa dan
dipertahankan di depan sidang (ujian) akhir guna memperoleh gelar Sarjana.
Mahasiswa dapat mengungkapkan pemikirannya melalui karya tulis ilmiah
secara sistematis sesuai dengan kaidah-kaidah keilmuan. Karya tulis ilmiah
ini juga merupakan wahana komunikasi hasil penelitian ilmiah dengan
masyarakat akademik untuk diuji secara terbuka dan objektif serta
mendapatkan koreksi dan kritik. Selain sebagai wahana komunikasi, karya
tulis ilmiah mahasiswa juga merupakan wahana untuk menyajikan nilai-nilai
praktis dan teoritis hasil pengkajian dan penelitian ilmiah. Dengan sifat dan
kedudukan seperti ini maka karya tulis ilmiah akan memperkaya khasanah
keilmuan dan memperkokoh paradigma keilmuan pada bidang yang relevan.
Dengan tetap mengacu kepada permikiran sebagaimana dikemukakan di atas
maka karya tulis ilmiah dapat dikatakan mengemban dua misi utama yaitu:
1. Sebagai wahana untuk melatih para mahasiswa di dalam mengungkapkan
hasil pemikirannya secara sistematis dan dapat dipertanggung jawabkan
secara ilmiah.
2. Memberikan konstribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya
pengetahuan dalam bidang Sosial. (UMSU: 1997)
Suatu karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi
yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh
seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan
yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai
jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau
simposium, artikel jurnal, yang pada dasarnya ke semuanya itu merupakan
produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang
terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi
ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
(Khamdani, 2009)

3
2.2 Artikel

2.2.1 PengertianArtikel
Artikel adalah karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal
atau buku kumpulan artikel yang ditulis dengan tata cara ilmiah dan
mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang telah disepakati atau
ditetapkan. Artikel ilmiah dapat diangkat dari hasil penelitian lapangan, hasil
pemikiran dan kajian pustaka, atau hasil pengembangan projek. Dari segi
sistematika penulisan dan isinya, artikel dikelompokkan menjadi artikel hasil
penelitian dan non artikel penelitian.

2.2.2 Jenis Artikel


1. Atikel Penelitian
Artikel adalah karya tulis ilmiah yg dirancang untuk dimuat dalam
jurnal atau buku kumpulan artikel yang ditulis dengan tata cara ilmiah
dan mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang telah disepakati atau
ditetapkan. Berdasarkan pengertian ini, ada beberapa ciri artikel ilmiah
adalah: (1) hanya berisi hal-hal penting saja, mencakup temuan
penelitian, pembahasan hasil/temuan penelitian, dan kesimpulan; (2)
sistematika penulisan terdiri atas bagian dan sub bagian, misalnya: kajian
pustaka merupakan kajian awal dari artikel (tanpa judul
subbagian KajianPustaka.)
Prosedur penulisan artikel dapat menempuh ada 3 cara, yaitu: (1).
ditulis sebelum laporan teknis dengan tujuan untuk memperoleh
masukan; (2) setelah laporan teknis, dan (3) artikel jurnal merupakan
satu-satunya tulisan yang disusun yang biasanya untuk penelitian
swadana, di mana sistem penulisan artikel tanpa menggunakan sistem
angka maupun abjad.
Sebagai karya tulis ilmiah, artikel ditulis dengan mengikuti sistematika
sebagai berikut: Judul Nama Penulis, Sponsor, Abstrak dan kata kunci,
Pendahuluan, Metode, Hasil, Pembahasan, Kesimpulan dan Saran., Daftar
Rujukan/Daftar Pustaka
2. Artikel Non Penelitian
Artikel non penelitian mengacu kepada semua jenis artikel ilmiah yang
bukan merupakan laporan hasil penelitian. Ketentuan penulisan artikel
non-penelitian sama dengan ketentuan menulis makalah pendek
(panjangnya tidak lebih dari 20 halaman), kecuali dalam makalah pendek
abstrak dan kata kunci tidak harus ada.

