Anda di halaman 1dari 51

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH


DIREKTORAT PEMBINAAN SMK

PEDOMAN PELAKSANAAN
USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) SMK
TAHUN 2018
KATA PENGANTAR
Dalam upaya mewujudkan peserta didik yang sehat perlu dilakukan
pembinaan dan pengembangan UKS. Kegiatan UKS meliputi 3 pilar
UKS yang biasa disebut Trias UKS yang meliputi, pendidikan kesehatan,
pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Trias
UKS bertujuan untuk membina, mengembangkan, dan meningkatkan
kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik yang
dilaksanakan melalui berbagai kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler.

Rendahnya derajat kesehatan dan berbagai masalah kesehatan pada


Direktur Pembinaan peserta didik sebagai akibat belum maksimalnya pembinaan dan
Sekolah Menengah Kejuruan pengembangan UKS di masing-masing sekolah. Oleh sebab itu keberadaan
Dr. Ir. M. Bakrun, MM. pedoman pembinaan dan pengembangan UKS sangat membantu dalam
mensukseskan program UKS di SMK.

Kami berharap dengan terbitnya Pedoman Pelaksanaan UKS di SMK ini


akan mampu menjadi pemicu dan pemacu dalam mewujudkan UKS yang
baik, sehingga menjadikan sekolah sehat dan bersih. Kami mendorong
agar Tim Pelaksana UKS SMK dapat bekerjasama dengan berbagai
pemangku kepentingan baik pemerintah maupun dunia usaha/industri
untuk mempercepat pencapaian tujuan program ini.

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK i
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua Tim Penyusun dan semua pihak yang terlibat
dalam penyusunan Pedoman Pelaksanaan UKS SMK. Semoga pedoman ini bermanfaat bagi sekolah
dan semua pihak dalam melaksanakan kegiatan UKS di SMK.

Direktur Pembinaan
Sekolah Menengah Kejuruan

Dr. Ir. M. Bakrun, MM


NIP 196504121990021002

Pedoman Pelaksanaan
ii Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................................................................ i
DAFTAR ISI ................................................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................................................... 1
A. Latar Belakang................................................................................................................................... 2
B. Deskripsi Kegiatan ............................................................................................................................ 4
C. Tujuan................................................................................................................................................ 4
D. Dasar Hukum..................................................................................................................................... 4
E. Sasaran .............................................................................................................................................. 6
F. Hasil Yang Diharapkan........................................................................................................................ 7
BAB II PELAKSANA, KEGIATAN, KRITERIA, TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DAN KELENGKAPAN
PERSYARATAN PENERIMA BANTUAN .................................................................................................. 9
A. Pelaksana ........................................................................................................................................ 10
B. Unsur yang Terlibat ........................................................................................................................ 11
C. Tugas dan Tanggungjawab .............................................................................................................. 11
D. Kegiatan ......................................................................................................................................... 13
BAB III PELAKSANAAN PROGRAM UKS DI SMK ............................................................................................. 27
A. Waktu ............................................................................................................................................. 28
B. Strategi ........................................................................................................................................... 29
BAB IV KRITERIA KEBERHASILAN .................................................................................................................. 33
A. Kriteria Keberhasilan ...................................................................................................................... 34
B. Monitoring dan Evaluasi ................................................................................................................. 36
C. Pelaporan ........................................................................................................................................ 36
BAB V PENUTUP ........................................................................................................................................... 37
Lampiran 1 Rencana Kegiatan Pelaksanaan UKS di SMK .............................................................................. 39
Lampiran 2 Sistematika Pelaporan .............................................................................................................. 42
Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK iii
BAB I
PENDAHULUAN

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 1
A. Latar Belakang
Usaha Kesehatan Sekolah adalah wahana belajar mengajar untuk meningkatkan kemampuan
hidup sehat sehingga meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang
harmonis dan optimal agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan kesehatan
juga diarahkan untuk membiasakan hidup sehat agar memiliki pengetahuan, sikap, keterampilan
untuk melaksanakan prinsip hidup sehat serta aktif berpartisipasi dalam usaha kesehatan baik di
lingkungan sekolah, lingkungan rumah, maupun lingkungan masyarakat. Selain itu UKS merupakan
bagian dari upaya Penguatan Pendidikan Karakter.

Peraturan bersama 4 (empat) Kementerian, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,


Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri Nomor 6/X/PB/2014;
Nomor 73 Tahun 2014; Nomor 41 Tahun 2014 dan Nomor 81 Tahun 2014 ini mengamanatkan
agar semua pihak terkait dapat terlibat dalam mengimplementasikan di sekolah sesuai dengan
kewenangan kementerian masing-masing.

Dalam Peraturan Bersama tersebut dinyatakan bahwa membina, mengembangkan, meningkatkan


perilaku hidup bersih dan sehat kepada peserta didik dilaksanakan secara terencana dan
bertanggung jawab melalui program pendidikan yaitu kegiatan ko-kurikuler, ekstrakurikuler dan
melalui usaha-usaha lain di luar sekolah yang menunjang perilaku dan karakter hidup bersih dan
sehat.

