Anda di halaman 1dari 9

`

I. IDENTITAS

Satuan Pendidikan : SMA PGRI 6Banjarmasin

Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/ Semester : XII/I (Ganjil)

Materi : Pola Hereditas

Sub Materi : Interaksi Gen (Atavisme)

Alokasi Waktu : 2 JP (2 x 45 menit)

Pertemuan : I2

II. PETUNJUK BELAJAR

1. Buatlah kelompok yang beranggotakan 5 orang


2. Bacalah dengan cermat setiap KI, KD dan isi
materi yang sudah disediakan sampai kalian
memahaminya.
3. Bacalah petunjuk pengerjaan/cara kerja
sebelum mengerjakan tugas.
4. Kerjakan tugas dan latihan dengan teliti dan
jujur
5. Konsultasikan dengan guru apabila
menemukan kesulitan
6. Mengumpulkan tugas sesuai waktu yang telah
ditetapkan
III.STANDAR KOMPETENSI

3. Memahami penerapan konsep dasar dan prinsp-prinsip


hereditas serta implikasinya pada sains, lingkungan,
teknologi dan masyarakat (salingtemas).

IV. KOMPETENSI DASAR

3.4 Menerapkan prinsip hereditas dalam mekanisme


pewarisan sifat

V. INDIKATOR KOMPETENSI DAN TUJUAN


PEMBELAJARAN

No Indikator Kompetensi No Indikator Kompetensi

3.4.1 Menyebutkan pengertian dari 3.4.2 Membuktikan adanya penyimpangan


interaksi gen (atavisme) (C2) hukum mendel dan menentukan rasio
fenotipe dari atavisme (C3)

No Tujuan Pembelajaran No Tujuan Pembelajaran

3.4.1.1 Siswa dapat menyebutkan 3.4.2.1 Siswa dapat membuktikan adanya


pengertian dari interaksi gen penyimpangan hukum mendel dan
(atavisme) (C2) menentukan rasio fenotipe dari
atavisme (C3)
VI. MATERI PEMBELAJARAN

POLA HEREDITAS

PENYIMPANGAN SEMU HUKUM MENDEL

ATAVISME

DIAGRAM
PENGERTIAN PERSILANGAN
PERISTIWA
ATAVISME
ATAVISME
TAHUKAH KAMU
???

Ayam kampung, ayam lokal, hingga ayam import, mereka semua


memiliki keunikannya masing-masing. Salah satunya adalah bentuk
jengger yang bermacam-macam. Jengger ayam adalah tanda packing
order yang tinggi dipercayai mempengaruhi wibawa serta daya tarik
individu. Ukuran jengger dan warna dipengaruhi oleh kromosom seks
dan juga kesehatan ayam.

Jengger ungu atau gelap dapat menjadi tanda dari masalah


kesehatan (kecuali pada jenis seperti silkie cemani dll, di mana
jengger ungu dan hitam adalah normal) . Pada ayam betina, jengger
dapat dihubungkan ke produksi telur. Misalnya, jengger ayam betina
yang sudah tua makin lama akan terkulai dan produksi telur merosot.

Dahulu nenek moyang ayam red junglefowl memiliki jengger


single dan berkembang karena di kawinkan dengan ayam hutan merah
di negara lain, dan membentuk jengger baru karena persilangan,
adaptasi dan evolusi.

Sumber : Tanam Ternak, 2017


PAPARAN MATERI
A. Pengertian Atavisme
Interaksi gen atau atavisme adalah interaksi beberapa gen yang menghasilkan
sifat baru. Atavisme terjadi pada bentuk jengger ayam ras (negeri). Empat bentuk
jengger ayam ras, yaitu rose (mawar), pea (biji), walnut (sumpel, seperti kacang
walnut),dan single (tunggal/bilah).
Tabel 1. Genotipe dan Fenotipe pada karakter bentuk jengger ayam
Genotipe Fenotipe
R•P• Walnut
R•pp Rose
rrP• Pea
rrpp single
Tanda • = gen dominan atau gen resesif, contohnya walnut genotipe R•P• (RRPP,
RRPp, RrPP, RrPp)
(Sumber : Irnaningtyas, 2015 : 183)

B. Diagram persilangan

P1. ♀ RRpp ♂ rrPP


(rose) >< (pea)
Gamet Rp rP
F1. RrPp
(walnut)
P2. ♀ RrPp ♂ RrPp
(walnut) >< (walnut)
Gamet RP, Rp, rP, rp RP, Rp, rP, rp
F2.

