Anda di halaman 1dari 12

1

BAB 1
PENGENALAN IBM SPSS 22
A. PENDAHULUAN
SPSS (Statistics Program for Social Science) merupakan salah satu dari sekian banyak
software statistika yang telah dikenal luas dikalangan penggunaannya. Disamping itu masih
banyak lagi software statistika lainnya seperti pada tahun 90 an yaitu Microstat (under DOS),
kemudian berkembang beberapa software statistik seperti AMOS, Lisrel dan sebagainya.
SPSS sebagai sebuah tools mempunyai banyak kelebihan, terutama untuk aplikasi di bidang
ilmu sosial. Namun dalam perkembangannya program SPSS ini telah dipergunakan oleh
beberapa bidang ilmu yang lain, seperti teknik, keperawatan, psikologi dan sebagainya.
Salah satu keunggulan dari produk SPSS adalah dapat melakukan secara lebih cepat
semua perhitungan statistik dari yang sederhana sampai yang rumit sekalipun, dimana jika
dilakukan secara manual akan memakan waktu lebih lama. Tugas pengguna hanyalah
mendesain variabel yang akan dianalisis, memasukkan data, dan melakukan penghitungan
dengan menggunakan tahapan yang ada pada menu yang tersedia. Setelah penghitungan
selesai, tugas pengguna ialah menafsirkan angka-angka yang dihasilkan oleh SPSS. Proses
penafsiran inilah yang jauh lebih penting daripada sekedar memasukkan angka dan
menghitungnya. Dalam melakukan penafsiran harus dibekali dengan pengertian mengenai
statistik dan metodologi penelitian.

B. CARA MENGAKTIFKAN SPSS


Ada dua cara untuk mulai mengaktifkan SPSS, yakni :
1. Lakukan dengan cara mengklik (double click) pada “icon” SPSS
Setelah tampilan SPSS akan muncul kotak dialog awal SPSS sebagai berikut :

Gambar 1.1 Kotak Dialog Awal SPSS 22

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


2

a. Jika anda hendak memanggil data yang pernah anda simpan, pilih dan klik file data
yang tampak di kotak recent file, lalu tekan OK.
b. Sebaliknya jika belum memiliki data atau tidak ingin memanggil data lama, tetapi
akan membuat file data baru, maka anda klik Cancel. Maka akan muncul layar
kosong SPSS yang dapat diisi dengan data baru.

2. Cara kedua untuk mengaktifkan SPSS, dapat anda lakukan dengan cara sebagai berikut :
a. Klik tombol start pada windows (kiri bawah)
b. Klik All Programs
c. Klik IBM SPSS STATISTICS 22

C. LAYAR KERJA SPSS


Setelah anda mengklik SPSS, akan tampak layar kerja. Sebenarnya didalam layar SPSS
terdapat dua layar kerja (kiri bawah terdapat menu data view dan variabel view) :
1. Layar kerja untuk memasukkan data (data view)
2. Layar kerja untuk memasukkan nama variabel dan aturan terkait dengan varibel
(variabel view)

Layar Kerja Pengisian Data


Menu utama heading variabel

Kursor yang aktif

Nomor cases

Data view dan variable View

Gambar 1.2 Layar Kerja SPSS 22

Anda perhatikan pada bagian kiri bawah layar kerja terdapat :


1. Data View, jika data view diaktifkan (warna kuning), maka dapat dilakukan pengisian
data
2. Variable View, diaktifkan jika dilakukan pengisian nama variable dan aturan yang terkait

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


3

D. MENU UTAMA SPSS


Tampilan menu utama pada SPSS adalah sebagai berikut :

1. File

Gambar 1.3 Menu utama File

Jika di klik File maka muncul beberapa pilihan menu diantaranya adalah :
a. New :
Membuat lembar kerja baru SPSS
b. Open :
Membuka dokumen SPSS yang telah ada
c. Read Text Data
Membuka dokumen dari file text (yang berekstensi txt), yang dapat dimasukkan /
dikonversi dalam lembar data SPSS
d. Save
Menyimpan dokumen/hasil kerja yang telah dibuat.
e. Save As
Menyimpan ulang dokumen dengan nama / type dokumen yang berbeda
Setelah menyimpan akan muncul extension pada file data diantaranya :
1) *.sav : file data yang dihasilkan pada lembar data
2) *.spv : file output yang dihasilkan (grafik, output dan sebagainya)
f. Print
Mencetak hasil output/data pada lembar SPSS

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


4

g. Recently used data :


Berisi list file data yang pernah dibuka sebelumnya.

h. Recently used file :


Berisi list file secara keseluruhan yang pernah dikerjakan

2. Edit
Untuk melakukan pengeditan pada operasi SPSS baik data, serta pengaturan/option
untuk konfigurasi SPSS secara keseluruhan.