Pedoman Pelaksanaan
2 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
Keberhasilan pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), terlihat dan
tercermin pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta derajat kesehatan peserta didik. Hal
ini merupakan dampak dari pembinaan dan pelaksanaan program UKS di SMK. Program PHBS bagi
peserta didik perlu dilakukan sedini mungkin secara terpadu, terencana, terarah, dan terkoordinasi
dari 4 (empat) Kementerian terkait mulai dari tingkat pusat sampai dengan daerah serta melibatkan
kerjasama dengan pemangku kepentingan.

Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menyatakan bahwa “Satu dari empat anak usia sekolah
dan remaja menderita anemia” yang dapat mengakibatkan gangguan terhadap prestasi belajar
siswa. Resiko kesehatan pada anak usia sekolah dan remaja seringkali akibat faktor perilaku/
kebiasaan anak tersebut. Pada usia remaja perilaku tidak mendukung kesehatan misal konsumsi
gizi tidak seimbang, konsumsi gula garam lemak yang tinggi, kurang aktifitas fisik, konsumsi rokok
dan juga masalah mental emosional remaja. Selain itu remaja juga mengalami ancaman bahaya
penyalahgunaan NAPZA, penyimpangan perilaku (radikalisme, dan perundungan/bullying) dan
HIV-AIDS serta masalah kesehatan reproduksi remaja.

Oleh karena itu SMK perlu menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) agar
kualitas hidup sehat dan tingkat kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Setiap orang wajib
melaksanakan 7 kegiatan untuk menyukseskan germas (Gerakan Hidup Sehat). SMK perlu
menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan menyenangkan yang ditunjang
dengan adanya fasilitas kesehatan, kantin sehat dan keselamatan kerja yang baik. SMK juga perlu
mengelola limbah hasil proses pembelajaran agar lingkungan tetap sehat. Sehingga diperlukan
penyelenggaraan UKS yang optimal untuk mencapai peserta didik yang kompeten, berprestasi dan
berkarakter hidup bersih dan sehat.
Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 3
B. Deskripsi Kegiatan
Pelaksanaan UKS di SMK di maksudkan untuk menjamin setiap anak berhak hidup sejahtera
lahir, batin, dan sehat. Kesehatan yang di maksud adalah keadaan sehat, baik fisik, jiwa, spiritual,
maupun sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Untuk
remaja negara menjamin setiap dari mereka dapat memperoleh edukasi, informasi dan layanan
kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi agar mampu hidup sehat dan bertanggung jawab.

C. Tujuan
1. Meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar;
2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) siswa;
3. Meningkatkan Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS);
4. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja;
5. Memiliki kesadaran dan budaya untuk mewujudkan 7K (Keamanan, kebersihan, keindahan,
kenyamanan, ketertiban, kekeluargaan, kerindangan) di lingkungan SMK;
6. Memiliki daya tangkal terhadap pengaruh penyalahgunaan NAPZA, Penyimpangan Perilaku
(Radikalisme, dan Bullying/Perundungan);
7. Memiliki pemahaman tentang kesehatan reproduksi remaja;

D. Dasar Hukum
1. Undang Undang RI no 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Undang Undang RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;

Pedoman Pelaksanaan
4 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
3. Peraturan Pemerintah no 19 tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan beserta perubahannya;
4. Peraturan Pemerintah no 66 tahun 2010 tentang
perubahan Peraturan Pemerintah no 17 tahun
2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan;
5. Peraturan Presiden No. 72 tahun 2012 tentang
Sistem Kesehatan Nasional;
6. Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016 tentang
Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Untuk
Meningkatkan Daya Saing Sumber Daya Manusia
Indonesia;
7. Instruksi Presiden No. 1 tahun 2017 tentang
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat;
8. Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2017 tentang
Penguatan Pendidikan Karakter;
9. Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang
Penumbuhan Budi Pekerti;
10. Permendikbud No. 64 Tahun 2015 tentang Kawasan
Tanpa Rokok di Sekolah;

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 5
11. Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindakan
Kekerasan;
12. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1429/Menkes/SK/XH/2006 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Sekolah;
13. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 2269/MENKES/PER/XI/2011 tentang Pedoman Pembinaan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat;
14. Peraturan bersama antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri
Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 6/X/PB/2014, No. 73 tahun 2014, No. 41 tahun 2014,
No. 81 tahun 2014 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah;
15. Permendikbud No 62 tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler;
16. Pedoman Pelaksanaan UKS/M Kemdikbud;
17. Petunjuk Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK Tahun 2018;
18. DIPA Satker Direktorat Pembinaan SMK tahun anggaran 2018 Nomor SP DIPA
-023.03.1.419515/2018, tanggal 05 Desember 2017 beserta revisinya.

E. Sasaran
Sasaran UKS adalah warga sekolah (kepala sekolah, guru, peserta didik, pegawai sekolah), unsur
tim pelaksana UKS di SMK serta unsur masyarakat.

