Anda di halaman 1dari 8

TUGAS SOAL DAN JAWABAN PENGAUDITAN CC

Bab 5

1. Menurut COSO, control environment merupakan salah satu komponen dari ?

2. Komponen apa yang merupakan pondasi dari internal control ?

3. Pengendalian internal merupakan Proses yang dirancang, diimplementasikan, dan dipelihara


oleh pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, manajemen, dan personel lain untuk
menyediakan keyakinan memadai tentang pencapaian tujuan suatu entitas yang berkaitan
dengan......

4. Auditor menceritakann dalam bentuk memo, sistem dan prosedur akuntansi yang berlaku di
perusahaan dan biasa digunakan untuk klien kecil yang pembukuanya sederhana, disebut ?

5. Sebutkan 3 hal yang masuk dalam cakupan lingkungan pengendalian !

6. Sebutkan 3 penyebab timbulnya suatu risiko!

7. Arus dokumen dalam sistem dan prosedur disuatu usaha disebut ?

8. ada berapa komponen pengendalian internal? Sebutkan 2 diantaranya!

9. kebijakan dan prosedur yang membantu memastikan bahwa arahan manajemen dilaksanakan
disebut?

10. proses penetuan kualitas kinerja pengendalian intern sepanjang waktu disebut?

BAB 6 Bukti Audit dan Tes Transaksi

1. Apa Saja Prosedur yang harus dilakukan untuk memperoleh bukti audit?
2. Sebutkan tipe-tipe bukti audit!
3. Auditor harus merancang dan melaksanakan prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisi
untuk memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat. Apa maksud dari cukup dan tepat ini?
4. Untuk dapat dikatakan kompeten, bukti audit harus sah dan relevan. Jelaskan maksud sah dan
relevan!
5. Apa yang harus diperhatikan ketika melaksanakan compliance test?
6. Jelaskan perbedaan subtantive test dan compliance test!
7. Berikut ini merupakan tipe bukti audit.

Urutkan bukti audit dari yang memiliki reliabilitas tertinggi hingga terendah!

8. Sebut dan jelaskan 3 metode sampling.


9. Sebutkan prosedur pemeriksaan dalam substantive test!
10. Apa yang dimaksud dengan Trend Analysis pada prosedur analitis Analytical Evidence?

Bab 7

1. Apa yang dimaksud dengan kertas kerja pemeriksaan?


2. Kertas kerja pemeriksaan biasanya dikelompokkan dalam apa saja?
3. Apa isi dari Correspondence File?
4. Apa perbedaan antara Working Balance Sheet dengan Working Profit and Loss?
5. Apa yang dimaksud dengan Top Schedule?
6. Apa yang dimaksud dengan Supporting Schedule?
7. Apa yang harus dicantumkan didalam kertas kerja pemeriksaan?
8. Untuk persiapan audit tahun berikutnya, kertas kerja dapat dimanfaatkan untuk apa saja?
9. Apa isi dari Current File?
10. Apa isi dari Permanent File?

Bab 8

1. Apakah yang dimaksud dengan audit program dan apa fungsinya?


2. hal hal apa saja yang harus dicantumkan dalam audit program agar audit program dianggap
baik?

3. apa yang dimaksud audit procedures?

4. sebutkan isi dari audit plan?


5. sebutkan 3 jenis risiko audit
6. agar dapat memahami perencanaan audit dengan baik, auditor harus memahami bisnis klien.
apa saja itu?
7. apa yang dimaksud risiko bawaan?
•Risiko Bawaan adalah kerentanan suatu saldo perkiraan atau golongan transaksi terhadap suatu
salah saji yang material, dengan asumsi bahwa tidak terdapat kebijakan dan prosedur struktur
pengendalian intern yang terkait. Risiko salah saji demikian adalah lebih besar pada saldo
perkiraan atau golongan traksaksi tertentudebandingkan dengan yang lain.
8. apa saja unsur dari supervisi
• Supervisi mencakup pengarahan usaha asisten yang terkait dalam pencapaian tujuan audit dan
menentukan apakah tujuan tersebut tercapai. Unsur supervisi adalah memberikan intruksi kepada
asisten, tetap menjaga penyampaian informasi masalah-masalah penting yang dijumpai dalam
audit, mereview pekerjaan yang dilaksanakan, dan menyelesaikan perbedaan pendapat diantara
staf audit kantor akuntan.
9.Sebutkan beberapa manfaat mengetahui tentang bisnis klien bagi auditor ! (minimal 2)

•Mengindentifikasikan bidang yang memerlukan pertimbangan khusus.


•Menilai kondisi yang di dalamnya data akuntansi yang dihasilkan, diolah, direview dan
dikumpulkan dalam organisasi.
•Menilai kewajaran,estimasi, seperti penilaian atas persediaan, depresiasi •penyisian
piutang ragu-ragu, persentase penyelesaian kontrak jangka panjang.
•Menilai kewajaran reprensentasi manajemen.
•Mempertimbangkan kesesuaian prinsip akuntansi yang diterapkan dan kecukupan
pengungkapannya.

