Anda di halaman 1dari 46

KONEKSI XAMPP DENGAN DATABASE ORACLE EXPRESS EDITION

Oracle sudah pasti salah satu database yang banyak digunakan oleh berbagai
perusahaan besar di dunia. PHP juga merupakan bahasa pemrograman web paling
populer saat ini. Menguasai cara mengkoneksikan PHP dan Oracle menggunakan
XAMPP adalah tujuan utama dari dokumentasi kali ini.

Pada kesempatan kali ini saya mencoba belajar PHP dengan database oracle express
edition 10g. Lumayan belajar untuk menambah ilmu dan wawasan soal pemrograman
dan database setelah sehari-hari berkutat dengan server dan jaringan. Saya
mendokumentasikan langkah-langkah mengkoneksikan antara PHP dan Oracle setelah
seharian mencoba dan mencari referensi di Mbah Google kemudian
mengimplementasikan pada XAMPP (paket all-in-one Apache, PHP, MySQL). Cukup
basa-basinya (^_^), berikut aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan:

 XAMPP --> http://www.apachefriends.org/en/xampp.html


 Oracle Database Express Edition 11g Release 2 --> Oracle DB XE
 Oracle Database Instant Client, pilih paket Instant Client Package – Basic --
> Oracle Instant Client
 PHP Editor (PHPed, Notepad++, dsb)

Untuk paket XAMPP anda bisa langsung download, tetapi untuk mendownload 2
aplikasi oracle diatas anda harus memiliki login atau menjadi member di website oracle
(gratis). Disini saya tidak akan membahas cara instalasi XAMPP maupun Oracle DB
XE, silahkan dicari tutorialnya di Mbah Google (^_^;)(Kepanjangan, mungkin lain kali
akan saya bahas heeheehee). Setelah program XAMPP dan Oracle DB XE diinstall
serta Oracle Database Instant Client didownload, lakukan langkah-langkah berikut ini:

1. Kita harus mengaktifkan modul oci8 pada file konfigurasi php.ini. Jika
anda instal XAMPP secara default di windows, filenya akan terdapat pada
folder: c:\xampp\php\php.ini
File php.ini
2. Setelah dibuka dengan text editor, cari string "oci8". Jika sudah
ditemukan, hilangkan tanda semicolon ";" pada ;extension=php_oci8.dll untuk
mengaktifkan modul oracle. Kemudian simpan (save) file php.ini yang telah diubah.

Mengaktifkan modul Oracle


3. Ekstrak Oracle Instan Client yang sudah didownload, kemudian kopikan
seluruh isi dari folderinstantclient_11_2 ke folder "C:\xampp\apache\bin " (atau
tergantung dimana anda menginstall webserver apachenya).

Hasil ekstrak file Instant Client


4. Kemudian re-start webserver Apache untuk mengaktifkan fungsi modul Oracle DB. Jika
diperlukan sekalian di restart komputernya biar afdol (becanda) (^_^)v.
Pastikan webserver apache sudah di re-start
5. Selanjutnya masuk ke halaman utama dari xampp melalui web browser
(internet explorer, mozilla firefox) Saya kurang merekomendasikan opera karena
ada skrip SQL Oracle ketika diload tidak jalan. Kembali ke xampp, biasanya
diakses dialamat: http://localhost/xampp/. Kemudian pilih menu php_info().
Kemudian anda geser kebawah sampai menemukan modul OCI8 telah aktif. Jika belum, coba
ulangi kembali langkah-langkah diatas.

Modul oci8 telah aktif


6. Berikutnya kita akan mencoba mengaktifkan database HR yang telah
terinstal secara default pada database oracle untuk ujicoba koneksi dan
menampilkan data.Buka Halaman Login Database Oracle dengan browser di
alamat: http://127.0.0.1:8080/apex. Masukkan username: system dan passwordnya adalah
password ketika anda menginstall pertama kali database oracle.
Login ke database Oracle XE
7. Setelah login, masuk ke Menu: Administration - Database Users - Manage
User. Pilih HR. Kemudian masukkan password baru, sebagai contoh disini saya
memasukkan password: oracle dan ganti Account
Status dari Locked menjadi Unlocked. Dan pada bagian user privileges, aktifkan
pilihan "DBA".

