Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN PASIEN DENGAN RESTRAINT

NO. DOKUMEN NO.REVISI HALAMAN


00 1/1

RSU NATALIA
Jl. Teratai no.15 Pulisen- Boyolali
Telp./Fax (0276) 325302
Email:rsunataliaboyolali@gmail.com
Tanggal terbit Ditetapkan
STANDAR Direktur RSU NATALIA
PROSEDUR
OPERASIONAL (SPO)

dr. Yulika Putri Dasa Panjuis


NIK 19870710 201606 2 037
PENGERTIAN Pelayanan pasien adalah penyediaan jasa oleh Rumah Sakit kepada
orang sakit yang dirawat di Rumah Sakit yang bertujuan untuk
mengurangi atau menyembuhkan keluhan yang berhubungan
dengan kesehatan orang sakit tersebut.
Restraint Adalah Suatu Metode/Cara Pembatasan/Restriksi Yang Disengaja
Terhadap Gerakan /Perilaku Seseorang.Dalam Hal Ini, Perilaku Yang
Dimaksudkan Adalah Tindakan Yang Direncanakan, Bukan Suatu Tindakan Yang
Tidak Disadari/Tidak Disengaja/Sebagai Suatu Refleks.
TUJUAN Me Sebagai acuan kepada staf medis mengenai teknik membatasi
ruang gerak pasien yang bertujuan untuk melindungi atau
menghindari menciderai diri, orang lain, dan lingkungan baik
secara fisik, mekanis maupun kimia.
KEBIJAKAN
PROSEDUR 1. . Perawat melakukan skrining terhadap pasien yang dirasa
memerlukan tindakan restrain.
2. Apabila skrining menyatakan bahwa tindakan restraint
diperlukan, maka perawat segera mengidentifikasi pasien
sesuai dengan kondisi pasien.
3. Perawat menjelaskan kepada pasien secara meyakinkan
untuk menghentikan perilakunya.

4. Perawat mengulangi penjelasan jika pasien tidak


menghentikan perilakunya akan dilakukan pengikatan
5. Perawat menjelaskan kepada pasien dan/atau keluarga
mengenai alasan dilakukannya tindakan restraint.

6. Perawat dengan rekannya mempersiapkan alat-alat yang


diperlukan untuk tindakan restraint apabila tindakan
restraint yang akan dilakukan kepada pasien berupa
pembatasan fisik atau mekanis.

7. Setelah selesai melakukan tindakan restraint berupa


pembatasan fisik atau mekanis tanpa instruksi dokter,
perawat wajib segera melaporkan kepada dokter
penanggungjawab pasien untuk legalitas.

8. Perawat menyiapkan medikasi segera setelah pembatasan


fisik atau mekanis, disesuaikan dengan kondisi pasien.

9. Perawat memberikan medikasi kepada pasien sesuai


instruksi dokter penanggung jawab pasien.

10. Perawat melakukan observasi setiap 60 menit dan


didokumentasikan ke dalam formulir Rekam Medis yang
tersedia.

11. Perawat menghentikan tindakan restraint apabila pasien


telah mampu bekerjasama dengan staf Rumah Sakit untuk
tetap tenang selama perawatan.

UNIT TERKAIT 1. Instalasi Gawat Darurat


2. Ruang Rawat Inap
3. Unit Perawatan Intensif