Anda di halaman 1dari 2

NOTULEN PERTEMUAN PEMBAHASAN KASUS BEDAH UMUM PASIEN BPJS

KESEHATAN SESUAI HAK

TGL 16-1-2019

Peserta :

1. KSM Bedah (diwakili dr. Parwata Sp.B)


2. KSM Anestesi (diwakili dr. Adi, Sp.An)
3. Manajemen RS ( dr. Suranten, dr. Satria, dr. Yogi, Adi Susila)

Kesimpulan :

1. Kasus yang di simulasikan yaitu


o Hernia
o Appendisitis akut
o Tindakan pada anus : hemoroid, fistula ani, abses perianal, fissura ani
(tidak termasuk skin tag karena beda grouper dan tindakan tidak dihitung)
o Tindakan Payudara : FAM, Abses mamae, biopsi
o Soft tissue tumor : upper body (GA), lower body( regional)
2. Kasus diatas dengan severity level 1 (tidak ada komorbid dan atau komplikasi) 1
diagnose dan 1 tindakan
3. Kesepakatan kendali biaya :
o Mempercepat hari rawat (LOS 1-2 x 24 jam)
o Untuk tindakan elektif dilakukan preop yang optimal pada saat rawat jalan
sehingga pada saat MRS sudah benar-benar siap tindakan
o Penggunaan BHP dan obat
▪ Penerapan reuse untuk alat-alat yang bisa di reuse seperti : LMA,
Couter pen, selang suction, khusus LMA agar dicarikan yang bisa
reuse 40-100x
▪ pengadaan obat dan BHP sebisa mungkin termurah dan harga
mirip e-cat
▪ kontrol obat dan BHP di OK dan unit lain diperketat → obat dan
BHP sudah dipaketkan
4. Dari hasil simulasi dengan kendali biaya seperti diatas didapatkan :
o Hernia →dapat diterima sesuai hak kelas 3, 2, 1, tanpa mesh ( pasien jgn
di KIE membeli mesh diluar tanggungan karena berpotensi fraud)
o Appendisitis akut → dapat diterima sesuai hak kelas 1 saja
o Tindakan pada anus : hemoroid, fistula ani, abses perianal, fissura ani
→dapat diterima sesuai hak kelas 3, 2, 1, ( urus-urus dilakukan saat
rawat jalan)
o Tindakan Payudara : FAM, biopsi, Abses mamae → dapat diterima
sesuai hak kelas 3, 2, 1, (sudah termasuk biaya PA 1 bahan sebesar
525.000)
o Soft tissue tumor : upper body (GA) → diterima sesuai hak kelas 2 dan 1
saja, lower body( regional) → dapat diterima sesuai hak kelas 3, 2, 1,
(sudah termasuk biaya PA 1 bahan sebesar 525.000)
5. Aspek koding yang harus diperhatikan DPJP saat menulis resume medis dan
laporan operasi :
o Koding tindakan laparotomi diinput apabila : appendisitis/hernia disertai
perforasi menimbulkan peritonitis harus dilakukan laparotomi explorasi,
atau prosedur laparotomi explorasi insidental
o Kriteria rawat inap Soft Tissue Tumor → dicantumkan di resume medis
dan laporan operasi :
▪ Deep soft tissue (dibawah fascia dan menginfiltrasi)
▪ Meluas ke struktur vital
▪ Dimensi > 4 cm
▪ Tanda keganasan
▪ Perlu rekonstruksi
▪ Lokasi di head and neck
6. Kesepakatan ini diterapkan dalam penerimaan pasien BPJS Kesehatan sesuai
hak

Amlapura, 16 Januari 2019

dr. Yogi

Pemimpin rapat