Anda di halaman 1dari 3

LK 3.

1 Mengidentifikasi Kelas kata dan makna kata

Teks Ulasan dari Novel Negeri 5 Menara

Orientasi

Novel Negeri 5 Menara adalah novel karya Ahmad Fuadi yang diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2010.
Novel ini termasuk dalam kategori novel religious yang bertemakan pendidikan. Novel ini menyajikan
tentang dunia pendidikan khas pesantren, lengkap dengan segala kehidupan santrinya.Secara umum, sang
penulis mengisahkan pegalaman hidup enam orang pemuda yang menempuh pendidikan di sebuah
pesantren terkenal beranama Pesantren Madani atau PM. Kelima tokoh utama tersebut adalah Alif Fikri
yang berasal dari Padang, Atang yang berasal dari Bandung Jawa Barat, Raja dari Medan, Dulmajid yang
datang dari daerah Sumenep, Said dari kota Mojokerto, dan terakhir Baso yang berasal dari sebuah
tempat di Sulawesi Selatan bernama Gowa. Keenam sahabat ini bersama-sama mengarungi kehidupan
pendidikan di Pesantren Madani.

Tafsiran

Pada BAB pertama buku ini, menceritakan tentang Alif Fikri sebagai tokoh utama, telah berhasil menjadi
seorang wartawan di Washington DC.Cerita berawal ketika Alif Fikri mendapat pesan dari teman lamanya
Atang (Bandung) yang telah menjadi orang sukses juga di kairo. Ketika mendapat pesan tersebut, Alif
teringat akan masa lalunya di Maninjau dan Pesantren Madani bersama teman temannya.BAB selanjutnya
buku ini, Sang penulis menceritakan masa lalu Alif di Maninjau. Alif baru tamat Madrasah Negri, sekolah
sederajat SMP yang bernuasa islam. Alif lulus dengan nilai tertinggi di Kabupaten Agam. Alif berencana
akan melanjutkan pendidikannya ke SMA di Bukittinggi, tetapi hal itu ditentang keras oleh Amak (Ibu) Alif
karena Amak menyuruh Alif untuk melanjutkan pendidikannya ke Madrasah Aliyah. Amak beranggapan,
jika Alif menuntut ilmu dalam bidang agama, maka Alif bisa menggapai dunia maupun akhirat. Alif sangat
kecewa ketika Amak melarangnya untuk melanjutkan ke SMA, Alif mengurung dirinya di kamar selama tiga
hari. Pada suatu hari, Alif mendapat surat dari Pak Etek nya (Paman) yang sedang belajar di mesir, nama
Pak Eteknya Gindo. Dalam surat itu, Pak Etek menyarankan Alif Untuk melanjutkan pendidikannya di
Pondok Madani, Jawa Timur. Setelah membaca surat dari Pak Etek, Alif langsung membulatkan tekadnya
untuk bersekolah di Pondok Pesantren Madani di Jawa Timur. Akhirnya, Alif Berangkat ke jawa Timur
ditemani oleh ayah dan Pak Eteknya yang bernama Muncak menggunakan Bus ANS.Setelah menempuh
tiga hari perjalanan, akhirnya Alif dan ayahnya sampai di Jawa Timur. Untuk menuju ke Pondok Pesantren
Madani , mereka melanjutkan dengan bus L300. Di dalam bus, Alif bertemu dengan calon calon murid
Pondok Pesantren, Raja dan Dulmajid diantaranya. Pada bab ini, diceritakan bagaimana perjuangan
Alif,Raja,dan Dulmajid untuk bisa diterima di Pondok Madani. Dari dua ribu calon siswa yang mendaftar,
hanya akan ada empat ratus siswa yang diterima, dengan cara ujian seleksi dan wawancara.Akhirnya
Alif,Raja,dan Dulmajid adalah tiga diantara empat ratus siswa yang beruntung. “Man Jadda Wa Jadda”
begitulah si penulis membuat judul BAB selanjutnya. Pada BAB ini, menceritakan tentang Hari pertama Alif
masuk sekolah. Disinilah tahap awal Alif dan teman teman nya bertemu. Teman temannya itu diantaranya,
Raja dari medan, Dulmajid dari Sumenep, Said dari Mojo kerto, Baso dari Gowa, dan yang terakhir teman
sebangku Alif, Atang dari Bandung. Selain teman sekelas, mereka berenam juga sekamar di asrama.
Keenam sahabat ini memiliki sifat sifat dan karakter yang berbeda beda.BAB-BAB selanjutnya novel ini,
menceritakan tentanng kisah kisah menarik enam sahabat ini. Mereka menamai persahabatan mereka
dengan sahibul menara, dikarnakan tempat berkumpul favorit mereka adalah menara. Novel ini
menceritakan seluk beluk kehidupan mereka di Pondok Pesantren Madani yang sangat Ketat dan disiplin.
Di pondok pesantren, keenam sahabat ini merupakan murid murid yang pintar dan terkenal. Di hari
pertama sekolah, mereka berlima sempat terlambat masuk mesjid, sehingga dihukum oleh penjaga
keamanan yang mereka gelari “Tyson”. Semenjak dihukum di hari pertama sekolah, nama mereka semakin
terkenal. Bahkan mereka sempat dipanggil ke mahkamah keamanan untuk dijadikan jasus , yaitu agen
rahasia. Tugas agen rahasia ini adalah mencari kesalahan yang diperbuat oleh santri santri. Selain itu, Alif
menjadi wartawan di koran kampus syams. Setelah empat tahun di Pondok Madani, ada satu hal yang
membuat Alif kecewa, dan sedih. Itu ketika dia mendapat surat dari teman lamanya Randai yang
mengabarinya bahwa dia telah diterima di ITB. Diterima di ITB adalah harapan besar Alif dan temannya
Randai, pada saat itu pikiran Alif guyah, dia berencana untuk berhenti sekolah di Pondok Madani. Tetapi
setelah dia mendapat pencerahan dari kelima sahabatnya dia membatalkan niatnya untuk berhenti dari
Pondok Madani.Setelah empat tahun berlalu, Alif diterima di salah satu Universitas di Bandung, yaitu
Universitas Padjajaran. Alif mengambil jurusan hunbungan internasional, dan berhasil menjadi wartawan
Tempo. Kemudian dia mendapat beasiswa ke Washington DC.

