Anda di halaman 1dari 4

PELAYANAN PASIEN HEMODIALISA

NO. DOKUMEN NO.REVISI HALAMAN


00 1/1

RSU NATALIA
Jl. Teratai no.15 Pulisen- Boyolali
Telp./Fax (0276) 325302
Email:rsunataliaboyolali@gmail.com
Tanggal terbit Ditetapkan
STANDAR Direktur RSU NATALIA
PROSEDUR
OPERASIONAL (SPO)

dr. Yulika Putri Dasa Panjuis


NIK 19870710 201606 2 037
PENGERTIAN Proses penerimaan pasien HD dari
IGD/Poliklinik?Rawat Jalan/Rawat inap (ODC)
sampai pasien mendapatkan tindakan hemodialisa.
TUJUAN Agar pasien mendapatkan pelayanan tindakan
hemodialisa dengan cepat dan tepat
KEBIJAKAN
PROSEDUR A. Pasien rawat jalan (yang rutin HD)
1. Perawat meberikan Persetujuan Tindakan
Medis (Informed Concent) untuk
ditandatangani pasien atau keluarga
2. Perawat menerima copy kwitansi bukti
pembayaran HD
3. Perawat melakukan persiapan pasien sebelum
tindakan HD (Timbang BB, Observasi tanda-
tanda vital, anamnesa dll)
4. Perawat menghubungi dokter penanggung
jawab HD
5. Perawat melakukan tindakan dialisis sesuai
program dokter
6. Perawat melakukan pencatatan semua
tindakan dialisis di lembar observasi pasien
HD
7. Perawat melaporkan hasil tindakan dialisis
kepada dokter penanggung jawab HD setelah
tindakan dialisis selesai
8. Perawat memberikan kartu perjanjian kepada
pasien untuk program HD selanjutnya jika
pasien tidak perlu dirawat

a) Jika pasien perlu rawat inap/ruang khusus :


1. Dokter / Perawat meberitahu pasien
/keluarga bahwa pasien perlu rawat
inap/ruang khusus
2. Untuk ruang khusus : Dokter/Perawat
memberikan form persetujuan rawat ruang
khusus (ICU/ICCU/IMC/NICU) untuk
diisi dan ditandatangani keluarga.
3. Perawat mengarahkan keluarga pasien
untuk menyelesaikan administrasi di CRI
4. Perawat menyiapkan persiapan pasien
pindah, semua pesanan ditulis pada catatan
keperawatan dan daftar
persiapan/pemeriksaan pasien pre dan post
HD
5. Perawat menghubungi ruang perawatan
yang dituju untuk menjemput pasien, jika
pasien dirawat di ruang khusus perawat
HD yang mengantarkan pasien ke ruangan
6. Perawat serah terima pasien dengan
perawat ruangan/perawat ruang khusus
b) Jika pasien meninggal :
1. Perawat merapikan jenazah
2. Perawat menghubungi IGD untuk
memesan ambulance jenazah
3. Perawat mempersiapkan pasien pulang
4. Perawat mengarahkan keluarga untuk
menyelesaikan administrasi di CRI
5. Perawat menerima bukti pembayaran
administrasi dan alkes HD
6. Perawat menghubungi Petugas Ambulance
jenazah untuk menjemput jenazah dan
membawa ke kamar jenazah
B. Pasien Rawat Inap ( Rawat Inap,IGD,
Poliklinik, ODC)
1. Perawat melakukan serah terima dengan
perawat ruang rawat inap/IGD/Poliklinik
2. Perawat memeriksa persiapan Pasien
sebelum tindakan HD :
a) Pasien harus sudah terpasang akses
dialisis (kateter dialisis/mahurkar
atau cimino )
b) Harus sudah ada hasil laboratorium
: HbsAg, anti HCV, anti HIV
c) Surat Persetujuan Tindakan Medis
harus sudah ditandatangani oleh
pasien/keluarga
d) SPRTM : Surat Pengantar Rujukan
Tindakan Medis dari dokter yang
mengirim pasien (selain dokter
Penanggungjawab HD)
3. Perawat menerima bukti pembayaran HD
(Lampiran obat alkes lembar 1 dan lembar
3 yang disertai stiker pasien)
4. Perawat melakukan pesiapan pasien
sebelum tindakan HD (Timbang BB,
Observasi tanda-tanda vital, anamnesa)
5. Perawat menghubungi dokter penanggung
jawab HD
6. Perawat melaksanakan pelayanan
tindakan HD sesuai instruksi dokter
7. Perawat melakukan pencatatan semua
tindakan dialisis di lembar Observasi
pasien HD
8. Perawat melaporkan hasil tindakan dialisis
kepada dokter penanggung jawab HD
setelah tindakan dialisis selesai
9. Perawat menghubungi ruangan dan
melakukan serah terima pasien
a) Jika pasien perlu rawat di ruang khusus :
1. Dokter/Perawat memberitahu
pasien/keluarga bahwa pasien perlu
rawat di ruang khusus.
2. Perawat menghubungi perawat
ruangan untuk mempersiapkan pasien
pindah ke ruang khusus
3. Dokter/Perawat memberikan form
persetujuan rawat ruang khusus
(ICU/ICCU/IMC/NICU) untuk diisi dan
ditandatangani keluarga pasien
4. Perawat mengarahkan keluarga untuk
mengurus administrasi ke bagian
keuangan
5. Perawat ruangan dan perawat HD
serah terima dengan perawat ruang
khusus

b) Jika pasien meninggal :


1. Perawat menghubungi perawat
ruangan untuk memberitahu bahwa
pasien meninggal agar perawat
ruangan mempersiapkan persiapan
pasien pulang.
2. Perawat merapikan jenasah
3. Perawat menerima kartu pulang

UNIT TERKAIT Keperawatan