4
Sistematika penulisan artikel non-penelitian tidak menggunakan
penomoran angka dan abjad. Artikel non penelitian berisi hal-hal yang
sangat esensial saja dengan jumlah halaman antara 10-20 halaman.
Unsur-unsur pokok yang harus ada dalam artikel non penelitian yaitu: (1)
Judul, (2) Nama Penulis, (3) Abstrak dan Kata kunci, (4) Pendahuluan,
(5) Bagian inti, (6) Penutup, (7) Daftar Rujukan.
(Rusyanti, 2013)

2.3 Makalah

2.3.1 Pengertian Makalah

Makalah adalah karya tulis yang memuat pemikiran tentang suatu


masalah atau topic tertentu yang ditulis secara sistematis dan runtut dengan
disertai analisis yang logis dan objektif. Makalah tersebut ditulis untuk
disajikan dalam forum ilmiah atau tugas-tugas terstruktur. Makalah
merupakan salah satu jenis karangan yang memiliki cirri atau sifat ilmiah
yaitu: objektif, tidak memihak, berdasarkan fakta, sistematis, dan logis.
(Rusyanti, 2013)

2.3.2 Manfaat Makalah


1. Belajar memahami masalah dan mencari solusinya
2. Menerapkan ilmu pengetahuan yang dipelajari untuk diimplentasikan di
lapangan
3. Membuka pikiran untuk memahami permasalahan di lapangan

2.3.3 Jenis-Jenis Makalah


1. Jenis makalah deduktif
Makalah dedukatif merupakan makalah yang tulisannya
didasarkan pada kajian teoretis (pustaka yang relevan dengan masalah
yang dibahas)
2. Jenis makalah induktif
Makalah induktif merupakan makalah yang disusun berdasarkan
data empiris, diperoleh dari lapangan yang relevan dengan masalah yang
dibahas.
3. Jenis makalah campuran
Makalah campuran merupakan makalah yang penulisannya
didasarkan pada kajian teoretis digabung data empiris yang relevan
dengan masalah yang dibahas.

5
2.3.4 Karakteristik Makalah
Suatu makalah mempunyai karakteristik sebagai berikut:
1. Merupakan hasil kajian literature dan/atau laporan pelaksanaan suatu
kegiatan lapangan yang sesuai dengan cakupan permasalahan suatu
perkuliahan
2. Mendemonstrasikan pemahaman mahasiswa tentang permasalahan
teoritik yang dikaji atau kemampuan mahasiswa dalam menerapkan
suatu prosedur, prinsip, atau teori yang berhubungan dengan perkuliahan
3. Menunjukkankemampuanpemahamanterhadapisidariberbagaisumber
yang digunakan
4. Mendemonstrasikan kemampuan meramu berbagai sumber informasi
dalam satu kesatuan sintesis yang utuh.

2.3.5 Sistematika Penulisan Makalah


Secaraumum, strukturmakalahterdiridari :
1. Cover / Bagian Sampul Makalah.
Dalam bagian ini, terdiri dari judul, logo kampus/universitas,
data lengkap penulis, jurusan, fakultas, kota, dan tahun pembuatan
makalah.
2. Kata Pengantar
Biasanya diawali dengan kalimat puji-pujian kepada Allah
SWT atau kepada Tuhan, gambaran sedikit mengenai makalah, ucapan
terimakasih, dan terakhir biasanya terdapat harapan penulis ataupun
permintaan sumbangsih saran dan kritik.
3. Daftar Isi
Bagian ini berisi daftar isi dari makalah beserta halaman. Hal
tersebut diperuntukkan memudahkan pembaca dalam mencari bahasan
yang ingin dibaca.
4. BAB I Pendahuluan
Secara umum berisi tentang gambaran umum tentang makalah,
masalah yang akan dibahas, latar belakang mengangkat permasalahan
tersebut. Adapun struktur pada BAB I meliputi :

a. Latar Belakang: Memakai kaidah segitiga artinya dari pembahasan


umum ke pembahasan khusus.
b. RumusanMasalah: Berisi rumusan apa yang dibahas dalam
makalah.
c. Tujuan: Berisi maksud dan tujuan pembuatan makalah.