Pilih Menu Administration


Mengaktifkan user HR dan opsi-nya
9. Berikutnya adalah mencoba membuat file koneksi, ketikkan skrip dibawah
ini untuk memulai koneksi ke database oracle. Yang penting adalah pada bagian
$conn = oci_connect("HR", "oracle", "//localhost/XE"); Dimana HR=user pada
database oracle, oracle=password dari user HR, dan //localhost/XE nama server
database yang kita akses.

<?php
// Create connection to Oracle
$conn = oci_connect("HR", "oracle", "//localhost/XE");
if (!$conn) {
$m = oci_error();
echo $m['message'], "\n";
exit;
}
else {
print "Connected to Oracle!";
}
// Close the Oracle connection
oci_close($conn);
?>
10. Simpan dan jalankan skrip diatas untuk menguji apakah koneksi ke database oracle
berhasil atau tidak. jika muncul teks Connected to Oracle, berarti settingan berjalan dengan baik :)
Koneksi berhasil!
11. Dibawah ini contoh skrip untuk menampilkan output tabel dari oracle:

<?php

// Create connection to Oracle


$conn = oci_connect("HR", "oracle", "//localhost/XE");

$query = 'select * from departments';


$stid = oci_parse($conn, $query);
$r = oci_execute($stid);

// Fetch each row in an associative array


print '<table border="1">';
while ($row = oci_fetch_array($stid, OCI_RETURN_NULLS+OCI_ASSOC)) {
print '<tr>';
foreach ($row as $item) {
print '<td>'.($item !== null ? htmlentities($item, ENT_QUOTES) :
'&nbsp').'</td>';
}
print '</tr>';
}
print '</table>';

?>
12. Hasil dari skrip diatas:
TUTORIAL Pemrograman WEB Dengan Php + ORACLE
TUTORIAL
Pemrograman WEB
Dengan
Php + ORACLE
Dibuat Sebagai Bahan Tugas Pemrograman WEB
AMIEN A RAHMAN

Sekilas tentang Aplikasi WEB Menggunakan PHP dan Oracle


Saat ini hampir semua aplikasi Web yang di kembangkan saat ini membutuhkan
tekhnologi database untuk melakukan penyimpanan dan pengelolaan data yang di
gunakan di dalam nya.PHP memberikan dukungan terhadap banyak database,baik
yang bersifat komersial atau pun yang tidak,termasuk Oracle.
Di indonesia ,banyak terdapat perusahaan-perusahaan raksasa (seperti
Pertamina,Telkom,PLN) ataupun perusahaan-perusahaan yang lain nya yang
menggunakan database Oracle untuk menyimpan dan mengelola data
mereka,misalnya,data pelanggan,anggaran akuntansi dan keuangan,dan
sebagainya.dan ternyata untuk pengembangan aplikasi web nya pun,mereka
menggunakan PHP.Disini saya mencoba untuk berbagi konsep-konsep dasar yang di
perlukan dalam mengembangkan aplikasi web menggunakan PHP dan Oracle.
1.Instalasi Oracle Database XE
Memperoleh software Oracle Database XE
Software Oracle Database XE (Oracle Database 10g Express Edition),Oracle versi
gratis dapat anda peroleh di situs Oracle Technology
Network: http://otn.oracle.com/xe.
Melakukan Instalasi Oracle Database XE
Sebelum anda mempelajari Oracle,anda perlu memasang software Oracle Database
XE terlebih dahulu,yang akan kita gunakan sebagai sarana untuk mempelajari Oracle
dan sebagai server database pada saat mempelajari materi tentang akses database
melalui PHP. Berikut cara-cara nya.

