Anda di halaman 1dari 1

Andai Semua Sekolah memiliki Aplikasi “Rumah Belajar”

Ketika memahami kondisi yang serba digital tentu sekolah segera berbenah dari hal serba fisik
menuju serba E-Fisik Sekolah. Misalnya sekolah membangun sarana fisik juga diimbangi
sarana e-fisik dalam hal pembelajaran. Mengapa harus demikian? Mari kita mengnal konsep
belajar kapan saja, dimana saja, dengan siapa saja. Semua sekolah harus memahami konsep
berbasis digital. Mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan hari ini bisa secara
digital. Semua harus terbuka sistemnya, bisa diakses warga sekolah dan mempermudah dalam
hal informasinya.

Pada kesempatan kali ini, penulis mencoba membahas, konsep pembelajaranya secara
sederhana dan analogi yang mudah. Mari kita mengubah pengetahuan kita dari Fisik menjadi
E-Fisik dalam hal pembelajaran. Maksudnya adalah, sekolah wajib memiliki kompetensi
literasi digital untuk memenuhi tantangan pembelajaran hari ini. Pemerintah sudah
memberikan sebuah konsep Future Learning melalui Lembaga PUSTEKKOM Kemdikbud
telah meluncurkan Mega Produk yang bernama Rumah Belajar. Apa itu rumah belajar silahkan
kunjungi laman www.belajar.kemdikbud.go.id dalam portal tersebut semua telah diwujudkan
e-fisik. Mulai dari sumber belajar, e-modul, e-assesmen,e-budaya, e-lab maya, e-bank soal
hingga karya guru dan siswa serta kegaitan pengembangan keprofesian guru.

Coba kita bayangkan sekolah tanpa harus berdiri gedung, hanya kantor kecil saja untuk TU,
administrasi dan Ruang Server serta jaringan, kita beralih membuat sistem dengan meniru
konsep Rumah Belajar milik PUSTEKKOM Kemdikbud, belajar kapan saja, dimana saja dan
dengan siapa saja. Bisa kah dilakukan pembelajaran dengan sistem itu? Jawabanya sederhana
sangat bisa dan bisa dilaksanakan. Jika kita pikir secara pragmatis konsep pembelajaran yakni
e-pembelajaran sangat sesuai dengan fenomena pembelajaran saat ini. Tentu sekolah wajib
menyiapkan Tendik yang mengerti IT, Guru Paham IT dan seluruh komponen harus mengikuti
IT. Hingga akreditasi sekolah harus dirancang untuk hal seperti di atas. Prencanaan
pembelajaran yang demikian tentu diiringi dengan kolaborasi dengan berbagai pihak
pemangku pendidikan dan pengembang teknologi serta penyedianya.