Anda di halaman 1dari 2

BHAKTI SEJATI DALAM RAMAYANA

(Ajaran Bhakti Sejati)

A. S o a l :
1. Apakah yang dimaksud dengan bhakti sejati dalam Kitab Ramayana? Jelaskanlah.
2. Apakah yang Anda ketahui terkait dengan penerapan ajaran bhakti sejati dalam
agama Hindu? Jelaskanlah!
3. Mengapa seseorang wajib menempuh jalan bhakti dalam memuja Ida Sang Hyang
Widhi / Tuhan Yang Maha Esa? Jelaskanlah!
4. Amatilah lingkungan sekitar anda sehubungan dengan orang-orang yang dipandang
dalam memuja Tuhan Yang Maha Esa / Ida Sang Hyang Widhi dengan mengikuti
jalan bhakti, buatlah catatan seperlunya
5. Sebutkan dua tradisi bhakti dalam agama Hindu!

B. J a w a b a n :
1. Dalam Kitab Ramayana, bhakti sejati adalah sujud, memuja, hormat setia, taat,
memperhambakan diri dan kasih sayang, sebenarnya, tekun, sungguh-sungguh
berdasarkan rasa, cinta, dan kasih yang mendalam memuja Ida Sang Hyang Widhi
atau yang dipujanya. Bhakti sejati adalah pemujaan yang dilakukan seseorang
kepada yang dipujanya dengan sungguh-sungguh dan penuh hormat, cinta kasih
yang mendalam untuk memohon kerahayuan bersama. Bhakti sejati sendiri
merupakan wujud pengabdian para tokoh yang terdapat dalam ramayana yang
dilakukan dengan hati yang tulus ikhlas. Contoh ajaran bhakti sejati yang telah
dilakukan oleh tokoh yang ada di ramayana adalah bhakti sang hanuman, wibisana
dan burung jatayu kepada sang rama.
2. Ajaran bhakti sejati telah diterapkan dalam kehidupan beragama Hindu. Masyarakat
menggunakan ajaran bhakti sejati dalam memuja Ida Sang Hyang Widhi / Tuhan
Yang Maha Esa. Rasa bhakti ini diwujudkan dengan jalan menghormati dan
menyayangi sesama ciptaan Beliau. Dalam praktiknya pula, dengan ajaran bhakti
sejati pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi dilakukan dengan sungguh-
sungguh, penuh rasa hormat dan cinta kasih.
3. Karena Bhakti dalam Catur Marga apabila diandaikan sebuah rumah, Bhakti adalah
pondasinya. Bhakti berasal dari bahasa sanskerta yaitu dari urat kata ‘Bhaj’ yang
artinya hormat, sujud. Kemudian Bhakti ini mengalami perluasan arti Bhakti juga
berarti kesucian, ketulus ikhlasan, olas asih, menyayangi, mencintai karena unsur-
unsur ini include di dalamnya. Sekarang coba renungkan, seorang di jalan Karma,
Jnana, dan Raja, tidak akan berhasil dalam jalan itu tanpa ada rasa Bhakti dalam
dirinya. Sebenarnya seorang mau ber-Karma, menekuni Jnana, dan menekuni Raja
Marga, karena paling tidak orang itu punya rasa Bhakti terhadap dirinya baik untuk
kebutuhan sekarang maupun persiapan untuk dimasa yang akan datang.
4. Menurut pengamatan saya, semua umat hindu di lingkungan saya sudah memuja Ida
Sang Hyang Widhi. Yang dilakukan adalah melaksanakan persembahyangan setiap
hari, mebanten, menghormati satu sama lain. Menurut saya hal yang didapat
setelah melakukan bhakti adalah hidup sesama umat lebih harmonis, tentram dan
sejahtera.
5. Tradisi bhakti agama hindu dibagi menjadi siwaaliran dan wesnawa. Siwaaliran
merupakan aliran yang menyembah brahma, wisnu dan para dewa dan dewi yang
terkait dengannya. Wesnawa merupakan aliran yang menyembah wisnu, awatara
dan lain-lain.