Anda di halaman 1dari 24

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMK 1 INDERALAYA UTARA


Mata pelajaran : IKATAN KIMIA
Kelas/ Semester : X/Ganjil
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

1. Kompetensi Inti (KI)

KI3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural


berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

KD 3 KD 4
3.3 Menganalisis proses pembentukan 3.4 Menganalisis proses pembentukan ion,
ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan ikatan kovalen, dan ikatan logam yang
logam disertai interaksi antar partikel terjadi pada beberapa senyawa dalam
kehidupan sehari-hari
IPK IPK
3.3.1 Mampu Menjelaskan kecendrungan 3.4.1 Dapat Menganalisis konfigurasi
suatu unsur untuk mencapai elektron dan struktur lewis dalam proses
kestabilan nya pembentuka ikatan kimia.
3.3.2 Mampu Menjelaskan proses
terbentuknya ikatan ion
3.3.3 Mampu Menjelaskan proses
terbentuknya ikatan kovalen
tunggal, rangkap dan rangkap tiga
3.3.4 Dapat Menjelaskan proses
terbentuknya ikatan kovalen
koordinasi
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaranDiscovery Learning (Inquiry) dengan menggali informasi
dari berbagai sumber belajar, penyelidikan sederhana dan mengelola informasi, diharapkan
siswa mampu:
1. Menjelaskan kecendrungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya.
2. Menggambarkan lambang lewis unsur gas mulia dan unsur bukan gas mulia
3. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kimia
4. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, dan rangkap tiga.
5. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi

D. Materi Pembelajaran

1. Kestabilan atom
2. Ikatan ion
3. Struktur lewis
4. Ikatan Kovalen (rangkap tunggal, ganda, rangkap tiga)
5. Ikatan Kovalen koordinasi

E. Model dan Metode Pembelajaran


a. Pendekatan : Scientific
b. Model Pembelajaran: Discovery Learning (Inquiry)
c. Metode Pembelajaran : Diskusi, Tanya Jawab, Penugasan dan persentasi

F. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar


6. Media/alat : kartu unsur, charta sistem periodik
7. Alat dan Sumber Belajar : Papan tulis, buku ajar kelas X kurikulum 2013
E. Kegiatan Pembelajaran
Peretemuan ke-1 : kecendrungan unsur mencapai kestabilan, struktur lewis, dan proses
terbentuknya ikatan kimia
Rincian Kegiatan Waktu
Pendahuluan 10 Menit
1. Mengkondisikan kelas : menyanyi lagu ikatan kimia
2. Apresiasi
Menanya eksperien:
3. Pemberian acuan: “anak-anak hari ini kita akan
belajar tentang ikatan kimia, setelah belajar ibu harap
kalian mampu membedakan ikatan ion, dan ikatan
kovanen”
4. Guru menyampaikan apersepsi : “ Sebelumnya
apakah ada yang tau bagaimana kecendrungan suatu
atom untuk mencapai kestabilan?”
Inti 25 menit
1. Orintasi
 Siswa diminta untuk memperhatikan tabel system
periodik unsur

 Guru mengenalkan unsur-unsur golongan VIII A yaitu


gas mulia yang merupakan gas yang stabil.
2. Identifikasi masalah
 Siswa mengajukan pertanyaan tentang informasi yang
tidak dipahami dari penjelasan guru
“Bagaimana kestabilan atom ditinjau dari konfigurasi
elektron dari gas mulia?”
 Siswa juga dapat menanyakan pertanyaan lain yang
berkaitan dengan konfigurasi elektron
“Unsur apa saja yang mencapai kestabilan dengan
melepas elekton atau mengikatat elektron? “
3. Pengumpulan Data
 Setiap siswa mencari kelompoknya (kelompok ini terdiri
dari dua, yaitu berdasarkan golongan yang sama dan
periode yang sama) kemudian siswa diberi black chart.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengumpulkan informasi yang relefan dari membaca
literatur, internet dan mengamati objek tentang ikatan
kimia
 Siswa mencoba mengerjakan beberapa unsur dengan
mengkonfigurasikan elektron untuk mencapai kestabilan
nya.
4. Menalar / mengasosiasi/pengolahan data
 Siswa mendiskusikan setiap pembentukan senyawa ionik
dalam kelompoknya.
5. Mengkomunikasikan
 Siswa mempresentasikan pembentukan senyawa ionik
 Siswa mencatat hasil belajar berdasarkan presentasi hasil
diskusi kelompok
6. Menarik kesimpulan
Peserta didik bersama dengan guru menyimpulkan tentang
struktur lewis, kecendrungan unsur mencapai kestabilan,
dan terbentuknya ikatan kimia
Penutup 10 Menit
1. Guru melakukan revisi terhadap hasil kerja siswa dan
melakukan refleksi dengan meminta siswa mengungkapkan
pendapatnya.
2. Siswa mengerjakan pos test
3. Guru memberikan tugas rumah tentang kestabilan atom dan
ikatan ionik untuk pertemuan berikutnya
4. Guru memberikan informasi tentang pelajaran berikut nya
5. Berdoa dan memberi salam