Evaluasi

Kekurangan novel ini adalah terlalu menggunakan bahasa daerah, sehingga membuat pembaca yang
bukan berasal dari Minangkabau kesulitan untuk mengerti kosa katana.Oleh karena itu, disetiap kosakata
sulit, dibawahnya dituliskan arti kosa kata tersebut. Kekurangan dalam novel ini ditutupi oleh
kelebihannya. Kelebihan novel ini dapat menyihir pembaca merasakan ada yang dilakukan leh Alif dan ke
lima sahabatnya. Setelah membaca novel ini, kita akan menyadari bahwa Pondok Pesantren tidak hanya
memberikan ilmu agama, tetapi juga ilmu umum seperti bahasa inggris, kesenian, dan lain-ain. Selain itu,
akan menghapus aggapan kita bahwa anak anak lulusan pondok pesantren palingan hanya akan menjadi
pemuka pemuka agama.

Tafsiran

Dengan mengesampingkan beberapa kekurangantadi, novel ini benarbenar buku yang sangat dibutuhkan
oleh remaja negeri ini. Buku ini memberi motivasi, semangat, dan mimpi padaanak-anak yang patah
semangat supaya sekolahdan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, buku ini juga
mengajarkan tentangketidakmungkinan yang bisa diwujudkan dengankerja keras.

http://fadhilaahmad45.blogspot.co.id/2015/05/orientasi-adalah-novel-ahmad-gramedia.html

Petunjuk: Cermati teks ulasan novel di atas, identifikasilah kelas kata dan makna kata pada satu paragraf
dengan mengisi table berikut.

LK 3.1 Identifikasi kelas kata dan makna kata

No Temuan kata dalam kalimat Kelas kata Makna kata

dst