Pedoman Pelaksanaan
6 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
F. Hasil Yang Diharapkan
1. Meningkatnya mutu pendidikan dan prestasi belajar;
2. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) siswa;
3. Meningkatnya pemahaman tentang Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS);
4. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja;
5. Meningkatnya kesadaran dan budaya untuk mewujudkan 7K (Keamanan, kebersihan,
keindahan, kenyamanan, ketertiban, kekeluargaan, kerindangan) di lingkungan SMK;
6. Meningkatnya daya tangkal terhadap pengaruh penyalahgunaan NAPZA, Penyimpangan
Perilaku (Radikalisme, dan Bullying/Perundungan);
7. Meningkatnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi remaja;
8. Meningkatnya partisipasi masyarakat, Pusat Kesehatan Masyarakat dan Dunia Usaha/Dunia
Industri (DU/DI) dalam pengembangan UKS.

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 7
Pedoman Pelaksanaan
8 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
BAB II
PELAKSANA, KEGIATAN, KRITERIA, TUGAS TANGGUNG JAWAB
DAN KELENGKAPAN PERSYARATAN PENERIMA BANTUAN

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 9
A. Pelaksana
Pelaksana Bantuan UKS adalah 50 Sekolah Menengah Kejuruan dari 34 provinsi di prioritaskan yang
mengimplementasikan program Revitalisasi SMK dan dipilih sesuai kriteria penerima bantuan dan
ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan SMK sebagai penerima bantuan.

Pedoman Pelaksanaan
10 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
B. Unsur yang Terlibat
Unsur yang terlibat terdiri dari:
1. Tim Pembina UKS Pusat (Kemendikbud, Kemenkes, Kemenag, Kemendagri);
2. Tim Pembina UKS Provinsi (Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Kesehatan Provinsi, Kanwil
Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi);
3. Tim Pembina UKS Kecamatan (Puskesmas, Camat, PKK);
4. Kepala Sekolah dan tim pelaksana UKS;
5. Guru pembina UKS;
6. Peserta didik;
7. Mitra pendukung (Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI), Organisasi nasional maupun
internasional dan masyarakat).

C. Tugas dan Tanggungjawab


1. Sekolah :
a. Menyusun proposal Bantuan Revitalisasi UKS SMK Tahun 2018;
b. Menyampaikan proposal kepada Dinas Pendidikan Provinsi untuk mendapatkan
persetujuan dan pengesahan;
c. Mengirimkan proposal ke Direktorat PSMK;
d. Membentuk Tim Pelaksana Revitalisasi UKS SMK di sekolah;
e. Kepala Sekolah menandatangani surat perjanjian dengan Pejabat Pembuat Komitmen;
f. Bertanggung jawab penuh terhadap persiapan, perencanaan dan pelaksanaan pemanfaatan
dana;

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 11
g. Membukukan penggunaan dana bantuan dan menyampaikan laporan hasil penggunaan
dana kepada Direktorat Pembinaan SMK yang diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan
Provinsi;
h. Memungut dan menyetorkan pajak-pajak sesuai dengan ketentuan;
i. Mendokumentasikan kegiatan yang dilakukan dalam bentuk foto dan video.

2. Dinas Pendidikan Provinsi


a. Mengajukan dan/atau merekomendasi usulan SMK calon penerima bantuan;
b. Melaksanakan pembinaan terhadap SMK penerima bantuan;
c. Melakukan supervisi pelaksanaan program apabila diperlukan;
d. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan (apabila diperlukan)

3. Direktorat Pembinaan SMK


a. Menyiapkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan dokumen lain yang berkaitan dengan
Bantuan Revitalisasi UKS SMK Tahun 2018;
b. Melaksanakan koordinasi dan sosialisasi pemberian bantuan;
c. Melakukan evaluasi proposal bantuan;
d. Menetapkan SMK penerima bantuan;
e. Memproses pencairan dana;
f. Melaksanakan supervisi pelaksanaan kegiatan (apabila diperlukan).

Pedoman Pelaksanaan
12 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
4. Komite Sekolah
a. Memberikan masukan kepada sekolah dalam rangka pengembangan/revitalisasi UKS di
SMK;
b. Memfasilitasi terlaksananya kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan UKS antara lain
penyuluhan kesehatan lingkungan, kesehatan reproduksi remaja, sesuai Trias UKS;
c. Mengupayakan sumber pendanaan lainnya atau sarana prasarana yang dibutuhkan untuk
menunjang kegiatan.

D. Kegiatan
Lingkup materi, waktu pelaksanaan, sarana yang diperlukan dan metode yang digunakan dalam
melaksanakan kegiatan UKS, disampaikan dalam tabel dibawah ini. Sekolah dapat menggunakan
dokumen atau modul yang sudah diterbitkan oleh instansi lainnya untuk memperkaya materi.

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 13
Menu Gizi
Seimbang
1. Pendidikan Kesehatan

NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE


1 Gizi • Menu gizi seimbang Diversifikasi Guru mata • Buku Rapor • Membaca artikel, diskusi,
• Pemantauan status kurikulum, pelajaran Kesehatanku ceramah, tanya jawab,
gizi Intra, Ko • Pedoman contoh kasus, permainan,
• Kebun gizi dan Ekstra Gizi • Menanam tanaman sayur
• Kantin sehat bergizi kurikuler Seimbang dan buah (antara lain
(Isi Piringku) tomat, kacang-kacangan,
• Modul papaya, pisang, jambu,
Gizi dan belimbing, jambu air) di
Kesehatan kebun gizi
Remaja • Menerapkan di kantin
sekolah

