Anda di halaman 1dari 10

Penyampaian materi yang tidak

maksimal
REVISI

INPUT
Kurang partisipasi kader (kes) dalam METHODD
menyampaikan pentingnya KB. D

MAN
Rendahnya
angka pengguna
Media penyampaian tidak KB aktif di
MATERIAL
menarik Wilayah
MONEY
Puskesmas
Kelurahan Tegal
Parang yaitu
Penyuluhan tidak terjadwal
P1
LINGKUNGAN 66.84% dengan
target pencapaian
Rendahnya sosio-ekonomi masyarakat sehingga 85%
transportasi untuk menjangkau lokasi
Kurangnyakerjasama lintas puskesmas sulit.
program dengan program P2
promosi kesehatan

P3

PROSES

REVISI
REVISI

Rekapitulasi penyebab masalah:


1. Kurang partisipasi Kader dalam menyampaikan pentingnya KB
2. Rendahnya sosio-ekonomi masyarakat sehingga transportasi untuk menjangkau
lokasi puskesmas sulit
3. Kegiatan Penyuluhan KB yang kurang menarik.
4. Lokasi puskesmas yang sulit dijangkau
5. Kurangnya pengetahuan dan kepedulian PUS terhadap KB.

4.2 Penentuan alternatif pemecahan masalah


Setelah diperoleh daftar masalah, maka langkah selanjutnya ialah menyusun
alternatif pemecahan penyebab masalah. Alternatif penyebab masalah tersebut di atas
dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 36. Alternatif Pemecahan Masalah.

No. Penyebab masalah Alternatif pemecahan masalah


1 Kurang partisipasi Kader dalam Membuat pelatihan atau pembinaan mengenai
menyampaikan pentingnya KB pengggunaan KB.
2 Rendahnya sosio-ekonomi masyarakat Mengadakan penyuluhan untuk masyarakat di
kegiatan posyandu
sehingga transportasi untuk menjangkau
lokasi puskesmas sulit
3 Kegiatan Penyuluhan KB yang kurang Memberikan inovasi kegiatan yang menarik
menarik.

4 Lokasi puskesmas yang sulit dijangkauMengadakan penyuluhan untuk masyarakat di


kegiatan posyandu
5 Kurangnya pengetahuan dan kepedulian Mengadakan penyuuhan dengan memberikan
PUS terhadap KB. kuesioner kepada PUS

REVISI
4.2.3 Konfirmasi alternatif pemecahan masalah
1. Membuat pelatihan atau pembinaan mengenai pengggunaan KB.
2. Memberikan penyuluhan tentang pentingnya KB melalui kegiatan Posyandu.
3. Memberikan inovasi kegiatan yang menarik.
4. Memaksimalkan lokasi yang sulit dijangkau melalui kegiatan posyandu
5. Mengadakan penyuuhan dengan memberikan kuesioner kepada PUS

4.2.4 Penentuan prioritas pemecahan masalah (dengan kriteria Matriks)


Setelah menentukan alternatif pemecahan masalah, selanjutnya dilakukan
penentuan prioritas alternatif pemecahan masalah. Penentuan prioritas alternatif
pemecahan masalah dilakukan dengan menggunakan kriteria matriks dengan rumus M x
I x V/C. Masing-masing penyelesaian masalah diberi nilai berdasarkan kriteria:
1. Magnitude: Besarnya penyebab masalah yang dapat diselesaikan. Dengan nilai 1-5 dimana
semakin mudah masalah yang dapat diselesaikan maka nilainya mendekati angka 5.
2. Importancy: Pentingnya cara penyelesaian masalah. Dengan nilai 1-5 dimana semakin
pentingnya masalah untuk diselesaikan maka nilainya mendekati angka 5.
3. Vulnerability: Sensitifitas cara penyelesaian masalah. Dengan nilai 1-5 dimana semakin
sensitifnya cara penyelesaian masalah maka nilainya mendekati angka 5.
4. Cost: Biaya (sumber daya) yang digunakan. Dengan nilai 1-5, dimana semakin kecil biaya
yang dikeluarkan nilainya mendekati angka 1.
Tabel 37. Hasil Akhir Penentuan Prioritas Pemecahan Masalah.