10. Dalam unsur supervisi disebutkan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan oleh asisten harus
direview, untuk apakah hal tersebut dilakukan ?

untuk menentukan apakah pekerjaan tersebut telah dilaksanakan secara memadai dan menilai
apakah hasilnya sejalan dengan kesimpulan yang disajikan dalam laporan audit.

Bab 9
Pertanyaan 1 :
Sebutkan contoh perkiraan yang dapat digolongkan sebagai kas dari bank!
Jawaban 1 :
1. Kas kecil
2. Saldo rekening giro di bank
3. Bon sementara
4. Bon-bon kas kecil yang belum di Reimbursed
5. Check tunai yang akan di depositokan

Pertanyaan 2 :
Sebutkan 3 tujuan dari pemeriksaan (Audit Objective) kas dan setara kas!
Jawaban 2 :
1. untuk memeriksa apakah terdapat internal control yang cukup baik atas kas dan setara kas
serta transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dan bank.
2. Untuk memeriksa apakah saldo kas dan setara kas yang ada di neraca pertanggal neraca betul-
betul ada dan dimiliki oleh perusahaan
3. Untuk memeriksa apakah semua transaksi yang menyangkut penerimaan dan pengeluaran kas
betul-betul terjadi dan tidak ada transaksi fiktif.

Pertanyaan 3 :
Sebutkan 3 ciri-ciri internal control:
Jawaban 3 :
1. Adanya pemisahan tugas dan tanggungjawab antara penerima dan yang mengeluarkan kas
dengan yang melakukan pencatatan, memberikan otoritas atas pengeluaran dan penerimaan
kas dan bank
2. Pegawai yang membuat rekonsiliasi bank harus lain dari pegawai yang mengerjakan buku
bank. Rekonsiliasi bank dibuat setiap bulan dan harus ditelaah oleh kepala bagian akuntansi
3. Digunakannya impress fund system untuk mengelola kas kecil
4. Penerimaan kas, cek dan giro harus di setor ke bank dalam jumlah seutuhnya

Pertanyaan 4 :
Sebutkan 5 prosedur pemeriksaan kas dan setara kas
Jawaban 4 :
1. Pahami dan evaluasi IC atas kas dan setara kas serta transaksi penerimaan dan pengeluaran kas
dan bank
2. Buat Top Schedule kas dan setara kas per tanggal neraca
3. Lakukan Cash Count per tanggal neraca
4. Kirim konfirmasi atau dapatkan pernyataan saldo dari kasir dlm hal tdk dilakukan kas opname
5. Kirim konfirmasi untuk seluruh rekening bank yang dimiliki perusahaan

Pertanyaan 5 :
Apakah ada pembatasan untuk penggunaan kas dan setara kas? Jelaskan!
Jawaban 5
Ada. Jika perusahaan menyisihkan sebagian dana yang dimiliki untuk keperluan pelunasan
obligasi berikut bunganya maka dana tersebut tidak dapat dilaporkan sebagai bagian dari kas di
harta lain. Begitu juga jika ada saldo rekening giro yang dibekukan karena perusahaan tersangkut
suatu masalah hukum, maka saldo tersebut tidak boleh dilaporkan sebagai bagian dari kas di harta
lancar.
Pertanyaan 6 :
Sebutkan contoh perkiraan yang tidak dapat digolongkan sebagai kas/bank dalam neraca!
Jawaban 6 :
1. Deposito berjangka yang jatuh tempo lebih dari 3 bulan
2. Check kosong dan check mundur
3. Dana yang disisihkan untuk tujuan tertentu (sinking fund)
4. Rekening giro yg tidak dapat segera digunakan baik di dalam maupun di luar negeri, misalnya
karena dibekukan

Pertanyaan 7 :
Salah satu prosedur pemeriksaan kas dan setara kas ialah memeriksa transaksi kas setelah tanggal
neraca (subsequent payment dan subsequent collection) sampai mendekati tanggal selesainya
pemeriksaan lapangan. Apa tujuan dilakukannya prosedur tersebut?
Jawaban 7:
Prosedur tersebut bertujuan untuk mengetahui ada unrecorded liabilites (kewajiban yang belum
tecatat) per tanggal neraca yang baru dibayar di periode berikutnya baik yang berasal dari
pembelian aset ataupun biaya-biaya perusahaan. Untuk subsequent collection tujuannya terutama
untuk meyakinkan auditor mengenai kewajaan angka piutang per tanggal neraca