6
5. BAB II Pembahasan
Pada bagian ini, membahas secara tuntas permasalahan yang
diangkat pada BAB I. Bagian ini adalah bagian dari isi sesungguhnya
makalah dan harus memaparkan fakta-fakta yang memperkuat tulisan.
Harus berisi kajian referensi beberapa/banyakpenulis yang mendukung
gagasan yang disampaikan. Pada bagian ini pula, asumsi pribadi
diminimalkan, artinya asumsi yang dibuat harus ada kajian literature
maupun referensi sebelumnya.
6. BAB III Penutup
Pada bagian kedua dari terakhir ini, berisi kesimpulan dari pembahasan
yang dibahas pada BAB II. Ada pula yang menambahkan saran.
7. Daftar Pustaka
Berisi daftar referensi rujukan yang diambil untuk makalah.
Referensi rujukan dapat berupa buku-buku, jurnal, skripsi, data dari
internet dan lain sebagainya. Terdapat kaidah atau aturan penulisan
daftar pustaka yang harus dipenuhi.
8. Lampiran
Bagian ini tidak mutlak harus ada. Pada bagian ini dilampirkan data-data
pendukung makalah, dapat berupa foto-foto kegiatan, dan sebagainya

2.4 Laporan Penelitian

2.4.1 Pengertian Laporan Penelitian

Laporan penelitian ilmiah ialah karya tulis ilmiah yang disusun


melalui tahap–tahap berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode
ilmiah yang sudah disepakati ole para ilmuwan. Laporan ilmiah pada
hakikatnya menyajikan kebenaran ilmiah hasil penelitian, pengamatan dan
hasil analisis yang cermat.

2.4.2 Jenis Laporan Penelitian


Jenis-jenis laporan hasil penelitian adalah sebagai berikut:
1. Laporan lengkap,
2. Catatan penelitian pendek untuk publikasi jurnal akademik,
3. Monografi atau working paper dimana yang diutamakan adalah
pengutaraan interpretasi sementara,
4. Makalah atau artikel jurnal akademik,
5. Makalah atau artikel untuk press release untuk menarik perhatian
membaca secara lengkap

7
6. Buku di mana pengorganisasiannya disesuaikan dengan format buku.
2.4.3 Fungsi Laporan Penelitian
1. Memberitahukan atau menjelaskan tanggung jawab tugas dan kegiatan.
2. Memberitahukan atau menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan,
keputusan atau pemecahan masalah.
3. Merupakan sumber informasi
4. Merupakan bahan untuk pendokumentasian.
2.4.4 Tujuan Laporan Penelitian
1. Mengatasi suatu masalah,
2. Mengambil suatu keputusan yang lebih efektif.
3. Mengetahui kemajuan dan perkembangan suatu masalah.
4. Mengadakan pengawasan dan perbaikan.
5. Menemukan teknik–teknik baru.
(Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, 2008)

2.4.5 Sistematika Penulisan Laporan Penelitian


Sistematika penulisan laporan penelitian sebagai berikut.
1. BAB I PENDAHULUAN
a. Latar Belakang Masalah
b. Rumusan Masalah
c. Tujuan Penelitian
d. Manfaat Penelitian
2. BAB II TINJAUAN PUSTAKA
a. Kajian Teori
b. Kajian Hasil-Hasil Penelitian
c. Rumusan Hipotesis (apabila ada)
3. BAB III METODE PENELITIAN
a. Variabel dan Definisi Operasional Variabel
b. Rancangan Penelitian
c. Sasaran Penelitian (Populasi dan Sampel)
d. Instrumen Alat dan Bahan
e. Prosedur Pelaksanaan Penelitian
f. Rencana Analisis Data
g. Jadwal Penelitian
4. BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN
a. Deskripsi Data
b. Interpretasi Data

8
c. Uji Hipotesis
d. Pembahasan
5. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
a. Kesimpulan
b. Saran
6. DAFTAR PUSTAKA
7. LAMPIRAN
8. CURICULUM VITAE
Sistematika penulisan laporan hasil penelitian kuantitaif dengan
kualitatif sangatlah berbeda. Dapat dilihat pada pengertian masing-masing,
dimana metodologi kualitatif merupakan prosedur penelitian yang
menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-
orang dan perilaku yang dapat diamati. Sedangkan metodologi kuantitatif
merupakan prosedur penelitian terhadap kajian empiris untuk mengumpulkan,
menganalisa, dan menampilkan data dalam bentuk numerik daripada naratif.
Contohnya dapat dilihat pada lampiran. Akan tetapi sistematika ini tidak
berlaku harus karena tergantung dari setiap aturan universitas yang
diberlakukan. (Abas, 2014)

