Anda di halaman 1dari 7

CRITICAL JOURNAL REPORT

“The Influence Of Leadership Styles On Organizational


Performance In Nigeria”

DI SUSUN OLEH :

UCIA MAHYA DEWI


8176141011

Dosen Pengampu:
Prof.Dr.Ramlan Silaban, M.Si

Mata Kuliah
Kepemimpinan

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN KIMIA


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
2018
Identitas Jurnal

The Influence Of Leadership Styles On Organizational Performance In


Judul Jurnal
Nigeria

Pengaruh Gaya Kepemimpinan di Nigeria Terhadap Kinerja Organisasi

Penulis Chris U. Abeh Ukaidi


Tahun Jurnal July 2016
Nama Jurnal Global Journal of Human Resource Management/ Vol.4, No.4, pp.25-34

I. Pengantar
Organisasi mencari manajer yang dapat mengelola secara efektif dan efisien. Tapi
setiap manajer unik dengan atau gayanya tergantung pada situasi dan paradigma miring.
Gaya manajerial adalah pola berpikir, perasaan dan perilaku yang menggunakan manajer
untuk berhubungan dengan orang dan situasi. Seorang manajer memiliki beberapa gaya
manajerial seperti otokratis, birokrasi, karismatik, demokratis dan laissez faire. sebagian
besar manajer memiliki kombinasi dari lima gaya manajerial, meskipun mereka hanya dapat
diklasifikasikan dalam berbagai cara. Gaya manajerial memiliki dampak yang besar pada
operasi organisasi. Gaya manajerial yang efektif dapat meningkatkan produktivitas,
membawa pemberdayaan, menaikkan karyawan semangat, motivasi dan kontribusi positif
terhadap organisasi dan sebagainya. Kepemimpinan terjadi menjadi inti dan tentu saja sistem
saraf dalam solvabilitas organisasi. Kepemimpinan mengarah ke produktivitas dan
profitabilitas, tetapi sejauh mana keberhasilan tergantung pada gaya pemimpin dan
lingkungan sistematis diciptakan untuk fungsi staf.

II. Ringkasan Isi Jurnal


Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji gaya kepemimpinan dua
Universitas Nigeria (University of Calabar, negara Cross River, Nigeria dan Universitas Uyo
Akwa Ibom Negara Nigeria). Kepemimpinan dipandang sebagai suatu proses pengaruh sosial
melalui mana seorang individu memiliki pengaruh sengaja atas orang lain untuk struktur
perilaku dan hubungan dalam kelompok atau organisasi.
Beberapa organisasi saat ini memiliki masalah kepemimpinan dan gaya yang akan
diadopsi dalam karyawan terkemuka. Selama bertahun-tahun, organisasi telah menghadapi
kepemimpinan birokrasi. Akibatnya banyak ide kepemimpinan dalam abad terakhir telah
mempengaruhi efektivitas umum produktivitas organisasi (Heurieglet, 2004). Kepemimpinan
memiliki karakteristik yang membedakannya sebagai gerakan simbolik dinamis di mana
setiap karyawan melihat ke untuk penyesuaian bila diperlukan. Karakteristik ini menjelaskan
posisi sensitif dan tepat penting pemimpin dalam organisasi.
Tidak adanya kepemimpinan yang efektif adalah masalah serius endemik di banyak
organisasi. Hal ini jelas bahwa hasil yang dihasilkan adalah kinerja staf miskin, tidak adanya
motivasi, pertumbuhan yang buruk dan perkembangan lembaga. Oleh karena itu, ini akan
menyortir untuk menyelidiki gaya kepemimpinan manajemen dan kinerja organisasi.