Pedoman Pelaksanaan
14 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
2 Kesehatan • Pubertas Diversifikasi Guru mata Modul • Ceramah, tanya jawab,
reproduksi • Perawatan organ kurikulum, pelajaran Pendidikan diskusi, contoh kasus,
reproduksi Intra, Ko Kespro Bagi permainan, membaca
• Kehamilan dan Ekstra Guru SMK artikel,
• Keluarga kurikuler • Menghadirkan petugas
puskesmas untuk pelatihan
tentang kesehatan
reproduksi
• Kunjungan ke puskesmas
3 Kesehatan • Konsep diri Diversifikasi Guru • Modul • Membaca artikel, ceramah,
jiwa • Berfikir positif kurikulum, Bimbingan tentang tanya jawab, diskusi, contoh
• Percaya diri Intra, Ko dan Kesehatan kasus, permainan,
• Menangkal dan Ekstra Konseling Jiwa • Menghadirkan narasumber
radikalisme kurikuler (BK), Guru yang relevan
mata
pelajaran

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 15
NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
4 Kekerasan • Pertemanan dan Diversifikasi Guru Modul • Ceramah, tanya jawab,
kasih sayang kurikulum, Bimbingan Pendidikan diskusi, contoh kasus,
• Toleransi dan saling Intra, Ko dan tentang permainan
menghargai dan Ekstra Konseling pencegahan • Menghadirkan narasumber
• Pencegahan kurikuler (BK), Guru dan penang- yang relevan
perundungan dan mata gulangan • Mengadakan kegiatan sosial
kekerasan seksual pelajaran tindak Saling berkunjung
• Peraturan kekerasan
perundungan
5 Sanitasi • Cuci tangan pakai Diversifikasi Guru mata • Profil • Ceramah, tanya jawab,
sabun kurikulum, pelajaran sanitasi diskusi, contoh kasus,
• Pengelolaan limbah Intra, Ko sekolah permainan
padat dan cair dan Ekstra • Fact • Project Work tentang
• Pemberantasan kurikuler sheet Sanitasi
sarang nyamuk • Materi • Pembuatan produk dengan
• Manajemen PHBS bahan daur ulang
kebersihan • Pengelolaan dan
menstruasi Pengolahan limbah padat
• Kebersihan ruang dan cair
belajar praktik dan
teori

Pedoman Pelaksanaan
16 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
6 NAPZA • Jenis narkotika Diversifikasi Guru mata Pedoman • Ceramah, tanya jawab,
• Jenis zat penimbul kurikulum, pelajaran Pencegahan diskusi, contoh kasus,
adiksi (contoh: Intra, Ko Penyalah- permainan
lem, thiner, bunga dan Ekstra gunaan • Kunjungan ke panti
kecubung), kurikuler Narkoba di rehabilitasi
• Dampak penggunaan Sekolah • Menghadirkan narasumber
• Pencegahan
• Komunikasi efektif
7 HIV/ Aids • Pencegahan Diversifikasi Guru mata Pendidikan • Ceramah, tanya jawab,
penularan kurikulum, pelajaran Pencegahan diskusi, contoh kasus,
• Penanganan stigma Intra, Ko HIV-AIDS di permainan
dan diskriminasi dan Ekstra Sekolah • Kunjungan ke pada/
kurikuler menghadirkan ODHA
• Menghadirkan narasumber

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 17
NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
8 Penyakit • Jenis penyakit Diversifikasi Guru mata www.pptm. • Ceramah, tanya jawab,
tidak • Perilaku beresiko kurikulum, pelajaran depkes.go.id diskusi, contoh kasus,
menular • Aktivitas fisik Intra, Ko permainan
• Pemeriksaan dan Ekstra • Menghadirkan puskesmas
kesehatan kurikuler untuk pemeriksaan
• Gizi seimbang kesehatan
• Menghadirkan narasumer
• Simulasi gizi seimbang
• Menyiapkan makanan
dengan menu gizi seimbang
(Praktik)
9 Rokok • Jenis rokok Diversifikasi Guru mata Bahaya Rokok, • Ceramah, tanya jawab,
• Mitos kurikulum, pelajaran Minumah diskusi, contoh kasus,
• Dampak penggunaan Intra, Ko Keras dan permainan
(pasif dan aktif) dan Ekstra Narkoba • Membuat poster, infografis,
• Kandungan zat di kurikuler flyer, brosur, bahaya
dalam rokok merokok
• Membuat jingle, film
pendek, foto tentang
bahaya rokok

Pedoman Pelaksanaan
18 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
10 Media • Pornografi Diversifikasi Guru mata www.kominfo. • Membaca dan menulis
sehat • Media sosial kurikulum, pelajaran go.id artikel, ceramah, tanya
• Hoax Intra, Ko jawab, diskusi, contoh
dan Ekstra kasus, permainan Membuat
kurikuler poster, infografis, flyer,
brosur.
• Membuat jingle, film
pendek, foto tentang media
sehat

2. Pelayanan Kesehatan

NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE


1 Promotif • Penyuluhan Diversifikasi Guru mata www.kesmas. Ceramah, tanya jawab,
kesehatan kurikulum, pelajaran kemkes.go.id diskusi, contoh kasus,
• Pelatihan Intra, Ko permainan, Media cetak
keterampilan dan Ekstra www. maupun elektronik (antara
kurikuler kemdikbud. lain flyer, brosur, poster,
go.id infografis)

