Anda di halaman 1dari 23

KAJIAN ANALISIS

PELAKSANAAN
ELECTRONIC
GOVERNMENT
DI KALIMANTAN
SELATAN

SEMINAR PROPOSAL - SENIN, 16 APRIL 2018


Permenpan RB
Pedoman
No. 5 Tahun
Evaluasi SPBE
Government 2018
to Employees
(GtoE) Kebijakan & Inpres No. 6
Teknologi Government Strategi e-govt Tahun 2001
Electronic to Citizens Landasan
Informasi & Government (GtoC) Tujuan Kebijakan Inpres No. 3
Komunikasi
(e-govt) Government e-govt
(e-govt)
Tahun 2003
(TIK) to Business
Tahapan
(GtoB) Perpres No. 95
Government
Pelaksanaan Tahun 2018
to Government e-govt
(GtoG)
Panduan Permenkominfo
Umum Tata No. 41 Tahun
Kelola TIK 2007

Pendahuluan
Peringkat 22 (tahun 2013)
Peringkat 16 (tahun 2015)
Peringkat 106 (tahun 2014) Pelaksanaan
Peringkat 116 (tahun 2016) 1. Bagaimana Belum terlaksana
e-govt
pelaksanaan secara efektif di
setiap SKPD di Kalimantan
e-govt (PBE) Selatan
Pembangunan Sistem TI berdasarkan Belum ada parameter
yang belum Terintegrasi 4 dimensi
Pelaksanaan kapabilitas organisasi Komitmen
e-govt kapabilitas pelaksana PBE
Pemprov
di Indonesia organisasi? Kalsel
Keamanan Sistem
Informasi & Validitas Data
2. Bagaimana
rumusan Dokumen Rencana
Induk Electronic
strategi
Tuntutan Masyarakat Government Tahun
kebijakan 2015-2019
Terhadap Pelayanan Publlik
yang Tepat, Transparan & pelaksanaan Pergub No. 0113
Efektif e-govt (PBE)? Tahun 2017

RUMUSAN MASALAH
E-Government Development Index Asean
2008 2010 2012 2014 2016

200

180

160

140

120

100

80

60

40

20

0
Singapore Malaysia Philipp ines thailand brunei darussalam vietnam indonesia cambodia laos timor leste myanmar
2008 23 34 66 64 87 91 106 139 156 155 144
2010 11 32 78 76 68 90 109 140 151 162 141
2012 10 40 88 92 54 83 97 155 152 170 160
2014 3 52 95 102 86 99 106 139 152 161 175
2016 4 60 71 77 83 89 116 158 148 169 169
KERANGKA PEMIKIRAN
METODE PENELITIAN
Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan
Lokasi (13 Pemkab/Pemkot)

Waktu April s.d. Oktober 2018 (7 bulan)

No Kegiatan April Mei Juni Juli Agus Sept Okt

1 Persiapan : Proposal, Benchmark dan Fasilitasi v

2 Desk Study; Data Sekunder dan Studi Literatur v v

3 Observasi Lapangan : Data Primer dan Wawancara/FGD v v v

4 Analisis Data : Draft Laporan Akhir v v v


5 Seminar Hasil Penelitian dan Pelaporan v v v

➤ Lokasi dan Waktu


➤ Jenis dan Sumber Data
• Sumber informasi ditentukan secara purposive sampling.

➤ Sumber Informasi/Responden
• Analisis deskriptif melalui pendekatan 4 Dimensi Kapabilitas Organisasi pada Layanan
TI (Zhang, 2005)
Kebijakan, Visi Misi, komunikasi, dukungan aplikasi, keselarasan perencanaan,
investasi organisasi untuk peningkatan kapabilitas pengetahuan
Arsitektur
Dukungan peralatan, fasilitas komputer, kemampuan berbagsi data dan kesiapan
dukungan integrasi data lintas organisasi
4 Dimensi Infrastruktur
Kapabilitas Hubungan pengelola dengan unit kerja lain, dukungan manajemen,
keterkaitan dengan pihak luar
Organisasi Relasi dengan
Sumberdaya
Ketersediaan SDM dengan keahlian, Tingkat keahlian, kemampuan membuat dan
mengevaluasi perencanaan, kemampuan dan pengalaman praktis.
Sumber Daya
Manusia
Ketersediaan Manajemen Sistem Keamanan Informasi
Sistem Keamanan
Informasi

➤ Analisis Data : Deskriptif


• Analisis SWOT digunakan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi faktor-faktor strategis (kekuatan-
kelemahan-peluang-ancaman) berdasarkan analisis yang telah didapatkan sebelumnya.