Nilai kriteria Hasil akhir


Penyelesaian masalah Urutan
M I V C (M x I x V)/C
Membuat pelatihan atau pembinaan mengenai
4 4 4 3 21,3 IV
pengggunaan KB.
Mengadakan penyuluhan untuk masyarakat di
4 4 4 1 64 I
kegiatan posyandu
Memberikan inovasi kegiatan yang menarik 4 4 3 1 48 III
Mengadakan penyuluhan untuk masyarakat di
4 3 3 1 36 V
kegiatan posyandu
Mengadakan penyuuhan dan memberikan
4 4 4 1 64 II
kuesioner kepada PUS

4.3 Metode diagnostik komunitas


4.3.1 Rancangan diagnostik komunitas
Jenis penelitianm dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan
mendeskripsikan serta menganalisis data dengan tujuan utama untuk memberikan
gambaran mengenai suatu gambaran secara objektif .
Metode kualitatif di dalam penelitian ini berupa pengumpulan data yang berujung
pada terpilihnya suatu prioritas masalah yang kemudian dijadikan pokok bahasan dalam
penelitian ini. Sedangkan metode kuantitatif menggambarkan perhitungan data dari
kuesioner yang disebar melalui PUS di wilayah Kelurahan Tegal Parang melalui
kegiatan posyandu untuk mendapatkan penyebab dan pemecahan masalah dari
permasalahan yang ada.

4.3.2 Metode diagnostik (jenis data, sumber data, indikator kesehatan)


1. Jenis data:
Jenis data pada evaluasi program ini adalah menggunakan data kualitatif dan data
kuantitatif.
a. Data kualitatif:
Data ini diperoleh dari hasil wawancara dengan PUS antara usia 20-40 di wilayah
Kelurahan Tegal Parang.

b. Data kuantitatif:
Data ini diperoleh dari data pelaporan cakupan KB Aktif di Puskesmas wilayah
Kelurahan Tegal Parang.
Tabel
4.3.538. Plan
Plan of
of Action (PoA)
1. Upaya Partisipasi Sosialisasi Meningkatk Menyebarlu - Pasangan - Pemegang - Kader Seminggu
meningkat- PUS waktu dan an askan hari Usia program - PLKB sebelum
kan tempat partisipasi buka Subur KB Kelura pelaksanaan
partisipasi pelaksana masyarakat Posyandu (PUS) - Pemegang han Posyandu
masyarakat an secara (PUS) dengan program blaita
untuk komprehe untuk bekerjasam Promosi
menggunaka nsif menggunak a lintas Kesehatan
n KB melalui an KB di sektoral dan - Kader
kegiata puskesmas lintas - Dokter
posyandu program. Puskesmas
- Dokter
muda

2. Kerjasama Kerjasama Diskusi Meningkatk Dilakukan - Pemegan - Pemegang - PLKB 20 November Puskesmas Dilakukan
dengan dengan dan an diskusi g program program Kelura 2017 diskusi
pemegang pemegang pelaksanaa kerjasama dengan promosi KB han pelaksanaan
program program n kegiatan lintas bagian kesehatan - Pemegang dan
promosi promosi bersama program promosi - PLKB program perencanaa
kesehatan kesehatan dan lintas kesehatan Keluraha Promosi kegiatan
dan PLKB dan PLKB sektoral dan PLKB n Kesehatan yang
Kelurahan Kelurahan kelurahan - Kader berkesinam
dalam - Dokter ungan
pelaksanaan Puskesmas
penyuluhan
di
posyandu.
3. Mengadakan PUS Promosi Meningkatn Mengadaka - PUS - Dokter - PLKB Setiap bulan Posyandu Meningkatn
penyuluhan Kesehata ya n - Kader Kelura saat posyandu ya PUS
tentang KB n pengetahua penyuluhan han yang
aktif n PUS KB dengan mendapat
tentang KB media informasi
presentasi