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 19
NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
2 Preventif • Peningkatan daya Diversifikasi Guru mata www.kesmas. • Ceramah, tanya jawab,
tahan tubuh kurikulum, pelajaran kemkes.go.id diskusi, contoh kasus,
• Pemutusan mata Intra, Ko permainan
rantai penularan dan Ekstra www. • Media cetak maupun
penyakit kurikuler kemdikbud. elektronik (antara lain
• Pencegahan go.id flyer, brosur, poster,
penyakit infografis)
• Praktik pemutusan mata
rantai penularan penyakit
(foging, pemberian
tambah darah dan
vitamin, kerjasama
dengan instansi terkait)
• olahraga
3 Penjaringan Pemeriksaan status Tentatif Puskesmas Koordinasi Pemeriksaan kesehatan
kesehatan peserta (disesuai- dengan
didik kelas 10 kan) Puskesmas

Pedoman Pelaksanaan
20 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
4 Pemerik- • Status gizi Tentatif Warga Koordinasi Pemeriksaan kesehatan
saan kese- • Gigi dan mulut (disesuai- sekolah dengan
hatan • Indra pendengaran kan) bekerjasama Puskesmas,
• Indra penglihatan dengan Rumah Sakit
• Kebugaran jasmani Puskesmas,
• Kesehatan rumah sakit
reproduksi
• Kesehatan mental
emosional remaja
• Modalitas belajar
5 Tablet • Sosialisasi manfaat Tentatif Puskesmas Koordinasi Peserta didik perempuan
tambah tablet tambah (disesuai- dan Rumah dengan minum tablet tambah darah,
darah darah kan) Sakit Puskesmas seminggu 1 kali
• Pemberian tablet dan Rumah
tambah darah Sakit
6 Pertolongan • Sosialisasi P3K Tentatif Warga Koordinasi • Sosialisasi Peraturan
perta- • Praktek P3K (disesuai- sekolah dengan P3K dari DU/DI maupun
ma pada kan) bekerjasama Puskesmas, instansi lainnya
kecelakaan dengan PMI, Rumah • Praktik P3K
(P3K) Puskesmas, Sakit
PMI, Rumah
Sakit

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 21
NO MATERI LINGKUP MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
7 Pertolongan Praktek P3P Tentatif Warga Koordinasi • Sosialisasi peraturan
pertama (disesuai- sekolah dengan terkait
pada pen- kan) bekerjasama Puskesmas, • Praktik P3P
yakit (P3P) dengan Rumah Sakit
Puskesmas,
Rumah Sakit
8 Pemulihan Kepedulian terhadap Ko kurikuler Guru dan Bahan Bacaan • Penyuluhan, diskusi
Pasca sakit sesama teman peserta didik • Praktik kepedulian
yang dalam masa terhadap sesama
pemulihan kesehatan
9 Rujukan ke Gejala penyakit berat Tentatif Puskesmas, Koordinasi • Membuat SOP
puskesmas/ (disesuai- Rumah Sakit dengan • Sosialisasi SOP (antara
rumah sakit kan) Puskesmas, lain melalui media cetak
Rumah Sakit maupun penyuluhan
langsung)

Pedoman Pelaksanaan
22 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
3. Pembinaan Lingkungan Sehat

LINGKUP
NO MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
MATERI
1 Kebersihan Jumat bersih Setiap hari Semua warga Alat alat kebersi- Kerja bakti, gotong royong
jumat sekolah han di koordinasikan oleh OSIS
Setiap hari Setiap hari Semua warga Alat alat kebersi- • Sistem Piket di jadwalkan
bersih sekolah han oleh OSIS
• Membuat peraturan
terkait kebersihan ruang
pembelajaran teori dan
praktik dibuat oleh OSIS
2 Keindahan Pengelolaan Setiap hari Semua warga Termpat sampah • Membiasakan warga se-
sampah organik sekolah terpilah kolah membuang sampah
dan non or- sesuai tempatnya
ganik
• Membuat jadwal pen-
golahan sampah organik
maupun non organik
• Membuat jadwal pem-
buatan produk daur ulang

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 23
LINGKUP
NO MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
MATERI
3 Kenyamanan Kawasan tanpa Setiap hari Semua warga Poster, brosur, • Membiasakan warga
rokok sekolah spanduk sekolah tidak merokok
• Membuat peraturan dan
sanksi yang di buat oleh
OSIS
• Membuat poster, brosur,
spanduk, infografis, stiker
4 Ketertiban Disiplin jam Setiap hari Semua warga Tanda masuk kelas • Membiasakan warga se-
sekolah, ma- sekolah dan pulang kolah tertib dan disiplin
suk dan jam
pulang, apel • Membuat peraturan yang
setiap pagi dan dibuat oleh OSIS
jam pulang
5 Kerindangan Kawasan tanpa Setiap hari Semua warga Poster, Brosur, • Penyuluhan
kekerasan sekolah Mading
• Membuat peraturan yang
dibuat oleh OSIS
• Menempel pengumuman
kontak pengaduan
• Membuat poster, brosur,
spanduk, infografis, stiker

