Anda di halaman 1dari 9

SISTEM TICKET PROBLEM IKLANANTAR DEPARTEMENT DI INDOVISION

MENGGUNAKAN PHP&MYSQL

Rianih, Ratna Mutu Manikam,S.Kom,.MT


ericha.dora99@gmail.com, ratnamutumanikam@mercubuana.ac.id
Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana

ABSTRAK

In general, every company will need a system to run and help the work activity in the company, the system itself is
designed in such a manner according to the needs, as well as systems that I made today, with the aim to assist the
work and document any matters relating to activity jobs in the company itself.

For systems that I made today, devoted to Broadcasting division to help any problems that occur in the recording
and handling problems in the channel and advertising impressions on the company.

Keywords: Broadcasting System, Channel, Ads

1. PENDAHULUAN bermasalah, hingga tayangan atau iklan tersebut

Latar Belakang sudah berjalan dengan baik departement broadcast


engineer menghubungi departement monitoring
Berkembangnya dunia IT sekarang ini dapat
menggunakan telephone jika masalah tersebut sudah
membantu atau memudahkan setiap pekerjaan seperti
diselesaikan, dan departement monitoring setelah itu
website atau yang sering kali kita sebut dengan web.
membuat email yang berisi keterangan terjadinya
Web merupkan sebuah situs yang dipergunakan
error dan start time masalah hingga finis time
sebagai media yang dapat menampilkan data-data
masalah serta ada penanganan yang terlewatkan, hal
dan informasi yang kita butuhkan, serta dapat juga
ini lah yang menjadikan masalah sehingga
digunakan sebagai media administrasi yang dapat
department broadcast enginnering sering mendapat
memudahkan kerja kita, dalam menyelesaikan tugas
kritikan dari atasan,
dan pekerjaan
Oleh sebab itu, dengan membuat trouble
Di Indovision sendirisistem yang dimiliki
tiket ini diharapkan kejadian tersebut tidak terulang
oleh perusahaan tersebut masih belum berjalan
kembali, sehingga penanganannya pun lebih jelas
dengan baik, sehingga masih terus dibutuhkan
dan teratur
penambahan sistem-sistem yang masih kurang,
diataranya sistem laporan error antar departement Denganmelihatkejadianini,makadenganinisa
bila terjadi masalah, masalah tersebut atara lain
yaakanmelakukanpembuatan system ticket problem
channel atau tayangan yang mati dan juga iklan yang
tidak naik secara otomatis yang sudah di shedule iklan antar departement di indovision menggunakan

kan, jika terjadi masalah seperti itu departement PHP&Mysql, untuk mempermudah para pekerja
monitoring akan menghubungi departement
dalam melakukan pencatatan laporan bila terjadi
broadcast engineering untuk melakukan
troubleshooting pada tayangan atau meteri yang masalah yang terjadi.
1
Identifikasi Masalah mengenai data yang diperlukan dari masalah

Berdasarkn latar belakang di atas, rumusan masalah yang akan diangkat.


c. Studi Literatur
pada penelitian ini adalah bagaimana membuat Yaitu teknik pengumpulan data
trouble ticket di PT.MNC Sky Vision yang dapat dengan membaca buku-buku pustaka yang
membantu pekerjaan serta efektifitas pekerjaan. merupakan penunjang dalam memperoleh
data untuk melengkapi dalam penyusunan
Batasan Masalah laporan yang berhubungan dengan masalah

Batasan maslah dari sistem ini adalah: yang dibahas.

