Anda di halaman 1dari 21

BAB III

Perencanaan Super Struktur

Data Perencanaan
Bentang Jembatan L= 24.50
Lebar Lantai Kendaraan B= 5.50
Lebar Trotoar ltr = 0,5
Jumlah balok gelegar n= 4
Jarak antar balok s= 1.83
Tebal lapisan aspal ta = 10.00
Berat jenis aspal 𝛾 aspal= 2350.00
Mutu beton f'c = 30.00
Mutuf < 13 f'y = 240.00
f ≥ 13 fy = 400.00
Berat jenis beton 𝛾 beton = 2400.00

Perencanaan Tiang Sandaran


Railing atau sandaran dan
merupakan Pelat
pagar Kantilever
untuk pengamanan pengguna jembatan khususnya pejalan kaki.
Menurut Pedoman Perencanaan Pembebanan Jembatan Jalan Raya halaman 10 :
Tinggi Sandara Trotoar : 90 cm
Tinggi Trotoar : 20 cm
Tinggi Plat Lantai : 20 cm

58696.98

90

500 kg/m
20
50

Beban Akibat Tabrakan


Beban Tumbukan (truck
= 20000 N
pickup)
Kecepatan = 50 km/jam =
Sudut = 25 derajat
Kriteria Kinerja = KK-1
F = Beban kendaraan x Kecepatan
= 20000 x 10 x 13,89
F = 27777.78 Kg m/s
dianggap benda bertubrukan selama 5 detik
F = F . 5detik
= 27777,78 x 5
= 138888.89 Kgm

P = F x sina
55555,56 x sin 25°
P = 58696.98 Kg

Dimensi Relling Jembatan


Tinggi : 0.9 m
Lebar : 0.15 m
Panjang : 1m (anggapan)
Tulangan 13 mm (D12)
Beton (f'c) 30 MPa : 300 kg/cm2
3000000 kg/m2
Mutu Tulangan (fy) : 400 N/mm2
4000000000 kg/m2
Perencaaan Tulangan
Ralling diumpamakan sebagai plat kantilever
P = 58696.98 kg
RAV = 58696,98 x tinggi bentang reilling
58696,98 x 0,9
RAV = 52827.2827175874 kg
Momen = 0 (Jarak 0) 0
Momen = 52827.2827175874 (Jarak 0,9) 0.9

Jadi Momen Max yang terajadi adalah 52827.28


5282728.27
Mencari Luas Tulangan Lentur

Selimut Beton (p) : 3


Diameter Tulangan x : 1.3
Diameter Tulangan arah y : 1.3
Mutu Beton : 300
Mutu Baja : 400
400000
Arah X
dx = 11.35 cm
B = 0.85 Karena Mutu Beton dibawah 30 Mpa
c = 6.81 cm
a = 5.7885 cm
As = 1.952 cm2
D13 = 1.328 cm

n = 1.470 buah
jarak = 50.000 cm jarak minimum adalah 25 mm (atau s
= 500.000 mm

Arah Y
dx = 10.050
B = 0.85 Karena Mutu Beton dibawah 30 Mpa
c = 6.030
a = 5.126
As = 2.205 cm
D13 = 1.328 cm

n = 1.660 buah
jarak = 50.000 cm jarak minimum adalah 25 mm (atau s
= 500.000 mm

1.2. Perhitungan
keamanan maupunPlat Lantai Kantilever
kenyamanan. Trotoar1987 : Kontruksi trotoar harus diperhitungkan
Berdasar PPJJR
terhadap beban hidup ( q ) = 500 kg/m2
a. Data Perencanaan :
Berat Jensi Beton : 2400 kg/m3
Mutu Beton : 30 Mpa
Mutu Besi : 240 MPa
Diamtere Besi ∅ : 1.3 cm
Lebar Trotoar : 0.5 m
Tebal Trotoar : h-p-½∅ 0.2 m
d = Tulangan
= 163.5 mm
b. Pembebanan
Akibat Beban Mati
- Beban Trotoar = 0,2 x 0,5 x 2400
- Beban Plat = 0,2 x x 0,5 x 2400

