Anda di halaman 1dari 4

Soal Essay!

1. Mengapa larutan suatu garam ada yang bersifat asam, basa, atau netral? Jelaskan!
Jawaban :
Karena akibat dari penjumlahan asam dan basa yang berbeda atau sama kekuatannya
(pH), sehingga mereaksikan suatu garam yang bersifat sesuai dengan kekuatan asam atau
basa tersebut.
Contoh :
Asam kuat + basa kuat -----> garam + air (bersifat netral)
Asam kuat + basa lemah -----> garam + air (bersifat asam)
Basa kuat + asam lemah -----> garam + air (bersifat basa)
Asam lemah + asam lemah -----> garam + air (bersifat netral)

2. Tulislah reaksi hidrolisis dari garam berikut!


a. KCN b. CuSO4 c. Na3PO4
Jawaban :
a. KCN(aq) → K+(aq) + CN-(aq)
H2O(l) ↔ H+(aq) + OH-(aq)
Ion CN- berasal dari asam lemah dan mengalami hidrolisis, sedangkan K+ berasal dari
basa kuat dan tidak terhidrolisis.
CN-(aq) + H+(aq) ↔ HCN(aq)
Jadi reaksi hidrolisisnya : CN-(aq) + H2O(l) ↔ HCN(aq) + OH-(aq)

b. CuSO4(aq) ↔ Cu2+ (aq) + SO42-(aq)


Jadi reaksi hidrolisisnya : Cu2+(aq) + 2 H2O(l) ↔ Cu(OH)2(aq) + 2 H+(aq)

c. Na3PO4(aq) ↔ 3 Na+(aq) + PO43-(aq)


Jadi reaksi hidrolisisnya : PO43+(aq) + 3 H2O(l) ↔ H3PO4(aq) + 3 OH-(aq)

3. Pada titrasi 25 mL CH3COOH 0,1 M oleh NaOH 0,1 M, titik akhir terjadi setelah
penambahan 25 mL NaOH. Hitunglah pH pada titik akhir titrasi dan sifat larutan! (Kb = 5
x 10-10)
Penyelesaian :
Pada titik akhir titrasi, semua CH3COOH telah bereaksi dengan NaOH membentuk
CHCOONa yang merupakan campuran asam lemah dan basa kuat sehingga bersifat basa.

𝐾𝑤
[OH-] = √ 𝐾𝑎 𝑥 [𝐴− ]

𝐾𝑤
Kb = √ 𝐾𝑎 , sehingga [OH-] = √𝐾𝑏 × [𝐴− ]

0,1 ×25
[A-] = = 0,05 𝑀
50

[OH-] = √5 × 10−10 × 5 × 10−2


= √25 × 10−12
= 5 x 10-6
pOH = -log [OH-]
= -log 5 x 10-6
= 6 – log 5
pH = 14 – pOH
= 14 – (6 – log 5)
= 8 + log 5

4. Berapa gram NH4Br harus dilarutkan dalam 500 mL larutan untuk mendapatkan larutan
dengan pH = 5 – log 2? (Kb NH4OH(aq) = 1,8 x 10-5, Ar N = 14, H= 1, Br = 80)
Jawaban :
pH = 5 – log 2 => [H+] = 2 x 10-5
𝐾𝑤
[H+] =√ 𝑥 [𝑔]
𝐾𝑎

10−14
2 x 10-5 = √1,8×10−5 𝑥 [𝑔]

10−14
4 x 10-10 = 1,8×10−5 𝑥 [𝑔]
[g] = 0,4 x 1,8 = 0,72
M NH4Br = 0,72 mol/L
0,72 mol
M NH4Br = 1000 𝑚𝐿 𝑥 500 𝑚𝐿 = 0,36 𝑚𝑜𝑙
98 gram
M NH4Br = 0,36 mol 𝑥 = 35,3 𝑔𝑟𝑎𝑚
1 𝑚𝑜𝑙

Jadi, massa NH4Br yang dilarutkan adalah 35,3 gram.

5. Tentukan pH larutan, jika dicampurkan 100 mL larutan CH3COOH 0,2 M dengan 100
mL larutan NaOH 0,2 M! (Ka CH3COOH = 1,8 x 10-5)
Jawaban :
Mula-mula cari molaritas larutan setelah di campur.
[CH3COOH] [NaOH]
V1 x M1 = V2 x M2 V1 x M1 = V2 x M2
100 x 0,2 = 200 x M2 100 x 0,2 = 200 x M2
20 20
M2 = 200 = 0,1 𝑀 M2 = 200 = 0,1 𝑀

CH3COOH bereaksi dengan NaOH membentuk CH3COONa + H2O.

CH3COOH(aq) + NaOH(aq) → H3COONa(aq) + H2O(l)


Mula-mula 0,1 M 01, M 0 0
Bereaksi 0,1 M 0,1 M - -
Akhir 0 0 0,1 M 0,1 M

CH3COOH dan NaOH habis bereaksi, terbentuk garam CH3COONa yang berasal dari
asam lemah dan basa kuat.
𝐾𝑤
[OH-] = √ 𝐾𝑏 𝑥 [𝑔]

10−14
[OH-] = √1,8×10−5 𝑥 0,1

[OH-] = √0,6 × 10−10


[OH-] = 0,7 x 10-5
[OH-] = 7,0 x 10-6
pOH = - log [OH-]
= - log 7,0 x 10-6
= 6 – log 7,0
= 5,2
pH = 14 – 5,2
= 8,8
Jadi, pH larutan adalah 8,8.