Metode pengembangan perangkat lunak


1. Sistem hanya membahas problem tiket
Metode yang digunakan yaitu paradigma
antara departement monitoring Channel Waterfall (Classic Life Cycle), untuk lebih jelasnya
dengan departement Broadcast engineering tahapan dari paradigma Waterfall ini adalah :

di indovision a. System Engineering (Rekayasa Sistem),


2. Sistem ini mempergunakan bahasa
merupakan kegiatan untuk menentukan
pemograman PHP&Mysql informasi apa yang dibutuhkan oleh sistem
3. Sistem ini hanya terdiri dari Staff Local
atau menentukan kebutuhan-kebutuhan dari
Monitoring Channel (LCM), dan terdiri dari sistem yang akan dibuat.
b. Analisys System (Analisis Sistem),
Staff Broadcast Engineering (BE) dan Kadiv
dilakukan untuk memperoleh informasi
tentang sistem, Informasi yang dikumpulkan
Tujuan dan manfaat Penelitian
terutama mengenai kelebihan dan
1. Mempermudah Administrasi yang kekurangan sistem.
c. Design (Perancangan), merupakan
dilakukan karyawan
2. Untuk mempermudah penanganan serta perancangan sistem baru berdasarkan data-
data yang telah dikumpulkan pada tahap
ketepatan waktu dalam setiap
sebelumnya dengan cara merancang
penanganan masalah perangkat lunak diantaranya Usecase,
3. Mempermudah pihak atasan bila terjadi
Activity Diagram, Sequence Digram,Class
masalah agar cepat melakukan
Diagram, Database, Struktur Menu,
koordinasi terhadap pada karyawannya.
Merancang input dan rancangan Output.
d. Coding (Pengkodean), yaitu suatu kegiatan
Metode Penelitian
untuk membuat program atau
a. Observasi
Yaitu merupakan sutau teknik mengimplementasikan hasil rancangan

pengumpulan data yang efektif untuk program aplikasi yang didalamnya memuat

mempelajari sistem, dengan cara mengamati pengkonversian data kedalam sistem yang

langsung objek penelitian yaitu di PT. baru dan pengkonversian sistem secara

MNC Sky Vision (Indovision) berkala termasuk dalam hal pemeliharaan


b. Wawancara sistem itu sendiri.
Yaitu suatu teknik pengumpulan e. Testing (Pengujian), yaitu kegiatan untuk
data dengan cara tanya jawab langsung melakukan pengetasan program yang sudah
dibuat, apakah sudah benar atau belum,

2
sudah sesuai atau belum diuji dengan cara perusahaan, dan analisa terhadap sistem yang sedang
manual jika testing sudah benar maka berjalan serta usulan perbaikan
program boleh digunakan.
f. Maintenance (Perawatan), yaitu merupakan
BAB IV PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI
suatu kegiatan untuk memelihara program
SISTEM
aplikasi yang telah dibuat, agar keutuhan
program dapat terjaga seperti validasi data, Dalam bab ini berisikan implementasi
updating data, dan menjaga program dari rancangan prosedural, Rancangan dokumen masukan
serangan virus, orang yang tidak berhak maupun keluaran yang baru serta rancangan
yang dapat merusak program. kodefikasi, serta perancangan struktur program,
perancangan struktur file, dan perancangan struktur
1.7 Sistematika Penulisan
menu.

Pada dasarnya, penyusunan sistematika BAB V KESIMPULAN DAN SARAN


penulisan bertujuan untuk memudahkan para
Berisikan tentang kesimpulan dari seluruh
pembaca dalam mengikuti apa yang dipaparkan
pembahasan yang telah dikerjakan dari bab I sampai
dalam laporan tugas akhir ini. Sistematika penulisan
dengan bab V serta saran–saran yang mengacu pada
tugas akhir ini disusun sebagai berikut :
rancangan yang telah diusulkan, untuk
BAB I PENDAHULUAN dikembangkan.

