Anda di halaman 1dari 6

PRAKTIKUM GEOTEKNIK

2018

MODUL VIII
BATAS PLASTIS
(PLASTIC LIMIT)

8.1 Dasar Teori


Standar cara uji penentuan Batas Plastis dan Indeks Plastisitas tanah bertujuan untuk
menentukan batas terendah kadar air ketika tanah dalam keadaan plastis, dan angka Indeks
Plastisitas suatu tanah.
Batas Plastis dihitung berdasarkan persentasi berat air terhadap berat tanah kering pada
benda uji. Pada cara uji ini, material tanah yang lolos saringan ukuran 0.425 mm atau
saringan No.40, diambil untuk dijadikan benda uji kemudian dicampur dengan air suling atau
air mineral hingga menjadi cukup plastis untuk digeleng/dibentuk bulat panjang hingga
mencapai diameter 3 mm. Metode penggelengan dapat dilakukan dengan telapak tangan
atau dengan alat penggeleng batas plastis (prosedur alternatif). Benda uji yang mengalami
retakan setelah mencapai diameter 3 mm, diambil untuk diukur kadar airnya. Kadar air yang
dihasilkan dari pengujian tersebut merupakan batas plastis tanah tersebut.
Angka Indeks Plastisitas tanah didapat setelah pengujian Batas Cair (tidak dibahas dalan
buku ini) dan Batas Plastis selesai dilakukan. Angka Indeks Plastisitas Tanah merupakan
selisih angka Batas Cair (liquid limit, LL) dengan Batas Plastis (plastic limit, PL).

8.2 Tujuan Praktikum


Praktikum ini bertujuan untuk menentukan batas terendah kadar air ketika tanah dalam
keadaan plastis, dan angka Indeks Plastisitas suatu tanah.

8.3 Alat dan Bahan yang Digunakan


8.3.1 Alat
1. Extruder
Alat ini brfungsi untuk mengeluarkan dan menekan sample tanah dari dalam
tabung ke alat pencetak sampel berbentuk silinder.
2. Pisau
Alat ini berfungsi untuk memotong bagian tanah yang sudah tidak dibutuhkan
saat proses pencetakan.

Garin Salvia TriFauzi Rizqiansyah


(2411161187) Page 178
PRAKTIKUM GEOTEKNIK
2018

3.Timbangan Ohauss
Untuk mengukur berat dari sampel yang digunakan
4. Kaca
Sebagai alas untuk memipihkan sampel
5. Cawan
Sebagai tempat menyimpan sampel
6. Penggaris / Jangka sorong
Untuk mengukur tebal sampel
8.3.2 Bahan
1. Sample tanah asli (tidak terganggu)
Ini merupakan bahan utama yang akan kita uji kuat tekannya.
8.4 Prosedur Praktikum
Prosedur percobaan dalam praktikum ini sebagai berikut :
1. Siapkan alat-alat dan bahan yang akan digunakan;
2. Pasangkan tabung sampel tanah undisturbed ke alat extruder;
3. Ambil tanah secukupnya;
4. Timbang tanah di alat timbang neraca ohauss
5. Ambil sampel tanah 2 gram sebanyak 4 buah;
6. 4 buah sampel tersebut buat menjadi bentuk elipsoid dan gulung dengan telapak
tangan atau jari menjadi batangan sampai diameternya 3,2 mm.
7. Remas kembali tanah tersebut dan ulangi langkah 6 sampai tanah tersebut pecah
atau putus dengan diameter yang sama atau lebih besar.
8. Kumpulkan data yang sudah ada ke dalam wadah dan timbang
9. Oven tanah yang ada dalam wadah selama 24 jam
10. Timbang tanah yang sudah di oven di neraca ohauss
11. Rapikan kembali alat-alat yang sudah digunakan

Garin Salvia TriFauzi Rizqiansyah


(2411161187) Page 178
PRAKTIKUM GEOTEKNIK
2018

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI
LEMBAR PRAKTIKAN
PENGUJIAN BATAS PLASTIS TANAH

Proyek : Geoteknik
Lokasi : Laboratorium Geoteknik
No. Sampel : 24
Kedalaman : 1 meter
Tanggal : 20 April 2018
Dikerjakan oleh : Garin Salvia TriFauzi Rizqiansyah

Data Batas Plastis

Nomor cawan 1 2
Berat cawan W1 (gr) 10,55 10,4
Berat cawan + tanah basah W2 (gr) 13,4 13,34
Berat cawan + tanah kering W3 (gr) 12,55 12,46
Berat air Ww = W3 – W 2 (gr) 0,85 0,88
Berat tanah kering Wd = W3 – W1 (gr) 2 2,06
𝑊𝑤 42,5 42,7
Kadar air 𝑤= × 100 (%)
𝑊𝑑
Batas plastis PL (%) 42,6

Indeks Plastisitas

Batas plastis PL (%) 42,6


Batas cair LL (%) 100
Indeks plastisitas PI (%) 57,4

Cimahi, 23 April 2017


Asisten Laboratorium Mahasiswa

( ) ( )

Garin Salvia TriFauzi Rizqiansyah


(2411161187) Page 178
PRAKTIKUM GEOTEKNIK
2018

8.6 Analisa Data Praktikum


Prosedur perhitungan dalam praktikum ini sebagai berikut:
Diambil contoh perhitungan cawan no 1
a. Berat Air (weight of water)
Ww = W3 – W2
Ww = 12,55 – 13,4 = 0,85 gr
b. Berat Tanah Kering (weight of dry soil)
Wd = W3 – W1
Wd = 12,55 – 10,55 = 2 gr
c. Kadar Air (water content)
𝑊𝑤
𝑤= × 100
𝑊𝑑
0,85
𝑤= × 100 = 42,5 %
2
d. Batas Plastis (plastic limit)
𝑊1+ 𝑊2
PL = 2
atau rata − rata dari kadar air
42,5+42,7
PL = 2
= 42,6 %

e. Indeks Plastisitas (plasticity Index)


PI = LL – PL
PI = 100 - 42,6 = 57,4 %
f. Grafik Batas Cair (LL)

Kurva Batas Cair


120 100 100 100
100
80
Kadar Air

60
40
20
0
1.300 1.350 1.400 1.450 1.500
Jumlah Pukulan (log)

8.7 Kesimpulan
Praktikum ini dapat disimpulkan bahwa. PL di dapat dari rata-rata kadar air sebesar
42,6 % . Sehingga didapatkan Indek plastisitas yaitu sebesar 57,4 % dari kadar air batas cair
sebesar 100 %.

Garin Salvia TriFauzi Rizqiansyah


(2411161187) Page 178
PRAKTIKUM GEOTEKNIK
2018

8.8 Dokumentasi Praktikum


8.8.1 Peralatan

Gambar 8.1 Extruder Gambar 8.2 Pisau

Gambar 8.3 Timbangan Ohauss Gambar 8.4 Kaca

Gambar 8.5 Cawan Gambar 8.6 Penggaris / Jangka


Sorong

Garin Salvia TriFauzi Rizqiansyah


(2411161187) Page 178
PRAKTIKUM GEOTEKNIK
2018

8.8.1 Dokumentasi Praktikum

Gambar 8.7 Proses mengeluarkan Gambar 8.8 Proses menimbang


sampel dari tanah undisturbed. berat cawan dan berat sampel

Gambar 8.9 Proses memipihkan Gambar 8.10 Proses mengoven


sampel supaya tebalnya 2/3 inch sampel selama 24 jam

Garin Salvia TriFauzi Rizqiansyah


(2411161187) Page 178