1.Buka direktori Software/OracleXE


2.Jalankan file OracleXEUniv.exe.
3.klik next untuk beralih ke form berikutnya,pilih opsi I accept the terms in teh license
agreement,lalu kliknext
4.biarkan Oracle di instal pada lokasi default (C:\OracleXE\).Jika anda ingin
menentukan direktori lain untuk tujuan instalasi,klik Browse dan tentukan direktori
yang anda inginkan.lalu klik next untuk melanjutkan.
6.Tentukan password untuk user sys dan system lalu klik next.
7.klik install untuk memulai instalasi.
8.Tunggu beberapa saat sampai semua proses selesai,pada tahap ini yang di lakukan
adalah melakukan instalasi,membuat sekaligus menjalankan service Oracle dan
melakukan konfigurasi database.
9.Hilangkan tanda cheklist pada opsi launch the database hompage,lalu
klik finish untuk meng akhiri proses instalasi.
Untuk catatan: Pada Oracle Database 10g Expres Edition,database secara otomatis
akan di buat dengan nama XE.Dengan demikian kita tidak perlu lagi membuat database
secara manual,kita hanya perlu membuat user nya saja.
Membuat User Baru ke dalam Database XE
Untuk keperluan pembelajaran Oracle Essential kita perlu membuat user
khusus,tujuannya adalah agar tabel-tabel yang akan di buat nanti tidak tercampur
dengan tabel-tabel milik user sys maupunsystem,caranya adalah sebagai berikut:
1.klik Start / Program / Oracle Database 10g Expres Edition.
2.pilih Go To Database Home page
3.Isikan SYSTEM untuk Username dan masukan password yang anda kehendaki pada
saat proses instalasi,lalu klik Login
4.Pilih Administration / Database User / Create User
5.Isikan nama user (misal: Amien) dan tentukan password (dua kali) untuk user
tersebut,untuk keperluan pembelajaran,beri tanda cheklist pada opsi DBA( pada
bagian Roles:) jika sudah klik create untuk melakukan pembuatan user.
5.Tampak bahwa sekarang dalam database XE terdapat dua user (Amien dan HR)
6,selesai ! klik logout untuk disconnect dari user SYSTEM.

2.Instalasi dan Konfugurasi Apache


Memperoleh software Apache
Apache adalah aplikasi web server yang akan kita gunkan,software versi terbaru dapat
anda peroleh disitus resmi Apache: http:// httpd.Apache/org/.
Melakukan Instalasi Apache
Untuk melakukan instalasi Apache berikut caranya:
1.Buka direktori software\Apache
2.Jalankan file httpd-2.2.16-win32-x86-openss1-0.9.80.msi.
3.Klik untuk beralih ke form berikut nya.
4.Pilih opsi Iacept the terms in the license agreement,lalu klik next
5.Klik next untuk melanjutkan proses instalasi
6.Isikan Network Domain dan Server Name dengan Localhost
Dan Administrator Email Address dengan me@localhost lalu pilih opsi for All User,lalu
klik next
7.Pilih Typical,lalu klik next
8.Klik Change untuk menentukan lokasi instalasi
9.Lalu tuliskan C:\Apache2.2\ pada kotak folder Name,lalu klik OK
10.Klik untuk ke form selanjutnya
11.Klik Install untuk memulai proses instalasi,tunggu beberapa saat sampai muncul
form berikut nya
12.Klik Finish untuk mengakhiri proses instalasi.

Melakukan Konfigurasi Apache


Agar software Apache dapat di gunakan sebagai web server dari program-
progran PHP yang nanti akan kita buat,kita perlu melakukan sedikit konfigurasi
terhadap Apache,bagian ini akan membimbing anda untuk melakukan hal tersebut
1.Klik tombol Start > Progams > Apache HTTP Server 2.2 > Configure Apache
Server
2.Pilih Edit the Apache httpd.conf Configuation File
3.Pastikan nilai untuk Document Root adalah sebgai berikut:
Document Root”C:/Apache2.2/htdocs”
Document Root berfungsi untuk menentukan direktori yang akan di gunakan sebagai
tempat anda meletakan file-file kode PHP yang anda buat
4.Ubah nilai Directory Index menjadi seperti berikut:
DirectoryIndex index.php index.html
5.Carilah bagian (baris 358),tepatnya pada teks berikut:
Addtype applicaton/x-compress .z
Addtype application/x-gzip .gz .tgz
Tambahkan teks dibawah ini kedalamnya:
Addtype application/x-httpd-php .php
Addtype application/x-httpd-php .phtml
Addtype application/x-httpd-php .php3
Addtype application/x-httpd-php .html
Addtype application/x-httpd-php .htm
Addtype application/x-httpd-php-source .phps
6.Simpan perubahan yang telah anda buat di dalam file httpd.conf.
7.Restart Apache menggunakan Start > Program > Apache HTTP Server 2.2 >
Control Apache Server > Restart.

Menjalankan Server Apache


Untuk menjalankan server Apache,lakukan klik ganda(double) pada icon Apache yang
berada pada bagiantask bar.pada saat muncul Apache Server monitor,klik Start
setelah klik Start bahwa indikasi server telah di aktifkan.
Untuk memastikan server Apache sudah siap untuk di gunakan,coba anda jalankan
web browser.lalu tuliskan: http//127.0.0.1/ atau http//localhost/. Jika konfigurasi benar
anda akan memperoleh tampilan yang bertuliskan: “ it work! “
3.Instalasi dan Konfigurasi PHP
Software PHP berfungsi untuk menterjemahkan kode-kode PHP yang kita tulis menjadi
suatu halaman web. Software PHP versi terbaru dapat anda peroleh di situs resmi
PHP: http//www.php.net/.
Melakukan Instalasi PHP
Pada bagian ini anda akan mempraktekan cara melakukan instalasi PHP.
1.Matikan service Apache
2.Buka direktori Software\PHP
3.jalankan file php-5.2.14-win32-installer.msi.
4.klik next untuk form selanjutnya
5.Beri tanda cheklist pada opsi I accept the terms in the License aggrement,lalu
klik next
6.Tentukan direktori tujuan instalasi,sebgai latihan isikan C:\PHP\ lalu klik next
7.lalu pilih Apache 2.2.x Module,lalu klik next
8.Isikan C:\Apache2.2\conf\.direktori ini adalah tempat
file httpd.conf berada,klik next untuk melanjutkan proses
9.Tentukan modul-modul PHP yang akan di instal pastikan pada bagian Extension anda
memilih modul tambahan Oracle (10) dan PDO| Oracle 10g Client and above.
10.Klik next untuk beralih ke form selanjutnya
11.lalu klik install untuk memulai proses instalasi,tunggu beberapa saat sampai muncul
form berikutnya
12.klik finish untuk mengakhiri proses instalasi PHP.

Melakukan Konfigurasi PHP agar Memiliki Dukungan terhadap Oracle


Untuk melakukan konfigurasi agar PHP memiliki dukungan terhadap Oracle kita harus
memodifikasi(merubah) sedikit.Bagian ini akan menunjukan kepada anda untuk
melakukan hal tersebut.
1.Jalankan aplikasi Text Editor
2.Buka file php.ini yang ada di direktori C:\PHP
3.Pada baris 342,hilangkan tanda titik koma di depan text sehingga teks akan tampak
seperi berikut:
Eror_reporting = E_ALL & -E_NOTICE
4.Pada baris ke 373,ubah nilai display_errors menjadi On, sehingga teks akan
tampak seperti berikut:
Display_errors = On
5.Pada baris 496,ubah nilai magic_quotes_gpc menjadi On,sehingga teks akan
tampak seperti ini:
Magic_quotes_gpc = On
6.Pada baris 535,isikan nilai doc_root,sehingga tampak seperti ini:
Doc_root = “C:/Apache2.2/htdocs” ini adalah bagian terpenting.
7.Simpan perubahan yang anda lakukan pada file php.ini
8.Copy file php5ts.dll dari C:\PHP ke C:\Apache2.2\bin.
9.Restart komputer anda untuk memastikan semua konfigurasi telah terbarui.

