Anda di halaman 1dari 5

MATA KULIAH BIOCHEMISTRY AND BASIC MOLECULAR

BIOLOGY

Disusun oleh:

PRODI S2 BIOMEDIK
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
2018
1. Ceritakan dengan singkat:
a. Ceritakan dengan singkat metabolism karbohidrat mulai saat diabsorbsi
sampai dengan pembentukan ATP pada tingkat fosforilasi oksidatif
mitokondria.
Jawab:
Proses Glikolisis
Dalam proses glikolisis, glukosa mengalami beberapa tahap yang panjang.
Pertama-tama, glukosa mendapat tambahan satu gugus fosfat dari satu
molekul ATP, yang kemudian berubah menjadi ADP, membentuk glukosa
6-fosfat dengan dikatalisir oleh enzim heksokinase. Setelah itu, glukosa 6-
fosfat diubah oleh enzim menjadi isomernya, yaitu fruktosa 6-fosfat. Satu
molekul ATP yang lain memberikan satu gugus fosfatnya kepada fruktosa
6-fosfat, yang membuat ATP tersebut menjadi ADP dan fruktosa 6-fosfat
menjadi fruktosa 1,6-difosfat. Kemudian, fruktosa 1,6-difosfat dipecah
menjadi dua senyawa yang saling isomer satu sama lain, yaitu dihidroksi
aseton fosfat dan PGAL (fosfogliseraldehid atau gliseraldehid 3-fosfat).
Selanjutnya, dihidroksi aseton fosfat dan PGAL masing-masing
mengalami oksidasi dan mereduksi NAD+, sehingga terbentuk NADH,
dan mengalami penambahan molekul fosfat anorganik (Pi) sehingga
terbentuk 1,3-difosfogliserat. Kemudian masing-masing 1,3-difosfogliserat
melepaskan satu gugus fosfatnya dan berubah menjadi 3-fosfogliserat,
dimana gugus fosfat yang dilepas oleh masing-masing 1,3-difosfogliserat
dipindahkan ke dua molekul ADP dan membentuk dua molekul ATP.
Setelah itu, 3-fosfogliserat mengalami isomerisasi menjadi 2-fosfogliserat.
Setelah menjadi 2-fosfogliserat, sebuah molekul air dari masing-masing 2-
fosfogliserat dipisahkan, menghasilkan fosfoenolpiruvat. Terakhir,
masing-masing fosfoenolpiruvat melepaskan gugus fosfat terakhirnya,
yang kemudian diterima oleh dua molekul ADP untuk membentuk ATP,
dan berubah menjadi asam piruvat.
Dekarboksilasi Oksidafif
Sebelum masuk ke tahap respirasi aerob selanjutnya dalam mitokondria,
asam piruvat terlebih dahulu akan diubah menjadi senyawa Asetil Co-A
dan berlangsung dalam membran mitokondria. Senyawa asam piruvat
yang mengandung 3 atom karbon, dioksidasi dengan bantuan enzim
piruvat dehidrogenase untuk melepas 1 atom karbonnya dan mengubahnya
menjadi CO2. Bersamaan dengan terbentuknya CO2, NAD+ akan
direduksi dan membentuk NADH. Selanjutnya proses Respirasi Aerob ini
dengan terbentuknya senyawa dengan 2 atom karbon yang disebut asetil
group, yang kemudian akan ditambahkan dengan koenzim A membentuk
Asetil Koenzim-A.
Siklus Krebs
Piruvat adalah molekul dengan 3 karbon. Setelah memasuki mitokondria,
piruvat dipecah menjadi molekul dengan 2 karbon oleh enzim khusus.
Reaksi ini melepaskan karbon dioksida. Molekul dengan 2 karbon disebut
Acetyl CoA dan molekul ini memasuki siklus Kreb’s dengan cara
bergabung dengan molekul 4 karbon yang disebut oxaloacetate. Ketika
dua molekul ini bergabung, menghasilkan molekul 6 karbon yang disebut
citric acid (2 karbon + 4 karbon = 6 karbon). Citric acid kemudian dipecah
dan dimodifikasi, dan melepaskan ion hidrogen dan molekul karbon.
Molekul karbon digunakan untuk membuat karbon dioksida dan ion
hidrogen ditangkap oleh NAD dan FAD. Proses ini kembali menghasilkan
oxaloacetate.
Transpor Elektron