Gambar 1.4 Menu Utama Edit

Ada beberapa menu edit yang sering digunakan yaitu :


a. Undo :
pembatalan perintah yang dilakukan sebelumnya
b. Redo :
perintah pembatalan perintah redo yang dilakukan sebelumnya
c. Cut dan copy :
Pemindahan dan mengcopy sebuah sel/text/obyek, untuk keperluan tertentu.
d. Paste :
menampilkan sebuah sel/text/obyek hasil dari perintah copy atau cut
e. Clear :
Penghapusan sebuah sel/text/obyek
f. Insert Variable :
menyisipkan kolom variable
g. Insert case :
menyisipkan baris
h. Find :
mencari suatu text
i. Go to case :
memindahkan cursor pada baris tertentu
j. Options :

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


5

mengatur konfigurasi tampilan lembar SPSS secara umum

3. View
Untuk pengaturan tampilan di layar kerja SPSS, serta mengetahui proses-proses yang
sedang terjadi pada operasi SPSS.

Gambar 1.5 Menu Utama View

Ada beberapa menu view yang sering digunakan yaitu :


a. Status Bar :
mengetahui proses yang sedang berlangsung
b. Toolbar :
mengatur tampilan toolbar/icon
c. Fonts :
untuk mengatur jenis dan ukuran font pada data editor SPSS
d. Gridlines :
mengatur garis sel pada editor SPSS
e. Value labels :
mengatur tampilan pada editor untuk mengaktifkan value label

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


6

4. Data
Menu data digunakan untuk melakukan pemrosesan data.

Gambar 1.5 Menu Utama Data

Ada beberapa menu data yang sering digunakan yaitu :


a. Define Dates :
mendefinisikan sebuah waktu untuk variable yang meliputi jam, tanggal, tahun, dan
sebagainya
b. Sort case :
mengurutkan nilai dari suatu kolom variable
c. Transpose :
operasi transpose pada sebuah kolom variable menjadi baris
d. Merge files :
menggabungkan beberapa file dokumen SPSS, yang dilakukan dengan
penggabungan kolom-kolom variablenya
e. Split file :
memecahkan file berdasarkan kolom variablenya
f. Select case :
mengatur sebuah variable berdasarkan sebuah persyaratan tertentu

5. Transform
Menu transform dipergunakan untuk melakukan operasi perhitungan atau
penambahan data.

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


7

Gambar 1.6 Menu Utama Transform

Beberapa menu transform yang sering digunakan yaitu :


a. Compute :
operasi aritmatika dan logika
b. Count :
untuk mengetahui jumlah sebuah ukuran data tertentu pada suatu baris tertentu

c. Recode :
untuk mengganti nilai pada kolom variable tertentu, sifatnya menggantikan (into
same variable) atau mengubah (into different variable) pada variable baru
d. Rank case :
mengurutkan nilai data sebuah variabel

6. Analyze
Menu analyze digunakan untuk melakukan analisis data yang telah dimasukkan ke
dalam komputer. Menu ini merupakan menu yang terpenting karena semua pemrosesan
dan analisis data dilakukan dengan menggunakan menu ini diantaranya : correlate,
compare means, regression dan sebagainya.

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


8

Gambar 1.7 Menu Utama Analyze


7. Direct Marketing
Menu Direct Marketing ini berfungsi untuk mengolah data aplikasi pemasaran
seperti mengidentifikasi konsumen, segmentasi, dan sebagainya.
8. Graph
Menu graph digunakan untuk membuat grafik, diantaranya ialah bar, line, pie, dan
sebagainya.

Gambar 1.8 Menu Utama Graph


9. Utilities
Menu utilities dipergunakan untuk mengetahui informasi variabel, informasi file, dan
sebagainya.

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


9

10. Add-Ons
Menu add-ons digunakan untuk memberikan perintah kepada SPSS jika ingin
menggunakan aplikasi tambahan, misalnya menggunakan alikasi Amos, SPSS data entry,
text analysis, dan sebagainya
11. Windows
Menu windows digunakan untuk melakukan perpindahan (switch) dari satu file ke
file lainnya
12. Help
Menu help digunakan untuk membantu pengguna dalam memahami perintah-
perintah SPSS jika menemui kesulitan

