Anda di halaman 1dari 25

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA Negeri 42 Jakarta


Mata Pelajaran : FISIKA
Kelas/Semester : X / Ganjil
Materi Pokok : Gerak Parabola
Alokasi Waktu : 2 Minggu x 3 Jam pelajaran @ 40 Menit

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian

Kompetensi Dasar Dari KI-3 Kompetensi Dasar Dari KI-4


3.5 Menganalisis gerak parabola dengan 4.5 Mempresentasikan data hasil percobaan
menggunakan vektor, berikut makna gerak parabola dan makna fisisnya
fisisnya dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
Pertemuan ke-1 4.5.1 Menganalisis data hasil percobaan
3.5.1 Menjelaskan pengertian gerak lurus, gerak parabola
gerak melingkar dan gerak parabola 4.5.2 Mempresentasikan data hasil
3.5.2 Membedakan gerak melingkar dan percobaan gerak parabola
gerak parabola
3.5.3 Menyebutkan komponen gerak
parabola arah vertikal dan horizontal
3.5.4 Mengidentifikasi karakteristik gerak
parabola
3.5.5 Menganalisis besaran-besaran pada
gerak parabola dengan vektor
Pertemuan ke-2
3.5.6 Menguraikan besaran fisis pada kajian
gerak parabola dengan menggunakan
vektor
3.5.7 Menghitung nilai kecepatan di titik
tertentu, puncak tertinggi dan jarak
terjauh yang ditempuh benda dalam
lintasan parabola
3.5.8 Menentukan koordinat posisi titik
tertinggi pada gerak parabola

1
3.5.9 Menganalisis makna fisis gerak
parabola
3.5.10 Menerapkan gerak parabola dalam
kehidupan sehari-hari

Mengetahui Jakarta, Juli 2018


Kepala SMA Negeri 42 Jakarta Guru Mata Pelajaran Fisika

Drs. Sonny Juhersoni, M.Pd Dra. Hj Sri Mulyati


NIP. 196510061992031003 NIP. 196109111988032003

Catatan Kepala Sekolah ……………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………

2
C. TujuanPembelajaran
Pertemuan ke-1

1. Melalui model pembelajaran discovery learning, metode diskusi dan setelah guru
menayangkan animasi terkait gerak parabola berdasarkan nilai dan arah, kemudian
meminta siswa untuk melakukan demonstrasi serta melakukan tanya jawab, siswa
mampu menentukan besaran-besaran pada gerak parabola dengan tepat.
2. Setelah siswa melakukan diskusi terkait besaran-besaran pada gerak parabola, siswa
mampu mengidentifikasi vektor posisi dan vektor kecepatan secara tepat.
3. Setelah siswa membaca contoh soal terkait komponen vektor kecepatan dan posisi
setiap saat, siswa akan mampu menyelesaikan posisi benda pada saat tertentu
berdasarkan komponen dan satuannya dengan benar.
4. Setelah guru menayangkan animasi terkait gerak parabola, siswa mampu
mengidentifikasi gerak parabola sebagai gerak lurus beraturan pada sumbu horizontal
dan gerak lurus berubah beraturan pada sumbu vertikal secara terpisah dengan benar.

Pertemuan ke-2
1. Melalui model pembelajaran discovery learning dan metode diskusi dan setelah
siswa melakukan studi literatur lalu guru memberikan penjelasan secara singkat
tentang lintasan gerak parabola, siswa mampu menentukan titik tertinggi pada gerak
parabola dengan benar
2. Setelah guru menjelaskan persamaan pada titik tertinggi dan melakukan tanya jawab
didukung dengan siswa yang telah memahami contoh soal terkait, siswa akan
mampu menghitung koordinat posisi bola dititik tertinggi dengan benar.
3. Setelah guru menayangkan video animasi terkait bentuk lintasan gerak parabola dan
siswa melakukan diskusi kelompok besar, siswa akan mampu mengidentifikasi
besaran-besaran pada titik terjauh gerak parabola seperti sudut elevasi, gravitasi, dan
kecepatan awal dengan benar.
4. Setelah siswa mampu memahami simulasi PhET terkait materi gerak parabola, dan
siswa mencatat data yang didapat dari pengamatan melalui simulai PhET, siswa
mampu menggambarkan grafik hubungan sudut elevasi dengan jarak yang ditempuh
benda dalam gerak parabola dengan benar.

