Anda di halaman 1dari 2

Ssssssssssssssssssssssssscccccccccmmmmmmmmmmmmmmmmm

zzzzzzzzzzzzzz

cccccccccccSax

Xsadasdc

Xcccccccccccccccccccccccc

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxCcccccccccccccccccccccccccccccccccccccc

cccccccccccccccccccAassssssasffffffffffcxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

ddddddddddddddddddddddddZzzzzzzzzzz

zzzzzzzzzzzzzzzzzzsadd

ad

sssssssssssssa2. JENIS JENIS CEDERA/LUKA-LUKA DAN KARATERISTIK LUKA

Faktor faktor mekanis penggunaan senjata atau instrumen-instumen seperti pisau, obeng, gunting, silet,
pecahan kaca atau senjata api dan seperti cedera yang didapatkan dari terjatuh, kecelakaan lalu lintas
hingga kekerasan dalam rumah tangga. Jenis perlukaan diakibatkan oleh faktor kimia bersifat asam, basa
atau toxin yang menyebabkan perlukaan terhadap jaringan pada tabel.1. Sebuah luka atau cedera pada
tubuh didapatkan saat kekuatan dari pada sebuah perlukaan lebih besar dari pada kemampuan tubuh
untuk menerima perlukaan tersebut. Mekanisme cedera mengacu kepada berbagai macam perlukaan
biasanya terkait dengan trauma (contohnya, proyektil, benda tajam, benda tumpul, panas, dan berbagai
macam trauma lain). Akurasi dalam mengidentifikasi mekanisme tergantung pada pola yang khas
terhadap faktor interistik dan faktor ekstrinsik dari cara luka/cedera tersebut terjadi (3). Seperti contoh,
persamaan bentuk pada permukaan luka menghasilkan pola yang berbeda jika dilihat dari kecepatan,
dan hambatan saat projektil ditembakan. Luka yang ditimbulkan oleh kekuatan mekanik biasanya dibagi
menjadi dua katagori, dimana cedera benda tumpul dan tajam. Jenis perlukaan ini bisa lebih dari satu
yang muncul pada permukaan tubuh dan bisa juga terlokalisir serta meluas. Terkadang, tidak terlihatnya
luka pada permukaan luar tubuh atau alat kelamin tidak mengecualikan kemungkinan pada cedera
serius terhadap organ-organ bagian dalam. Kami akan coba menjelaskan

Saaaaaaaaaaaasdasddddddddddddddddddddddddddddddddddddddd
dddddddddddddddddddddddddd

Ssssssss

sssssssssperbedaan cara perlukaan terjadi pada


tabel.2.sssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss

ssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss