Anda di halaman 1dari 4

1.

Bengkoang Prembun
Bengkoang dari Kecamatan Prembun, Kebumen menjadi kebanggaan
sekaligus menjadi penopang ekonomi masyarakat. Tidak begitu diketahui asal muasal
bengkoang tersebut. Tetapi konon, bengkoang Prembun memiliki kualitas nomor satu,
rasanya manis, warnanya putih, kulitnya bersih, dan bentuknya ideal. Karena itu,
penjualan bengkoang mampu menembus pasar luar daerah.
Produksi bengkoang di wilayah Prembun terbilang tinggi. Dalam satu hari
saja, satu pengepul bisa mengirim bengkoang sebanyak 2 ton. Bengkoang itu biasa
dikirim ke wilayah Solo, Yogyakarta, Magelang, Semarang, Bandung, dan Jakarta.
Bahkan di beberapa wilayah, sekali kirim ada yang 5-8 ton.
2. Semangka pesisir
Buah semangka yang memiliki nama latin Citrullus lanatus merupakan
tanaman merambat yang tumbuh di daerah datar berpasir. Kebumen salah satu kota
yang punya potensi lebih di bidang pertanian semangka ini. Di daerah Urut Sewu
yang memiliki luas sekitar 530 hektare yang terbentang di sepanjang pesisir selatan.
Kapasitas produksi per tahun sekitar 130 kwintal/hektare. Inilah salah satu potensi
daerah yang dimiliki Kebumen.
Semangka Kebumen yang kebanyakan jenis black beauty mempunyai
keunggulan tersendiri yakni kesat tanpa banyak air dan rasanya manis. Bentuknya
agak lonjong dengan kulit hijau kehitaman. Namun saat ini semangka baru dipasarkan
dalam negeri saja.
3. Pepaya Callina
Produksi pepaya perkebunan rakyat di Kabupaten Kebumen mencapai 317 ton
per minggu, berasal dari lahan seluas 200 hektare. Produknya bahkan mampu
menembus pasar Hongkong, Singapura, Dubai, Eropa, hingga Amerika. Disamping
itu juga melayani permintaan pasar lokal seperti Jakarta, Bandung, Semarang,
Yogyakarta, Palembang, dan Padang. Potensi pepaya hasil perkebunan rakyat di
Kebumen berada di sejumlah kecamatan antara lain di Petanahan, Puring,
Bulupesantren, Klirong, dan Mirit.
Jenis pepaya yang dibudidayakan adalah varitas unggul seperti pepaya jenis
Callina atau IPB-9. Dengan luas lahan dari ujung timur Kecamatan Mirit hingga ujung
barat Kecamatan Puring seluas 9000 hektar, sekitar 50%- nya merupakan lahan yang
sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai wilayah pertanian.
Rasa daging pepaya Calina yang manis serta tidak lembek menjadikan buah
ini sangat digemari. Harumnya pun akan tercium segar bila ada penikmat buah yang
sensitif terhadap bau. Sederet kandungan vitamin dan yang paling penting tidak
mengandung pengawet seperti buah impor. Pepaya Calina akan berbunga sekitar 4
bulan setelah tanam dengan umur petik sekitar 200 hari. Potensi produksi mencapai
133 ton per hektar setiap tahunnya.
Pepaya Calina saat ini baru 10% yang diekspor. Meski pengiriman dengan
kapal selama 28 hari, pepaya ini tidak akan busuk. Saat ini juga tengah dikembangkan
bentuk olahan dari buah pepaya.
4. Kelapa dan olahannya
Pemanfaatan buah kelapa yang banyak tumbuh di Kabupaten Kebumen
menjadi salah satu produk andalan khas daerah Kebumen. Kabupaten Kebumen
merupakan sentra komoditas kelapa terbesar di Jawa Tengah.
Pemanfaatan buah kelapa sebagai gula dan minyak telah dilakukan Pemerintah
Kabupaten Kebumen. Selain itu, produk yang dihasilkan dari tanaman kelapa
diantaranya minyak goreng dari kelapa tanpa proses pemanasan, minyak Virgin
Coconut Oil (VCO), dan berbagai kerajinan tangan dari batok kelapa dan sabut
kelapa.
Perkebunan kelapa juga banyak dimanfaatkan air niranya untuk dibuat gula
kelapa. Gula kelapa adalah salah satu hasil alam khas kabupaten Kebumen dan sudah
dikenal luas khususnya di daerah jawa. Salah satu daerah penghasil gula kelapa
adalah daerah perbukitan gunung sewu, tepatnya di kecamatan Ayah.
Potensi gula kelapa di Kebumen sangat perlu dikembangkan guna memberikan
peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi petani gula kelapa. Kebumen memiliki 9.375
orang petani gula kelapa dengan produksi 1.500 ton per bulan. Sayangnya potensi
tersebut belum sepenuhnya dikembangkan secara massif.
Selain itu, peluang ekspor hasil kerajinan Kebumen makin terbuka. Permintaan
ekspor sabut kelapa ke China mencapai 20 kontainer per bulan.
5. Singkong dan berbagai olahannya
Singkong di Kebumen tersebar di seluruh kecamatan. Namun yang
produksinya besar ada di daerah pegunungan seperti karangsambung, karanggayam,
rowokele, kuwarasan, dan gombong.
Singkong sendiri sudah diolah menjadi berbagai makanan khas kebumen.
Seperti lanting, golak / gembus, balok, buntil, rengginang, emping, gethuk, dan nasi
oyek.
6. Sate ambal
Sate ambal adalah makanan khas dari daging ayam yang berasal dari
kecamatan Ambal. Bedanya sate ambal dengan sate lainnya adalah bumbu sate ambal
terbuat dari tempe yang dihaluskan. Rasanya manis-pedas-gurih dengan aroma
keharuman rempah yang menggoda.
7. Nasi penggel
Nasi penggel adalah nasi yang dibentuk bulat-bulat seukuran bola pingpong.
Disajikan dengan sayur dan lauk khas. Sayurnya adalah lodeh santan berbumbu gurih
sederhana yang dicampur nangka muda, daun singkong, tempe, tahu, dan melinjo.
Sedangkan lauknya adalah kulit dan jeroan sapi seperti babat, iso, kikil, tetelan,
jantung, dan ginjal. Setiap porsi berisi 8-15 bulatan nasi
8. Ebeg
Ebeg merupakan kesenian tari dan musik yang dimainkan menggunakan
peralatan berupa kuda tiruan dari anyaman bambu yang diiringi alunan musik
gamelan. Dalam pementasan ebeg, seringkali para pemainnya mengalami kesurupan.
Tetapi ada pawang yang bisa mengembalikan kondisinya setelah pementasan selesai.
Pementasan ebeg biasanya hanya ada pada hari-hari tertentu seperti peringatan HUT
RI atau jika ada pernikahan.
9. Cepetan
Cepetan adalah kesenian tari tradisional yang diiringi dengan suara
kenthongan dan kaleng. Sama seperti ebeg, cepetan tak bisa lepas dari unsur magis.
Penarinya mengenakan pakaian hitam, bertopeng, dan sarung. Dimainkan oleh 12
orang dan biasanya hanya ada pada acara 17 agustusan. Saat ini, cepetan hanya ada di
desa watuwalang, kecamatan pejagoan.
10. Tari Lawet
Tari lawet adalah tari tradisional khas Kebumen yang diciptakan oleh Bapak
Sardjoko pada Februari 1989. Tarian ini terinspirasi dari para petani sarang burung
lawet dan juga burung lawet itu sendiri. Gerakan tari lawet tergolong lincah dan ceria
seperti burung lawet yang banyak terdapat di goa-goa pantai selatan Kebumen
11. Pacuan Kuda Ambal
Pacuan kuda ini digelar setiap tahun tepatnya 7 hari setelah idul fitri. Pacuan
kuda ambal selalu ramai, baik peserta maupun penontonnya. Peserta yang ikut datang