D. Materi Pembelajaran
Pertemuan ke-1
 Komponen vektor kecepatan awal gerak parabola
 Komponen vektor kecepatan dan posisi setiap saat
Pertemuan ke-2
 Titik tertinggi
 Jarak terjauh
 Gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari

Pemetaan Materi Pembelajaran dalam Dimensi Pengetahuan

Materi Dimensi Pengetahuan


Pembelajaran Faktual Konseptual Prosedural Metakognitif
1. Komponen Contoh pada saat Konsep Penentuan  Identifikasi suatu
vektor menyiram vektor dan komponen komponen vektor
kecepatan tanaman kecepatan vektor kecepatan awal
awal gerak menggunakan awal kecepatan gerak parabola
parabola slang air yang awal gerak  Mengidentifikasi
membentuk parabola aplikasi kecepatan
gerak parabola, awal gerak parabola
kecepatan awal
saat air pertama
3
kali keluar dari
slang
2. Komponen Contoh lintasan Konsep Penentuan Identifikasi suatu
vektor yang terbentuk vektor komponen komponen vektor
kecepatan saat pemain bola kecepatan vektor kecepatan dan posisi
dan posisi menendang bola dan vektor kecepatan setiap saat
setiap saat dengan sudut posisi di dan posisi
elevasi tertentu setiap titik setiap saat
sehingga
membentuk
lintasan gerak
parabola
3. Titik Contoh saat Konsep titik Penentuan  Identifikasi
tertinggi pemain basket tertinggi persamaan persamaan yang
melambungkan pada gerak yang berlaku di titik
bolanya, tinggi parabola berlaku di tertinggi
maksimumnya titik  Mengidentifikasi
disebut titik tertinggi aplikasi titik
tertinggi tertinggi pada gerak
parabola
4. Jarak terjauh Contoh air yang Konsep Penentuan  Identifikasi
mengalir melalui jarak terjauh persamaan persamaan yang
slang membentuk pada gerak yang berlaku di jarak
gerak parabola parabola berlaku di terjauh
dititik air tersebut jarak terjauh  Mengidentifikasi
jatuh itu adalah aplikasi jarak terjauh
jarak terjauh pada gerak parabola
searah sumbu X
5. Gerak Contoh pada saat Konsep Penentuan  Identifikasi suatu
parabola pemain bola gerak suatu gerak gerak merupakan
dalam sedang parabola merupakan gerak parabola
kehidupan menendang gerak  Mengidentifikasi
sehari-hari bolanya, gerakan parabola aplikasi gerak
lompat jauh, parabola dalam
gerakan peluru kehidupan sehari-
atau rudal hari

*Materi Pembelajaran lengkap terdapat pada Lampiran 1 dan Lampiran 2

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Saintifik
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Diskusi, Eksperimen, presentasi, tanya jawab, dan ceramah

F. Media Pembelajaran dan Sumber Belajar


1. Media Pembelajaran
Whiteboard, LCD, laptop, video animasi gerak parabola, LKS, serta PhET
2. Sumber Belajar
Buku Fisika SMA kelas X Pujianto dkk hal. 96-106

G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1: (3 Jam Pelajaran)
Indikator:
a. Menjelaskan pengertian gerak lurus, gerak melingkar dan gerak parabola
b. Membedakan gerak melingkar dan gerak parabola
c. Menyebutkan komponen gerak parabola arah vertikal dan horizontal
d. Mengidentifikasi karakteristik gerak parabola
4
e. Menganalisis besaran-besaran pada gerak parabola dengan vektor

Kegiatan Sintaks Langkah-langkah Kegiatan Waktu


Pendahuluan 1. Guru mengkondisikan suasana belajar yang 15’
menyenangkan.
2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari.
3. Peserta didik menyimak manfaat materi
pembelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
4. Peserta didik memprediksi garis besar cakupan
materi.
5. Guru menyampaikan kompetensi yang akan
dicapai.
6. Guru menyampaikan garis besar kegiatan yang
akan dilakukan.
7. Guru menyampaikan lingkup dan teknik
penilaian yang akan digunakan.
Inti Stimulation/ 8. Peserta didik memperhatikan dan menyimak 10’
pemberian tayangan video tentang gerak parabola.
rangsangan
Problem 9. Peserta didik diberi kesempatan untuk 10’
Statement/ bertanya setelah memperhatikan dan
Identifikasi menyimak tayangan video, dengan pertanyaan
masalah diantaranya
- Apa itu gerak parabola?
- Bagaimana lintasan gerak parabola?
Data 10. Secara berkelompok dengan kelompok 45’
Collection/ sebelumnya, peserta didik mencari informasi
pengumpulan dari berbagai sumber tentang :
data - Komponen vektor kecepatan dan posisi
setiap saat
- Menggambarkan vektor kecepatan dan
posisi
Data 11. Secara berkelompok, peserta didik berdiskusi 20’
Processing untuk menyelesaikan tugas mengenai :
(pengolahan - Komponen vektor kecepatan dan posisi
data) setiap saat
- Menggambarkan vektor kecepatan dan
posisi
Verification/ 12. Peserta didik membandingkan hasil diskusinya 10’
pembuktian dengan hasil yang sebenarnya
Generalization/ 13. Peserta didik dengan hasil terbaik 10’
menarik mempresentasikan kesimpulannya dalam
kesimpulan menentukan komponen vektor kecepatan dan
posisi setiap saat serta menggambarkan vektor
kecepatan dan posisi
14. Guru melengkapi kesimpulan yang telah
dibuat peserta didik
Penutup 15. Guru memfasilitasi dan membimbing peserta 15’
didik merangkum materi pelajaran
16. Guru memfasilitasi dan membimbing peserta
didik untuk merefleksi proses dan materi
pelajaran
17. Guru memberikan umpan balik terhadap
proses dan hasil pembelajaran
5
18. Guru mengumumkan hasil penilaian kelompok
terbaik
19. Guru memberikan tugas pada peserta didik
20. Guru menyampaikan rencana pembelajaran
pada pertemuan berikutnya

