Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Diabetes melitus merupakan suatu keadaan dimana tubuh tidak bisa


menghasilkan hormon insulin sesuai kebutuhan atau tubuh tidak bisa
memanfaatkan secara optimal hormon insulin sehingga kadar gula di dalam darah
tersebut melebihi nilai normal.
Hubungan antara pasien diabetes melitus dengan luka gangren pada kadar
albumin ini bisa menimbulkan hipoalbuminemia dikarenakan infeksi yang terjadi
memicu reaksi inflamasi yang berakibat pada meningkatnya permeabilitas
kardiovaskular sehingga meningkatkan laju perpindahan albumin, menurunnya
laju sintesis albumin hepar serta meningkatkan katabolismenya.
Telah dilakukan penelitian tentang gambaran kadar albumin serum pada
penderita diabetes melitus dengan luka gangren di Laboratorium Patologi Klinik
RSUD Kota Banjar dengan sampel sebanyak 20 orang.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar albumin pada penderita
diabetes melitus dengan luka gangren.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berdasarkan analisa laboratorium, studi literatur dan observasi.
Metode pemeriksaan albumin yaitu menggunakan metode BCG (Brom Creasol
Green).
Berdasarkan hasil penelitian dari 20 pasien yang menderita diabetes
melitus dengan luka gangren diperoleh kadar albumin normal sebanyak 2 orang
pasien perempuan dengan presentase 10% dan kadar albumin yang dibawah
normal sebanyak 18 diantaranya 6 orang pasien laki-laki dan 12 orang pasien
perempuan dengan presentase 90%.

Kata Kunci : BCG (Brom creasol Green), Diabetes Melitus, dan Luka Gangren