Pedoman Pelaksanaan
24 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
LINGKUP
NO MATERI WAKTU PELAKSANA SARANA METODE
MATERI
6 Kekeluargaan Kantin sehat Setiap hari Semua warga Peralatan makan, • Sosialisasi kebijakan
sekolah tempat penyim- kantin sehat
panan makanan,
alat proteksi pen- • Praktik menerapkan
jamah makanan, kantin sehat
tempat cuci
• Study kasus
tangan, tempat
sampah, tempat
cuci piring,
7 Keamanan • Kebun gizi Setiap hari Semua warga Lahan, tanaman, • Penyuluhan,
sekolah air cukup, alat pembuatan kebun gizi
• Penataan pertanian dan taman sekolah
pekarangan
• Praktik menerapkan
• Taman kebun gizi dan penata-
sekolah an taman serta
pekarangan sekolah
• Membuat daftar piket
merawat kebun gizi
serta taman sekolah
• Menjalin kerja sama
dengan Dinas Perta-
manan dan Pertanian

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 25
01
02

04
03

Pedoman Pelaksanaan
26 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
BAB III
PELAKSANAAN PROGRAM UKS DI SMK

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 27
A. Waktu
Kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dilaksanakan sepanjang tahun pelajaran di SMK.
Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan bantuan UKS di SMK tahun 2018 diselenggarakan pada
tahun 2018 yang dimulai selambat-lambatnya 14 hari setelah dana bantuan masuk ke rekening
sekolah penerima bantuan, kegiatan berakhir selambat-lambatnya sampai dengan 15 Desember
2018.

Pedoman Pelaksanaan
28 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
B. Strategi
1. PERENCANAAN
Sekolah melakukan kegiatan perencanaan implementasi Bantuan UKS SMK diperlukan
pembuatan program kerja, yang dilengkapi dengan
a. Nama kegiatan
b. Jadwal kegiatan
c. Penanggungjawab kegiatan
d. Rencana anggaran biaya
e. Unsur yang terlibat.
f. Inventarisasi sumberdaya

2. SOSIALISASI
Kegiatan sosialisasi dapat dilakukan untuk memberikan informasi kepada warga sekolah maupun
pemangku kepentingan lainnya untuk tercapainya tujuan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah
(UKS).
Jenis Sosialisasi:
a. Sosialisasi melalui media sosial
b. Sosialisasi melalui publikasi media cetak/flyer/majalah sekolah/mading
c. Sosialisasi melalui pertemuan orang tua/wali murid, masyarakat.

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 29
3. IMPLEMENTASI
Implementasi pelaksanaan UKS di SMK antara lain meliputi kegiatan sebagai berikut:

UNSUR YANG
NO KEGIATAN CAKUPAN SUB KEGIATAN
TERLIBAT
1. Membentuk Tim Keanggotaan terdiri dari unsur 1. Membuat SK Tim UKS 1. Ka Sekolah
UKS pemerintah kecamatan dan desa, 2. Membuat rencana 2. Seluruh
kepala sekolah, guru, komite pembinaan dan waka
sekolah, OSIS, puskesmas, serta pengembangan UKS
unsur-unsur yang relevan lainnya.
2. Membuat peta 1. Membuat peta jalan dalam 5 Menguraikan peta jalan 1. Ka SMK
jalan tahun ke depan meliputi: 2. Tim UKS
2. Membuat program kerja jangka Inventarisasi kegiatan UKS di
menengah 3 tahun SMK
3. Membuat program kerja
tahunan
3. Membuat 1. Penyediaan narasumber terkait 1. Menginventarisir 1. Ka SMK
berbagai macam kegiatan UKS narasumber sesuai jenis 2. Tim UKS
kegiatan UKS 2. Menyiapan sarana dan kegiatan UKS
prasarana pendukung UKS 2. Menginventarisir sarana
dan prasarana
3. Dan lain lain

Pedoman Pelaksanaan
30 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
UNSUR YANG
NO KEGIATAN CAKUPAN SUB KEGIATAN
TERLIBAT
4. Membuat jenis- 1. Membuat materi sosialisasi 1. Materi yang akan di 1. Ka SMK
jenis materi dan promosi untuk media kembangkan antara lain: 2. Tim UKS
publikasi sosial content untuk website, 3. Waka
2. Membuat materi untuk membuat page media Sarana dan
publikasi media cetak/flyer/ sosial (facebook, instagram, Prasarana
majalah sekolah/mading twitter, youtube, blog) 4. Waka
3. Membuat materi untuk 2. Membuat desain dan Humas
pertemuan orang tua/wali content untuk flyer/
murid, masyarakat. majalah
3. Membuat buku saku
UKS
5. Menyelenggarakan Menyelenggarakan kompetisi 1. Mengadakan lomba antar 1. Ka Sekolah
promosi dan UKS (antara lain: kantin sehat, program/bidang keahlian 2. Tim UKS
kompetisi apotik hidup, kebun gizi, 2. Mengadakan lomba antar
keamanan pangan sekolah, sekolah
lomba pencegahan HIV-AIDS 3. Mengadakan kegiatan
di sekolah, lomba pencegahan bersama antar sekolah
penyalahgunaan narkoba di
sekolah), lomba sekolah sehat
(LSS)