Menguji Software PHP dengan membuat Contoh Aplikasi


Untuk menguji apakah software PHP terpasang di komputer anda sudah benar apa
belum,anda bisa mencoba membuat kode PHP sederhana.contoh nya sebagai berikut:
1.Jalankan aplikasi text editor (C++)
2.tuliskan kode program berikut ini
3.Simpan file dengan nama welcome.php di dalam direktori C:\Apache2.2\htdocs
4.Jalankan web browser dan masukan alamat berikut
ini: http//localhost/welcome.php
5.Jika semua berjalan dengan benar,maka anda akan melihat tampilan sebagai berikut
ini:

4.SQL dalam Oracle


Apa itu SQL??
SQL adalah bahasa standar yang di gunakan untuk mengakses data di dalam database
relasional,setiap server database relasional atau Relational Database
Management System (RDBMS) mendukung SQL untuk mengatur dan mengolah
datanya.
Sekarang kita akan mencoba membuat contoh Database Oracle:
Membuat Tabel
Tabel adalah suatu entitas yang memiliki baris dan kolom,dalam dunia database,baris
sering disebut dengan Row dan kolom disebut dengan field.
Sintaks umum pembuatan tabel dalam Oracle adalah:

CREATE TABLE nama_tabel(


Nama_field tipe_data1,
Nama_field tipe_data2,
...
Nama_fieldN tipe_dataN
);

Contoh:
CREATE TABLE demo (
ID INETGER NOT NULL,
KETERANGAN VARCHAR2(50),
CONSTRAINT pk_demo PRIMARY KEY (ID)
);

Perintah diatas akan membuat tabel dengan nama demo ke dalam database,tabel
tersebut terdiri dari dua buah kolom(field):ID dan KETERANGAN,yang masing-masing
bertipe INTEGER dan VARCHAR dengan lebar maksimum 50 karakter,NOT NULL yang
didefinikasikan pada kolom ID menandakan bahwa kolom tersebut tidak boleh
kosong,dengan kata lain dalam setiap baris data yang ada kolom teersebut harus diisi
nilai,hal lain yang perlu di perhatikan juga dari perinyah diatas adalah pendefinisian
constraint,pada perintah tersebut kita mendefinikasikan constarint dengan nama
pk_demo,fungsinya adalah menentukan bahwa kolom ID akan di perankan sebagai
primary key.
Primary key adalah suatu constarint yang dapat menjamin bahwa setiap baris data
dalam suatu tabel harus bersifat unik (nilai nya tidak samaa antara baris satu dengan
yang lain nya).
1.Jalankan SQL Command Line dengan Start | Programs | Oracle Database 10g
Expres Edition | Run SQL Command Line
2. Login sebagai user yang telah anda buat,
3.Isikan sintaks SQL berikut untuk membuat tabel KATEGORI
Create table kategori (
Kategori_ID Number Not Null,
Kategori_Nama Varchar2(25),
Constraint pk_kategori Primary key (Kategori_id)
);

4.Isikan sintaks SQL berikut untuk membuat tabel PENGARANG


Create table pengarang (
Pengarang_ID char (3) Not Null,
Pengarang_Nama Varchar2 (30),
Constraint pk_pengarang Primay Key (pengarang_ID)
);
5.Isikan sintaks SQL berikut untuk membuat tabel PENERBIT
Create Table Penerbit (
Penerbit_Id Char (4) Not Null,
Penerbit_Nama Varchar2 (50),
Constraint pk_penerbit Primary Key (Penerbit_Id)
);

6.Isikan sinntaks SQL berikut untuk membuat tabel buku


Create Table Buku (
Buku_Isbn char(14) Not Null,
Buku_Judul varchar2 (75),
Penerbit_Id har (4),
Buku_tglterbit Date,
Buku_jmlhalaman Number,
Buku_Deskripsi Varchar2 (1000),
Constraint pk_buku Primary Key (Buku_Isbn),
Constraint fk_buku_penerbit Foreign Key (Penerbit_Id)
References Penerbit (Penerbit_Id)
);

