Anda di halaman 1dari 2

a.

Strength (Kekuatan)
Berdasarkan pengamatan kondisi dan potensi dari tiga dusun yaitu Dusun
Ngepung, Dusun Jomblang dan Sendang Gogor maka dapat di identifikasi
beberapa faktor yang menjadi kekuatan sebagai berikut :
1. Dusun Ngepung dalam bidang kesehatan dari tahun ke tahun, di Kader
Jentik tidak ada yang terkena penyakit demam berdarah (DBD). Kader
Posyandu, di dusun ini balitanya hanya berjumlah lima anak dan mereka
sehat semua selain itu untuk program KB (Keluarga Berencana) banyak
yang memakai implant, suntik KB dan pil KB. Kader Lansia, tidak ada
penyakit kronis atau parah.
2. Dusun Jomblang dalam bidang kesehatan dari tahun ke tahun, Kader
Jentik tidak ada yang terkena penyakit demam berdarah (DBD), Kader
Posyandu, di dusun ini balitanya berjumlah tiga puluh anak dan mayoritas
mereka sehat semua. Kader Lansia, kurang lebih berjumlah 70 orang dan
tidak ada penyakit yang kronis melainkan banyak mengidap penyakit darah
tiinggi, asam urat, dan pegel linu, tetapi mereka masih bisa melakukan
pekerjaan layaknya orang sehat.
3. Dusun Sendang Gogor dalam bidang kesehatan dari tahun ke tahun, di
Kader Jentik tidak ada yang terkena penyakit demam berdarah (DBD).
Kader Posyandu, di dusun ini balitanya berjumlah 40 balita mayoritas
mereka sehat semua,sarana dan prasarana di posyandu cukup lengkap
dan balita disini semua cukup antusias mengikuti kegiatan posyandu selain
itu untuk program KB (Keluarga Berencana) . . . . .. Kader Lansia, di dusun
ini kurang lebih 120 orang tidak ada penyakit yang kronis melainkan banyak
mengidap penyakit darah tiinggi, asam urat, dan pegel linu, tetapi mereka
msaih bisa melakukan pekerjaan layaknya orang sehat.

b. Weakness (Kelemahan)
Selain memiliki beberapa kelebihan yang menjadi kekuatan, sebuah desa tentu
juga memiliki berbagai kelemahan, dari hasil diperoleh kelemahan dari tiga
Dusun yaitu Dusun Ngepung, Dusun Jomblang, dan Dusun Sendang Gogor :
1. Dusun Ngepung, penyebab kurangnya tenaga medis karena
tata letak polindes yang kurang strategis, dan sulitnya askses untuk menuju
polindes kurangnya pelatihan khusus untuk semua kader yang terlibat,
2. Dusun Jomblang, kurang tenaga medis di dusun tersebut, dikarenakan
kurangnya kesadaran warga untuk melakukan persalinan, antusias warga
terhadap kesehatan, kurangnya pelatihan khusus untuk semua kader yang
terlibat, dan kurangnya fasilitas MCK juga salah satu kelemahan di
polindes.
3. Dusun Sendang Gogor, kurangnya tenaga medis, kurangnya
kelengkapan obat-obatan, kurangnya kesadaran warga untuk melakukan
persalinan, kurangnya pelatihan untuk semua kader yang, dan kurangnya
fasilitas MCK juga salah satu kelemahan di polindes.

c. Opportunities (Peluang)
Selain mengidentifikasi faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan, desa
juga harus mampu menangkap peluang dan ancaman yang datang dari
lingkungan eksternal, peluang yang dapat didentifikasi dari tiga Dusun yaitu
Dusun Ngepung, Dusun Jomblang, dan Dusun Sendang Gogor :
1. Perbaikan akses jalan untuk mendukung kelancaran sarana transportasi
bagi semua kegiatan di desa ngepung terutama untuk keadaan darurat.
2. Tambahan tenaga dan alat – alat medis aktif di setiap dusun guna untuk
mengantisipasi keadaan darurat.
3. Penyuluhan tentang kesehatan lingkungan, baik kebersihan MCK yang
layak digunakan.
4. Pelatihan untuk kader-kader yang terlibat di setiap dusun.

d. Threat (Ancaman)
Hasil identifikasi ancaman dari tiga Dusun yaitu Dusun Ngepung, Dusun
Jomblang, dan Dusun Sendang Gogor :
1. HPV penyebab terjadinya penyakit kanker serviks di Desa Ngepung.
2. Penyakit menular seperti ISPA, Hepatitis, DBD sering menjangkit warga
desa ngepung.
3. Kecelakaan medis saat melakukan persalinan.
4. Terjadinya gizi buruk bagi balita.