Dalam bab ini, berisikan gambaran umum LANDASAN TEORI


penelitian yang dilakukan meliputi latar belakang 2.1 Pengertian E-Ticketing
masalah, identifikasi masalah, tujuan penelitian, E-ticketing atau electronic ticketing adalah
batasan masalah, metodologi penelitian, dan suatu cara untuk mendokumentasikan proses
penjualan dari aktifitas perjalanan pelanggan tanpa
sistematika penulisan yang merupakan panduan
harus mengeluarkan dokumen berharga secara fisik
dalam penyusunan landasan teori. ataupun paper ticket. Semua informasi mengenai
electronic ticketing disimpan secara digital dalam
BAB II LANDASAN TEORI sistem komputer milik airline. Sebagai bukti
pengeluaran E-Ticket, pelanggan akan diberikan
Bab ini menjelaskan tentang teori-teori yang Itinerary Receipt yang hanya berlaku sebagai alt
berkaitan dengan isi laporan tugas akhir dan Sistem untuk masuk ke dalam bandara di Indonesia yang
masih mengharuskan penumpang untuk membawa
yang dibuat, diantaranya World Wide Web, HTML,
tanda bukti perjalanan. E-ticketing (ET) adalah
Pemrograman dilingkungan web, bahasa web peluang untuk meminimalkan biaya dan
scripting PHP dan database MySQL. mengoptimalkan kenyamanan penumpang. E-
ticketing mengurangi biaya proses tiket,
menghilangkan fomulir kertas dan meningkatkan
fleksibilitas penumpang dan agen perjalanan dalam
membuat perubahan-perubahan dalam
jadwal(S.Atmaja,2014)
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
SISTEM

Bab ini memberikan penjelasan tentang


sejarah berdirinya perusahaan, struktur organisasi

3
2.2 Pengertian Iklan pengembangan sistem (Systems Development Life
Cycle/SDLC) yang memuat langkah-langkah yang
Iklan adalah informasi yang isinya semestinya diikuti oleh profesional di bidang sistem
membujuk khalayak banyak atau orang banyak agar informasi, seperti perancang basisdata dan
pemrogram, untuk menspesifikasikan,
tertarik pada suatu barang dan jasa yang di
mengembangkan serta memelihara sistem informasi.
tampilkan, dengan kata lain iklan memberitahu Proses ini sering digambarkan secara bertingkat.
banyak orang atau suatu produk atau barang dan jasa. Metafora bertingkat atau air terjun (waterfall)
(J.Achmad,2015) digunakan untuk menggambarkan bahwa keluaran
2.3 Pengertian Sistem dari suatu tahap merupakan masukan untuk tahap
berikutnya.
Sistem adalah proses memahami bagaimana
suatu informasi sistem (IS) dapatmendukung
kebutuhan bisnis dengan merancang sebuah
sistem,membangun,dan memberikan kepada
pengguna. (Alan,2012)

2.4 Pengertian Sistem Informasi


Sistem informasi merupakan komponen
yang saling bekerja sama untuk mengumpulkan,
mengolah, menyimpan dan menyebarkan informasi
untuk mendukung pengambilan keputusan,
koordinasi, pengendalian, analisis masalah dan
visualisasi dalam sebuah organisasi. (Laudon,2010)

Gambar 1. Siklus Hidup Pengembangan Sistem


2.5 Rekayasa Perangkat Lunak
(SDLC)Waterfall [Adi Nugroho, 2010: 41)
Pengertian rekayasa perangkat lunak adalah
1. Planning
suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek Tahap perencanaan adalah proses dasar
produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal memahami mengapa informasi sistem harus
dibangun dan menentukan bagaimana tim proyek
yaitu analisa kebutuhan pengguna, menentukan
akan mengarah.
spesifikasi dari kebutuhan pengguna,disain,
pengkodean, pengujian sampai pemeliharaan sistem 2. Analysis

