Anda di halaman 1dari 1

ALUR PROSES PRODUKSI IKAN PINDANG HYGIENIS

 Untuk memberikan rasa gurih pada


 Ikan pindang yang telah dikemas, dimasukkan ke alam
ikan, menurunkan kadar cairan di
wadah pengepakan.
dalam tubuh ikan, dan menghambat
pertumbuhan bakteri pembusuk  Dimasukkan air secukupnya ke dalam panci  Ikan pindang yang telah dikemas harus dilengkapi
 Sisik, insang, dan isi perut ikan
dan organisme lain. tetapi jangan sampai ikan ikut terendam air. dengan nama produk, ukuran, berat bersih, merk, nomor
dibersihkan agar jumlah bakteri
 Panci ditutup dengan kuat dan rapat supaya persetujuan, nama, dan alamat perusahaan, daya simpan
dalam tubuh berkurang.  Kualitas garam yang dgunakan
tidak terlepas pada saat proses pengukusan. dan kode produksi.
 Ikan dicuci dengan air bersih berpengaruh terhadap kualitas dan
daya awet ikan pindang yang  Lama pengukusan berkisar 3-6 jam,  Pelabelan ini dilakukan untuk memberikan informasi
yang mengalir agar semua
tergantung sumber panas (suhu yang khusus tentang produk kepada pelanggan.
kotoran yang melekat dapat dihasilkan.
dihasilkan) yang digunakan pada saat proses  Label harus jelas dan mudah dimengerti.
dihilangkan dan tidak terjadi
kontaminasi silang. pengukusan dan ukuran ikan.

Penciptarasaan dan Penyimpanan dan


Penerimaan Penyiangan dan Pengemasan dan Pelabelan dan
Penggaraman Penyusunan Ikan Pengukusan tampilan, serta pembekuan, serta
Bahan Baku Pencucian pemvakuman pengepakan
pengeringan distribusi

 Ikan pindang dikemas agar terhindar


 Bahan baku yang diterima harus  Ikan disusun secara teratur dalam dari kontaminasi sewaktu pengepakan
dalam kondisi segar dan juga panci presto. dan mencegah dehidrasi selama
diikuti dengan sistem pem-  Diusahakan agar ikan yang disusun penyimpanan beku.
dalam satu wadah mempunyai ukuran  Pengeringan atau pengovenan  Pemvakuman bertujuan untuk meng-  Ikan pindang yang telah dimasuk-
bongkaran yang juga higienis.
yang relative seragam agar diperoleh dilakukan agar tidak terjadi peng- hampakan udara agar bakteri yang kan dalam wadah pengepakan
 Penggunaan ikan dengan tingkat
ikan pindang dengan mutu dan rasa embunan saat ikan pindang dikemas. bersifat aerobik pertumbuhannya dapat dimasukkan ke dalam gudang
kesegaran rendah akan
yang seragam pula.  Pengembunan dapat membuat kondisi dicegah, selain itu juga dapat penyimpanan beku (cold storage).
menghasilkan produk akhir yang
kemasan menjadi lembab dan memicu mencegah dehidrasi produk saat  Tujuan penyimpanan beku untuk
kurang baik (hancur).
pertumbuhan jamur. dibekukan. mempertahankan kondisi dan
mutu produk beku selama jangka
waktu tertentu.
 Produk ikan pindang yang telah
siap didistribusikan, diangkut
dengan mobil box berpendingin
agar tidak terjadi penurunan mutu
produk selama pendistribusian.

Kelompok 3: 4. Imas Siti Zaenab (230110140102) 8. Adinda Kinasih J (230110140108)


1. Idzhar Syifana R (230110140070 5. Isma Yuniar (230110140103) 9. Mochamad Elang (230110140112)
2. Felisha Gitalasa (230110140093) 6. Lena Lutfina (230110140104) 10. Rizki Ayu R (230110140121)
3. Ayunani Agustina (230110140095) 7. Ulfah Maisyaroh (230110140105) 11. Annisa Putri S (230110140132)