2. Pertemuan ke-2 (3 Jam Pelajaran)


Indikator:
a. Menentukan koordinat posisi titik tertinggi pada gerak parabola
b. Menguraikan besaran fisis pada kajian gerak parabola dengan menggunakan vektor
c. Menghitung nilai kecepatan di titik tertentu, puncak tertinggi dan jarak terjauh yang
ditempuh benda dalam lintasan parabola
d. Menganalisis makna fisis gerak parabola
e. Menerapkan gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari

Kegiatan Sintaks Langkah-langkah Kegiatan Waktu


Pendahuluan 1. Guru mengkondisikan suasana belajar yang 15’
menyenangkan
2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari
3. Peserta didik menyimak manfaat materi
pembelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari
4. Peserta didik memprediksi garis besar cakupan
materi
5. Guru menyampaikan kompetensi yang akan
dicapai
6. Guru menyampaikan garis besar kegiatan yang
akan dilakukan
7. Guru menyampaikan lingkup dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Inti Stimulation/ 8. Peserta didik memperhatikan dan menyimak 10’
pemberian tayangan video dan demonstrasi yang
rangsangan dilakukan guru tentang titik tertinggi dan titik
terjauh pada gerak parabola
Problem 9. Peserta didik diberi kesempatan untuk 10’
Statement/ bertanya setelah memperhatikan dan
Identifikasi menyimak tayangan video, dengan pertanyaan
masalah diantaranya :
- Bagaimana cara menentukan koordinat titik
tertinggi?
- Bagaimana cara menghitung waktu yang
dibutuhkan benda sampai menyentuh
tanah?
Data 10. Secara berkelompok dengan kelompok 50’
Collection/ sebelumnya, peserta didik melakukan
pengumpulan percobaan melalui virtual lab tentang gerak
data parabola dan mulai untuk membuat grafik
melalui hasil data yang diperolah dari simulasi
PhET tentang gerak parabola.
Data 11. Secara berkelompok, peserta didik mengolah 25’
Processing data dari data yang didapat dalam percobaan
(pengolahan yang dilakukan untuk menentukan titik
data)
tertinggi dan titik terjauh.

6
Verification/ 12. Peserta didik membandingkan hasil data yang 10’
pembuktian didapat dalam percobaan dengan hasil yang
sebenarnya (berdasarkan teori)
Generalization/ 13. Peserta didik dengan hasil terbaik 10’
menarik mempresentasikan kesimpulannya dalam
kesimpulan menentukan cara menganalisis data yang telah
didapat dalam praktikum tentang gerak
parabola.
14. Guru melengkapi kesimpulan yang telah
dibuat peserta didik
Penutup 15. Guru memfasilitasi dan membimbing peserta 15’
didik merangkum materi pelajaran
16. Guru memfasilitasi dan membimbing peserta
didik untuk merefleksi proses dan materi
pelajaran
17. Guru memberikan umpan balik terhadap
proses dan hasil pembelajaran
18. Guru mengumumkan hasil penilaian kelompok
terbaik
19. Guru memberikan tugas pada peserta didik
20. Guru menyampaikan rencana pembelajaran
pada pertemuan berikutnya

