Anda di halaman 1dari 11

STUDIO PERANCANGAN

LANGKAH-LANGKAH ANALISIS STRUKTUR DENGAN ETABS

1. Define Grid and Story Data


2. Define
2.1. Material Properties

2.1.1. Beton (Concrete)

PENTING
PERHATIKAN SATUAN

NOTE :
o Specified Conc Strength : mutu beton rencana
▪ K350 : 29.05 MPa (N/mm2)
▪ K400 : 33.20 MPa (N/mm2)
o Bending Reinf. Yield Stress : mutu baja rencana Tul. Longitudinal (Biasanya
400 MPa (N/mm2)
o Shear Reinf. Yield Stress : mutu baja recana Tul. Sengkang (Biasanya 400
MPa (N/mm2)
o Weigh per unit Volume : 2400 Kg/m3
o Mass per unit volume: (2400 Kg/m3 : 9.81 m/s)
o Modulus of Elasticity : 4700√𝑓𝑐′ MPa (N/mm2)
o Poisson’s Ratio : (biasanya untuk beton 0.2)
o Coeff of Thermal … : 9.900E-06
o Shear Modulus : otomatis (Modulus of Elasticity and Poisson’s Ratio)

SUCI PUTRI ELZA 1


STUDIO PERANCANGAN

2.2. Section (Frame, Wall, etc)


 ,
Frame Sections : Coloum, Beam
Wall/Slab/Deck Sections : Pelat, Shear Wall

2.2.1. Kolom (Rectagular Section)

NOTE :
o Material : mutu beton rencana
o Depth : asumsi awal
o Width : asumsi awal
o Reinforcement :
• Design Type : Column
• Cover to Rebar Center : 30-50 mm (biasanya diambil 50 mm)

ABAIKAN
DAHULU

SUCI PUTRI ELZA 2


STUDIO PERANCANGAN

o Property Modifiers :

SNI
BETON
2013

NOTE : Selebihnya didefinisikan 1

2.2.2. Balok T/L (Tee Section)


Berdasarkan SNI BEton Pasal 8.12 , Lebar efektif Pelat diatur sebagai berikut
1. Balok T
a. Lebar efektif pelat lantai ≤ 1/4 bentang balok
b.
2. Balok L “Terbalik”

NOTE :
o Material : mutu beton rencana
1 1
o Outside Stem : 𝐿 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝐿
12 13

o Outside flange : Tabel perhitungan (diambil nilai terkecil)

SUCI PUTRI ELZA 3


STUDIO PERANCANGAN

BALOK T
Bentang Balok L= 8000 mm Lebar Kolom 1 K1 = 450 mm
Tebal Pelat tp = 120 mm be 1 = 1260 mm b+8tp Lebar Kolom 2 K2 = 450 mm
Tinggi Balok h= 600 mm be 2 = 2000 mm L/4
1
Lebar Balok b= 300 mm be 3 = 3775 mm /2(L-1/2K1-1/2K2)
Lebar Efektif Balok be = 1260 mm

BALOK L
Bentang Balok L= 8000 mm Lebar Kolom 1 K1 = 450 mm
Tebal Pelat tp = 120 mm be 1 = 1320 mm b+6tp Lebar Kolom 2 K2 = 450 mm
Tinggi Balok h= 600 mm be 2 = 1266,67 mm b+L/12
1
Lebar Balok b= 300 mm be 3 = 3775 mm /2(L-1/2K1-1/2K2)
Lebar Efektif Balok be = 1266,7 mm

o Flange Thickness : 120 mm (Tebal Pelat)


1
o Stem Thickness : 𝑜𝑢𝑡𝑠𝑖𝑑𝑒 𝑠𝑡𝑒𝑚
2

o Reinforcement :
• Design Type : Beam
• Concrete Cover to Rebar Center : 30-50 mm (biasanya diambil 50
mm)

SUCI PUTRI ELZA 4


STUDIO PERANCANGAN

o Property Modifiers :