setelah digunakan. (Verdi, 2012) Tahap analisis menjawab pertanyaan-pertanyaan


Pengertian Sistem Informasi tentang siapa yang akan menggunakan sistem itu,
apa yang akan dilakukan sistem, di mana dan
Menurut Agus mulyanto (2009 : 29) kapan akan digunakan. Selama fase ini, tim
mendefinisikan sistem informasi sebagai suatu proyek menyelidiki sistem saat
komponen yang terdiri dari manusia, teknologi ini,mengidentifikasi peluang perbaikan, dan
informasi, dan prosedur kerja yang memproses, mengembangkan konsep untuk sistem yang baru.
menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan
informasi untuk mencapai suatu tujuan.Sistem 3. Design
informasi terdiri dari komponen-komponen yang Tahap desain memutuskan bagaimana sistem
saling berinteraksi diantaranya adalah sebagai akan beroperasi dalam hal perangkat keras,
berikut perangkat lunak, dan infrastruktur jaringan yang
akan ditempatkan pada user interface, form, dan
Metode Waterfall laporan yang akan digunakan seperti spesifik
program, database, dan file yang akan
Menurut Rosa, Salahudin (2011:6) metode dibutuhkan. Meskipun sebagian besar keputusan
waterfall adalah “salah satu model SDLC (software strategis tentang sistem yang dibuat dalam
development life cycle) air terjun yang menyediakan pengembangan konsep sistem selama tahap
pendekatan alur hidup perangkat lunak secara analisis, langkah-langkah dalam tahap desain
sekuensial atau terurut”. menentukan dengan tepat bagaimana sistem akan
beroperasi.
Proses tradisional untuk melakukan pengembangan
sistem informasi dinamakan siklus hidup
4
4. Implementation 4.Mengerjakan seluruh struktur data internal yang
menjamin validasi.
Tahap akhir dalam SDLC adalah tahap
implementasi, di mana sistem sebenarnya Metode white box atau yang disebut juga dengan
dibangun (atau dibeli, dalam hal desain paket glass box testing merupakan metode perancangan
perangkat lunak dan diinstal). Ini adalah fase test case yang menggunakan struktur kontrol dari
yang biasanya mendapat perhatian yang besar, perancangan prosedural untuk mendapatkan test
karena bagi sebagian besar sistem, tahap ini case. Dengan menggunakan metode white box , akan
adalah bagian yang terpanjang dan paling mahal dapat diperoleh test case yang :
dalam proses pembangunan.
5.Menjamin seluruh jalaur independen (independent
Metode Pengujian Black Box path) di dalam modul yang dikerjakan sekurang-
kurangnya sekali.
“Pengujian fungsional atau pengujian kotak
hitam (black box testing) merupakan pendekatan 6.Mengerjakan seluruh keputusan logical.
pengujian yang ujiannya diturunkan dari spesifikasi
7.Mengerjakan seluruh loop yang sesuai dengan
program atau komponen [Soetam Rizky,2011: 269].
batasannya.
Sistem merupakan “kotak hitam” yang perilakunya
hanya dapat ditentukan dengan mempelajari input 8.Mengerjakan seluruh struktur data internal yang
dan output yang berkaitan. Nama lain untuk cara ini menjamin validasi
adalah pengujian fungsional karena penguji hanya
berkepentingan dengan fungsionalitas dan bukan 3.ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
implementasi perangkat lunak.

Pengujian fungsional atau pengujian kotak


Use Case Berjalan
hitam (black box testing) merupakan pendekatan
pengujian yang ujiannya diturunkan dari spesifikasi
program atau komponen. Sistem merupakan “kotak
hitam” yang perilakunya hanya dapat ditentukan
dengan mempelajari input dan output yang berkaitan.
Nama lain untuk cara ini adalah pengujian fungsional
karena penguji hanya berkepentingan dengan
fungsionalitas dan bukan implementasi perangkat
lunak.

Kunci pada pengujian cacat adalah memilih input


yang memiliki probabilitas besar sebagai anggota
himpunan Ie. Pada banyak kasus, pemilihan ini
berdasar pengalaman rekayasawan uji sebelumnya.
Mereka memakai pengetahuan domain untuk
mengindentifikasi kasus uji yang mungkin
mengungkap cacat. Gambar 3.1. Usecase Berjalan Sistem Trouble Ticket
Dengan black box analisis sistem akan memperoleh
Analisa Sistem Usulan
kumpulan kondisi dari input yang akan mengerjakan
seluruh keperluan fungsional program.

Metode Pengujian White Box

Uji coba white Box Adalah metode perancangan test


case yang menggunakan struktur kontrol dari
perancangan procedural untuk mendapatkan test case
[Soetam Rizky,2011: 261]. Dengan menggunakan
metode white box , akan dapat diperoleh test case
yang :
1.Menjamin seluruh independent path di dalam
modul yang dikerjakan sekurang-kurangnya sekali.
2.Mengerjakan seluruh keputusan logical.