Pertemuan ke-2
Rincian Kegiatan Waktu
Pendahuluan 10 Menit
1. Mengkondisikan kelas: bermain games teka-
teki silang tentang materi ikatan kimia
2. Guru menyampaikan apersepsi : pada
pelajaran sebelumnya kamu telah mengetahui
bahwa atom-atom dapat bergabung
membentuk molekul. Bagaimana hal itu
terjadi? mengapa rumus kimia air adalah
H2O? (satu atom mengingat 2 atom H dan
rumus kimia garam adalah NaCl (satu atom
Na bergabung dengan 1 atom Cl)
3. Pemberian Acuan : “ anak-anak hari ini kita
akan membahas mati lanjutan dari ikatan ion
dan ikatan kovalen yaitu ikatan koordinasi,
diharapkan setelam pembelajaran ini selesai
kalian dapat memahami ikatan koordinasi dan
mengerti apa itu ikatan koordinasi”
Inti 25 menit
1. Orintasi
 Siswa diminta untuk memperhatikan tabel system
periodik unsur
2. Identifikasi Masalah
 Siswa mengajukan pertanyaan tentang informasi
yang tidak dipahami dari penjelasan guru
“ Apakah selain ikatan ion ada ikatan yang lain
yang akan di pelajari?”
 Siswa juga dapat menanyakan pertanyaan lain
yang berkaitan dengan konfigurasi elektron
“ Bagaimana perbedaan antara ikatan kovalen dan
ikatan kovalen koordinasi? “
3. Mengumpulkan Data
 Setiap siswa mencari kelompoknya
 Siswa mengumpulkan contoh-contoh yang
termasuk ikatan kovalen dan yang termasuk ikatan
kovalen koordinasi dalam buku dan literatur yang
dibawa
4. Pengolahan Data
 Siswa mendiskusikan setiap pembentukan
senyawa kovalen dan senyawa koordinasi yang
didapat dari masing-masing kelompok
5. Mengkomunikasikan
 Siswa mempresentasikan pembentukan senyawa
kovalen dan senyawa koordinasi
 Siswa mencatat hasil belajar berdasarkan
presentasi hasil diskusi kelompok
Penutup 10 Menit
1. Guru melakukan revisi terhadap hasil kerja siswa
dan melakukan refleksi dengan meminta siswa
mengungkapkan pendapatnya.
2. Guru membuat kesimpulan
3. Siswa mengerjakan pos test
4. Guru memberikan tugas rumah untuk membuat di
mading kelas tentang ikatan kovalen dan ikatan
kovalen koordinasi
5. Guru memberikan informasi tentang pelajaran
berikut nya
F. Teknik Penilaian

1. Penilaian Sikap :
a. ObservasI

LEMBAR PENILAIAN SIKAP

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Inderalaya Utara


Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas / Semester : X TKJ
Topik : Ikatan Kimia

Petunjuk:
Berikan skor 0 : apabila tidak ditampilkan peserta didik
Berikan skor 1 : apabila ditampilkan peserta didik

Indikator Sikap
Nama Skor
1 2 3 4 5 6
Siswa
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Indikator Untuk Penilaian Sikap :


