Anda di halaman 1dari 6

SISTEM KARDIOVASKULER PENYAKIT COR PULMONAL KRONIK

KOMPETENSI Tilikan Nilai Tilikan BOBOT SKOR


Tertinggi bila MAKS
1. Anamnesis Peserta No. Aspek yang dinilai 1 3x1
memfasilitasi 1. Memberi salam dan memperkenalkan diri
pasien untuk 2. Menanyakan identitas (nama,usia,alamat,pekerjaan)
menceritakan 3. Keluhan utama : sesak
penyakitnya 4. Riwayat penyakit sekarang
dengan a. Lokasi : kedua paru?
pertanyaan- b. Onset : sejak kapan? timbul mendadak/perlahan?
pertanyaan yang c. Kronologis : semakin lama semakin bertambah
sesuai untuk berat?
mendapatkan d. Kualitas : dipengaruhi posisi tubuh?
informasi yang e. Kuantitas : terus menerus?
relevan, adekuat, f. Faktor yang memperberat : saat aktivitas makin
dan akurat sesak? Aktivitas ringan/berat?
g. Faktor yang memperingan : istirahat membaik?
h. Keluhan penyerta : batuk? Demam? keringat malam
hari? Nafsu makan menurun? Berat badan turun?
Perut membesar? Kaki bengkak? Dada berdebar-
debar? Kelemahan anggota gerak? Terbangun saat
malam hari karena sesak? Cepat lelah?
5. Riwayat penyakit dahulu
Pernahkah menderita keluhan serupa?
Adakah riwayat batuk lama/batuk darah?
Pernahkah mengonsumsi obat selama 6 bulan yang
membuat kencing merah?
Kontak dengan penderita batuk lama?
Kebiasaan merokok?
Riwayat asma?
Riwayat DM?Hipertensi?Penyakit jantung?
Pernah melakukan pengobatan? Riwayat

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________ Page 1


opname/trauma/alergi?
6. Riwayat Penyakit Keluarga
Adakah keluarga dengan keluhan serupa?
Riwayat penyakit jantung?DM?Hipertensi?
7. Riwayat sosial dan ekonomi
8. Memberi kesempatan pasien untuk bertanya
9. Memberi resume anamnesis
10. Memberi kemungkinan diagnosis penyakit
11. Menjelaskan pemeriksaan fisik yang akan dilakukan
2. Pemeriksaan Peserta ujian  KU : tampak sakit berat, sesak 1 3x1
Fisik melakukan cuci  TV : normal
tangan sebelum  Status Gizi : normal/overweight
dan setelah  Kulit : pucat/normal
pemeriksaan  Mata : konjungtiva palpebra anemis
menggunakan  Telinga : normal
sarung tangan
 Hidung : nafas cuping hidung (+)
dalam melakukan
pemeriksaan fisik  Mulut : sianosis (+)
sesuai masalah  Tenggorok : normal
klinik pasien  Leher : JVP meningkat, pembesaran nnll (-),
 Dada : pergerakan dada simetris, retraksi (+), sela iga
melebar (+), barel chest
 Pulmo : pergerakan simetris, stem fremitus paru
kanan=kiri melemah, perkusi hipersonor, redup pada
basal paru, SD vesikuler/bronkhial, ekspirasi
memanjang, ronkhi basah halus pada basal paru (+/+),
wheezing (+/+)
 Cor : Ictus cordis tampak di SIC V 2cm lateral linea
midclavicula sinistra, IC teraba di SIC V 2cm lateral
linea midclavicula sinistra, perkusi konfigurasi jantung
bergeser ke lateral, auskultasi BJ I/II reguler, bising

