Anda di halaman 1dari 4

Dakriosistitis adalah infeksi pada saccus lakrimalis pada sudut dalam

mata, sehingga air mata tidak dapat melewati saluran tersebut parsial
menuju ke hidung melalui duktus nasolakrimalis. Bedakan juga dengan
dakrioadenitis. Air mata membantu mata terbasahi, membersihkan
dari bakteri. Glandula lakrimalis di kelopak atas memproduksi air mata
dan menyalurkannya ke mata.

Setiap kali mengedip, air mata menyebar ke permukaan mata. Untuk


membuat air mata baru, cairan keluar dari mata menuju lubang kecil
yang disebut pungta, pada sudut atas dan bawah kelopak mata.
Kemudian mengalir melalui saccus nasolakrimalis dan menuju duktus
nasolakrimalis, menuju ke hidung.

Infeksi biasanya disebabkan sumbatan pada duktus nasolakrimalis


yang membuat bakteri terkumpul ada sisi dalam saccus nasolakrimalis.
Infeksi ini mulai dapat terjadi akut (dakriosistitis akut) dan dapat pula
terjadi dalam periode lama atau disebut dakriosistitis kronis.

Etiologi Dakriosistitis

Infeksi biasanya mulai karena ada sumbatan pada duktus. Penyebab


yang mungkin memicu sumbatan ini meliputi :

1. Inflamasi sinus dan ada benda asing pada duktus


2. kerusakan dan injuri hidung dan mata
3. terdapat polips nasi dan kanker
4. setelah mengalami tindakan pembadahan sinus dan hidung.

Dakriosistitis sering terjadi pada bayi, dimana bayi baru lahir, terlahir
dengan sumbatan pada duktus yang disebut degan dakriosistitis
kongenital. Pada wanita usia pertengahan lebih sering terkena
dibandingkan laki-laki karena struktur duktusnya lebih sempit. Kondisi
ini lebih sering seiring bertambahnya usia. Terdapat faktor risiko
infeksi ini, meliputi :

1. Hipertrofi turbinasi inferior dan pembengkakan pada salah


satu struktur tulang pada hidung yang membantu menyaring
dan melembabkan udara pernafasan anda.
2. deviasi septum, ketika septum pembatas dinding antara kedua
lubang hidung tidak ditengah, maka saluran nostril akan relatif
lebih sempit dibanding saat normal.
3. Rhinitis atau peradangan pada membran mukosa hidung.

Baca Juga: Muluscum Kontagiosum – Gejala, Penyebab


dan Tatalaksana

Tanda dan Gejala Dakriosistitis

Manifestasi klinis dari dakriosistitis meliputi :

1. mata berair dengan nyeri, kemerahan dan pembengkakan


pada sisi sudut dalam mata
2. pembengkakan pada sudut mata dapat berlanjut ke hidung
3. terdapat pus dan mukus pada sudut mata
4. mata kemerahan
5. demam

Gejala dakriosistitis kronis biasanya lebih ringan. Ditandai dengan air


mata dan cairan dari mata tetapi tidak terdapat pembengkakan.
Diagnosis didasarkan atas gejala dan pemeriksaan mata anterior.
Pemeriksaan radiologis seperti CT-scan dapat dilakukan untuk
menentukan letak sumbatan.
Komplikasi Dakriosistitis

Infeksi akut dapat menjadi kronis jika tidak diobati secara baik. Pada
bayi dengan dacriosistitis kongenital, infeksi dapat menyebar ke socket
mata. Ini dapat memicu komplikasi yang mengancam jiwa seperti :

1. Meningitis, peradangan membran yang melputi otak dan


medula spinalis.
2. Abses otak, dimana terdapat mengumpulan cairan nanah di
otak.
3. sepsis, peradangan dan infeksi menyebar ke seluruh tubuh
dan mengancam jiwa.

Tatalaksana Dakriosistitis

Pengobatan utama untuk penyakit infeksi ini adalah antibiotik. Obat ini
akan membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi. Biasanya
antibiotik diberikan peroral, tetapi pada infeksi berat dapat diberikan
intravena. Antibiotik tetes mata dan salep juga dapat diberikan.

Untuk meredakan nyeri dan pembengkakan, kompres hangat pada


mata beberapa kali diperlukan. Setelah infeksi bersih, aka dapat
dilakukan Dakriosistorhinostomi. Tindakan pembedahan ini untuk
membuat jalur baypass duktus yang tersumbat, dengan membuang
tulang didekatnya.

Ini membuat air mata mengalir langsung dari saccus lakrimalis ke


hidung. Pelebaran duktus ini mencegah anda mengalami infeksi
dikemudian hari. Tindakan pembedahan dapat dilakukan dengan
endoskopi dengan incisi yang sangat kecil.

Pencegahan Dakriosistitis
Untuk mencegah infeksi dikemudian hari, maka dapat dilakukan
tindakan pembedahan yang disebut dengan dakriosistorhinostomi
untuk melebarkan duktus yang tersumbat. Jika anda dan anak anda
terkena infeksi ini, jalan untuk mencegahnya dengan mengalirkan air
mata ke saccus.