RP Rp rP rp

RRPP RRPp RrPP RrPp
RP
(walnut) (walnut) (walnut) (walnut)
RRPp RRpp RrPp Rrpp
Rp
(walnut) (rose) (walnut) (rose)
RrPP RrPp rrPP rrPPp
rP
(walnut) (walnut) (pea) (pea)
RrPp Rrpp rrPp rrpp
rp
(walnut) (rose) (pea) (single)
Jadi, perbandingan rasio fenotipe F2 = walnut : rose : pea : single
=9:3:3:1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Nama kelompok :
Kelas :
Anggota :
:
:
:
:

Topik : Penyimpangan Semu Hukum Mendel (Atavisme)

Tujuan : 3.4.1.1 Menyebutkan pengertian dari interaksi gen

3.4.2.1 Membuktikan penyimpangan semu hukum mendel dan

menentukan rasio fenotipe pada peristiwa atavisme

1. Alat dan Bahan:


A. Alat
1) Alat tulis lengkap
2) Dua buah baling-baling genetika

RP RP

rp Rp rp Rp

rp rp

B. Bahan
1) Gambar/diagram
2) Buku ajar

2. Prosedur Kerja:
1. Pertemukan kedua ujung bagian baling dengan kode yang sama (misalnya, “RP”
bertemu dengan “RP”), kemudian putarlah kedua baling-baling ke arah yang sama.
2. Hentikan secara acak baling-baling tersebut, kemudian amati tangan baling-baling
yang bertemu (tangan yang berhadapan menunjukkan 2 gamet yang bersatu).
3. Catat hasil pengamatan kedalam tabel
4. Ulangi langkah kedua sebanyak 96 kali .
5. Tulislah fenotipe dan genotipe yang muncul pada tabel degan ketentuan yang telah
tertera pada catatan dibawah ini
6. Hitung jumlah masing-masing fenotipe yang muncul
Catatan :
Pasangan gen yang mempengaruhi jengger ayam :
R•P• = sumpel (walnut) rrP• = pea (biji)

R•pp = rose (mawar) rrpp = single (bilah)

Tabel Pengamatan

No. Genotipe Fenotipe Turus Jumlah


1. RRPP
2. RRPp
3. Rrpp
4. RrPp
5. RRpp
6. Rrpp
7. rrPP
8. rrPp
9. rrpp

Bahan Diskusi
1. Sebutkan pengertian interaksi gen atau atavisme dari sumber literature yang kalian
dapatkan.
Jawab : ………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………..

2.

><
Buatlah diagram persilangan dari gambar diatas hingga menghasilkan keturunan F1.
Kemudian silangkan kembali keturunan F1 dengan sesamanya. Dan tentukanlah
rasio perbandinga F2

3. Jika persilangan ayam berjengger gerigi dengan ayam berjengger biji menghasilkan
keturunan semuanya berjengger sumpel. Kemudian hasil persilangan tersebut
disilangkan kembali dengan sesamanya. Tentukanlah :
a. Diagram persilangan F1
b. Berapa macam fenotipe yang muncul pada keturunan F2
c. Tentukan rasio perbandingan fenotipenya

DAFTAR PUSTAKA

Irnaningtyas. 2014. Biologi Untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta: Erlangga.

Tanam Ternak. 2017. Jenis Jengger Atau Pial Ayam Yang Wajib Diketahui. Diakses melalui
https://tanamternakrumahan.blogspot.com/2017/11/Jenis-Jengger-Ayam-yang-Wajib-
Diketahui.html pada tanggal 09 November 2018
GLOSARIUM

Adaptasi : Cara makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidup
dimana mereka tinggal
Dominan : Suatu gen yang lebih besar, lebih banyak dan menutupi atau
mengalahkan yang lainnya.
Evolusi : Proses perubahan secara berangsur-angsur (bertingkat) dimana
sesuatu berubah menjadi bentuk lain (yang biasanya) menjadi lebih
kompleks/ rumit ataupun berubah menjadi bentuk yang lebih baik.
Fenotipe : Suatu karakteristik (baik struktural, biokimiawi, fisiologis, dan
perilaku) yang dapat diamati dari suatu organisme yang diatur oleh
genotipe dan lingkungan serta interaksi keduanya
Gen : Unit pewarisan sifat bagi organisme hidup
Genetika : Ilmu yang berhubungan dengan studi dan pemahaman tentang faktor
keturunan, evolusi, perkembangan, ekologi, biologi molekuler dan ilmu
forensik
Genotipe : Istilah yang dipakai untuk menyatakan keadaan genetik dari suatu
individu atau sekumpulan individu populasi.
Kromosom : Benang-benang halus yang tersusun dari asam nukleat, seperti DNA
dan RNA
Rasio : Satu angka yang dibandingkan dengan angka lain sebagai suatu
hubungan
Resesif : Sifat (gen) yang tidak muncul karena ditutupi oleh pemunculan sifat
alel dominan