➤ Analisis Data : SWOT


No Nama Jabatan Instansi
1 Dewi Siska Ketua Tim Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan
2 Wajidi Anggota Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan
3 Latifa Suhadanisa Anggota Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan
4 Maliani Anggota Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan
5 Masrudi Muchtar Anggota UAY
6 Dory Amanda Anggota STMIK Indonesia Banjarmasin

TIM PENELITI
HASIL PENELITIAN
PELAKSANAAN PBE DI KALSEL
ITA ITINF ITRR ITHR SMKI average
80%

73%
70%

60%
56% 58% 57%
50%
50%
46%
40%

30%

20%

10%

0%
ITA

www.presentationgo.com
Banjarmasin

53%
Banjarbaru

75%

Barito Kuala

Banjar 54%
59%

Tapin
36%

HSS
46%

HST
55%

HSU
42%

Tabalong
78%

www.presentationgo.com

Balangan
52%

Tanah Laut
58%

Tanah Bumbu
75%

Kotabaru
53%
Internal Origin External Origin

S W O T
Strength Weakness Opportunity Threat

www.presentationgo.com
STRENGTHS
1. Arsitektur TI: sudah terdapat kebijakan dan
visi misi yang mendukung pelaksanaan PBE.
2. Infrastruktur TI: pengembangan aplikasi
dan ketersediaan jaringan cukup memadai.
3. Hubungan antar unit dengan penyedia
layanan TI berjalan baik.
4. Terdapat cukup banyak SDM TI yang
tersebar di seluruh SKPD.
5. Sistem manajemen keamanan informasi
telah tertuang dalam rencana induk PBE.

www.presentationgo.com
WEAKNESSES
1. Arsitektur TI: kebijakan tidak didukung
oleh komunikasi yang baik antar unit
pelaksana dan kurangnya investasi
pemahaman TI untuk SDM.
2. Infrastruktur TI: ketersediaan fasilitas
komputer untuk proyek TI dan server
terbatas.
3. Kurang mendapat dukungan manajemen.
4. SDM TI pada unit TI masih kurang.
5. Sistem manajemen keamanan informasi
belum menjadi priortitas
www.presentationgo.com
OPPORTUNITIES
1. Terdapat Peraturan Presiden No 95 Tahun 2018
tentang SPBE yang didalamnya memberikan panduan
atau referensi pelaksanaan domain arsitektur yang
dapat disusun dalam jangka waktu 5 tahun.
2. Pemanfaatan infrastruktur bersama, serta
pemanfaatan aplikasi berbagi pakai.
3. Terdapat peraturan yang menugaskan kepala daerah
untuk melakukan koordinasi dan menetapkan
kebijakan SPBE.
4. Terdapat kebijakan yang mengatur tentang jumlah,
jenis dan standar kompetensi teknis tenaga SDM TIK
minimal yang harus tersedia dalam pelaksanaan PBE.
5. Terdapat perangkat hukum yang mendukung
pelaksanaan sistem manajemen keamanan informasi.

www.presentationgo.com
THREATS
1. Kurangnya komitmen pimpinan
unit/daerah dalam mendukung
arsitektur TI.
2. Adanya ego sektoral terhadap
infrastruktur yang dimiliki.
3. Kurangnya komitmen dan
pengetahuan pimpinan unit/daerah
dalam mendukung relasi TI.
4. SDM TI tidak difungsikan dengan baik
sesuai keahliannya.
5. Tingkat pengetahuan terhadap sistem
manajemen keamanan informasi
masih rendah.

www.presentationgo.com
Strategy Diamond
ITRR
ITA Pembentukan Tim Koordinasi
Membuat peraturan daerah SPBE dan Juknis
Pelaksanaannya
sebagai peraturan pelaksanan dari
Perpres No. 95 Tahun 2018
STRATEGY
tentang SPBE dan mewajibkan
pemerintah daerah untuk ITHR
menetapkan arsitektur SPBE di
tingkat daerah sebagaimana Melakukan analisis jabatan
perpres tersebut. tenaga SDM TI, mengadakan
rekrutmen baru bila
diperlukan dan/atau rotasi
agar penempatan sesuai
ITINF dengan kompetensi dan jenis

Membuat kebijakan tentang SKMI tenaga yang diperlukan serta


peningkatan kompetesi
manajemen asset teknologi Penyelenggaraan Sosialisasi dengan memberikan bimtek,
informasi dan komunikasi. sistem manajemen keamanan diklat ataupun magang.
informasi

www.presentationgo.com
Terima
Kasih
It’s time for a…
Coffee break!
30’
min

The meeting will restart at 2:45 PM