Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Senam Kesehatan

Sub Pokok Bahasan : Senam Anti Stroke

Penyaji : Yuni Lestari, S.Kep

Hari/Tanggal : Jum’at, 24 Juni 2016

Waktu : 10.00-10.30 WIB

A. Tujuan penyuluhan
1. Tujuan umum
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan peserta dapat memahami
tentang senam anti stroke

2. Tujuan khusus
Setelah selesai mengikuti penyuluhan peserta dapat :
a. Menyebutkan kembali manfaat senam anti stroke
b. Mempraktekkan senam anti stroke

B. Materi
Terlampir

C. Metode
1. Ceramah
2. Demonstrasi

D. Sasaran
Ny.W dan Keluarga
E. Kegiatan penyuluhan
No Kegiatan Penyuluh Kegiatan peserta Waktu
1 Tahap pembukaan - Menjawab salam 5 menit
- Mengucapkan salam - Mendengarkan
- Memperkenalkan - Memperhatikan
diri
- Menjelaskan tujuan
- Menjelaskan kontrak
waktu

2 Tahap pelaksanaan - Mendengarkan dan 20 menit


- Menjelaskan tentang memperhatikan
manfaat senam anti - Mendegarkan dan
stroke memperhatikan
- Menjelaskan tentang - Mengikuti senam anti stroke
cara melakukan
senam anti stroke
- Mendemonstrasikan
senam anti stroke
- Memberi
reinforcement positif
3 Tahap penutup - Ikut menyimpulkan materi 5 menit
- Bersama peserta - Menjawab salam
menyimpulkan
materi yang
disampaikan
- Mengevaluasi materi
yang telah diberikan
- Menutup dan
memberi salam
F. Evaluasi
1. Evaluasi proses
- Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan waktu yang telah
direncanakan
- Peserta dapat mengikuti penyuluhan dari awal sampai akhir
dengan tertib dan kooperatif
2. Evaluasi hasil
Peserta mampu :
- Menyebutkan manfaat senam anti stroke
Lampiran Materi

SENAM ANTI STROKE

A. Pengertian
Senam adalah sebagai suatu latihan tubuh yang dipilih dan dikonstruk
dengan sengaja, dilakukan secara sadar dan terencana, disusun secara
sistematis dengan tujuan meningkatkan kesegaran jasmani, mengembangkan
keterampilan, dan menanamkan nilai-nilai spiritual. Penelitian lain
dikemukakan oleh Werner (2000) yang menyebutkan senam adalah bentuk
latihan tubuh pada lantai dan pada alat yang dirancang untuk melungkatkan
daya tahan, kekuatan, kelentukan, kelincahan, dan koordinasi serta kontrol
tubuh (Hidatat, 2002).
Senam anti stroke adalah salah satu senam yang bermanfaat untuk
membantu mengurangi nresiko terjadinya stroke pada seseorang yang
menderita penyakit diebetes dan hipertensi.

B. Manfaat
1. Memperlancar proses degenerasi karena perubahan usia
2. Mempermudah untuk menyesuikan kesehatan jasmani dalam
kehidupan
3. Fungsi melindungi, yaitu memperbaiki tenaga cadangan dalam
fungsinya terhadap bertambahnya tuntutan, misalnya sakit. Sebagai
rehabilitas pada lanjut usia terjadi penurunan masa otot serta
kekuatannya, laju denyut jantung maksimal, toleransi latihan,
kapasitas aerobik dan terjadinya peningkatan lemak tubuh. Dengan
melakukan olahraga seperti senam lansia dapat mencegah atau
melambatkan kehilangan fungsional tersebut. Bahkan dari berbagai
penelitian menunjukkan bahwa latihan/ olahraga seperti senam lansia
dapat mengeliminasi berbagai resiko penyakit, seperti hipertensi,
diabetes melitus, penyakit arteri koroner dan kecelakaan (Darmojo,
1999)

C. Cara melakukan senam anti stroke


1. Jalan ditempat selama 8x
2. Tepuk tangan 4x8
3. Tepuk jari 4x8
4. Tepuk jalin tangan 4x8
5. Silang ibu jari 4x8
6. Adu sisi kelingking 2x8
7. Adu sisi telunjuk 2x8
8. Ketok pergelangan 2x8
9. Ketok nadi 2x8
10. Tekan jari-jari 2x8
11. Buka dan mengepal 2x8
12. Menepuk punggung tangan 4x8
13. Menepuk lengan dan bahu 4x8
14. Menepuk pinggang
15. Menepuk paha 4x8
16. Menepuk samping betis 2x8
17. Jongkok berdiri 2x8
18. Menepuk perut 2x8
19. Kaki jinjit 2x8
DAFTAR PUSTAKA

FKUI.2001. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II Ed.3. FKUI : Jakarta

Jane, F. (2003). Asisten Keperawatan ; Suatu Pendekatan Proses Keperawatan,


Jakarta : EGC

Lanywati, Endang, 2001. Diabetes Melitus. Yogyakarta : Kanisius

Maryam, Siti.2008. Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakarta : Salemba


Medika