Anda di halaman 1dari 2

PENDIDIKAN ISLAM DI ERA GLOBAL

Sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan, kurikulum harus mencerminkan kepada
falsafah sebagai pandangan hidup suatu bangsa, karena ke arah mana dan bagaimana bentuk
kehidupan bangsa itu kelak, banyak ditentukan dan tergambarkan dalam kurikulum pendidikan
bangsa tersebut.
Sehingga kemudian masuknya model pendidikan sekolah membawa dampak yang
kurang menguntungkan bagi umat Islam saat itu, yang mengarah pada lahirnya dikotomi ilmu
agama (Islam) dan ilmu sekuler (ilmu umum dan ilmu sekuler Kristen). Dualisme model
pendidikan yang konfrontatif tersebut telah mengilhami munculnya gerakan reformasi dalam
pendidikan pada awal abad dua puluh. Gerakan reformasi tersebut bertujuan mengakomodasi
sistem pendidikan sekolah ke dalam lingkungan pesantren.
Bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat global akan memasuki abad yang
penuh dengan persaingan bebas. Oleh kerana itulah kecenderungan masa kini akan ditandai oleh
ledakan pengetahuan dan ledakan informasi. Reformasi pendidikan merupakan hukum alam yang
akan mencari jalannya sendiri, khususnya memasuki masa millennium ketiga yang mengglobal
dan sangat ketat dengan persaingan. Dengan adanya sumber daya manusia yang unggul dalam
penguasaan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi, maka bangsa Indonesia akan dapat
mengerakkan sektor- sektor industri secara efisien dan produktif serta mampu bersaing di pasar
dunia.
Dalam konteks ke-Indonesiaan, sebagai salah satu desakan arus reformasi, perubahan
paradigma dari sentralisasi menjadi desentralisasi memberikan tantangan tersendiri bagi aspek
kehidupan, tak terkecuali dunia kependidikan. Pada era globalisasi seperti ini, pendidikan harus
melakukan reformasi dan inovasi dalam proses belajar mengajar secara terus menerus.
Oleh karena itu, dalam era globalisasi saat ini sektor pendidikan perlu difungsikan
sebagai ujung tombak untuk mempersiapkan sumber daya manusia dan sumber daya bangsa agar
memiliki unggulan kompetetif dalam berbangsa dan dan bernegara ditengah-tengah kehidupan
dunia yang semakin global. Maka keterkaitan antara proses pendidikan dan kehidupan politik
dalam arti bahwa pendidikan tidak terlepas dari politik dan politik itu sendiri adalah pendidikan.
Pendidikan adalah metode yang paling fundamental di dalam kemajuan sosial dan reformasi.
Proses pendidikan yang berakar dari kebudayaan, berbeda dengan praksis pendidikan
yang terjadi dewasa ini yang cenderung mengalienasikan proses pendidikan dari kebudayaan. Kita
memerlukan suatu perubahan paradigm dari pendidikan untuk menghadapi proses globalisasi dan
menata kembali kehidupan masyarakat Indonesia. Cita-cita era reformasi tidak lain ialah
membangun suatu masyarakat madani Indonesia, oleh karena itu, arah perubahan paradigma baru
pendidikan Islam diarahkan untuk terbentuknya masyarakat madani Indonesia tersebut.