dari berbagai kota. Lomba berlangsung sekitar 1 minggu. Para peserta akan bersaing
untuk mendapatkan Piala Bupati.
12. Sedhekah bumi
Sedhekah bumi adalah upacara adat yang dilaksanakan setelah masa panen
tiba. Sedhekah bumi bertujuan untuk bersyukur kepada Allah karena mendapat rezeki
dalam panen. Acara biasanya berlangsung di masjid dengan dihadiri setiap perwakilan
keluarga. Biasanya juga diiringi dengan doa bersama yang dipimpin oleh tetua adat.
13. Sedhekah laut
Sama halnya seperti sedhekah bumi, sedhekah laut juga bertujuan untuk
mensyukuri nikmat Tuhan yang telah diberikan. Bedanya adalah sedhekah laut
biasanya dilakukan oleh warga pesisir dengan melarung sesaji ke laut selatan.
14. Wisata Pantai
Kabupaten Kebumen memiliki garis pantai sepanjang 57 kilometer sehingga
memiliki banyak wisata pantai. Masing-masing pantai memiliki keeksotisan sendiri.
Pantai-pantai di Kebumen misalnya Pantai Lembupurwo, Pantai Ambal, Pantai Bocor,
Pantai Petanahan, Pantai Bopong, Pantai Ayah, Pantai Menganti, Pantai Suwuk,
Pantai Karang Agung, Pantai Pedalen, dan puluhan pantai lainnya.
15. Wisata Goa
Kabupaten Kebumen memiliki sekitar 200 goa yang kebanyakan terletak di
Kawasan karst Gombong Selatan (182 goa). Adanya goa menjadi sangat penting
sebagai penyimpan air, terutama saat musim kering. Beberapa goa sudah
dikembangkan menjadi tempat wisata minat khusus. Seperti Goa Jatijajar, Goa
Petruk, Goa Barat, Goa Sawangan, dan Goa Simbar Aji.
16. Wisata Curug
Kebumen memiliki lebih dari 70 curug, baik yang kecil maupun yang besar.
Namun saat ini, baru satu curug yang sudah diresmikan sebagai tempat wisata yaitu
curug Duwur Sudimoro. Curug lainnya yang cukup terkenal adalah Curug Silancur,
Curug Sindaro, Curug Plumbon, Curug Sawangan, Curug Gemawang, dan Curug
Sikebut.
17. Wisata Pegunungan / Bukit
Meskipun Kebumen tak memiliki gunung, tetapi ada banyak bukit di kebumen
yang dapat dikunjungi sebagai alternatif bagi para penikmat alam bebas. Seperti bukit
Pranji, bukit Kedoya, bukit Pentulu Indah, Bukit Kruwet, Bukit Indrakila, dll
18. Wisata Air
Bagi Anda yang suka pergi ke danau, kebumen punya beberapa tempat yang
perlu Anda kunjungi. Ada 2 waduk yaitu Wadaslintang dan Sempor, ada 2 telaga
alami yaitu Telaga Tando dan Telaga Blembeng, ada 2 pemandian umum yaitu
Pemandian Air Panas Krakal dan Kolam Pemandian Alami Alang Ujung, serta ada 4
Embung buatan yaitu Embung Cangkring, Embung DAS Kalong, Embung Wonosari,
dan Embung Seboro.
19. Wisata Adventure
Bagi orang yang berjiwa petualang, maka Kebumen wajib dikunjungi. Ada
Jemur Adventure Park yang menyediakan berbagai wahana petualang seperti flyng
fox, panjat dinding, jaring laba-laba, dll. Ada juga Arung Jeram Padegolan sepanjang
7 km. Anda juga bisa selancar di Pantai Menganti yang eksotis. Bisa juga mencoba
turun tebing / rapelling di Tebing Putih atau di Desa Karangpoh, Pejagoan. Atau bisa
juga bermain trail di pegunungan utara Kebumen atau gumuk pasir pantai selatan
Kebumen
SOSIOLOGI PERDESAAN

KEBUDAYAAN KHAS KEBUMEN

Kelompok :

1. Lies
2. Sidik Primadi
3. Priagung Budiman
4. Fai Rachman / 134150157

AGROTEKNOOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UPN “VETERAN” YOGYAKARTA