Anda di halaman 1dari 3

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

ALIH BARING DENGAN MASASE PUNGGUNG

Pengertian Alih baring merupakan tindakan yang dilakukkan untuk mengubah posisi

pasien untuk mengganti titik tumpu berat badan, mempertahankan sirkulasi

darah pada area yang tertekan, mengurangi tekanan, badan dan gaya gesek
pada kulit. Salah satu tindakan lain untuk mencegah dekubitus yaitu dengan

masase punggung. Massase punggung merupakan pemijatan atau ditepuk-


tepuk menggunakan tanngan atau alat-alat khusus pada bagian punggung

untuk meningkatkan fungsi kulit, fungsi otot, fungsi syaraf, memperbaiki

peredara darah dan metabolisme.

Indikasi 1. Pasien dengan nyeri

2. Pasien dengan bedrest

3. Pasien dewasa penderita penyakit kronik (Stroke, DM, CKB)

Kontraindikasi 1. Pasien dengan luka pada bagian punggung

2. Pasien dengan tirah baring lama >72 jam

Tujuan Untuk mendistribusikan tekanan baik dalam posisi duduk atau berbaring serta

memberikan kenyamanan pada pasien. Pada dasarnya alih baring dilakukan


sebagai bagian dari prosedur baku dalam intervensi keperawatan untuk

mengurangi resiko dekubitus pada pasien dengan imobilisasi (Potter & Perry,

2010, hlm.1275).

Persiapan tempat Alat-alat :


dan alat 1. Minyak zaitun

2. Powder

3. Selimut mandi

4. Handuk kecil
5. Bantal kecil (bila perlu)

Persiapan Pasien 1. Menjelaskan pada pasien tentang tindakan yang akan dilakukan
2. Mengatur posisi pasien
Persiapan 1. Menjaga privacy pasien

Lingkungan 2. Menutup sampiran

Pelaksanaan 1. Memberitau pasien


2. Perawat mencuci tangan

3. Bantu klien dengan posisi prone bila tidak dapat dengan posisi miring
4. Letakkan sebuah bantal kecil pada perut klien untuk menjaga posisi yang
tepat

5. Lepaskan pakaian atas klien atau sesuaikan dengan kebutuhan


6. Gunakan selimut mandi untuk menutupi klien
7. Tuangkan sedikit lotion ditangan anda
8. Lakukan tehnik masase

a. Selang seling tangan

Masase pungggung dengan tekanan pendek, cepat, bergantian tangan


b. Remasan

Usap otot bahu dengan setiap tangan anda yang dikerjakan secara

bersama

c. Gesekan

Masase punggung dengan ibu jari anda, dengan gerakan memutar


sepanjang tulang punggung dari sakrum kebahu, geser keluar merata

kesmua punggung
d. Eflurasi

Masase punggung dengan kedua tangan, dengan menggunakan


tekanan lebih halus dengan gerakan keatas untuk membantu aliran

balik vena
e. Petrisasi

Tekan punggung secara horizontal, pindah tangan anda dengan arah

yang berlawanan dengan menggunakan gerakan meremas

f. Tekanan menyingkat
Secara halus tekan punggung dengan ujung-ujung jari untuk
mengakhiri masase

9. Selama masase, perhatikan kulit klien, masase dilakukan 3-5 menit

10. Gunakan handuk kering untuk membersihkan sisa-sisa lotion pada area
yang dimasase, berikan bedak jika klien menghendaki
11. Mengembalikan alat-alat ketempat semula

12. Mencuci tangan dengan sabun dibawah air mengalir dan keringkan dengan

handuk/lap kering

Sikap Sikap selama pelaksanaan :


1. Menunjukkan sikap sopan dan ramah

2. Menjalin privacy pasien


3. Bekerja dengan teliti
4. Memperhatikan body mekanism

Evalusi Tanyakan keadaan dan kenyamanan pasien setelah tindakan

Sumber :

Andani, M Dkk (2016). Efektifitas Alih Barang Dengan Masase Punggung Terhadap Resiko Dekubitus
Pada Pasien Tirah Baring di RSUD Ambarawa

Rosmalawati N & Kasiati (2013). Kebutuhan Dasar Manusia (KDM 1). Australia Indoesia Partnership for
Health System Strengthening (AIPHSS).