2.5 Skripsi

2.5.1 Pengertian Skripsi


Skripsi adalah sebuah karya ilmiah yang disusun oleh seorang
mahasiswa program sarjana dari hasil-hasil penelitiannya atas dasar analisis
data primer dan atau analisis data sekunder. (Jarwanto, 1992)

2.5.2 Karateristik Skripsi


1. Merupakan karya ilmiah sehingga harus dihasilkan melalui metode
ilmiah.
2. Merupakan laporan tertulis dari hasil penelitian pada salah satu aspek
kehidupan masyarakat atau organisasi (untuk ilmu sosial). Hasil
penelitian ini dikaji dengan merujuk pada suatu fenomena, teori, atau
hasil-hasil penelitian yang relevan yang pernah dilaksanakan
sebelumnya.

2.5.3 Tujuan Skripsi


Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis

9
suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya dalam memahami,
menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berhubungan
dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan
untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri
(PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia.

2.5.4 Jenis-Jenis Penelitian Skripsi


1. Penelitian Kualitatif
2. Penelitian Kuantitatif
3. Pengembangan

2.5.5 Sistematika Penulisan Skripsi


Bagian Awal
1. Halaman Judul
2. Lembar Pernyataan
3. Lembar Pengesahan
4. Abstraksi
5. Halaman Kata Pengantar
6. Halaman Daftar Isi
7. Halaman Daftar Tabel
8. Halaman Daftar Gambar: Grafik, Diagram, Bagan, Peta dan sebagainya

Bagian Tengah.
1. Bab Pendahuluan
2. Bab Landasan Teori
3. Metode Penelitian.
4. Bab Analisis Data dan Pembahasan
5. Bab Kesimpulan dan Saran

Bagian Akhir.
1. Daftar Pustaka
2. Lampiran

2.5.6 Proses Penyusunan Skripsi


1. Pengajuan judul skripsi/meminta topik skripsi dari dosen
2. Penelitian dan bimbingan skripsi
3. Seminar
4. Sidang
5. Revisi

10
2.6 Tesis
2.6.1 Pengertian Tesis
Tesis adalah salah satu karya ilmiah tertulis yang disusun mahasiswa
secara individual berdasarkan hasil penelitian empiris untuk dijadikan bahan
kajian akademis. Tesis adalah pernyataan atau teori yang didukung oleh
argumen-argumen untuk dikemukakan, merupakan hasil dari studi yang
sistematis atas masalah, tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan
pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi.

2.6.2 Karakteristik Tesis

Tesis adalah karya ilmiah yang disyaratkan untuk lulus pendidikan


Jenjang S2. Tesis atau Master Thesis ditulis bersandar pada metodologi;
metodologi penelitian dan metodologi penulisan. Standarnya digantungkan
pada institusi, terutama pembimbing. Dengan bantuan pembimbing,
mahasiswa merencanakan (masalah), melaksanakan; menggunakan instrumen,
mengumpulkan dan menjajikan data, menganalisis sampai mengambil
kesimpulan dan Rekomendasi.

Dalam penulisannya dituntut kemampuan dalam menggunakan istilah


tehnis; dari istilah sampai tabel, dari abstrak sampai bibliografi. Artinya,
kemampuan mandiri —sekalipun dipandu dosen pembimbing— menjadi hal
sangat mendasar. Sekalipun pada dasarnya sama dengan skripsi, tesis lebih
dalam, tajam, dan dilakukan mandiri.

2.6.3 Sistematika Tesis

A. Bagian Awal
1. Halaman judul (bagian luar dan bagian dalam)
2. Halaman prasyarat gelar
3. Halam persetujuan
4. Halaman penetapan panitia penguji
5. Motto*
6. Kata Pengantar / Ucapan Terima Kasih
7. Ringkasan
8. Abstrak
9. Daftar Isi
10. Daftar Tabel*
11. Daftar Grafik / Diagram*