4. Meningkatka Kader Pelatihan Peningkatan Melaksanak - Kader - Pemegang - PLKB Minimal 3 Puskesmas Meningkatn
n partisipasi mampu kader pengetahua an pelatihan kesehatan program Kelura bulan sekali ya
dan memberika n dan kader dan KB han pengetahua
pengetahuan n keaktifan memberika - Pemegang dan
kader pendidikan kader dalam n kuesioner program keaktifan
kesehatan mengingatk pretest dan Gizi kader dalam
KB kepada an KB postest dan - Dokter mengingatk
PUS kepada PUS pengaktifan Puskesmas an KB
kader - Dokter kepada PUS
muda
5. Membuat Meningkatn Membuat Meningkatk Demonstras - PUS - Pemegang Kader, Posyandu Peningkatan
media ya jumlah inovasi an i program Ketua Penyuluhan balita ketertarikan
promosi warga yang kegiatan pengetahua pemasanga KB RT/RW, dilaksanakan masyarakat
yang mengikuti di n dan minat n KB - Dokter Petugas setiap setiap
menarik penyuluhan Posyandu masyarakat melalui alat Puskesmas kesehatan bulan
seperti alat dalam peraga - Dokter Puskesmas
peraga KB program muda
KB
6. Memaksimal Meningkatn Promosi PUS Pelayanan - PUS - Pemegang - Kader Setiap Posyandu Dilakukann
kan lokasi ya PUS kesehatan Meningkatk dan - Kader program - PLKB kegiatan a promosi
melalui yang di setiap an PUS konsultasi kesehatan KB Kelura posyandu kesehatan d
kegiatan mendapatka kegiatan yang KB dalam - Pemegang han setiap
posyandu n posyandu mendapatka kegiatan program kegiatan
pendidikan n posyandu Gizi posyandu
kesehatan pendidikan - Dokter yang
KB kesehatan Puskesmas berjalan.
KB - Dokter
muda
BAB VII
PENUTUP

Tabel 39. Hasil Intervensi


No Upaya Indikator Kegiatan Sasaran Waktu
kerja & & Hasil
Target sasaran Lokasi
pelaksanaan

INPUT
 Meningkatkan Kader mampu Pelatihan Kader Tidak Kegiatan tidak dapat
partisipasi dan memberikan kader kesehatan terlaksana terlaksana karena tidak
pengetahuan kader pendidikan tersedianya waktu dan
(Man) kesehatan KB sedang ada tugas
kepada PUS pelaksanaan booster dif
 Menyediakan media Meningkatnya Membuat PUS 22 November Kegiatan terlaksana den
promosi jumlah warga flipchart 2017 menggunakan flipchart
(Method) yang dan sudah dimiliki oleh
mengikuti mengguna puskesmas dan juga ala
penyuluhan kan alat peraga KB yang
peraga KB bekerjasama dengan mi
PLKB Kelurahan
PROSES
 Melakukan Partisipasi PUS Sosialisasi - Kader 11 November Penyebaran informasi
penjadwalan dan waktu dan - PLKB 2017 mengenai jadwal Posya
sosialisasi waktu dan tempat Kelurahan dan penyuluhan KB me
tempat pelaksanaan pelaksana - PUS (Seminggu media sosial (grup wha
secara komprehensif an secara sebelum kader) atau surat undan
(P1) komprehe pelaksanaan Kegiatan terlaksana sela
nsif Posyandu kami melakukan interve
balita) tidak ada kendala,
diharapkan dapat dijala
secara berkala.

 Melakukan Kerjasama Diskusi - Pemegang 20 November Dilakukan diskusi deng


kerjasama lintas dengan dan program 2017 bagian promosi kesehat
program dan lintas pemegang pelaksana promosi dan PLKB kelurahan da
sektoral (P2) program an kesehatan pelaksanaan penyuluha
promosi kegiatan - PLKB posyandu.
kesehatan dan bersama Kelurahan
PLKB
Kelurahan
LINGKUNGAN
 Mengadakan Meningkatnya Promosi PUS 18-21 Terlaksana dengan
Promosi kesehatan pengetahuan kesehatan Desember dilakukannya perhitung
dan penilaian PUS tentang 2017 data pengetahuan
menggunakan KB berdasarkan kuesioner d
kuesioner pretest dan terdapatnya peningkata
postest pengetahuan PUS

 Memaksimalkan Meningkatnya Promosi PUS 18-21 Terlaksana dengan


lokasi melalui PUS yang kesehatan Desember dilakukannya promosi
kegiatan posyandu mendapatkan di setiap 2017 kesehatan di setiap kegi
pendidikan kegiatan posyandu yang berjalan
kesehatan KB posyandu sehingga banyak PUS y
mendapatkan pendidika
kesehatan tentang KB