Anda di halaman 1dari 9
Jurnal Forum Nuklir, 2011, Volume 5 Nomor 4 SIMULASI PENGASUTAN MOTOR DG MENGGUNAKAN SIMULINK (Untuk Diaplikasikan Sebagai Penggerak Pintu Radiasi Sinar-X) Ignatius Agus Purbhadi W. Sekolah 'Tinge\ Teknologi Nuklit~ RATAN sfolan Babarsari KP 6101 YRBB Yogyakarta $528) Tip, 10274-84085 Envil< purbhadi1972@hounail com ABSTRAK SIMULASI PENGASUTAN MOTOR DC MENGGUNAKAN SIMULINK — UNTUK DIAPLIKASIKAN SEBAGAI PENGGERAK PINTU RADIASI SIVAR-X, Telah ciakukan penclitian ulasi pengasutan motor DC menygurakan Matlab/Simutink yang hertujuan untuk mengecahui pengaruh tehanan asut terhadap arus dan torsi pada saat menjalankan motor de yang diaplikasikan sebagai penggerais pintu penahan radiasi sinar-X dan sebagai alat peraga sorana pencidikan, Penelitian simulasi pengesutan mo- tor de denigan Matlab/Simulink ini menggunakan moxiel_ motor de dengan daya 2 hp, 220 volt, arus kumparan medan 1 ampere, Model motor de tersebut selanjutnya. dibuat simulasi Komputer dengan program Simulink. Hasil simulasi program Matlab/Simulink menunjukkan bahwa pada pengggunssin tabanan asut ter- Jedi penurunan arus start yang sangat signifikan yaitu scbesar 18 ampere, dan 33 ampere bila dihuloung lang~ sung dengan arus nominal 8 ampere. Dan torsi elektromagnet yang dihasilkan motor de suat stat juga men= salami penurunan dari 74 Nim menjaci 42 Nm bila menggunakan tahanan asut dengan torsi norninzll 18 Nm Keta kuch :simulast, motor de, pengasutan, pinta radiasi sinar-X- ABSTRACT SIMULATION OF DC MOTOR STARTING USING SIMULINK FOR APPLIED ON DRIVER X- RAYS RADIATION SHIELDING GATE . Starting a de motor simulation study nas been carried out using Simulink, This study aims to determine the influence of starting resistance to the current and torque when running on the applied de motor to drive 2 X-rays radiation shielding gate and can be used for talueation learning tools. Starting with 2 dc motar simulation Simulink models 2 de motor with power 2 hp, 20 volt, 1 ampere field coil current. And then, the de moior model is ereated with a computer simulation program using Simulink. The results simulation program Simulink show that the use of starting resistance declined significantly starting eurrent that is equal to 18 amperes, and 93 amperes when connected dircetly to the nominal current 8 anpetes. And the resulting electromagnetic torque de mator at start also decreased rom 74 Nm to 42 Nin when using starting resistance carly with s nominal rorque of 18 Ne. Keywords: simulation, de motor, starting, X-rays shielding gate. PENDAHULUAN Motor anus searah merupakan mesin listtk yang ‘menggunckan tenaga listrik arus searal atau disingkat de Girect current) yang mengubah energi listrik menjadi caergi mesanik berupa putaran. Motor de masih banyak digunakan sebagai pengzerak di bidang industri, kontrol posisi, din sistem kontrol Karena salah satu keunggulan * Corresponding author. Tea: 0274-48408 oral acess: publi 972;otal eon Ignatius Agus Purbhadi W dari motor de adalah mudah untuk dilnkukan pengaturan kecepatannya dibanding dengan motor ac atax motor induksi Mikalah ini akan mengkaji penggunaan motor de yang iaplikusikan sebagai penggerak pintu penahan radiasi Sinar-x untuk keperluan radiodiagnostik di biéang indus- tri, Seperti kita ketaiui bahwa pada saat starting motor Jurnal Forum Nuklir, tahun, Volume (Nomer) de memburubkan aris start yang besar yang dapat me~ nyebabkan kerugian diantaranya kerusakan sikat maupun Ikumperan motor yang terbaker akibar arus start yang berlebian, Dalam kajian penggunaan motor de sebagai penggerak pintu radiasi ini, penulis menggunakan sima~ asi MatlabySitnulink untuk mengetahui pengarui penggunaan tahanan mula terhadap arus starting dan torsi_mekanik motor de yang diaplikasikan sebagai ppenggerak pintu radiasi pesawat sinar-X di bidang indus ti Dinding Ruang Sinar-X ‘Tebull dinding beton atau timbal penaan paparan radiasi sinar-X- industri bertegangan 250 kV, memerlukan ketebalan minimum dinding heton setebal 50 cm atan Gambar1. Contoh rancangan dinding penahan radiast Sinar-X"" timbal setebal 10 mm, Dan jalan masuk ke ruang sumber radiasi dibuat jalan masuk yang berliku untuk menahan radiasi hamburan sehingga radiasi tidak langsung ‘mengenai pintu jalan masuk ruang sinar-X_ seperti Gam- bar 1!" Walaupun tidak secara langsung mendapatkan radinsi sinar-X, namun Karena bobot dari pintu penahan radiasi tersebut, maka perlu di desain sedemikian rupa sehingga dapat dioperasiken secara otomatis dengan ‘menggunakan sistem elektrik berupa penggerak motor dc, Laju dosis pada bagian tengah jalan berliku (titik “C") tersebut, dapat dihitung secara sederhana dengan rumus: Dg = Dg : (jarak antara B ke C}* Mo dengan ttik $ berada 1 meter dari ttik B. Laju desis pada jarak 1 meter pada jalan berliku di titik M dapat dihining dengan ramus: Dyc= Dex 10% 2 [ju dosis pada pinta d dapat dihitung melalui ramus: Dy=Dy : Garak dariCke a? (3) Rancangan Pintu Ruang Sinar-X Beberapa rancangan pintu pemutup ruangan untuk sume ber radiasi direkomendasikan oleh TAA“! seperti pace Gambar 2, Pinty yang dilapisi timbal atau Cimah ita yang diadopsi dari World Health Organization (WHO) 40218, tinggi maksimum yung diperbolebkan dari lanai beton adalait 1,5 em untuk menghindarkan adsnya papae ran radiasi primer secara langsung yang, menumbuk pin- tu tersebut. Demikian jugs pintu dam rangka pinto harus terdiri dari timbal yang sata kualitasnya baik pada pinta ‘maupun rangka pintusya. Bagian lebih dari pintu yang saling tumpang tindih dengan cangka pints, minimal ‘tidak kurang dari 1,5 em, Pints ruang Sinar-X di desain menggunakan motor de sebagai penggerak, dengan menggunakan poros ulir yang berpuiar menggerakken sistem mekanik gearbox yang,