Mengubah Nama dan Struktur Tabel


Berikut ini beberapa bentuk perubahan yabg di izinkan untuk suatu tabel yang terdapat
di dalam database Oracle.
1.Mengubah Nama Tabel
Alter Table nama_table Rename To nama_tabel_baru;

Contoh:
Alter Table demo Rename To demo_oracle
Perintah diatas akan mengubah nama tabel dari demo menjadi demo_oracle
2.Mengubah Nama Kolom

Alter Table nama_tabel1 Rename Column nama_kolom to


nama_kolom_baru;

Contoh:
Alter table demo Rename Column keterangan To deskripsi
Perintah diatas akan mengubah nama kolom pada
tabel demo,dari keterangan menjadi deskripsi
3.Menambah kolom ke dalam tabel

Alter Table nama_tabel1 ADD (


Nama_kolom_baru1 tipe_data,
Nama_kolom_baru2 tipe_data,
...
);

Contoh:
Alter Table demo ADD (nama varchar2 (30));
Perintah diatas akan menambah kolom pada tabel demo dengan nama ‘nama’ dan tipe
data Varchar2(30)

4.Menghapus Tabel
Berikut adalah bentuk umum untuk menghapus suatu tabel dari database

Drop Table nama_tabel1;

Contoh:
Drop table demo;
Perintah diatas akan menghapus tabel demo dari database.
Memanipulasi Data
Setelah pembuatan tabel selesai,prose selanjutnya yang perlu di lakukan dalam bekerja
dengan Database adalah mengisikan data ke tabel-tabel tersebut,nantinya data dalam
tabel-tabel tersebut dapat di manipulasi (ditambah,diubah,atau dihapis)sesuai
kebutuhan.
Menambah Data ke dalam Tabel
Untuk menambah data ke dalam tabel,kita perlu menggunakan perintah INSERT.Berikut
ini bentuk perintah umum penggunaan perintah INSERT

INSERT INTO [nama_kolom1,nama_kolom2,...])


VALUES (nilai_kolom1,nilai_kolom2,..);

Contoh:
Insert Into penerbit (penerbit_Id,penerbit_nama)
Values(‘PB06’,’Informatika’);
Perintah diatas akan membuat baris data baru ke dalam tabel Penerbit. Dengan
perintah tersebut,kolomPenerbit_Id akan diisi nilai ‘PB06’ dan
kolom Penerbit_nama dengan nilai ‘Informatika’.
Penulisan nama dan kolom dalam perintah INSERT biasanya di lakukan untuk
memasukan data yang terdiri dari beberapa bagian kolom saja,tidak penuh.
Contoh:
1.Isikan sintaks berikut untuk mengisi data ke dalam tabel Kategori:
Insert Into Kategori ( Kategori_Id, Kategori_Nama)
Values (1, ’Database’);
Insert Into Kategori(Kategori_Id, Kategori_Nama)
Values (2,’ Desain Grafis’);
Insert Into Kategori ( Kategori_Id, Kategori_Nama)
Values (3, ‘Jaringan Komputer’);
Insert Into Kategori (Kategori_Id, Kategori_Nama)
Values (4, ‘Pemrograman’);
Insert Into Kategori (Kategori_Id, Kategori_Nama)
Values (5, ‘Web dan Internet’);
Insert Into Kategori (Kategori_Id, Kategori_Nama)
Values (6, ‘Office Application’);
Perintah di atas akan menampilkan hasil sebagai berikut:
2.Isikan sintaks berikut untuk mengisi data kedalam tabel PENGARANG

Insert Into Pengarang Values (‘ASW’, ‘Andi Setiawan’);