H. Penilaian Hasil Belajar


1. Teknik Penilaian :
a. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
c. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja dan Potofolio
2. Bentuk Penilaian :
a. Observasi : Lembar pengamatan aktivitas peserta didik
b. Tes Tertulis : Pilihan ganda dan uraian
c. Unjuk Kerja : Lembar penilaian praktikum
d. Portofolio : Laporan praktikum
3. Instrumen Penilaian
a. Instrumen Penilaian Sikap
No Waktu Nama Kejadian/ Butir + atau - Tindak
Perilaku Sikap Lanjut

b. Instrumen Penilaian Pengetahuan


(Terlampir pada Lampiran 4 dan Lampiran 5)
c. Instrumen Penilaian Keterampilan
(Terlampir pada Lampiran 3)
4. Remedial
a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian KD nya
belum tuntas
b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remedial teaching
(klasikal), atau tutor sebaya, atau penugasan dan diakhiri dengan tes

7
c. Tes remedial dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali tes
remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk
penugasan tanpa tes tertulis kembali
5. Pengayaan
a. Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan
pembelajaran pengayaan sebagai berikut
- Peserta didik yang mencapai nilai n(ketuntasan)<n<n(maksimum)
diberikan materi masih dalam cakupan KD dengan pendalaman
sebagai pengetahuan tambahan
- Peserta didik yang mencapai nilai n > n(maksimum) diberikan
materi melebihi cakupan KD dengan pendalaman sebagai
pengetahuan tambahan

Jakarta, 05 September 2017

Mengetahui,

Kepala SMA Negeri 42 Jakarta Guru Mata Pelajaran

Drs.Sonny Juhersoni, M.Pd Dra. Hj. Sri Mulyati

NIP. 196510061992031003 NIP.196109111988032003

8
LAMPIRAN 1 : Materi Pembelajaran Pertemuan Ke-1

Faktual

Komponen vektor kecepatan awal gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari pada saat
bola dilempar dari ketinggian tertentu dan membentuk sudut elevasi, bola tersebut dilempar
dengan kecepatan awal, kecepatan awal ini ditinjau dengan vektor dalam sumbu X dan sumbu
Y. Komponen vektor kecepatan dan posisi setiap saat dalam kehidupan sehari-hari misal pada
saat pemain bola menendang bola nya dengan sudut elevasi tertentu, bola tersebut akan
membentuk lintasan parabola dan memiliki titik-titik di setiap waktu yang berbeda, yang
selanjutnya titik-titik tersebut dapat ditinjau dari vektor posisi dan vektor kecepatan.

Konseptual

Gerak parabola merupakan gerak dua dimensi suatu benda yang bergerak membentuk
sudut tertentu (sudut elevasi) dengan sumbu X atau Y. Bukan gerak yang lurus vertikal atau
lurus horizontal. Pada gerak parabola, komponen sumbu X merupakan komponen dari GLB, di
mana kecepatan pada arah horizontal di posisi manapun adalah tetap (konstan). Pada komponen
sumbu Y, gerak parabola merupakan GLBB diperlambat karena berlawanan dengan gravitasi.

Prosedural

Gerak Parabola juga dikenal sebagai Gerak Peluru. Dinamakan Gerak parabola karena
lintasannya berbentuk parabola, bukan bergerak lurus. Contoh bentuk gerak ini dapat kita lihat
pada gerakan bola saat dilempar, gerakan pada peluru meriam yang ditembakkan, gerakan pada
benda yang dilemparkan dari pesawat dan gerakan pada seseorang yang melompat maju.

Perhatikan gambar lintasan gerak parabola dan komponennya di bawah ini.

[Sumber Gambar: Douglas C. Giancoli, 2005]

Jika kita memerhatikan gambar diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa gerak parabola memiliki
3 titik kondisi,

 Pada titik A, merupakan titik awal gerak benda. Benda memiliki kecepatan awal .
 Pada titik B, benda berada di akhir lintasannya.
 Pada titik C, merupakan titik tertinggi benda. Benda berada pada ketinggian
maksimal , pada titik ini kecepatan vertikal benda besarnya 0 (nol)
( ).
9
Sebagai ilustrasi kita melempar buah apel kepada teman yang berada di depan kita. Jika
dicermati, lintasan yang dilalui oleh apel adalah parabola.

Gerak parabola merupakan gabungan antara gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus
berubah beraturan.

Metakognitif

A. Komponen sumbu X
Pada gerak parabola, komponen sumbu X merupakan komponen dari GLB, di mana
kecepatan pada arah horizontal di posisi manapun adalah tetap (konstan). CATATAN
PENTING : Komponen kecepatan awal (Vo) di sumbu X adalah Vox = Vo cos θ.
Persamaan pada sumbu X diperoleh dari persamaan umum GLB. Tabel berikut
menunjukkan persamaan gerak parabola pada sumbu x yang diambil dari persamaan
umum GLB.