3.Mengerjakan seluruh loop yang sesuai dengan


batasannya. Gambar 3.2 Usecase usulan sistem troube ticket

5
Gambar 3.5. Diagram Sequence Login

Activity Diagram Login Diagram Sequence Pendaftaran

Gambar 3.6. Diagram Sequence Pendaftaran

Class Diagram

Gambar 3.3 Activity Diagram Login

Activity Diagram Pendaftaran

Gambar 3.7. Class Diagram Sistem Trouble Ticket

Arsitektur Diagram

Gambar 3.4. Activity Diagram Pendaftaran

Diagram Sequence Login

6
Gambar 3.8 Arsitektur Diagram

4. IMPLEMENTASI

Tampilan Halaman Login


Gambar 4.4. Tampilan Laporan User Login LCM

Tampilan Menu Input Laporan Pada LCM

Gambar 4.1. Tampilan Halaman Login

Tampilan Halaman Beranda


Gambar 12. Tampilan Menu Input Laporan Menu
LCM

5. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, maka
dapat diambil beberapa kesimpulan tentang

Sistem Ticket Problem Iklanantar Departement


Di Indovision

diantaranya sebagai berikut :

1. Membantu dalam pembuatan report terhadap


Gambar 4.2. Tampilan Halaman awal admin error yang terjadi dalam sistem

Tampilan Menu Laporan Pada User BE 2. Membantu menjadi error yang terjadi, sehingga
mengetahui sistem / channel apa saja yang
sering terjadi ganguan

3. Sistem ini dapat membantu pekerjaan karyawan


agar lebih mudah

4. Dapat memudahkan segala aktivitas yang


bersangkutan dengan operasional perusahaan.

Gambar 4.3 Tampilan Menu Laporan Menu Channel


pada User Login BE 5.2 Saran
Adapun saran yang akan penulis usulan untuk
Tampilan Laporan Pada User Login LCM meningkatan ini sebagai berikut :

1. Sebaiknya didukung oleh perangkat yang


memadai, baik dari segi sumber daya manusia
(user) maupun hardware dan software.

7
2. Sistem, selanjutnya disarankan untuk Kenneth C. Laudon, 2010, Management Information
menggunakan database Oracle guna keamanan System, Managing the Digital Firm Student Value
Edition: New York
database nya.
S.Atmaja,2014, Sistem Informasi, Andi Publisher
3. Laporan sistem dibelum di integrasikan kedalam :Yogyakarta
email perusahaan
Sholiq,2010,Pemodelan Sistem Informasi
Berorientasi Objek UML, Graha Ilmu: Bandung
DAFTAR PUSTAKA
Wahyono T,2012,Sistem Informasi,Graha
Alan denis, 2012, Systems Analysis and Design, Ilmu:Jakarta
Edition International Student Version edition: New
Wiranto Herry Utomo,2013, Pemodelan Basis
York
Data,ANDI:Yogyakarta
Anhar, 2010, PHP & MySql Secara Otodidak
Verdi, 2012, Management Information
,TransMedia: Jakarta
System,Oxford University Press: New York
Carlos Coronel, 2011, Database System ,Thomas
http://digilib.mercubuana.ac.id/
Course Technology:Cambera
https://id.wikipedia.org/wiki/Indovision
Fatchurrochman,2013, Pemograman Web, Graha
Ilmu:Jakarta Sora N, 2012, Pengertian UML Dan Jenis-Jenisnya
Serta Contoh
Fathansyah, 2012, Konsep Basis Data ,Informatika:
Diagramnya
Jakarta
,http://www.pengertianku.net/2015/09/pengertian-
Iwan Kurniawan Wijaya, 2012, Pemodelan Sistem uml-dan-jenis-jenisnya-serta-contoh-
Informasi,Graha Ilmu:Jakarta diagramnya.html

Janner Simarmata, 2010, Rekayasa perangkat Lunak,


Andi Publisher : Yogyakarta

J.Achmad,2015, Broadcast technician:Citra Vision:


Jakarta