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________ Page 2


regurgitasi tricuspid (sistolik) 3/6 punctum maximum di
SIC IV linea parastenal sinistra
Abdomen : inspeksi cembung, auskultasi BU (+)N, palpasi
nyeri tekan (-), perkusi pekak sisi (+) meningkat, pekak
alihb (+)
Ekstremitas : superior inferior
Edema -/- +/+
Sianosis -/- -/-
Akral dingin -/- -/-
Cap refill <2”/<2” <2”/>2”
3. Menentukan Peserta ujian dapat Diagnosis : Cor Pulmonal Kronik 3 3x3
diagnosis dan menentukan Diagnosis Banding :
diagnosis diagnosis dan - CHF
banding diagnosis - Hipertension Heart Disease
bandingnya secara - PPOK
lengkap
4. Komunikasi dan Peserta ujian Dokter menyapa pasien dan mempersilakan duduk 3 3x3
edukasi pasien menunjukkan Dokter memperkenalkan diri
kemampuan Dokter menanyakan kembali identitas pasien
berkomunikasi Dokter menanyakan keluhan yang dirasakan pasien dan
dengan membentuk komunikasi dua arah dengan pasien
menerapkan salah Dokter menciptakan suasana yang nyaman bagi pasien
satu prinsip Dokter meminta ijin pasien ketika akan melakukan pemeriksaan
berikut: fisik
1. Mampu
membina Dokter mempersilakan pasien untuk bertanya tentang
hubungan penyakitnya.
baik Dokter menjawab pertanyaan pasien dengan baik dan benar
dengan sehingga pasien mengerti.
pasien
secara

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________ Page 3


verbal non
verbal
(ramah
terbuka
kontak
mata salam
empati dan
hubungan
komunikas
i dua arah
respon)
2. Mampu
memberika
n
kesempata
n pasien
untuk
bercerita
dan
mengarahk
an cerita
3. Mampu
untuk
melibatkan
pasien
dalam
membuat
keputusan
klinik,
pemeriksaa
n klinik
4. Mampu

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________ Page 4


memberika
n
penyuluha
n yang
isinya
sesuai
dengan
masalah
pasien
5. Tata laksana Peserta melakukan Usahakan jalan napas tetap terbuka 5 3x5
non farmako tindakan Pemberian oksigen
terapi /pemberian terapi Pembatasan asupan cairan
(tindakan) dengan informed Diet rendah garam
consent yang Istirahat cukup
jelas, proteksi
diri (sepsis
asepsis)

6. Perilaku Peserta ujian Menyapa pasien 1


profesional memeperkenalkan Memperkenalkan diri
diri dan meminta Menjelaskan saat akan memeriksa pasien
izin secara lisan Mencuci tangan saat akan memeriksa pasien
dan melakukan Menjelaskan hasil pemeriksaan
poin di bawah ini Menjelaskan pemeriksaan lanjutan yang diperlukan
lengkap sebagai Merujuk pasien untuk penanganan lebih lanjut
berikut:
1. Melakukan Surat rujukan :
setiap tindakan Kepada Yth. Dr. Sp JP
dengan berhati- Di tempat
hati dan teliti
sehingga tidak Dengan hormat,
membahayakan Mohon penatalaksanaan lebih lanjut pasien dengan identitas :

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________ Page 5


pasien dan diri Nama : Ny. X
sendiri Umur : 50 Tahun
2. Memperhatikan Alamat : Tembalang
kenyamanan Diagnosis : Cor Pulmonale Kronik
pasien
3. Melakukan Atas kerjasamanya saya ucapkan banyak terima kasih
tindakan sesuai
prioritas
4. Menunjukkan
rasa hormat
kepada pasien
5. Mengetahui
keterbatasan
dengan merujuk
atau diperlukan
konsultasi bila
diperlukan

GLOBAL PERFORMANCE
Beri tanda kolom centang (˅) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda. Selaian penilaian kompetensi, pserta ujian akan dinilai
kemampuannya secara umum. Komponen penilaian ini merupakan impresi penguji setelah melihat kemampuan peserta secara keseluruhan
apakah peserta mampu menjadi dokter dengan kemampuan yang ada.Terdiri dari tidak lulus, borderline, lulus serta superior. Nilai borderline
akan menjadi dasar dalam penentuan nilai batas lulus.
TIDAK LULUS BORDERLINE LULUS SUPERIOR

Kepustakaan

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________ Page 6