Anda di halaman 1dari 4

ANALISIS TINDAKAN KEPERAWATAN (DOPS)

STASE KMB RUANG NILAM


RSUD Dr. H. MOCH. ANSARI SALEH

OLEH:
Muhammad Rani Tanaputra
NPM. 1814901110065

PROGRAM STUDIS1 KEPERAWATAN PROFESI NERS A


FAKULTAS KEPERAWATANDAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
BANJARMASIN
2018
ANALISIS TINDAKAN KEPERAWATAN
(DOPS)

1. Tindakan Keperawatan yang dilakukan:


Perawatan Luka

2. Diagnosa Keperawatan:
Domain 11 Keamanan/ perlindungan, kelas 2 cedera fisik, kode diagnosis 00044
Kerusakan Integritas Jaringan (Nanda, 2018)

3. Prinsip – prinsip tindakan dan rasional:


No Prinsip-prinsip Tindakan Rasional
1 Mempersiapkan alat : Mempermudah dan menghindari
- Perlak pengalas/plastik tertinggal alat dan mengecek
- Masker setiap alat yang di gunakan.
- Handscoon
- larutan Nacl 0,9%
- hypafic
- kassa steril
- Gunting
- Set dressing steril
- Bengkok
2 Mencuci tangan, menggunakan masker dan Mencegah transmisi
handscoon mikroorganisme
3 Mengucapkan salam pada klien, menanyakan Menerapkan etika keperawatan
identitas klien perkenalkan diri, jelaskan dan klien memahami tujuan
prosedur, tujuannya, persetujuan klien, kontrak tindakan yang akan dilakukan
waktu
4 Memulai tindakan dengan basmalah Menerapkan nilai Islami
5 Gunakan sampiran untuk menjaga privacy Menjaga perasaan klien dan agar
klien tidak terlihat orang lain.
6 Mendekatkan alat-alat yang diperlukan Memudahkan saat melakukan
kedekat klien tindakan
7. Pasang perlak diatas luka yang akan Mencegah agar ketika
dibersihkan membersihkan luka bed pasien
tidak ikut kotor
8 Membasahi plester yang melekatkan kassa Memberkan kemudahan untuk
yang menutup luka melepas plester dan mengurangi
rasa sakit
9 Membasahi kassa steril dengan larutan nacl Mencegah kontaminasi di area
luka dengan menggunakan kassa
steril dan larutan nacl untuk
cairan pembersih luka yang
kandungannya hampir sama
dengan cairan tubuh kita
10 Bersihkan area luka dengan menggunakan Untuk menjaga ke sterilannya
kassa steril dengan 1 kali usapan ulangi sampai
luka tampak bersih
11 Tutup luka dengan kassa steril Untuk mencegah kontaminasi dari
udara
12 Merapikan klien serta observasi keadaan klien Memberikan rasa nyaman klien
setelah perawatan luka
13 Merapikan alat, lepas sarung tangan dan Mencegah transmisi
masker, mencuci tangan dan dokumentasi mikroorganisme dan evaluasi
tindakan

4. Bahaya – bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara
pencegahannya:
Bahayanya :
Perawatan luka yang salah dapat membuat banyaknya pengeluaran darah saat
perawatan luka bisa juga mengakibatkan nyeri pada klien dan kemungkinan bisa
terjadi transmisi mikroorganisme jika dilakukan tidak secara aseptik.

Pencegahannya :
Melakukan dengan benar tindakan perawatan luka, melakukan pelepasan secara
pelan-pelan dan hati-hati untuk mencegah rasa nyeri pada klien, lakukan secara
aseptic untuk menghindari terjadinya kontaminasi bakteri.

5. Tujuan tindakan tersebut dilakukan:


- Mencegah terjadinya perdarahan
- Mencegah rusaknya jaringan dan memperbaiki jaringan
- Mencegah hematoma
6. Identifikasi tindakan keperawatan lainnya yang dapat dilakukan untuk
mengatasi masalah / diagnosa tersebut. (mandiri dan kolaborasi):
Mandiri : Lakukan teknik relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri saat
merawat luka, melakukan secara pelan dan hati-hati serta lakukan
tindakan secara aseptik.
Kolaborasi : -

Banjarmasin, Oktober 2018


Ners Muda,

Muhammad Rani Tanaputra

Preceptor Klinik,

(Muthaharah, S.Kep., Ns)