Fosforelasi oksidatif adalah pembentukan ATP melalui transfor elektron.
Sebanyak 10 molekul NADH2 dan 2 molekul FADH2 dihasilkan selama
tahap glikosis dan siklus kreb. Seluruhnya akan memasuki reaksi redoks
pada sistem transport elektron. Mula-mula molekul NADH memasuki
reaksi dan dihidrolisis oleh enzim dehidrogenase kembali menjadi ion
NAD+ diikuti pelepasan 3 ATP, kemudian diikuti molekul FADH2 yang
dihidrolisis oleh enzim flavoprotein kembali menjadi ion FAD+ dan
menghasilkan 2 molekul ATP, keduanya juga melepaskan ion Hidrogen
diikuti elektron, elektron ini akan ditangkap oleh Fe sebagai akseptor
elektron.Hasil akhir dari respirasi aerob sistem transpor elektron ini adalah
34 molekul ATP.
b. Berapa ATP yang terbentuk per molekul glukosa pada lintasan glikolisis,
decarboksilasi pyruvat menjadi asetil co A, siklus krebs, dan fosforilasi
oksidatif?
 Glikolisis
Pada proses ini setiap 1 molekul glukosa akan menghasilkan 2 ATP
dan 2 asam piruvat.
 Decarboksilasi pyruvat menjadi asetil co A
Proses ini merupakan proses untuk mengubah asam pirufat menjadi
asetil koA. pada proses ini menghasilkan 2 NADH dan asetilkoA.
 Siklus krebs
Siklus kreb ini merupakan proses untuk memecah atom H sehingga
menghasilkan energi berupa 2 FADH dan 8 NADH serta 2 ATP.
 Fosforilasi oksidatif
Pada proses ini menghasilkan 34 ATP, H2O.
c. Untuk olahraga lari, jelaskan bagaimana penyediaan dan dari mana sumber
energi tersebut berasal?
Saat sedang berolahraga terdapat dua simpanan energi utama yang akan
digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan energi yaitu simpanan
karbohidrat dan lemak. Simpanan karbohidrat terdapat dalam jumlah yang
terbatas di dalam tubuh dan tersimpan dalam bentuk glikogen otot,
glikogen hati dan glukosa darah. Sedangkan lemak dalam jumlah yang
besar akan tersimpan di dalam jaringan adipose dan di dalam otot sebagai
triasilgliserol. Proses produksi energi di dalam sel otot akan berlangsung
tepatnya di dalam mitokondria sel. Di dalam mitokondria, lemak atau
karbohidrat akan dioksidasi atau dalam istilah yang lebih popular akan di
‘bakar’ untuk menghasilkan molekul energi ATP ( adenosin trifosfat )
yang merupakan sumber energi di dalam sel-sel tubuh. Penggunaan antara
lemak ataupun karbohidrat oleh tubuh sebagai sumber energi ditentukan
oleh faktor intensitas serta durasi olahraga yang dilakukan. Pada olahraga
intensitas rendah dengan waktu durasi yang panjang seperti jalan kaki atau
lari-lari kecil, pembakaran lemak akan memberikan kontribusi yang lebih
besar dibandingkan dengan pembakaran karbohidrat dalam hal produksi
energi tubuh.
d. Ceritakan dengan singkat sintesis protein enzim menurut konsep DOGMA
CENTRAL!
Jawan:
Dogma sentral menjelaskan mengenai proses perubahan gen dari DNA
menjadi RNA, lalu kemudian RNA berubah menjadi protein. Dimana
protein akan berperan pada setiap tahap metabolism dalam tubuh. Dogma
sentral biologi dibagi menjadi 3 tahap. Tahap pertama adalah replikasi.
Replikasi adalah proses duplikasi DNA menjadi DNA dengan bantuan
DNA polymerase. Tahap kedua adalah transkripsi. Tahap ini merupakan
proses perubahan DNA menjadi RNA dengan bantuan RNA polymerase.
Transkripsi terjadi di nucleus dan hasil RNA akan dibawa menuju
sitoplasma untuk tahap translasi. Tahap ketiga adalah translasi. Tahap ini
merupakan proses sintesis RNA menjadi protein dengan bantuan ribosom.