Akibat Beban Hidup


- Beban Pejalan Kaki = 0,5 x 500
- Beban Tumbukan = 0,5x 500

Combinasi Pembebanan
= 1,2 (Beban Mati) + 1,6 (Beban Hidup)
= 1376 kg/m

Pembebanan Akibat Sandaran (P)


P = 432 kg

Perhitungan Momen
momen akibat tabrakan = 52827.2827175874 kgm
Momen = P x L + 1/2* x q x L^2
M = 53215.2827175874 kgm

Arah X
dx = 18.05 cm
B = 0.85 Karena Mutu Beton dibawah 30 Mpa
c = 10.83 cm
a = 9.2055 cm
As = 1.237 cm
D13 = 1.328 cm

n = 0.931 buah
jarak = 100.000 cm jarak minimum adalah 25 mm (atau s
= 1000.000 mm

Arah Y
dx = 16.750 cm
B = 0.85 Karena Mutu Beton dibawah 30 Mpa
c = 10.05
a = 8.5425
As = 1.333 cm
D16 = 1.328 cm

n = 1.004 buah
jarak = 50.000 cm jarak minimum adalah 25 mm (atau s
= 500.000 mm
1.3. Perhitungan Lantai Kendaraan

a. Data Perencanaan :
Berat Jensi Beton : 2400 kg/m3
Berat Jenis Aspal : 2200 kg/m3
Tebal Plat : 20 cm
Tebal Perkerasan : 5 cm
Mutu Beton : 30 Mpa
Mutu Besi : 240 MPa
Diamtere Besi ∅ : 16 mm
Tebal Selimut Beton : 3 cm
d = h - p - ½ Æ Tulangan
= 189 mm

Perhitungan Momen Lentur Pada Plat Jembatan


A. Beban Akibat Beban Mati
Beban Sendiri Plat = 0,2 x 1 x 2400 =
Berat Aspal = 0,05 x 1 x 2200 =
Beban Air Hujan = 0,05 x 1 x 1000 =

Momen Tumpuan
M = 1/10 x q x L²
= 163.84 kgm
Momen Lapangan
M = 1/11 x q x L²
= 148.945 kgm

B. Beban Hidup "T"


Untuk perhitungan kekuatan lantai kendaraan atau sistem lantai kendaraan jembatan harus digunakan beban ” T
” yaitu beban yang merupakan kendaraan truck yang mempunyai beban roda ganda ( Dual Wheel Load )
sebesar 10 ton

(beban roda ganda (dual wheel load) sebesar 11.25 ton)


11.25 TON 11.25 TON

(beban roda ganda (dual wheel load) sebesar 11.25 ton)


11.25 TON 11.25 TON

(penyebaran beban satu roda)


Tinjauan keadaan beban satu roda

5000 mm

1600 mm

Beb= 11.25 Ton


Bidang Kontak Pada Sumbu Plat
tx = 50 + ( 2 x 15) =
ty = 30 + (2 x 15) =

Penyebaran Beban "T"


T = P/tx.ty = 23437.5 ton/m2
=

1. Kondisi 1 (Satu Roda Ditengah Plat)

11.25 Ton 11.25

tx = 0.8 m
ty = 0.6 m
Lx = 1.6 m
Ly = 5m

Dari Tabel Bittner


fxm = 0.184625
fym = 0.11742

a. Momen Hidup akibat beban hidup


Mxm = fxm x T' x tx x ty
= 2077.03125 kgm
Mym = ftm x T' x tx x ty
= 1320.975 kgm