1. Antusias peserta didik dalam mengikuti pembelajaran.
1.Peserta didik memperhatikan penjelasan guru.
2.Peserta didik tidak mengerjakan pekerjaan lain.
3.Peserta didik spontan bekerja apabila diberi tugas.
4.Peserta didik tidak terpengaruh situasi di luar kelas.
2. Interaksi siswa dengan guru.
1.Peserta didik bertanya kepada guru.
2.Peserta didik menjawab pertanyaan guru.
3.Peserta didik memanfaatkan guru sebagai narasumber.
4.Peserta didik memanfaatkan guru sebagai fasilitator.
3. Interaksi antar peserta didik.
1. Peserta didik bertanya kepada teman dalam satu kelompok.
2. Peserta didik menjawab pertanyaan teman dalam satu kelompok.
3. Peserta didik bertanya kepada teman dalam kelompok lain.
4. Peserta didik menjawab pertanyaan teman dalam kelompok lain.
4. Kerja sama kelompok.
1. Peserta didik membantu teman dalam kelompok yang menjumpai masalah.
2. Peserta didik meminta bantuan kepada teman, jika mengalami masalah.
3. Peserta didik mencocokkan jawaban/konsepsinya dalam satu kelompok.
4. Adanya pembagian tugas dalam kelompok.
5. Aktifitas Peserta didik dalam kelompok.
1. Peserta didik mengemukakan pendapatnya.
2. Peserta didik menanggapi pertanyaan/pendapat teman sejawat.
3. Peserta didik mengerjakan tugas kelompok.
4. Peserta didik menjelaskan pendapat/pekerjaannya.
6. Partisipasi Peserta didik dalam menyimpulkan hasil pembahasan.
1.Peserta didik mengacungkan tangan untuk ikut menyimpulkan.
2.Peserta didik merespon pernyataan/simpulan temannya.
3.Peserta didik menyempurnakan simpulan yang dikemukakan oleh temannya.
4.Peserta didik menghargai pendapat temannya.

2. PenilaianPengetahuan
a. Teknik Penilaian : Tes tertulis
b. Bentuk soal : Pilihan ganda
c. Instrumen penilaian

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Inderalaya Utara
Mata Pelajaran :KIMIA
Kelas / Semester : X TKJ
Topik : Ikatan Kimia

1. Psangan senyawa di bawah ini yang merupakan senyawa ion adalah …


a. NaCl dan KBr
b. CH4 dan NH3
c. SO2 dan HCl
d. H2O dan KBr
e. KCl dan HCl

2. Nomor atom unsur P, Q, R dan S adalah 6, 9, 11, dan 18. Pasangan unsur-unsur yang
diharapkan dapat membentuk ikatan ion adalah …
a. P dan Q
b. R dan Q
c. Q dan S
d. S dan R
e. P dan S

3. 3. Suatu senyawa dengan rumus molekul XY. Jika konfigurasi elektron atom X: 2 8 8 1 dan
konfigurasi elektron atom Y: 2 8 18 7, maka XY mempunyai ikatan …
a. Kovalen polar
b. Kovalen non polar
c. Kovalen koordinasi
d. Elektrovalen
e. Logam

4. Pasangan unsur yang membentuk ikatan kovalen dan ikatan kovalen koordinasi adalah

a. 17X dan 11Y
b. 12P dan 17Q
c. 6R dan 17Q
d. 20M dan 16T
e. 19A dan 35B
5. Deretan senyawa berikut ini tergolong senyawa kovalen, kecuali …
a. HF, HCl, HI
b. BF3 CO2
c. H2O, NH3, CO2
d. Li2O, CaO, MgO
e. IF5, CCl4, CF4

Kunci jawaban

1 A
2 B
3 D
4 C
5 D

PedomanPenskoran

No Uraian Skor
1 Soal 1 1
2 Soal 2 1
3 Soal 3 1
4 Soal 4 1
5. Soal 5 1
Skor total 5

3. Penilaian Keterampilan
a. Penilaian Psikomotorik : test performance
b. Instrumen penilaian

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Inderalaya Utara


Program Keahlian : TKJ
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas / Semester : X/ 1
Kompetensi Dasar : Ikatan Kimia
Indikator terampil menerapkan konsep dan strategi pemecahan masalah yang relevan.
1. Kurang terampil jika tidak dapat menerapkan konsep atau prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan ikatan kimia.
2. Terampil jika menunjukkan suadah ada usaha untuk menerapkan konsep atau
prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan materi
ikatan kimia.
3. Semua terampil, jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan konsep atau
prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan materi
ikatan kimia.