B. Komponen sumbu Y
Pada komponen sumbu Y, gerak parabola merupakan GLBB diperlambat karena
berlawanan dengan gravitasi. Perlu diketahui perubahan simbol pada gerak parabola dari
GLBB : posisi atau perpindahan benda disimbolkan dengan Y ( pada GLBB disimbolkan
s), percepatan menggunakan percepatan gravitasi -g karena ke arah atas (pada GLBB
percepatan benda a). CATATAN PENTING : Komponen kecepatan awal (Vo) di sumbu y
adalah Voy = Vo sin θ. Tabel berikut menunjukkan persamaan gerak parabola pada sumbu
y yang diambil dari persamaan umum GLBB.

10
LAMPIRAN 2 : Materi Pembelajaran Pertemuan Ke-2

Faktual

Titik tertinggi pada gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari adalah pada saat pemain
basket melambungkan bolanya, tinggi maksimumnya disebut titik tertinggi. Sedangkan jarak
terjauh pada gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari adalah air yang mengalir melalui slang
membentuk gerak parabola dititik air tersebut jatuh itu adalah jarak terjauh searah sumbu X.

Konseptual

Titik tertinggi pada gerak parabola adalah koordinat Y dari titik tertinggi, syarat suatu
benda mencapai titik tertinggi (titik H) adalah Vy=0. Pengaruh gaya gravitasi yang menarik
benda ke bawah membuat benda yang sedang bergerak keatas dengan lintasan parabola,
akhirnya akan tiba kembali pada sumbu horizontal X, ketika benda tiba kembali di sumbu X
inilah yang disebut jarak terjauh pada gerak parabola.

Prosedural

Perhatikan gambar lintasan gerak parabola dan komponennya di bawah ini.

[Sumber Gambar: Douglas C. Giancoli, 2005]

Jika kita memerhatikan gambar diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa gerak parabola memiliki
3 titik kondisi,

 Pada titik A, merupakan titik awal gerak benda. Benda memiliki kecepatan awal .
 Pada titik B, benda berada di akhir lintasannya (jarak terjauh).
 Pada titik C, merupakan titik tertinggi benda. Benda berada pada ketinggian
maksimal , pada titik ini kecepatan vertikal benda besarnya 0 (nol)
( ).

Metakognitif

1. Menentukan Waktu untuk Ketinggian Maksimum (puncak)


Ketinggian maksimum dicapai pada sumbu y, maka kita harus menggunakan tinjauan
komponen sumbu y di atas. Pada ketinggian maksimum, kecepatan benda pada sumbu y
11
adalah nol (Vy =0). sehingga diperoleh persamaan :

2. Menentukan Waktu untuk kembali ke posisi/ketinggian semula


Waktu yang ditempuh benda selama bergerak di udara dari posisi awak ke posisi akhir
pada ketinggian yang sama adalah sama dengan 2 kali waktu yang diperlukan untuk
mencapai ketinggian maksimum. Sehingga diperoleh persamaan :

3. Menentukan Ketinggian Maksimum


Sama seperti tinjauan menentukan waktu untuk ketinggian maksimum di atas, namun
kita gunakan persamaan kecepatan yang ke dua. Yaitu :

4. Menentukan Jangkauan Maksimum


Jangkauan maksimum merupakan jarak maksimum yang ditempuh dalam sumbu x (arah
horizontal). Untuk memperoleh persamaannya digunakan tinjauan pada sumbu x. Ingat
untuk menentukan jarak pada arah horizontal digunakan persamaan x = Vo sin θ x
tx dimana besarnya tx = 2 tp.

5. Gerak setengah Parabola

12
Gerak setengah parabola merupakan gerak suatu benda yang pada awalnya bergerak
horizontal pada ketinggian tertentu, sehingga ketika jatuh ke bawah akan membentuk
lintasan setengah parabola. Hal yang perlu diperhatikan pada gerak ini adalah :
1) Pada arah vertikal ke bawah berlaku persamaan gerak jatuh bebas h = ½ gt2
2) Pada arah horizontal berlaku persamaan GLB X = V x t

6. Pemanfaatan gerak parabola dalam kehidupan sehari – hari.


Dalam kehidupan sehari-hari terdapat beberapa jenis gerak parabola.
Pertama, gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal
dengan sudut teta terhadap garis horisontal, sebagaimana tampak pada gambar di bawah.
Dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak gerakan benda yang berbentuk demikian.
Beberapa di antaranya adalah gerakan bola yang ditendang oleh pemain sepak bola,
gerakan bola basket yang dilemparkan ke ke dalam keranjang, gerakan bola tenis,
gerakan bola volly, gerakan lompat jauh dan gerakan peluru atau rudal yang ditembakan
dari permukaan bumi.
Kedua, gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal pada
ketinggian tertentu dengan arah sejajar horisontal, sebagaimana tampak pada gambar di
bawah. Beberapa contoh gerakan jenis ini yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari,
meliputi gerakan bom yang dijatuhkan dari pesawat atau benda yang dilemparkan ke
bawah dari ketinggian tertentu.
Ketiga, gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal dari
ketinggian tertentu dengan sudut teta terhadap garis horizontal.