11
12. Daftar Gambar*
13. Daftar Lampiran
14. Daftar Peraturan Perundang-undangan
15. Daftar Putusan Pengadilan*
16. Daftar Singkatan*
17. Cataran : *kalau ada
B. Bagian Isi (Teks)
1. BAB I PENDAHULUAN 1.
Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan dan Manfaat Penelitian,
Tinjauan Pustaka, Metodelogi Penelitian. Sistematika Penulisan Memuat
tata urut yang ditulis dalam penulisan Tesis sebagai hasil penelitian yang
dimulai dari Bab Pendahuluan sampai dengan Bab Penutup
2. BAB II PEMBAHASAN (PERMASALAHAN)
3. BAB III PEMBAHASAN (PERMASALAHAN 2)
4. BAB IV PENUTUP
Simpulan dan Saran
C. Bagian Akhir
Daftar Pustaka dan Lampiran.
(Rusdianto, 2012)

2.7 Disertasi

2.7.1 Pengertian Disertasi


Disertasi adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa
dalam menyelesaikan Program S3 ilmu pendidikan. Disertasi merupakan
bukti kemampuan yang bersangkutan dalam melakukan penelitian yang
berhubungan dengan penemuan baru dalam salah satu disiplin Ilmu
Pendidikan.
2.7.2 Karakteristik Disertasi
1. Berfokus pada kajian mengenai salah satu disiplin Ilmu Pendidikan sesuai
dengan bidang yang dipelajari.
2. Kajian berfokus pada penemuan baru dalam disiplin ilmu yang dikaji
secara mendalam.
3. Mengunakan data primer sebagai data utama, ditunjang oleh data
sekunder apabila diperlukan.
4. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk
program studi bahasa asing.
2.7. 3 Sistematika Penulisan Disertasi
1. BAB I PENDAHULUAN

12
a. Latar Belakang Masalah : berupa pengantar mengenai arti penting topik
tersebut untuk diteliti, alur berpikir hingga muncul permasalahan, yang
diakhiri oleh perumusan masalah yang berbentuk kalimat Tanya
b. Tujuan Penelitian : berisi tujuan diadakannya penelitian tersebut
c. Manfaat Penelitian : berisi manfaat teoritis dan manfaat praktis
2. BAB II TINJAUAN PUSTAKA
a. Variabel terikat / kriterium : berisi pengertian atau defmisi variabel
tersebut, aspek / dimensi / komponen / bentuk / gejala dsb dari variabel
tersebut yang nantinya dijadikan indikator dari alat ukur yang digunakan,
faktor-faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya
b. Variabel bebas / prediktor : berisi pengertian atau definisi variabel tsebut,
aspek / dimensi / komponen / bentuk / gejala dsb dari variabel tersebut
yang nantinya dijadikan indikator dari alat ukur yang digunakan, faktor-
faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya
c. Subjek Penelitian : untuk menggambarkan subjek penelitian — berisi
pengertian, karakteristik dsb) mengenai subjek penelitian (misal : remaja,
ibu rumah tangga, waria, pekerja seks komersil, dsb)
d. Hubungan antara Variabel A dengan B atau Perbedaan pada variabel A
berdasarkan variabel B : berupa dinamika yang menggambarkan
keterkaitan antara variabel A clan Variabel B (baik berupa hubungan,
pengaruh, atau perbedaan), sehingga nantinya dapat ditarik suatu
hipotesis
e. Hipotesis
3. BAB III METODE PENELITIAN
a. Identifikasi variabel-variabel penelitian : berisi variabel apa saja yang ada
dalam penelitian tersebut
b. Definisi operasional variabel-variabel penelitian : bentuk operasional dari
variabel-variabel yang digunakan, biasanya berisi definisi konseptual,
indikator yang digunakan, alat ukur yang digunakan (bagaimana cara
mengukur) & penilaian alat ukur (semakin tinggi skor menunjukkan
semakin tinggi)
c. Subjek penelitian : berisi karakteristik subjek yang digunakan dalam
penelitian, juga diberi penjelasan mengenai populasi, sampel dan teknik
sampling yang digunakan
d. Teknik pengumpulan data : teknik dan alat ukur yang digunakan dalam
pengumpulan data dan setiap alat ukur yang digunakan perlu dijelaskan
e. Validitas dan reliabilitas alat pengumpul data : berisi pengertian
mengenai konsep validitas dan reliabilitas serta teknik yang dilakukan.