Berikan tanda √ pada kolom sesuai hasil pengamatan


Keterampilan
Menerapkan konsep / prinsip dan
No Nama Siswa
strategi pemecahan masalah
KT T ST
1
2
3
4
5
6
7
8

Kriteria Skor Indikator

2 Mengikuti instruksi guru dengan antusias


Keaktifan peserta
1 Mengikuti instruksi guru
didik
0 Tidak mengikuti instruksi guru
Indralaya, 2018

Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Kimia

Drs. Raihul Amar Desi Indriyani


NIP. 196001011987011003 06101181520001
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Judul :
Kelompok :
Anggota Kelompok:

Tujuan:
1. Setelah siswa mengamati gambar, diharapkan siswa mampu menjelaskan
peristiwa apa yang terjadi pada gambar tersebut
2. Melalui diskusi kelompok, diharapkan siswa mampu membedakan antara
ikatan kovalen polar dan non polar

Petunjuk:
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok, dalam satu
kelompok maksimal terdiri dari 5 orang
2. Peserta didik berkumpul dalam kelompok kecilnya
3. Guru membagikan LKPD pada masing-masing kelompok
4. Tiap-tiap kelompok mengerjakan LKPD yang telah diberikan oleh
guru
5. Guru mempersilahkan satu siswa dari tiap-tiap kelompok untuk
berdikusi dengan kelompok lainnya
6. Guru meminta perwakilan dari tiap-tiap kelompok untuk
mempersentasikan hasil diskuinya
Lihatlah gambar dibawah ini!

Dari gambar diatas, jelaskan peristiwa apa yang terjadi antara minyak dan air?
Apakah minyak dan air dapat bersatu? Berikan alasannya!

Kesimpulan:

setelah selesai diskusi, sampaikan hasil diskusi didepan kelas!

LAMPIRAN MATERI
Ikatan kimia adalah ikatan yang terjadi antara atom-atom yang membentuk molekul-
molekul.

1. KESTABILAN UNSUR
1. Kestabilan Unsur Gas Mulia
Atom-atom dapat dikelompokkan menjadi atom logam, nonlogam, metaloid, dan gas
mulia. Atom-atom gas mulia bersifat stabil, sedangkan atom-atom lainnya bersifat tidak
stabil. Atom-atom gas mulia bersifat stabil karena kulit terluarnya terisi penuh oleh
electron.

Tabel 2.1 Elektron Valensi Atom-Atom Gas Mulia

Atom Konfigurasi Elektron Elektron Valensi

₂He 2 2

₁₀Ne 28 8

₁₈Ar 288 8

₃₆Kr 2 8 18 8 8

₅₄Xe 2 8 18 18 8 8

₈₆Rn 2 8 18 32 18 8 8

2. Cara Atom-atom yang tidak stabil Mencapai Kestabilannya

Agar setiap atom itu stabil, atom harus berjumlah 8.

Golongan IA melepas 1 elektron

Golongan IIA melepas 2 elektron

Golongan IIIA melepas 3 elektron

Golongan IVA menerima 4 elektron

Golongan VA menerima 3 elektron


Golongan VIA menerima 2 elektron

Golongan VIIA menerima 1 elektron

Golongan VIIIA Stabil

3. Simbol Lewis (Kaidah oktet)

Untuk memudahkan kita dalam mempelajari ikatan kimia antar atom,dengan


digunakannya simbol Lewis yang menggambarkan elektron valensi suatu atom. Cara
penulisannya adalah:

1. Tuliskan simbol atomnya

2. Tempatkan titik mengelilingi simbol atomnya maksimum sampai dengan 4 titik. Titik
selanjutnya ditempatkan dengan titik sebelumnya sampai mencapai konfigurasi oktet (8
elektron)

3. Setiap titik mewakili 1 elektron yang ada pada kulit terluar atom tersebut. Tanda titik
(.) bisa diganti oleh tanda silang (x), lingkaran (o) dsb.

