Anda di halaman 1dari 4

PENENTUAN KADAR ASAM OKSALAT DALAM SAYUR BAYAM

A. TUJUAN PERCOBAAN
Tujuan dari percobaan ini yaitu untuk menentukan kadar asam oksalat dalam
rebusan sayur bayam dengan titrasi permanganometri.

B. PRINSIP PERCOBAAN
Prinsip percobaan ini yaitu sampel direbus dan air rebusan tersebut dihitung
kadar asam oksalatnya dengan menggunakan larutan KMnO 4 0,01 N sebagai penitar
yang telah distandarisasi sebelumnya dengan larutan H2C2O4 0,01 N.

C. ALAT PERCOBAAN
Alat-alat yang digunakan adalah timbangan digital, neraca analitik, gelas ukur,
pipet volume, buret 50 mL, labu ukur, hot plate, batang pengaduk, gelas kimia,
sendok tanduk, erlenmeyer, statif dan klem.

D. BAHAN PERCOBAAN
Bahan-bahan yang digunakan adalah daun bayam, H2C2O4, KMnO4, H2SO4, dan
akuades.

E. REAKSI

MnO4-(aq) + C2O42-(aq) Mn2+(aq) + CO2(g)

MnO42-(aq) + 8 H+(aq) + 5 e Mn2+(aq) + 4 H2O(l) x2

C2O42-(aq) 2 Co2 (g) + 2 e x5

2 MnO42-(aq) + 16 H+(aq) + 10 e 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l)


5 C2O42-(aq) 10 Co2 (g) + 10 e

2 MnO42-(aq) + 5 C2O42-(aq) + 16 H+(aq) 2 Mn2+(aq) + 10 Co2 (g) + 8 H2O(l)


F. PROSEDUR
1. Pembuatan larutan baku primer H2C2O4 0,01 N 50 mL
H2C2O4

- Ditimbang sebanyak 0,0255 gram


- Dimasukkan kedalam labu ukur 50 mL
- ditambahkan akuades sampai tanda batas dan dihomogenkan
H2C2O4 0,01 N
2. Pembuatan larutan baku sekunder KMnO4 0,01 N sebanyak 100 mL
KMnO4

- Dipipet sebanyak 10 mL kemudian dimasukkan kedalam gelas


kimia
- Ditambahkan akuades hingga volume mencapai 100 mL
- Dihomogenkan
- N
KMnO4 0,01

3. Pembuatan larutan H2SO4 4 N 50 mL

Larutan H2SO4 6 N

- Dipipet sebanyak 33,3333 mL kemudian dimasukkan kedalam


gelas kimia
- Ditambahkan akuades hingga volume mencapai 50 mL
- Dihomogenkan
H2SO4-6 N

4. Standarisasi larutan KMnO4 0,01 N oleh larutan H2C2O4 0,01 N

Larutan H2C2O4 0,01 N

- Dipipet sebanyak 10 mL kedalam labu erlenmeyer.


- Ditambahkan 5 mL H2SO4 4 N
- Dipanaskan hingga suhu 60oC
- Dititrasi dengan larutan KMnO4 0,01 N sampai membentuk
warna merah ungu.
- Dicatat volume titran yang digunakan.
Hasil

Nb: Titrasi dilakukan sebanyak 2 kali


5. Preparasi Sampel

Daun bayam

- Dicuci dengan akuades


- Akuades 100 mL dimasukkan kedalam gelas piala, dipanaskan
diatas hot plate sampai mendidih
- Dimasukkan 10 gram sampel daun bayam, diaduk
- Dibiarkan sampai matang (3,5 menit setelah bayam
dimasukkan)
- diangkat dari hotplate dan didinginkan
Hasil

6. Pengenceran

Larutan
sampel
- Dipipet sebanyak 10 mL
- dimasukkan kedalam labu ukur 100 mL
- ditambahkan akuades hingga tanda batas
- dihomogenkan
Hasil

7. Penetapan kadar asam oksalat pada sampel

Larutan sampel yang telah diencerkan

- Dipipet sebanyak 10 mL kedalam labu erlenmeyer.


- Ditambahkan 5 mL H2SO4 4 N
- Dipanaskan hingga suhu mencapai 60oC
- Dititrasi dengan larutan KMnO4 0,01 N sampai terbentuk
warna merah ungu
- Dicatat volume titran yang digunakan.

Hasil
G. PERHITUNGAN
1. Pembuatan larutan baku primer H2C2O4 0,01 N
Massa = BE x N x V

Massa = 90/2 x 0,01 N x 0,05 L

Massa = 0,0225 gram

2. Pembuatan larutan baku sekunder KMnO4 0,01 N


V1 N1 = V2 N2
100 mL .0,01 N
V1 =
0,1 N
= 10 mL

3. Pembuatan larutan H2SO4 4 N


V1 N1 = V2 N2
50 mL . 4 N
V1 =
6 N
= 33,3333 mL

4. Standarisasi larutan KMnO4 0,01 N oleh larutan H2C2O4 0,01 N


(V.N) H 2C 2O 4
N KMnO4 =
V KMnO 4

5. Penentuan kadar H2C2O4 dalam larutan sampel


(V.N) KMnO 4 . BM H2 C2 O 4
% asam oksalat =
Massa x 1000
x 100%