2. Kondisi 2 ( Dua Roda Berdekatan)

11,25 Ton 11,25 Ton 11,25 Ton


1600

1600 mm

1600 mm 1600 mm

Bagian 1
tx = 1.6
ty = 0.6
Lx = 1.6 m
Ly = 5m

Dari Tabel Bittner


fxm = 0.114
fym = 0.077

a. Momen Hidup akibat beban hidup


Mxm = fxm x T' x tx x ty
= 2559.375 kgm
Mym = ftm x T' x tx x ty
= 1732.800 kgm

Bagian 2
tx = 0.2
ty = 0.6
Lx = 1.6 m
Ly = 5m

Dari Tabel Bittner


fxm = 0.2363
fym = 0.11742

a. Momen Hidup akibat beban hidup


Mxm = fxm x T' x tx x ty
= 664.594 kgm
Mym = ftm x T' x tx x ty
= 330.244 kgm

Momen maksimum akibat beban hidup “T” diambil dari momen terbesar pada kondisi 1 dan kondisi 2, yaitu
Mxm = 2559.375 kgm
Mym = 1732.800 kgm

Dipilih momen pada kondisi 1 (satu roda ditengah pelat), karena menghasilkan nilai momen yang terbesar. M
terjadi pada pelat tengah akibat beban mati dan beban hidup adalah :
Mx = Mxm(dl) +Mxm(ll)
= 2723.215 kgm
My = Mxm(dl) +Mxm(ll)
= 1896.640 kgm

Perencanaan Tulangan Plat arah Pendek (Lx)


dx =
= 0.162 m
B = 0.85
c = 0,6 x d
0.0972
ax = Bxc
= 0.083

As = Mu/Æ.fy. (d-a/2)
= 0.001
Dimensi D 16 = 0.0002011429
Jumlah = As/AD16
= 3.5055490662 buah
Jarak = 285.2620177673
= 285 mm

Perencanaan Tulangan Plat arah Panjang (Ly)


dx =
= 0.162 m
B = 0.85
c = 0,6 x d
0.0972
ax = Bxc
= 0.083

As = Mu/Æ.fy. (d-a/2)
= 0.000
Dimensi D 16 = 0.0002011429
Jumlah = As/AD16
= 2.4415129106 buah
Jarak = 409.5821061004
= 409 mm

1.4. Perencanaan Gelagar Jembatan


Struktur

mtr
mtr
mtr
buah
mtr
cm
kg/m3
Mpa
Mpa
Mpa
kg/m3

khususnya pejalan kaki.


:

Kg

58696.98 Kg

13.89 m/detik
kgm
kgcm

cm
cm
cm
kg/cm2
N/mm2
Kg/cm2

na Mutu Beton dibawah 30 Mpa

k minimum adalah 25 mm (atau sebesar aggregat kasar)

na Mutu Beton dibawah 30 Mpa

k minimum adalah 25 mm (atau sebesar aggregat kasar)

s diperhitungkan
= 240 kg/m
= 240 kg/m
480 kg/m

= 250 kg/m
= 250 kg/m
500 kg/m

na Mutu Beton dibawah 30 Mpa

k minimum adalah 25 mm (atau sebesar aggregat kasar

na Mutu Beton dibawah 30 Mpa

k minimum adalah 25 mm (atau sebesar aggregat kasar


480 kg/m
110 kg/m
50 kg/m
640 kg/m

batan harus digunakan beban ” T


anda ( Dual Wheel Load )
5000 mm
80 cm = 0.8 m
60 cm = 0.6 m

Ton

tx/Lx = 0.50

ty/Lx = 0.375
1600

1600 mm

0 mm
tx/Lx = 1

ty/Lx = 0.375

tx/Lx = 0.125

ty/Lx = 0.375

ada kondisi 1 dan kondisi 2, yaitu :

kan nilai momen yang terbesar. Momen total yang


16
15

(1)
P 100 kg/m

50 (2)

100
500 kg/m2
(3)

50
16 500 kg/m
(4)
Parapet 25
b
16
(5)
20
h
30
(6)
10
Φ 10

15

11.00 1.00

tebal deking 3.00 cm

30.00