13
Jika menggunakan alat ukur yang sudah ada, hasil uji validitas dan
reliabilitasnya harap ditulis.
f. Teknik analisis data : teknik yang digunakan untuk menganalisis data
penelitian
4. BAB IV PENUTUP
a. Simpulan : berupa poin-poin yang berisi hasil penelitian yang menjawab
hipotesis penelitian dan hasil tambahan lainnya.
b. Saran : saran untuk subjek atau pihak-pihak yang berkaitan dengan hasil
penelitian, juga untuk penelitian selanjutnya
5. Daftar Pustaka
6. Lampiran
(Riyanto, 2011)

2.8 Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Diserasi

No Aspek Skripsi Tesis Disertasi


1 Jenjang S1 S2 S3 (tertinggi)
2 Permasalahan Di angkat dari Diangkat dari Diangkat dari kajian
pengalaman empiric pengalaman empirik teoritik yang didukung
dan tidak mendalam dan teoritik, bersifat fakta empiric yang bersifat
mendalam sangat mendalam
3 Kemandirian penulis 60% peran penulis, 80% peran penulis, 90% peran penulis, 10%
40% pembimbing 20% pembimbing pembimbing
4 Bobot Ilmiah Rendah – sedang Sedang – tinggi. Tinggi, Tertinggi dibidang
Pendalaman / akademik. Diwajibkan
pengembangan mencari terobosan dan teori
terhadap teori dan baru dalam bidang ilmu
penelitian yang ada pengetahuan
5 Pemaparan Dominan deskriptif Deskriptif dan Dominan analitis
Analitis
6 Model Analisis Rendah – sedang Sedang – tinggi Tinggi
7 Jumlah rumusan Sekitar 1-2 Minimal 3 Lebih dari 3
masalah
8 Metode / Uji statistik Biasanya memakai Biasanya memakai uji Sama dengan tesis dengan
uji Kualitatif / Uji Kualitatif lanjut / metode lebih kompleks,
deskriptif, Uji regresi ganda, atau berbobot yang bertujuan
statistik parametrik korelasi ganda, mencari terobosan dan teori
(uji 1 pihak, 2 mulitivariate, baru dalam bidang ilmu
pihak), atau Statistik multivariate lanjutan pengetahuan
non parametrik (test (regresi dummy, data
binomial, Chi panel, persamaan
kuadrat, run test), uji simultan, regresi
hipotesis komparatif, logistic, Log linier

14
uji hipotesis analisis,
asosiatif, Korelasi, ekonometrika static &
Regresi, Uji beda, dinamik, time series
Uji Chi Square, dll ekonometrik) Path
analysis, SEM
9 Jenjang Pembimbing/ Minimal Magister Minimal Doktor dan Minimal Profesor dan
Penguji Magister yang Doktor yang
berpengalaman berpengalaman
10 Orisinalitas penelitian Bisa replika Mengutamakan Harus orisinil
penelitian orang lain, orisinalitas
tempat kasus berbeda
11 Penemuan hal-hal Tidak harus Diutamakan Diharuskan
yang baru
12 Publikasi hasil Kampus Internal dan Minimal Nasional Nasional dan Internasional
penelitian disarankan nasional
13 Jumlah rujukan / Minimal 20 Minimal 40 Minimal 60
daftar pustaka
14 Metode / Program Kualitatif / Manual, Kualitatif lanjut / Kualitatif lanjut / SPSS,
statistik yang biasa Excel, SPSS dll SPSS, Eview, Lisrel, Eview, Lisrel, Amos dll
digunakan Amos dll

(Muminet, 2014)

15
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Karya ilmiah merupakan suatu tulisan ataupun karangan yang didapatkan
sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari dari berbagai hasil pengamatan,
penelitian, dan peninjauan terhadap bidang ilmu tertentu, yang disusun dengan
menggunakan metode tertentu dengan memperhatikan sistematika penulisan yang
baik dan santun, serta dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya. Ada bebrapa
jenis karya ilmiah, antara lain Laporan, Artikel, Makalah, Skripsi, Tesis, dan
Disertasi. Secara akademik Skripsi, Tesis Dan Disertasi memiliki persamaan yaitu
merupakan dokumen tertulis yang merupakan tugas akhir para mahasiswa, mengikuti
kaidah penulisan yang baku dan sistematis, dan menggunakan metode ilmiah yang
dapat dipertanggung jawabkan di depan dosen pembimbing dan penguji