Insert Into Pengarang Values (‘BRH’, ‘Budi Raharjo’);
Insert Inti Pengarang Values (‘BTO’, ‘Beni Tito’);
Insert Into Pengarang Values (‘DAR’; ‘Dewi Aulia Raharjo’);
Perintah diatas akan memberikan hasil sebgai berikut:
3.Isikan sintaks berikut untuk mengisi data kedalam tabel PENERBIT:
Insert Into Penerbit Values (‘PB01’, ‘Angkasa Raya’);
Insert Into Penerbit Values (‘PB02’, ‘Cahaya Ilmu Persada’);
Insert Into Penrbit Values (‘PB03’, Sinar Ilmu Persada’);
Insert Into Penerbit Values (PB04’, ‘Intan’);
Perintah diatas akan membrikan hasil sebagai berikut:
4.Isikan sintaks berikut untuk mengisi data kedalam tabel BUKU:
Insert Into Buku Values (‘222-34222-1-0’, ‘Mudah Belajar Photoshop’,’PB01’,
To_Date (‘2003/07/02’, ‘YYYY/MM/DD’) , 300,NULL);
Insert Into Buku Values (‘222-34222-1-1’, ‘Panduan Gratis menggunakan Corel
Draw’,’PB02’,
To_Date (‘2004/03/15’, ‘YYYY/MM/DD’) , 400,NULL);
Insert Into Buku Values (‘979-96446-9-0’, ‘Menguasai SQL’, ‘PB06’,
To_Date (2009/10/12’, ‘YYYY/MM/DD’) , 346,NULL);
Insert Into Buku Values (‘979-96446-9-1’. ‘Panduan Basis Data’,’PB01’,
To_Date (2007/03/02’, ‘YYYY/MM/DD’) ,257,NULL);
Perintah diatas akan memberikan hasil sebgai berikut:

Mengubah Data di dalam Tabel


Data yang sudah tersimpan didalam suatu tabel dapat diubah sesuai kebutuhan,yaitu
dengan menggunakan perintah UPDATE.Berikut ini adalah bentuk umum penggunaan
perintah UPDATE.

UPDATE nama_tabel1
SET nama_kolom1 = nilai1,
nama_kolom2 = nilai2,
......
WHERE kriteria;

Contoh:
Update Penerbit
Set penerbit_nama = ‘Informatika Bandung’
Where
Penerbit_Id = ‘PB06’;
Perintah diatas akan mengubah data pada kolom Penerbit_nama di dalam tabel
Penerbit,dari ‘Informatika’ menjadi ‘Informatika Bandung’.Perlu di perhatiakan bahwa
baris data yang akan diubah hanyalah baris data kolom Penerbit_Id nya bernilai’PB06’.
Berikut ini contoh perintah update yang akan digunakan untuk mengubah beberapa
kolom data sekaligus:
Update Buku
Set
Buku_Judul = ‘Tuntunan Praktis Menggunakan Microsoft Word 2010’,
Buku_Penerbit = ‘PB02’
Where
Buku_ISBN = “999-11555-2-1’;
Perintah diatas akan merubah nilai dari kolom Buku_Judul dan Buku_Penerbit yang
terdapat dalam tabel buku dengan nilai baru,Perubahan ini hanya akan di lakukan pada
baris data yang memiliki Buku_ISBNsama dengan ‘999-11555-2-1’.
Menghapus Data dari dalam Tabel
Untuk keadaan-keadaan tertentu mungkin saja kita ingin membuang bebera[a baris
data yang sudah tidak digunakan dari suatu tabel,untuk melakukan pekerjaan ini kita
perlu menggunakn perintah DELETE.
Sintaks umum penggunaan perintah DELETE adalah sebgai berikut:

Delete from nama_tabel1


Where kriteria;