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 31
Pedoman Pelaksanaan
32 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
BAB IV
KRITERIA KEBERHASILAN

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 33
A. KRITERIA KEBERHASILAN
Agar pelaksanaan kegiatan implementasi UKS dapat diukur tingkat keberhasilannya, maka perlu
dirumuskan kriteria keberhasilannya. Kriteri keberhasilan tersebut dirumuskan dalam bentuk butir-
butir yang disusun berdasarkan tujuan dan hasil yang diharapkan. Adapaun kriteria keberhasilan
pelaksanaan Bantuan UKS adalah sebagai berikut:

1. Indikator Proses
Indikator proses yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pelaksanaan UKS adalah:

NO PROSES KEGIATAN YA TIDAK


1 Diterbitkannya SK Tim Pelaksana UKS
2 Tersedianya program dan rencana kegiatan UKS
3 Dilaksanakannya rapat Tim Pelaksana UKS secara berkala
4 Tersedianya rencana anggaran Belanja UKS yang masuk ke dalam Rencana
Kerja Sekolah dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (RAPBS)
5 Adanya kontribusi dana dan tenaga dari komite sekolah
6 Adanya kontribusi dari masyarakat, DU/DI, Instansi terkait
7 Adanya keterlibatan Puskesmas, PMI, Rumah Sakit
8 Peserta didik yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam hidup
bersih dan sehat

Pedoman Pelaksanaan
34 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
NO PROSES KEGIATAN YA TIDAK
9 Tersedianya media Komunikasi Informasi dan Edukasi hidup bersih dan sehat
10 Tersedianya sarana dan prasarana UKS
11 Tersedianya air bersih yang cukup
12 Tersedianya kantin sehat
13 Tersedianya kebun gizi
14 Tersedianya tempat sampah organik dan non organik
15 Tersedianya tempat pengolahan limbah
16 Adanya kegiatan pembuatan produk daur ulang limbah
17 Adanya Media cetak (antara lain Poster, brosur, spanduk, flyer, infografis,
stiker) dan Adanya media Elektronik
18 Tersedianya tempat cuci tangan dengan air dan sabun
19 Tersedianya ventilasi dan pencahayaan ruang kelas dan ruang praktik yang
memadai
20 Menerapkan kawasan bebas jentik nyamuk
21 Menerapkan kawasan tanpa rokok
22 Menerapkan kawasan tanpa kekerasan

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 35
2. Indikator Hasil
Indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pelaksanaan UKS sebagai berikut:
a. Meningkatnya prestasi peserta didik dan mutu sekolah;
b. Meningkatnya derajat kesehatan dan gizi peserta didik;
c. Meningkatnya karakter hidup sehat dan kompetensi peserta didik;
d. Meningkatnya partisipasi DU/DI dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengembangan
UKS.

B. MONITORING DAN EVALUASI


Monitoring dan Evaluasi dilakukan untuk mengukur ketercapaian program serta kebermanfaannya
untuk mengambil langkah tindak lanjut. Untuk monitoring dan evaluasi perlu ditetapkan kriteria
keberhasilan serta instrumen monitoring dan evaluasi. Monitoring dan evaluasi dilakukan sebanyak
dua kali yaitu pada saat pertengahan dan akhir kegiatan.

C. PELAPORAN
Sebagai pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan, maka sekolah wajib menyusun dan
menyampaikan laporan kepada Direktorat Pembinaan SMK, dengan ditembuskan ke Dinas
Pendidikan Provinsi paling lambat 31 Desember 2018. Laporan dilengkapi dengan foto-foto
kegiatan dan/atau video kegiatan.

Pedoman Pelaksanaan
36 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
BAB V
PENUTUP

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 37
Pendidikan karakter melalui program UKS dilaksanakan dengan mengintegrasikan dalam tema, subtema
pada proses pembelajaran di SMK. Pendidikan karakter melalui berbagai jenis kegiatan UKS dilaksanakan
sesuai program UKS yang dikembangkan di sekolah masing-masing. Nilai karakter yang dikembangkan
melalui UKS disesuaikan dengan jenis kegiatan, materi dalam ko-kurikuler, ekstrakurikuler, tema/
subtema dalam kegiatan pembelajaran, sarana prasarana dan sumberdaya sekolah.

Program pembinaan lingkungan sekolah sehat seperti kebun gizi, kantin sehat, penataan pekarangan,
pengelolaan limbah padat dan cair, kawasan tanpa rokok dan kawasan tanpa kekerasan merupakan
wahana pengembangan karakter untuk peserta didik di sekolah.

Program UKS di SMK perlu dijabarkan dalam bentuk rencana kerja dan anggaran yang akan digunakan
sebagai dasar pelaksanaan oleh Kepala Sekolah, Guru, dan Tim Pelaksana UKS, serta komite sekolah
dalam melaksanakan program UKS. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk memperoleh data dan
informasi jenis kegiatan, keterlaksanaan dan hasil yang diperoleh serta sebagai bahan untuk umpan
balik dan perbaikan.