Pertanyaan 8 :
Bagaimana prosedur yang dilakukan oleh auditor dalam memeriksa rekonsiliasi bank?
Jawaban 8:
Prosedur audit yang dilakukan ialah:
1. Mencocokkan saldo menurut rekening koran bank dengan rekening koran bank yang
bersangkutan dan jawaban konfirmasi bank
2. Memeriksa footing dan cross footing
3. Mencocokkan saldo menurut pembukuan dengan saldo buku dab buku besar kas/bank
4. Memeriksa outstanding check dan outstanding deposit ke rekening koran bolan berikutnya
5. Memeriksa biaya administrai bnak dan jasa giro ke rekening koran dan nota debit/kredit dari
bank

Pertanyaan 9 :
Jelaskan perbedaan penggunaan imperst fund system dan fluctuating fund system!
Jawaban 9:
Jika klien menggunakan imperst fund system untuk kas kecilnya, cash count bisa dilakukan kapan
saja karena saldo kas selalu tetap. Tetapi jika digunakan fluctuating fund system maka cash count
sebaiknya dilakukan tidak jauh dari tanggal laporan posisi keuangan (neraca) agar tidak
mengalami kesulitan sewaktu melakukan perhitungan maju atau mundur ke tanggal laporan posissi
keuangan (neraca)(saldo kas pertanggal cash count ditambah atau dikurangoi dengan penerimaan
atau/dan pengeluaran sebelum /sesudah tanggal laporan posisis keuangan (neraca).
Pertanyaan 10 :
Bagaimana penyajian kas atau setara kas di laporan posisi keuangan menurut standard akuntansi
keuangan di Indonesia ?
Jawaban 10 :
Pada umumnya kas dan setara kas merupakan aset lancer saldo deposito berjangka tidak boleh
dilaporkan sebagai kas dan bank, jika ada saldo bank bersaldo kredit dengan jumlah yang amterial,
harus direklasifikasikan sebagai utang jangka pendek.

BAB 10
1. sebutkan tujuan adanya pemeriksaan piutang yang anda ketahui!
- Untuk mengetahui apakah terdapat internal control yang baik atas piutang dan
penjualan, piutang dan penerimaan kas.
- Untuk memeriksa keabsahan (validity) dan keautentikan (authentic) dari pada piutang

2. Bagaimana cara menentukan penurunan nilai?


- ditentukan dengan memperhatikan antara lain pengalaman, prospek industri, prospek
usaha, kondisi keuangan dengan penekanan pada arus kas, kemampuan membayar
debitur dan agunan yang dikuasai.

3. apa itu piutang usaha?


- Piutang usaha adalah piutang yang berasal dari penjualan barang dagangan atau jasa
secara kredit.

4. sebutkan contoh piutang usaaha!


- Piutang usaha,Wesel tagih,Piutang bunga,Uang muka,Allowance for bad debts
(penyisihan piutang tak tertagih),Piutang lain-lain
5. Ada berapa jenis konfirmasi piutang? Jelaskan perbedaannya
- Ada 2 jenis konfirmasi piutang, yaitu konfirmasi positif dan negative. Konfirmasi
positif, pelanggan diminta meemberikan jawaban terkait saldo apakah cocok atau tidak.
Konfirmasi negative, pelanggan diminta memberikan jawaban hanya jika saldonya
tidak cocok.

6. Apa itu test sales cut-off?


- Test sales cut-off adalah pemisahan catatan transaksi periode sebelum atau pada saat
periode berlangsungnya proses audit. Auditor harus memastikan penjualan dicatat pada
periode terjadinya.

7. Berdasarkan sumber terjadinya, ada berapa jenis piutang yang digolongkan oleh SAK?
Sebutkan dan jelaskan!
- Piutang usaha adalah piutang yang berasal dari penjualan barang dagangan atau jasa
secara kredit. Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dari transaksi di luar
kegiatan usaha

8. Apakah yg dimaksud dengan Validity dan Authenticity piutang?


- Validity artinya apakah piutang itu sah, masih berlaku dan diakui oleh pengutang.
Authenticity artinya apakah piutang itu memiliki bukti-bukti seperti sales order,
delivery order dan faktur penjualan.

9. Konfirmasi piutang memiliki 2 jenis konfirmasi, yaitu konfirmasi positif dan negatif. Pada
konfirmasi positif maupun negatif pelanggan diminta untuk memberikan jawaban
konfirmasi. Sebutkan apa saja jawaban konfirmasi tersebut !
- Confirmed Balance ( CB ), berarti saldo menurut pelanggan cocok dengan surat
konfirmasi
- Reporting Difference ( RD ), berarti saldo menurut pelanggan berbeda dengan surat
konfirmasi.
- Dikembalikan oleh Kantor Pos ( Returned by Post Office - RPO ).
- Tidak dijawab ( No Reply - NR )

10. apa yang di maksud dengan collectibility piutang


- collectibility piutang adalah kemungkinan tertagih nya piutang. piutang harus di
sajikan di laporan posisi keuangan (neraca) sebesar jumlah yang diperkirakan bisa di
tagih