13
INSTRUMEN PENIALIAN UNJUK KERJA

No Aspek yang Dinilai Kategori Skor


1 Membawa alat Sempurna 3
Kurang sempurna 2
Salah 1
2 Melakukan Percobaan Sempurna 3
Kurang sempurna 2
Salah 1
3 Merapikan alat/ bahan Sempurna 3
Kurang sempurna 2
Salah 1
4 Menjawab pertanyaan Sempurna 3
Kurang sempurna 2
Salah 1

SkorPerolehan
Nilai =  100
12

INSTRUMEN PENILAIAN POTOFOLIO / Laporan

No Aspek yang Dinilai Kategori Skor


1 Menuliskan judul Ada benar 2
Ada, salah 1
Tidak ada 0
2 Menuliskan tujuan Ada benar 2
Ada, salah 1
Tidak ada 0
3 Menuliskan teori Ada benar 2
Ada, salah 1
Tidak ada 0
4 Menuliskan alat/bahan Ada benar 2
Ada, salah 1
Tidak ada 0
5 Menuliskan cara kerja Ada benar 2
Ada, salah 1
Tidak ada 0
6 Mengisi tabel pengamatan Ada benar 2
Ada, salah 1
Tidak ada 0
7 Mengolah data/ menjawab pertanyaan Ada benar 2
Ada, salah 1
Tidak ada 0
8 Membuat kesimpulan Ada benar 2
Ada, salah 1
Tidak ada 0
SkorPerolehan
Nilai =  100
16

14
LAMPIRAN 4 INSTRUMEN PENILAIAN

A. PENILAIAN SIKAP
1. Kisi-kisi Instrumen Afektif
Kompetensi Dasar Tingkat Affective/ No. Butir
Indicator Jumlah
A1 A2 A3 A4 A5
3.5 Menganalisis Mensyukuri nikmat Tuhan
gerak parabola Yang Maha Esa
dengan Mematuhi peraturan di kelas
menggunakan (disiplin)
vektor, berikut Mempunyai sikap kerjasama
makna fisisnya dengan kelompok
dan penerapannya Menunjukkan rasa ingin tahu
dalam kehidupan
sehari-hari Menunjukkan sikap objektif
4.5 Mempresentasikan
data hasil
percobaan gerak Menunjukkan sikap aktif
parabola dan
makna fisisnya.

A1 menerima, A2 menanggapi, A3 menilai, A4 mengelola, dan A5 menghayati.

2. Perangkat penilaian Afektif


No. urut Indikator Sikap Kualitas Ketrampilan Skor
siswa 1 2 3 4
1 1. …………………..
2. …………………..
3. …………………..
4. …
2 1. …………………..
2. …………………..
3. …………………..
4. …
3 1. …………………..
2. …………………..
3. …………………..
4. …
… 1. …………………..
2. …………………..
3. …………………..
4. …
Skor Total

15
1 sikap sangat buruk 2 sikap buruk 3 sikap baik 4 sikap sangat
baik
Rubrik pengamatan sikap

 1 = jika peserta didik memperlihatkan sikap sangat buruk dan sangat tidak sesuai
dengan yang tertera dalam indikator
 2 = jika peserta didik memperlihatkan sikap buruk dan tidak sesuai dengan yang
tertera dalam indikator.
 3 = jika peserta didik memperlihatkan sikap baik dan sesuai dengan yang tertera
dalam indikator
 4 = jika peserta didik memperlihatkan sikap sangat baik dan sangat sesuai dengan
yang tertera dalam indikator

B. PENILAIAN KOGNITIF

1. Lembar Penilaian Kognitif

No Nama Siswa Nomor Nomor 2 Nomor 3 Nomor 4 Nomor 5 Jumlah Nilai


1 point
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
16
32
33
34
35
36

2. Kisi-kisi dan Instrumen Penilaian

IPK Materi Taksonomi Indikator Soal No.soal Bentuk


Pembelajaran Soal
3.5.1 Mengidentifikasi Peserta didik
karakteristik dapat
gerak parabola Vektor menentukan
kecepatan C2 kecepatan 1 Uraian
gerak parabola minimum suatu
benda