Pedoman pelaksanaan UKS ini disusun dengan tujuan untuk mempermudah pelaksanaan UKS. Sekolah
diharapkan dapat menerapkan pedoman pelaksanaan UKS dengan terukur dan benar, sehingga upaya
meningkatkan karakter hidup bersih dan sehat peserta didik dapat tercapai.

Pedoman Pelaksanaan
38 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
LAMPIRAN 1
RENCANA KEGIATAN
PELAKSANAAN UKS DI SMK

BULAN
NO URAIAN KEGIATAN UKS
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pendidikan Kesehatan
1 Gizi
2 Kesehatan reproduksi
3 Kesehatan jiwa
4 Kekerasan
5 Sanitasi
6 NAPZA
7 HIV/ Aids
8 Penyakit tidak menular
9 Rokok
10 Media sehat

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 39
BULAN
NO URAIAN KEGIATAN UKS
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pelayanan Kesehatan
1 Promotif
2 Preventif
3 Penjaringan
4 Pemeriksaan kesehatan
5 Tablet tambah darah
Pertolongan pertama pada kecelakaan
6
(P3K)
7 Pertolongan pertama pada penyakit (P3P)
8 Pemulihan Pasca sakit
9 Rujukan ke puskesmas/ rumah sakit
Pembinaan Lingkungan Sehat
1 Kebersihan
2 Keindahan
3 Kenyamanan
4 Ketertiban
5 Kerindangan

Pedoman Pelaksanaan
40 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
BULAN
NO URAIAN KEGIATAN UKS
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
6 Kekeluargaan
7 Keamanan

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Pembina UKS,

........................... ..............................
NIP NIP

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 41
LAMPIRAN 2
SISTEMATIKA PELAPORAN

COVER
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I: PENDAHULUAN
A. Latar Belakang (alasan dilaksanakannya UKS SMK)
B. Tujuan (Apa yang ingin dicapai melalui UKS SMK)
C. Dasar Kegiatan (dasar pelaksanaan UKS SMK)
D. Hasil Yang Diharapkan (Bukti-bukti apa yang akan dicapai atas UKS SMK)

BAB II: PELAKSANAAN


A. Perencanaan (perencanaan, penjadwalan dan petugas pelaksana)
B. Implementasi (waktu, tempat dan bentuk kegiatan pelaksanaan)
C. Pembiayaan (kapan bantuan masuk rekening, dukungan dana UKS SMK)
D. Unsur yang terlibat (siapa dan pihak mana saja yang terlibat dalam UKS SMK)

BAB III: PEMANTAUAN, EVALUASI DAN TINDAKLANJUT


A. Pemantauan: Kapan, oleh siapa dan bagaimana pemantauan dilakukan
B. Evaluasi (bagaiamana melakukan evaluasi dan kapan dilakukan oleh siapa)
1. Hasil-hasil kegiatan (apa indikator keberhasilannya dan bagaimana hasilnya)
2. Pemasalahan dan Solusi (masalah apa yang dihadapi dan bagaimana solusinya

Pedoman Pelaksanaan
42 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
C. Tindaklanjut: (Apa yang akan dilakukan sekolah sebagai tindaklanjut agar kegiatan UKS
SMK berkelanjutan dalam jangka panjang)

BAB IV: PENUTUP


A. Kesimpulan (Bagaimana kesimpulan dari kegiatan UKS SMK)
B. Saran (Saran-saran apa yang diberikan agar program lebih bedaya guna dan berhasil guna;
Saran kepada Direktorat PSMK, Dinas Pendidikan Setempat, SMK Penyelenggara UKS SMK)

LAMPIRAN:
1. Rencana Kegiatan
2. Rekapitulasi Pengeluaran/ Pembiayaan
3. Foto Kegiatan dan Bukti Implementasi

Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 43
Daftar Pustaka
2015. Pendidikan Pencegahan HIV-AIDS di Sekolah. Jakarta:Dikdasmen Kemendikbud RI
2017. Bahaya Rokok, Minuman Keras dan Narkoba. Jakarta: Dikdasmen Kemendikbud RI
2017. Pedoman Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah. Jakarta: Dikdasmen Kemendikbud RI
2017. Peta Jalan Sanitasi Sekolah Dalam Kerangka UKS 2017. Jakarta : Dikdasmen Kemendikbud RI
2017. Rapor Kesehatanku Buku Informasi Kesehatan Peserta Didik Tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK/
MA. Jakarta: Kemenkes RI
2017. Rapor Kesehatanku Buku Catatan Kesehatan Peserta Didik Tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK/MA.
Jakarta: Kemenkes RI
Isi Piringku. Jakarta: Kemenkes RI
2016. Gizi dan Kesehatan Remaja. Jakarta: SEAMEO RECFON Kemendikbud
2016. Panduan Gizi Seimbang Modul untuk Guru Sekolah Menengah Atas. Jakarta: SEAMEO RECFON
Kemendikbud
2016. Panduan Gizi Seimbang Modul untuk Siswa Sekolah Menengah Atas. Jakarta: SEAMEO RECFON
Kemendikbud

Pedoman Pelaksanaan
44 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK
Pedoman Pelaksanaan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK 45
Pedoman Pelaksanaan
46 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMK

Anda mungkin juga menyukai