Ikatan kimia terdir iatas Ikatan Kimia Ion dan Kovalen.

Ikatan Kovalen
Ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk akibat adanya penggunaan elektron secara
bersama-sama

Pada ikatan kovalen tunggal


Ikatan kovalen pada H2

Ikatan kovalen pada F2


Pada ikatan kovalen rangkap dua

Pada ikatan kovalen rangkap dua, ditunjukkan oleh garis rangkap dua (=), yang artinya
terdapat dua pasangan elektron ikatan, contohnya pada ikatan rangkap dua pada
molekul CO2.

Pada ikatan ion


Ikatan ion pada NaCl
Atom Na memberikan 1 elektronnya pada atom Cl, sehingga Na bermuatan positif dan Cl
bermuatan negatif. Keduanya telah memenuhi kaidah oktet.

Ikatan ion pada MgO

Atom Mg memberikan 2 elektronnya pada atom O, sehingga Mg bermuatan positif 2 dan


O bermuatan negatif 2. Keduanya telah memenuhi kaidah oktet.

Penggambaran

Langkah – langkah dalam menggambarkan struktur Lewis:

1. Menghitung valensi atom yang akan dibuat struktur Lewisnya, contoh NH3.
2. Membuat kerangka strukturnya, di mana atom pusatnya biasanya adalah atom pertama
dalam rumus kimia molekultersebut.

3. Menempatkan satu elektron pada sisi di mana terdapat atom lain. Jika terdapat sisa
elektron, letakkan elektron-elektron tersebut secara berpasangan.

4. Menulis semua elektron valensi dari atom-atom yang terlibat dengan menggunakan
lambang titik (•).

5. Bila atom pusat masih belum memenuhi kaidah oktet maka dapat digunakan ikatan
rangkap agar setiap atom dapat memenuhi oktet.
6. Jika sudah sesuai, ganti setiap pasangan elektron tersebut dengan garis tunggal (ikatan
tunggal). Apabila terdapat dua pasangan elektron, maka ganti dengan garis rangkap dua
(ikatan rangkap dua). Jika terdapat 3 pasangan elektron, ganti dengan garis rangkap tiga
(ikatan rangkap tiga).
Ikatan Kovalen Koordinasi

Adalah ikatan yang terbentuk dengan cara penggunaan bersama pasangan elektron yang
berasal dari salah 1 atom yang berikatan [Pasangan Elektron Bebas (PEB)], sedangkan
atom yang lain hanya menerima pasangan elektron yang digunakan bersama.

Pasangan elektron ikatan (PEI) yang menyatakan ikatan dativ digambarkan dengan tanda
anak panah kecil yang arahnya dari atom donor menuju akseptor pasangan elektron.

Contoh 1: Terbentuknya senyawa BF3-NH3

Rumus Lewis

Struktur kimia
Contoh 2: Terbentuknya senyawa NH4+

Contoh 3: Terbentuknya senyawa SO3


16S: 2.8.6
8O: 2.6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Kelompok : _____________________
Ketua : _____________________
Anggota : 1.___________________
2.___________________
3.___________________
4.___________________

Petunjuk:
1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal-soal yang diberikan
2. Siswa berkelompok secara heterogen dengan jumlah anggota dari masing-masing
kelompok 4-5 orang
3. Setiap kelompok menentukan koordinator kelompoknya (ketua kelompok)
4. Jumlah soal sebanyak 5 butir dengan bobot skor yang telah ditentukan sebelumnya
5. Masing-masing kelompok secara bersama-sama mengerjakan soal dimulai dari soal no. 1
dengan alokasi waktu yang telah ditentukan
6. Setiap kelompok tidak diperkenankan untuk mengerjakan soal selanjutnya (2, 3, 4 dan 5)
sebelum soal di no. sebelumnya dapat diselesaikan
7. Soal yang sudah dikerjakan secepatnya dikumpulkan di tempat yang telah ditentukan.
Apabila soal dikumpulkan telat satu menit (dan kelipatannya) maka dikenakan pengurangan
poin sebesar 5% dari bobot skor soal

Selamat Mengerjakan!