Kriteria berfungsi sebagai filter untuk membatasi atau menentukan data mana saja yang
akan di hapus.
Contoh:
Delete from Buku
Where Buku_ISBN = ‘888-96771-3-5’.
Perintah diatas akan menghapus baris data pada tebel buku yang
Kolom Buku_ISBN nya bernilai ‘888-96771-3-5’.
Ingat! Anda harus menyertakan kondisi pada saat menggunakan
perintah Delete.mengapa? karena jika kondisi tidak di sertakan maka semua baris data
dalam tabel tersebut akan terhapus.
Selain perintah Delete,terdapat cara lain untuk menghapus semua data dalam suatu
tabel yaitu dengan menggunakan perintah TRUNCATE.
Sintaks umum penggunaan perintah Truncate adalah sebgai berikut:

Truncate Table nama_tabel1;

Contoh:
Truncate Table Buku;
Maka perintah diatas akan menghapus semua baris data yangterdapat pada
tabel Buku.Perintah Truncate lebih cepat daripada perintah Delete,karena pada perintah
Truncate sebenarnya tabel di hapus( drop table) terlebih dahulu,kemudian di buat ulang
dengan struktur yang sama persis seperti sebelum nya dan data kosong.prose
penghapusan dan pembuatan ulang ini dilakukan secara implisit oleh server database
oracle.
Membangun Koneksi antara PHP dan Oracle
Untuk membangun koneksi standar kita dapat membut suatu file khusus yang berisi
kode sebagai berikut:
Simpan file tersebut dengan nama (misalkan) oraconn.php dan tempatkan di direktori
kerja anda.Untuk menguji apakah database oracle dapat dibuat atau tidak,anda dapat
memenggil file diatas secara langsung melalui web browser,dengan menuliskan
URL http://localhost/php-oracle/oraconn.php.
Jika tidak ada masalah dan benar maka hasil yang akan di peroleh adalah sebgai
berikut:

Menampilkan Data dari Database ke Halaman Web


Setelah koneksi berhasil di bangun,langkah selanjutnya yang perlu di lakukan adalah
mengakses data di dalam databse,apakah itu untuk di manipulasi atau hanya untuk di
tampilkan saja ke dalam halaman web,pada bagian ini kita akan mempraktikan cara
mengakses dari database dan menampilkannya ke dalam halaman web.
Contoh:
Berikut ini contoh kode program lengkap yang akan menunjukan konsep atau cara
menampilkan data dari suatu tabel di dalam database:

Dan hasil yang akan di berikan adalah sebagai berikut:


Contoh kode latihan Daftar Buku lengkap berikut nya sebgai berikut:
Dan hasil yang akan di berikan adalah sebagai berikut:
Disini kita akan mencoba membuat latihan aplikasi dan kode lengkapnya sebagi berikut:
Dan hasil yang akan di berikan adalah sebagai berikut:
Kita akan mencoba aplikasi lain nya (misalkan) aplikasi Login,tapi ingat kita harus
membuat database nya terlebih dahulu supaya bisa di panggil dan di tampilkan ke
halam web.
Contoh membuat database nya:
Create table login (
"username" char (50) not null,
"password" char (40) not null,
primary
Berikut adalah contoh kode lengkap nya:
Dan hasil yang akan di berikan adalah sebgai berikut:

Disini kita harus mengisi form username dan password nya terlebih dahulu supaya bisa
masuk.
Dan kode untuk proses login nya adalah sebgai berikut:
Disini kita harus menyertakan kode Index supaya memudahkan dalam melakukan
pemnggilan proses loginnya
Dan kode lengkap nya sebgai berikut:
Dan hasil yang akan di berikan adalh sebagi berikut:

Kita juga akan mencoba membuat aplikasi yang bisa merubah password,sebelum nya
kita harus membuat form nya terlebih dahulu dan kode lengkap nya sebgai berikut:
Dan hasil yang akan diberikan sebagi berikut:

Setelah membuat form nya selesai, pasti kita membutuhkan proses untuk masuk
kedalam nya supaya bisa merubah password nya,dan untuk kode lengkap untuk proses
change password nya adalah sebgai berikut:
Ingat kita harus mengisi form nya terlebih dahulu,supaya bisa merubah password lama
ke password baru,dan hasil yang akan di berikan adalah sebagi berikut: