Anda di halaman 1dari 2

Ujian Akhir Semester Ganjil 2017/2018

Mata Ajar : Ekonomi Teknik (3 SKS)


Sifat Ujian : Mandiri; 75 menit; buka catatan 1 lembar A4
Hari, Tanggal : Rabu, 13 Desember 2017

Sebuah perusahaan yang berencana memproduksi dan memasarkan produk baru, sedang
mempertimbangkan 2 proposal investasi sebagai alternatif.
Proposal “K” melibatkan pembelian peralatan senilai Rp. 84.000.000 dengan perkiraan umur
manfaat 4 tahun tanpa nilai sisa, serta modal kerja senilai Rp. 5.000.000 yang akan diperoleh
kembali dalam jangka waktu 4 tahun. Biaya operasi tahunan dan pendapatan berturut-turut
sebesar Rp. 30.000.000 dan Rp. 67.000.000. 25% dari modal bersumber dari pinjaman dengan
tingkat bunga 8%. Bunga pinjaman akan dibayarkan setiap akhir tahun, disertai dengan cicilan atas
pinjaman sebesar Rp. 5.250.000 pada akhir tahun pertama hingga ketiga dan Rp. 6.500.000 di
akhir tahun keempat.
Proposal “L” melibatkan pembelian peralatan senilai Rp. 125.000.000 dengan usia pakai 6 tahun
dan nilai sisa Rp. 20.000.000. Modal kerja senilai Rp. 5.000.000 juga dibutuhkan, namun investasi
ini diasumsikan tidak mengalami penurunan nilai. Biaya operasi diperkirakan sebesar Rp.
24.000.000 pada tahun pertama, dan meningkatkan Rp. 1.000.000 setiap tahunnya. Pendapatan
tahunan dari investasi ini diperkirakan sama dengan Proposal “K”. 25% dari modal juga bersumber
dari pinjaman dengan tingkat bunga 8%. Bunga pinjaman juga akan dibayarkan setiap akhir tahun,
disertai dengan cicilan atas pinjaman sebesar Rp. 4.375.000 pada akhir tahun pertama hingga
kelima dan Rp. 10.625.000 di akhir tahun keenam.
Lakukan analisis keekonomian setelah pajak (i = 12%) untuk kedua proposal di atas, sesuai
dengan tahapan analisis yang telah dipelajari. Aset terdepresiasi mengikuti metode garis lurus dan
pajak efektif perusahaan sebesar 50%. Proposal manakah yang lebih layak..?
Ujian Akhir Semester Ganjil 2017/2018
Mata Ajar : Ekonomi Teknik (3 SKS)
Sifat Ujian : Mandiri; 75 menit; buka catatan 1 lembar A4
Hari, Tanggal : Kamis, 14 Desember 2017

Seorang kontraktor sedang mempertimbangkan penggantian dari suatu unit peralatan konstruksi
yang sudah cukup lama digunakan. Penggantian peralatan yang dilakukan tidak memberikan
pengaruh pada penerimaan yang diperoleh kontraktor.
Peralatan baru yang diusulkan untuk menggantikan peralatan lama memiliki biaya awal Rp.
11.900.000 dengan perkiraan nilai sisa Rp. 3.900.000 pada akhir tahun keempat umur manfaatnya.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan alat baru tersebut setiap tahun berturut-turut Rp. 120.000, Rp.
200.000, Rp. 310.000, Rp. 540.000. Penggunaan alat baru diperkirakan akan menghemat biaya
bahan bakar sebesar Rp. 190.000 per-tahun, yang akan diperlakukan sebagai biaya tambahan jika
peralatan lama tetap digunakan. 20% dari biaya awal pembelian peralatan baru berasal dari
pinjaman dengan tingkat bunga 6%. Pembayaran atas pinjaman dilakukan setiap tahun selama 4
tahun sebesar Rp. 595.000, beserta biaya bunga setiap tahunnya. Peralatan baru terdepresiasi
mengikuti metode SYD.
Peralatan yang lama memiliki nilai buku Rp. 800.000 dengan nilai pasar saat ini Rp. 3.600.000
diperkirakan masih layak digunakan hingga 2 tahun, dan akan turun nilainya menjadi Rp. 800.000
dalam 2 tahun. Selama 2 tahun tersebut biaya perbaikan dan pemeliharaan sebesar Rp. 960.000
pada tahun pertama dan Rp. 1.140.000 pada tahun kedua.
Lakukan analisis keekonomian setelah pajak (i = 10%) sesuai dengan tahapan analisis yang telah
dipelajari. Apakah penggantian peralatan layak untuk dilakukan..? Tingkat pajak efektif
perusahaan sebesar 40%, dan untung atau rugi atas penjualan aset dapat diabaikan.