SNI BETON
2013

𝐶𝑟𝑜𝑠𝑠−𝑆𝑒𝑐𝑡𝑖𝑜𝑛 (𝑎𝑥𝑖𝑎𝑙)𝑎𝑟𝑒𝑎
• Mass : 𝐴

Di mana,
A : lebar balok × tinggi balok
Cross-Section (axial)area : (lihat di section properties)

• Weight : Sama dengan Mass


• Selebihnya didefinisikan 1

2.2.3. Pelat (Slab Section)


1. Tentukan jenis pelat yang akan di desain (One Way Slab or Two Way
Slab)
2. Tentukan tebal pelat rencana dengan rumus preliminary design plat
3. Modelkan pelat pada ETABS

SUCI PUTRI ELZA 5


STUDIO PERANCANGAN

NOTE :
o Section Name : nama pelat
o Material : mutu beton rencana (K-350)
o Membrane : tebal pelat rencana (120mm)
o Bending : sama dengan membrane
o Type : Membrane
o Set Modifiers :

SUCI PUTRI ELZA 6


STUDIO PERANCANGAN

2.2.4. Dinding Geser (Wall Section)

NOTE :
o Section Name : nama dinding
o Material : mutu beton rencana (K-350)
o Membrane : tebal dinding rencana (300 mm)
o Bending : sama dengan membrane
o Type : Shell (centrang “Thick Plate”)
o Set Modifiers :

2.3. Response Spectrum Functions


Menggunakan Aplikasi Spektra Indonesia

• Jalankan Aplikasi
• Tentukan Kota
• Faktor Keutamaan (SNI GEMPA 2012)

SUCI PUTRI ELZA 7


STUDIO PERANCANGAN

• Jenis Tanah

• Klik untuk mengecek apakah input parameter telah lengkap

• Klik untuk running program


• Keluar Hasil Sebagai Berikut

• Copy hasil perhitungan “ percepatan spektrum desain untuk berbagai T”


ke dalam Notepad

• Buka kembali ETABS


• 

SUCI PUTRI ELZA 8


STUDIO PERANCANGAN

• Browse File Notepad yang di Save Sebelumnya

2.4. Static Load Case


NOTE: EQX dan EQY digunakan untuk analisis gempa statis sedangkan untuk
analisis gempa dinamik menggunakan response spectrum cases.
SUCI PUTRI ELZA 9
STUDIO PERANCANGAN

2.5. Response Spectrum Cases



• Tentukan Fuction berdasarkan “Response Spectrum Functions” yang
didefinisikan sebelumnya.
• Tentukan Scale Factor menggunakan Tabel Perhitungan Excel “ RS CASES”

Response spectrum cases - data case (Struktur Atas) :

Data case, Spec-X Spec-Y *Ket : I = Faktor Keutamaan


IxG G = Gravitasi (9,81)
U1 = U1 = 0,3 x U2
R R = Koef.Modif Respons (Tabel 2.9 - RSNI 03-1726-201x)
IxG
U2 = 0,3 x U1 U2 =
R

I = 1 Spec-X Spec-Y
G= 9,81 U1 = 1,4014286 U1 = 0,4204286
R= 7 U2 = 0,4204286 U2 = 1,4014286

2.6. Load Combination (SNI GEMPA 2012)


Berdasarkan SNI Gempa 2012, faktor-faktor dan kombinasi beban untuk beban
mati nominal, beban hidup nominal, dan beban gempa nominal :
1. 1.4 DL
SUCI PUTRI ELZA 10
STUDIO PERANCANGAN

2. 1.2 DL + 1.6LL
3. 1.2 DL + 1 LL ± 0.3 ( QE + 0.2 SDS DL ) ± 1.0 ( QE + 0.2 SDS DL )
4. 1.2 DL + 1 LL ± 1.0 ( QE + 0.2 SDS DL ) ± 0.3 ( QE + 0.2 SDS DL )
5. 0.9 DL ± 0.3 ( QE - 0.2 SDS DL ) ± 1 ( QE - 0.2 SDS DL )
6. 0.9 DL ± 1.0 ( QE - 0.2 SDS DL ) ± 1 ( QE - 0.2 SDS DL )
Langkah-langkah dalam menentukan load combination dapat dihitung
menggunakan EXCEL “Load Combination”

SUCI PUTRI ELZA 11