E. MENGENAL VARIABLE VIEW DAN DATA VIEW


Variabel view didalam SPSS digunakan untuk mendefinisikan variabel-variabel yang akan
digunakan didalam pemrosesan data. Contoh yang sederhana adalah pada saat mengolah
data regresi :
Promosi : disimbolkan dengan variabel X
Penjualan : disimbolkan dengan variabel Y
Untuk aplikasinya : klik Variable View, maka akan muncul layar kerja sebagai berikut :

Gambar 1.9 Tampilan Variable View

Penjelasan kolom yang tampil pada variabel view :


1. Name
digunakan untuk mengisi nama variable, misal X atau Y
2. Type
digunakan untuk menuliskan type dari data yang akan dimasukkan. Jika akan memilih
tipe data maka klik baris pertama pada kolom Type, dan akan muncul kotak kecil sebelah
kanan dan tekan kotak kecil tersebut, maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut:

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


10

Gambar 1.10 Dialog Box dari Variable Type

Ada 8 tipe variable, yaitu :


a. Numeric :
angka, tanda (+) atau (-) didepan angka, indicator desimal
b. Comma :
Indicator desimal, tanda koma sebagai pemisah bilangan ribuan
c. Dot :
Indicator desimal, tanda titik sebagai pemisah bilangan ribuan
d. Scientific notation :
sama dengan tipe numeric, tetapi menggunakan symbol E untuk kelipatan 10 (misal
120000 = 1.20E+5)
e. Date :
menampilkan data format tanggal atau waktu
f. Dollar :
memberi tanda dollar ($), tanda koma sebagai pemisah bilangan ribuan dan tanda
titik sebagai desimal
g. Custom currency:
untuk format mata uang
h. String :
biasanya huruf atau karakter lainnya
i. Restricted Numeric
3. Width
Digunakan untuk menentukan banyaknya jumlah karakter maupun jumlah data.
Width umumnya di isi sama dengan coloum.
4. Decimal
Digunakan untuk memasukkan angka yang menggunakan koma (decimal)
5. Label
Digunakan untuk mengisi penjelasan pada kolom nama (label) pada varibel yang
ditulis
Misal : X1 diberi label Iklan, X2 diberi label Penjualan, dan sebagainya
6. Value
Digunakan untuk membuat pilihan dari data suatu variable yang harus di isi
berulang-ulang.

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


11

Misal jenis kelamin pria diberi kode 1, dan jenis kelamin wanita diberi kode 2

7. Missing
Digunakan untuk menjelaskan data yang hilang / rusak
8. Coloums
Digunakan untuk menentukan lebar kolom
9. Align
Digunakan untuk menentukan letak pengisian data, apakah rata kiri, rata kanan
atau tengah
10. Measure
Digunakan untuk menentukan jenis data, apakah berupa scale, ordinal atau
nominal
a. Scale
Data yang diperoleh dengan cara pengukuran
b. Ordinal
Data yang diperoleh dengan cara kategorisasi atau klasifikasi, tetapi diantara data
tersebut terdapat hubungan
Contoh :
Kepuasan Mahasiswa, diklasifikasikan dengan skala Likert sebagai berikut :
1) sangat puas : diberi skor 1
2) puas : diberi skor 2
3) cukup puas : diberi skor 3
4) tidak puas : diberi skor 4
5) sangat tdk puas : diberi skor 5

c. Nominal
Data yang diperoleh dengan cara kategorisasi atau klasifikasi atau hanya
pemberian nama atau bersifat setara, seperti pengisian jenis kelamin, agama,
pendidikan, pekerjaan dan sebagainya
Contoh :
Jenis Pekerjaan, diklasifikasikan sebagai :
1) Pegawai negeri, diberi kode 1
2) Pegawai swasta, diberi kode 2
3) Wiraswasta, diberi kode 3

Ciri data Nominal


1) Posisi data setara misalnya pria dan wanita, walaupun kodenya berbeda
2) Tidak dapat dilakukan operasi matematika seperti tambah, kurang dan
sebagainya.

11. Role
Role disini terdiri dari : input, target, both, none, partition dan split. Kolom ini
digunakan untuk marketing.
a. Input :
Variabel ini akan digunakan sebagai inputan data seperti prediktor, variabel
independent (variabel bebas).
b. Target :

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.


12

Variabel ini akan digunakan sebagai output atau targetnya seperti variabel
dependent ( variabel tergantung)

c. Both :
Variabel yang akan digunakan baik input maupun output.
d. None :
Variabel yang tidak memiliki tugas
e. Partititon :
Variabel akan digunakan untuk mempartisi data menjadi bagian sampel untuk
latihan, tes dan proses validasi
f. Split

Belajar Sendiri SPSS 22 Oleh : Victor AS,M.Si.

Anda mungkin juga menyukai