Peserta didik
3.5.2 Menganalisis dapat
besaran-besaran menentukan
pada gerak posisi benda
parabola dengan setelah bergerak
vektor Vektor selama selang
kecepatan dan C2 waktu tertentu 2 Uraian
posisi setiap
saat

3.5.3 Menentukan Peserta didik


koordinat posisi menentukan
titik tertinggi koordinat titik
pada gerak tertinggi suatu
parabola Titik tertinggi C2 benda 3 Uraian

Peserta didik
3.5.4 Menganalisis dapat
makna fisis menganalisis
gerak parabola Gerak parabola gerak peluru
C4 sebagai aplikasi 4 Uraian
pada peluru
dari gerak
parabola

17
3.5.5 Menerapkan Peserta didik
gerak parabola menganalisis
dalam Gerak parabola gerak parabola
kehidupan dalam pada jatuhnya
sehari-hari C4 bom 5 Uraian
kehidupan
sehari-hari

LAMPIRAN SOAL-SOAL DAN PEMBAHASAN

Soal-soal
1. Seorang pengemudi mobil offroad hendak melewati sebuah rintangan berupa parit
sepanjang 7,5 m dengan perbedaan ketinggian sebesar 1,8 m. Maka kecepatan mobil
minimum agar mobil tidak masuk ke dalam parit adalah .....

2. Bola dilemparkan dari puncak gedung bertingkat setinggi 40m. Kecepatan awal bola
adalah 20m/s dan sudut elevasi bola tersebut 37 o . tentukan posisi bola setelah bergerak
selama 1 sekon! (sin 37 o =0,6 dan cos 37 o =0,8)
3. Seorang anak melempar batu dengan kecepatan awal 20 m/s dan sudut elevasi 30˚secara
horizontal. Jika percepatan gravitasi 10 m/s². Maka hitunglah:

a. Ketinggian maksimum batu


b. Waktu yang diperlukan untuk sampai di titik tertinggi

4. Sebuah peluru ditembakkan condong ke atas dengan kecepatan awal 1,4 x 10³ m/s dan
mengenai sasaran yang jarak mendatarnya sejauh 2 x 10^5 m. Bila g = 9,8 m/s², maka
hitunglah besar sudut elevasinya!

5. Sebuah pesawat terbang bergerak mendatar dengan kecepatan 250 m/s melepaskan bom
dari ketinggian 2000 m. Jika bom jatuh di B dan g = 10 m/s², maka hitunglah jarak AB!

18
Jawaban
1. Diketahui : h  1,8m
x  7,5m
Ditanya :kecepatan minimum
Jawab :
Dilihat dari ilustrasi, maka jenis geraknya adalah setengah parabola
Waktu yang dibutuhkan agar tepat mendarat diujung parit (tinjau jatuh bebas)
1
h  gt 2
2
2h 21,8m 
t   0,6 s
g 10m / s 2
Kecepatan minimum agar tepat diujung parit (tinjau GLB)
x
v
t
7,5m
v
0,6 s
v  12,5m / s
Jadi kecepatan minimum mobil agar tidak masuk ke dalam parit adalah 12,5 m/s

2. Diketahui : y 0  40m t  1s
v0  20m / s sin 37 o  0,6
  37 o cos 37 o  0,8
Ditanya : x1 , y1 
Jawab :
Dilihat dari ilustrasi, maka jenis geraknya adalah setengah parabola
Waktu yang dibutuhkan agar tepat mendarat diujung parit (tinjau jatuh bebas)
x(t )  x0  v0 cos t
x(1)  0  20m / s 0,81s 
x1  16m

1 2
y (t )  y 0  v0 sin t  gt
2
y 1  40m  20m / s 0,61s  
1
2
 
9,8m / s 2 1s 
2

y 1  40m  12m  4,9m


y 1  47,1m
Jadi, posisi bola setelah 1s adalah 16m;47,1m
19
3. Diketahui : α = 30˚
v0  20m / s
g = 10 m/s²
Ditanya : hmax dan t max
Jawab:
a) ketinggian maksimum (hmax)

b) waktu yang diperlukan untuk sampai di titik tertinggi (tmax)