1. Tergolong ikatan ion atau ikataan kovalenkah senyawa berikut ini !

a) NH3 b. K2S c. PCl3 d. Fe2O3 e. NO2 f. KOH g. H2SO4

2. Gambarkan struktur Lewis molekul-molekul berikut :

a. CCl4 b. SiH4 c. H2S d. H2O2 e. C2H6

3. Unsur X dengan nomor atom 19 dan unsur Y dengan nomor atom 16.

a. tulis konfigurasi elektron dari unsur X dan Y

b. tentukan jenis ikatan yang terjadi antara X dan Y

c. Bagaimana rumus kimia dari senyawa X dan Y

PENILAIAN KOGNITIF

Nama Satuan Pendidikan : SMA NEGERI 1 PALEMBANG

Tahun Pelajaran : 2017/2018

Kelas/Semester : XI/ Ganjil

Mata Pelajaran : Kimia

Materi Pokok : Termokimia


No. Nama Nilai Rata-Rata

Kuis LKPD

skoryangdiperoleh
Nilai = x100%
totalskor

2.Penilaian Psikomotorik

a. Rubik Penilaian

No Aspek yang dinilai Kriteria Skor

1. Kemampuan bekerjasama dalam  Mampu bekerjasama 5


kelompok, berdiskusi untuk mengerjakan dengan semua anggota
kelompok
LKPD mengenai Termokimia yang terkait
dengan Entalpi berdasarkan Hukum Hess  Mampu bekerjasama 4
dengan beberapa
anggota kelompok saja

 Hanya mampu 3
bekerjasama dengan
salah satu anggota
kelompok saja

 Hanya mampu bekerja 2


secara individu

 Bekerja secara individu 1


dan mengganggu anggota
kelompok lain

2. Kemampuan berkomunikasi secara lisan  Mampu berkomunikasi 5


dengan jelas dan benar
pada saat kegiatan tanya jawab dan
 Mampu berkomunikasi 4
presentasi hasil diskusi mengenai dengan benar tetapi
Termokimia kurang jelas

 Mampu berkomunikasi 3
dengan jelas tetapi
kurang benar

 Kurang mampu 2
berkomunikasi dengan
jelas dan benar

 Tidak mampu 1
berkomunikasi dengan
jelas dan benar

3. Kemampuan mengajukan pertanyaan  Mampu menyampaikan 5


pada saat kegiatan tanya jawab dan pertanyaan dengan benar
dan jelas
diskusi kelas mengenai Termokimia
 Mampu menyampaikan 4
pertanyaan dengan benar
tetapi kurang jelas

 Mampu menyampaikan 3
pertanyaan dengan jelas
tetapi kurang benar

 Kurang mampu 2
menyampaikan
pertanyaan dengan benar
dan jelas

 Tidak mampu 1
menyampaikan
pertanyaan dengan benar
dan jelas

4. Kemampuan menjawab pertanyaan  Mampu menjawab 5


dalam kegiatan tanya jawab dan diskusi pertanyaan dengan benar
dan jelas
di kelas Termokimia
 Mampu menjawab 4
pertanyaan dengan benar
tetapi kurang jelas
 Mampu menjawab 3
pertanyaan dengan jelas
tetapi kurang benar

 Kurang mampu menjawab 2


pertanyaan dengan benar
dan jelas

 Tidak mampu menjawab 1


pertanyaan dengan benar
dan jelas

5. Kemampuan menghargai pendapat  Mampu menghargai dan 5


teman dalam kegiatan tanya jawab dan mendengarkan pendapat
orang lain
diskusi di kelas mengenai termokimia
 Mampu menerima 4
masukan orang lain tetapi
kurang mampu
menunjukkan sikap
menghargai saat siswa
lain menyampaikan
pendapat

 Mampu mendengarkan 3
pendapat orang lain,
tetapi agak sulit
menerima masukan orang
lain

 Kurang mampu 2
menghargai dan
 mendengarkan pendapat
orang lain

 Tidak Mampu menghargai 1


dan mendengarkan
pendapat orang lain