Anda di halaman 1dari 3

Nama Kelompok :

1. Ketut Ayu Swandewi P07120017 055 / 15


2. Ni Putu Ayu Rita Agustini P07120017 056 / 16
Tingkat : 1. 2 / D – 3 Keperawatan

ROLE PLAY PERAWATAN LUKA

FASE PRA INTERAKSI


Pasien bernama Ny. Rita umur 43 tahun masuk RSUD Wangaya dikarenakan ingin menjalani
perawatan luka pasca kecelakaan . Ny. Rita mengatakan nyeri pada luka di bagian lutut. Luka
tersebut mengalami kemerahan. Pasien datang sendiri ke ruangan IGD yang ditangani langsung
oleh perawat Ayu .

FASE ORIENTASI
Perawat : “Selamat pagi.“(tersenyum)
Pasien : “ Iya selamat pagi sus”(tersenyum)
Perawat :“ Perkenalkan bu nama saya Ayu Swandewi , saya mahasiswa dari Politeknik
Kesehatan Denpasar, mulai pagi ini saya akan merawat ibu dari pukul 07.00 sampai 14.00 siang.
Kalau boleh saya tau nama ibu siapa? “
Pasien : “Iya salam kenal juga sus, nama saya Ayu Rita Agustini, bisa dipanggil Rita.
Perawat : “Baik Bu Rita, bagaimana keadaan ibu sekarang? Apa yang ibu rasakan?“
Pasien : “Sejak kecelakaan kemarin luka dibagian lutut saya masih agak sedikit nyeri
sus.”(menyentuh lutut dan merenung)
Perawat : “Iya bu itu memang efek dari luka yang ibu alami, karena pada luka ibu terjadi
respon peradangan”.
Pasien : “Apa itu berbahaya sus?.”(sedikit cemas)
Perawat :“Tidak bu, peradangan itu merupakan gejala yang menguntungkan dan
merupakan pertahanan tubuh yang bekerja untuk menetralisir dan menghancurkan agen
pencedera dalam persiapan penyembuhan luka. Jadi ibu tidak perlu khawatir.”
Pasien : “Oh begitu.”(sedikit lega)
Perawat : “Iya bu, baiklah saya permisi dulu, silakan ibu beristirahat kembali, nanti saya
akan datang lagi sekitar pukul 08.00 untuk melakukan tindakan perawatan luka, mengganti
perban yang membalut luka ibu dengan yang baru, kira-kira 15 menit dan kita melakukannya
disini saja, apakah ibu bersedia?”
Pasien : “Iya sus.”(menganggukkan kepala)
Perawat : Baiklah kalau begitu, jika ibu memerlukan bantuan silakan panggil saya ya bu.
Selamat pagi ( tersenyum )”
Pasien : “Iya, selamat pagi sus”(tersenyum)

FASE KERJA
Tidak lama kemudian perawat menghampiri Pasien kembali.
Perawat : “Selamat bu pagi,?.”(tersenyum)
Pasien : “Pagi sus.”(tersenyum)
Perawat : “Ibu , sesuai perjanjian yang telah disepakati tadi sekarang saya akan melakukan
tindakan perawatan luka, apakah ibu bersedia?.”
Pasien : “Iya saya bersedia sus”
Perawat : “Baiklah saya akan menyiapkan alat-alatnya terlebih dahulu ya bu.”
Pasien :“Apakah perawatan luka ini penting sus? dan berapa frekuensi
penggantian perbannya?
Perawat :“Iya ibu, perawatan luka ini sangat penting karna jika luka kotor akan
menimbulkan infeksi dan dapat menyebabkan kematian, perban itu harus diganti minimal 1x
sehari bu”.
Pasien : “Baik sus”
Disaat perawat melakukan tindakan perawatan luka tiba-tiba pasien merasakan kesakitan disaat
perawat membersihkan luka dengan NaCl kasa kering.
Pasien : “Aduh sakitt”
Perawat : “ Ditahan sebentar ya bu, karena ini harus dibersihkan.” ( terus bekerja dan
menjelaskan kepada pasien dengan tenang dan sabar sambari mengganti perban)
Setelah proses tindakan perawatan luka .
FASE TERMINASI
Perawat : “Baik bu saya sudah selesai melakukan tindakan perawatan luka. Sekarang
bagimana rasanya bu ? Apakah sudah lebih nyaman ?
Pasien :” Iya sus, saya sudah mulai merasa nyaman”.
Perawat : “ Kalau begitu ada yang ingin ibu tanyakan ? dijaga kesehatannya ya bu,semoga
lekas sembuh.”(tersenyum)
Pasien : “Tidak sus. Iya, terimah kasih sus.”(tersenyum)
Perawat : “Sama-sama, baik ibu saya permisi untuk kembali ke ruangan perawat dan nanti
jika butuh bantuan bisa langsung hubungi saya di ruang perawat yang ada di sana (sambil
menujuk ke arah ruangan perawat)”
Pasien : “ Baik sus”.
Perawat : “ Permisi bu , selamat pagi .” ( sambil tersenyum )
Pasien : “ Iya sus” ( sambil tersenyum )