4. Diketahui : v0  1,4  10 3 m / s
xterjauh  2105 m
g = 9,8 m/s²
Ditanya : sudut elevasi (α)
Jawab:

5. Diketahui : v x  250m / s
h atau y = -2000 m (negatif (-) karna arah bomnya kebawah)
g = 10 m/s²

20
Ditanya : jarak AB ( x AB )
Jawab:
Tinjau gerakan pada sumbu x (mendatar), yaitu gerak lurus beraturan (GLB) dengan
kecepatan vx, sehingga koordinat x dicari dengan rumus:
x  vx  t
x  250t
Jadi untuk menghitung x kita harus mencari terlebih dahulu nilai t (waktu yang
dibutuhkan bom tersebut untuk sampai di B). Dengan meninjau pada sumbu y (GLBB),
didapatkan:

Gerakan bom merupakan gerakan jatuh bebas, sehingga v0y = 0. Maka:

Sehingga jarak AB:


x = 250.t
x = 250(20) = 5000 m

SOAL HOTS – GERAK PARABOLA


1. Selama pertandingan terkadang Carlos melakukan tendangan bola melambung. Jika
Carlos melakukantendangan dari jarak 30 m ke arah gawang lawan, prediksikan besar
kecepatan untuk dua macam sudutelevasi tendangan 45 o dan 60 o , jika waktu yg
dibutuhkan selama bola berada di udara adalah 3 sekon !
Jawab :
Bola melakukan gerak parabola, untuk jarak tendangan 30m, maka :
x  v0  cos   t
30  v0  cos   3
10
v0 
cos 
10 10
1.   60 o , maka v0  o
  20m / s
cos 60 0,5
10 10
2.   45 o , maka v0  o
  20m / s
cos 45 0,5

2. Sebuah peluru ditembakkan dari moncong sebuah meriam dengan kelajuan 50 m/s arah
mendatar dari atas sebuah bukit, ilustrasi seperti gambar berikut.

Jika percepatan gravitasi bumi adalah 10 m/s2 dan ketinggian bukit 100 m
21
Tentukan :
a. Waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai tanah
b. Jarak mendatar yang dicapai peluru (S)

Jawab :

a) Waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai tanah

Tinjau gerakan sumbu Y, yang merupakan gerak jatuh bebas. Sehingga Voy = O dan
ketinggian bukit namakan Y (di soal dinamakan h)

1 2
h gt
2
2h
t
g
2100m 
t  20 s  2 5s
10m / s 2

b) Jarak mendatar yang dicapai peluru (S)

Jarak mendatar gerakan berupa GLB karena sudutnya nol terhadap horizontal langsung
saja pakai rumus:

s  v t

s  50m / s  2 5s 
s  100 5m

3.

Perhatikan gambar di atas. Ketiga bentuk lintasan bola memiliki tinggi maksimum
sama yakni h. Bentuk lintasan bola yang memiliki waktu terlama di udara adalah …..
A. (a)
B. (b)
C. (c)
D. (a) = (b) = (c)

22
PENILAIAN PSIKOMOTORIK

1. Lembar Penilaian

No Butir Psikomotorik Jumlah Nilai


No Nama
P1 P2 P3 P4 P5 P6

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

23
26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

36

37

38

39

40

Jumlah

𝑱𝑼𝑴𝑳𝑨𝑯 𝑺𝑲𝑶𝑹 × 𝟏𝟎
𝑵𝑰𝑳𝑨𝑰 𝑷𝑺𝑰𝑲𝑶𝑴𝑶𝑻𝑶𝑹𝑰𝑲 =
𝟐𝟒

b. Instrumen Penilaian

Penilaian
No
Indikator 4 3 2 1 Jumlah
Kode
point point point point

Mengumpulkan dan menyiapkan alat


1 dan bahan yang digunakan pada
praktikum virtual lab gerak parabola.

2 Menjalankan simulasi PhET

Menuliskan data pada simulasi PhET


3
pada tabel yang tersedia.

Mengolah data sesuai dengan tahapan


4
metode ilmiah

24
Menyajikan data gerak parabola
5
dalam bentuk grafik

6 Analisis data hasil

Jumlah total

Rubrik pengamatan Tes Unjuk Kerja Praktikum

 1 = jika peserta didik sangat kurang konsisten menguasai kegiatan yang tertera dalam
indikator
 2 = jika peserta didik kurang konsisten menguasai kegiatan yang tertera dalam indikator,
tetapi belum konsisten
 3 = jika peserta didik konsisten menguasai kegiatan yang tertera dalam indikator
 4 = jika peserta didik selalu konsisten menguasai kegiatan yang tertera dalam indikator

Jakarta, 05 September 2017

Mengetahui,

Kepala SMA Negeri 42 Jakarta Guru Mata Pelajaran

Drs.Sonny Juhersoni, M.Pd Dra. Hj. Sri Mulyati

NIP. 196510061992031003 NIP.196109111988032003

Catatan Kepala Sekolah

.......................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................................

25