Artikel ilmiah dapat diangkat dari hasil penelitian lapangan, hasil pemikiran
dan kajian pustaka, atau hasil pengembangan projek. Dari segi sistematika penulisan
dan isinya, artikel dikelompokkan menjadi artikel: hasil penelitian dan non artikel
penelitian. Sedangkan makalah adalah karya tulis yang memuat pemikiran tentang
suatu masalah atau topik tertentu yang ditulis secara sistematis dan runtut dengan
disertai analisis yang logis dan objektif. Makalah tersebut ditulis untuk disajikan
dalam forum ilmiah atau tugas-tugas terstruktur. Sementara Laporan Penelitian
merupakan karyatulis ilmiah yang berisi paparan tentang proses dan hasil-hasil yang
diperoleh dari suatu kegiatan penelitian. Pada Skripsi, kajian deskriptif atau paparan
lebih dominan dibandingkan dengan kajian analitis. Disamping itu pada skripsi
jumlah rumusan masalah biasanya sekitar 1 atau 2 rumusan masalah, sedangkan tesis
biasanya minimal 3 rumusan masalah. Kemudian untuk doktor Lebih dari 3 rumusan
masalah dengan bobot ilmiah yang paling tinggi dibandingkan yang lain.

3.2 Saran
Sebuah karya ilmiah yang baik harus dibuat dengan sistematika yang benar
sesuai dengan ketentuan. Selain itu, karya ilmiah yang baik harus mempunyai fokus
yang jelas. Karya ilmiah ditulis dengan rumusan dan tujuan yang jelas dan penulisnya
harus memenuhi kebutuhan dan tuntutan pembaca.

16
DAFTAR PUSTAKA

Jarwanto. 1992. Pengertian dan Definisi Skripsi.


http://www.kumpulandefinisi.com/2015/07/pengertian-dan-definisi-sekripsi_97.html.
Diakses pada 10 Oktober 2016. Jam 20.05

Khamdani. 2009. METODE PENULISAN


ILMIAH. https://www.scribd.com/doc/24261781/METODE-PENULISAN-ILMIAH.
Diakses pada 11 Oktober 2016. Jam 17.00

Muminet. 2014. Tabel Perbedaan Antara Skripsi, Tesis, dan Disertasi.


http://www.muminet.com/2014/08/tabel-perbedaan-umum-antara-skripsi.html .
Diakses pada 10 Oktober 2016. Jam 20.00

Nurain Abas. 2014. Sistematika penulisan laporan karya ilmiah. Academia edu.
Diperoleh dari
https://www.academia.edu/6886937/Sistematika_penulisan_laporan_karya_ilmiah?au
to=download Diakses pada 10 Oktober 2016. Jam 15.00

Riyanto, Budi. 2011. Perbedaan Skripsi, Tesis dan Disertasi. Academia.edu.diperoleh


dari https://www.academia.edu/23703924/Perbedaan_Skripsi_Tesis_Disertasi.
Diakses pada 10 Oktober 2011

Rusdianto. 2012. Sistematika Tesis.


http://www.rusdianto.dosen.narotama.ac.id/files/2012/05/SISTEMATIKA-
TESIS.pdf. Diakses pada 12 Oktober 2016. Jam 20.22

Rusyanti. 2013.Pengertian dan Ciri-ciri Artikel.


http://www.kajianteori.com/2013/03/definisi-artikel-pengertian-dan-ciri-ciri-
artikel.html. Diakses pada 14 November 2016. Jam 05.20

Samin. 2015. Artikel dan Materi.


http://artikelmateri.blogspot.co.id/2015/12/makalah-pengertian-jenis-ciri-susunan-
struktur-manfaat.html. Diakses pada 10 Oktober 2016. Jam 19.00

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, Kamus Bahasa Indonesia (Jakarta: Pusat Bahasa
Departemen Pendidikan Nasional, 2008). Modul Belajar, Laporan Hasil Penelitian,
http://modul-bi.blogspot.com, Cholid Narbuko dan Abu Achmadi, Metodologi
Penelitian, (Cet. III; Jakarta: Sinar Grafika, 2001).
http://www.referensimakalah.com/2012/08/pengertian-jenis-fungsi-tujuan-laporan-hasil-
penelitian.html . Diakses pada 11 Oktober 2016. Jam 18.55

17