Anda di halaman 1dari 2

TUGAS ANALISIS VIDEO BEHAVIORISM MODUL 3 – KB 1

TRY ADI DHARMA PUTRA


MATEMATIKA B – PPGDJ MATEMATIKA UNJ

Menurut Bapak/Ibu, masalah apa yang mungkin muncul bila dalam suatu proses pembelajaran
diterapkan teori belajar behavioristik

Video yang berdurasi 3 menit 24 detik yang berjudul “Use a Learnig theory – Behaviorism”
menggambarkan tentang seorang guru yang bernama Tony yang ingin mengubah perilaku siswanya sesuai
desain yang diinginkan. Ia memutuskan untuk mengarahkan perilakunya siswa secara spesifik yaitu agar
siswa dapat datang tepat waktu ke kelas, siswa sudah siap dengan materi saat bel berbunyi, berpartisipasi
dalam diskusi kelas, dan merapihkan kembali kursi ketika meninggalkan kelas. Untuk mengubah perilaku
siswa tersebut ia menggunakan teori behavioristik, yaitu dengan memberikan penguatan (reinforcement)
berupa reward dan punishmnet. Di akhir video setelah memberikan (reinforcement) dan
mengimplementasikan teori ini ternyata didapatkan semua perilaku yang diharapkan oleh guru Tony
muncul dari siswa, yaitu siswa datang tepat waktu ke kelas, siswa sudah siap dengan materi saat bel
berbunyi, berpartisipasi dalam diskusi kelas, dan merapihkan kembali kursi ketika meninggalkan kelas.

Kelebihan teori belajar (behaviorisme)


Sangat cocok diterapkan kepada siswa atau anak yang masih membutuhkan dominasi orang tua.
Pembelajaran dapat mudah diarahkan dan diganti dengan stimulus-stimulus yang diinginkan.
Pembelajaran mempunyai orientasi pada hasil yang dapat diukur dan diamati.

 Masalah yang mungkin muncul ddalam penerapan teori belajar behavioristik

Teori behavioristik banyak dikritik karena sering kali tidak mampu menjelaskan situasi belajar yang
kompleks, sebab banyak variable atau hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan dan/atau belajar yang
tidak dapat diubah menjadi sekedar hubungan stimulus dan respon. Contohnya, seorang siswa akan dapat
belajar dengan baik setelah diberi stimulus tertentu. Tetapi setelah diberi stimulus lagi yang sama bahkan
lebih baik, ternyata siswa tersebut tidak mau belajar lagi. Di sinilah persoalannya, ternyata teori
behavioristik tidak mampu menjelaskan alasan alasan yang mengacaukan hubungan antara stimulus dan
respon ini. Namun teori behavioristik dapat mengganti stimulus satu dengan stimulus lainnya dan
seterusnya sampai respon yang diinginkan muncul. Namun demikian, persoalannya adalah bahwa teori
behavioristik tidak dapat menjawab hal-hal yang menyebabkan terjadinya penyimpangan antara stimulus
yang diberikan dengan responnya.

Pandangan behavioristik tidak sempurna, kurang dapat menjelaskan adanya variasi tingkat emosi siswa,
walaupun mereka memiliki pengalaman penguatan yang sama. Pandangan ini tidak dapat menjelaskan
mengapa dua anak yang mempunyai kemampuan dan pengalaman penguatan yang relatif sama, ternyata
perilakunya terhadap suatu pelajaran berbeda, juga dalam memilih tugas sangat berbeda tingkat

TUGAS MODUL 2 – KB 1 VIDEO BEHAVIORISM TRY ADI DHARMA PUTRA – MATEMATIKA – KELAS B
kesulitannya. Pandangan behavioristik hanya mengakui adanya stimulus dan respon yang dapat diamati.
Mereka tidak memperhatikan adanya pengaruh pikiran atau perasaan yang mempertemukan unsur-unsur
yang diamati tersebut.

Teori behavioristik juga cenderung mengarahkan siswa untuk berfikir linier, konvergen, tidak kreatif dan
tidak produktif. Pandangan teori ini bahwa belajar merupakan proses pembentukan atau shaping, yaitu
membawa siswa menuju atau mencapai target tertentu, sehingga menjadikan siswa untuk tidak bebas
berkreasi dan berimajinasi. Padahal banyak faktor yang berpengaruh dalam hidup ini yang mempengaruhi
proses belajar.

Kesimpulannya masalah yang mungkin mucul dari penerapan teori behavioristik ini adalah membatasi
ruang kreativitas siswa sehingga pembelajaran tidak akan berjalan secara dinamis. Teori ini hanya
mengandalkan sisi fenomena jasmaniah saja, dan mengabaikan aspek-aspek mental siswa, jika hal ini
tidak diperhatikan bisa jadi ini akan menjadi masalah pada saat pembelajaran berlangsung. Teori ini
juga tidak mengakui adanya kecerdasan, bakat, minat dan perasaan individu dalam suatu belajar. Siswa
juga dihadapkan pada aturan-aturan yang jelas yang ditetapkan lebih dulu secara ketat.

TUGAS MODUL 2 – KB 1 VIDEO BEHAVIORISM TRY ADI DHARMA PUTRA – MATEMATIKA – KELAS B