Anda di halaman 1dari 3

LEMBAR KERJA MAHASISWA

Percobaan V : KERAPATAN ZAT CAIR

Nama : Muhammad Irsyad Havari

Nim : 217 280 056

Kelompok :2

Kelas : Informatika B

1. Jelaskan hukum Archimedes serta berikan contoh-contoh pemakaiannya


Jawab :

Hukum Archimedes adalah sebuah hukum tentang prinsip pengapungan diatas benda
cair yang ditemukan oleh Archimedes, Bunyi hukum Archimedes yaitu “ Suatu benda
yang dicelupkan sebagai atau seluruhnya dalam zat cair akan mendapat gaya tekan ke
atas sebesar berat zat cair yang dipindahkannya”.

Rumus Hukum Archimedes

Contoh-contoh Penerapan Hukum Archimedes

a. Kapal laut dan kapal selam


Pada kapal laut yang terbuat dari baja atau dari logam bisa mengapung di
lautan. Padahal kalau kita memasukan besi ke dalam air, besi tersebut akan
tenggelam. Pada kapal laut tersebut bentuknya cekungan sehingga berat kapal laut
yang tenggelam di laut akan mendapat gaya angkat ke atas sehingg kapal laut tidak
tenggelam.
b. Balon udara
Supaya balon udara bisa terbang, balon udara diisi dengan udara atau gas yang
memiliki massa jenis zat cair yang lebih kecil dibandingkan massa jenis udara di
sekitarnya. Demikian juga pada balon udara yang dinaiki oleh seseorang karena udara
yang ada di balon massa jenisnya lebih kecil sehingga balon mendapat gaya angkat ke
atas.
c. Hirdometer
Hidrometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur massa jenis zat cair.
d. Jembatan ponton atau jembatan apung
Kita bisa melihat jembatan ponton di daerah pelabuhan. Biasanya jembatan ini
terbuat dari kayu dan dibawahnya ada drum besi atau drum yang terbuat dari plastik.
Drum tersebut kosong dan berisi udara sehingga memiliki massa jenis yang lebih
ringan daripada massa jenis air laut.

2. Segelas air ditimbang dengan sebuah neraca. Apakah pembacaan neraca berubah jika
sepotong besi digantungkan dari sebuah tali dicelupkan dalam air. Jelaskan!
Jawab :

Pada dasarnya, ketika benda ditimbang diudara dan didalam air maka hasilnya adalah
berbeda. Berat diudara akan lebih besar daripada berat didalam air. Karena jika benda
dimasukkan kedalam air maka benda akan dikenai gaya yang arahnya keatas atau
berlawanan dengan arah gaya berar. Gaya ini dinamakan dengan gaya keatas atau gaya
apung. Besar gaya ke atas dijelaskan oleh hukum Archimedes yang berbunyi: "sebuah
benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya kedalam zat cair maka akan mengalami
gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda
tersebut". Jadi, jika dibuat persamaan:

Fa = w = m . g

M menyatakan massa zat cair yang dipindahkan dan g menyatakan percepatan gravitasi.
Dari persamaan massa jenis ρ = m / V atau m = ρ . V maka persamaan gaya ke atas
menjadi:

Fa = ρ . V . g

Keterangan; Fa = gaya ke atas (NI ρ = massa jenis zat cair (kg/m3) V = volume benda
tercelup (m3) g = percepatan gravitasi (m/s2)

3. Apa yang dimaksud dengan kerapatan jenis dan berat suatu zat dan apakah perbedaan
keduanya.
Jawab :

 Kerapatan (ρ) adalah massa persatuan volume pada termperatur dan tekanan
tertentu, dan dinyatakan dalam sistem cgs dalam gram per sentimeter kubik
( g/cm³ = g/ml) dan dalam satuan SI kilogram per meter kubik (kg/m³).

 Berat jenis adalah perbandingan kerapatan dari suatu zat terhadap kerapatan air
yang ditentukan pada temperature yang sama. Berat jenis merupakan bilangan
murni tanpa dimensi yang dapat diubah menjadi kerapatan dengan menggunakan
rumus yang cocok.

 Perbedaan kerapatan dengan berat jenis yaitu, Kerapatan tidak mutlak berwujud
suatu nilai tertentu, melainkan dapat pula merupakan suatu fungsi yang
bergantung posisi ataupun waktu. Suatu kerapatan massa tiap satuan volum yang
bergantung posisi, sedangkan Berat jenis tidak mempunyai satuan atau dimensi.

4. Bagaimana cara menentukan volume zat cair yang dipindahkan?


Jawab :

Jika ΔV menyatakan volume zat cair yang dipindahkan oleh benda, maka besar ΔV akan sama
dengan volume benda yang tercelup. Secara matematis besar gaya apung yang dialami benda
dapat dihitung dengan rumus berikut : FA = ρc .Vb.g
Dengan :
FA = gaya apung (N)
ρc = massa jenis zat cair (kg/m3 )
Vb = volume benda yang tercelup (m3 )
g = gravitasi (m/s2 ).