 KEPEMIMPINAN DAN KINERJA ORGANISASI


Keberhasilan atau kegagalan organisasi adalah sebagian besar tergantung pada gaya
kepemimpinan. Banyak penelitian tentang kepemimpinan dan organisasi kinerja
mengemukakan bahwa sifat kepemimpinan dan paradigma perilaku manajemen puncak
mempengaruhi kinerja organisasi (Argyris, 1995: Mahoney et al 1960). Metode
Kepemimpinan atau gaya dan perilaku sistemik bergeser jauh dari karakteristik pemimpin
untuk gaya yang pemimpin diadopsi (Hemphills, Coons, 1957; Likert 1961). Catatan dari
pendekatan gaya menyarankan bahwa pemimpin yang kecanduan gaya kepemimpinan
demokratis atau partisipatif muncul lebih sukses dibandingkan dengan manajer yang
mengadopsi gaya kepemimpinan otokratis atau laissez faire manajemen (Bowsers dan
pantai, 1966).
Nwachukwu (1988) percaya bahwa kepemimpinan partisipatif adalah gaya
kepemimpinan terbaik dalam mengelola sistem organisasi dari jenis apa pun. Nwachukwu
menyatakan bahwa orang bereaksi positif untuk itu dalam organisasi dengan peningkatan
produktivitas, biaya unit yang lebih rendah, dan moral yang baik dan ditingkatkan
hubungan manajemen tenaga kerja. Menurut Nwachukwu (1988), gaya terburuk
kepemimpinan otokratis dan otoriter gaya kepemimpinan yang menimbulkan konflik
manajemen tenaga kerja yang tinggi.
Gaya kepemimpinan lain yang berfokus pada efektivitas pemimpin adalah model
kontingensi atau situasional sensitif yang berlabuh pada kemampuan pemimpin untuk
menganalisis situasi di tangan dan tepat mengadopsi pendekatan yang cocok yang terbaik
suite keadaan tersebut. (Fredler 1967; Rumah 1971; Vroon dan Yelton 1974)
 METODOLOGI
Populasi dalam penelitian terdiri dari dosen dan departemen dari dua institusi federal
(universitas) baik akademik dan staf non-akademik. Instrumen utama untuk pengumpulan
data terstruktur kuesioner dirancang dalam lima titik Likert dari sangat setuju sampai
sangat tidak setuju. Instrumen ini terdiri dari 28 item skala untuk mengukur gaya
manajemen dan sub skala 12 item yang mengukur efektivitas dan efisiensi (kinerja).
Uji coba dilakukan dengan 40 kuesioner. Uji reliabilitas cronbach alpha dilakukan
dengan menggunakan (SPSS) versi 10.d. Teknik random sampling dipergunakan untuk
menentukan hubungan prediktif antara variabel bebas gaya kepemimpinan (otokratis,
laissez faire dan gaya kepemimpinan demokratis) dan variabel dependen (kinerja
organisasi).Dalam rangka untuk memastikan tingkat respon yang tinggi, kuesioner
diserahkan secara pribadi kepada responden dan dikumpulkan segera setelah mereka
selesai oleh responden. Selain itu, beberapa dosen dibantu dalam pengumpulan dan
penyelesaian kuesioner.

 DATA ANALISIS
Penelitian ini melakukan tes konfirmasi internal yang terdiri atas instrumen dengan
menggunakan cronbach alpha. The cronbach alpha menghitung rata-rata dari semua
kemungkinan perpecahan koefisien setengah keandalan dan meskipun 0,80 adalah ambang
batas. 0,7 umumnya diterima oleh aturan praktis (Bryman dan perut 2003) dan dianggap
memadai untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini.

 PEMBAHASAN
Gaya kepemimpinan demokratis memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja
organisasi, daripada otokratis dan laissez faire gaya. Hal ini karena pengambilan keputusan
saham kepemimpinan demokratis dengan kelompok. Kritik dan pujian yang obyektif
diberikan. Perasaan tanggung jawab dikembangkan dalam kelompok. Inyang (2004).
Pengikut berkomitmen terhadap pelaksana tugas yang terkait dengan keputusan mereka
adalah bagian dari sehingga menghasilkan produktivitas karyawan yang tinggi dan juga
rendah dan nilai otokratis dan laissez faire gaya merupakan indikasi bahwa ada sedikit
kebebasan untuk dalam kelompok permusuhan dan agresi, tingkat tinggi biasa-biasa saja
terkait dengan emosi atavistik, berdasarkan motif irasional. Tingkat motivasi mereka
sangat rendah dan mereka merasa tidak aman. Temuan dari penelitian ini adalah dalam
perjanjian dengan proposisi Ogilvis (2000) dan Pathack (2005) bahwa gaya kepemimpinan
yang diterapkan benar-benar mempengaruhi kinerja atau organisasi tempat kerja
produktivitas

III. Kelebihan Isi Jurnal


A. Kegayutan antar elemen
Penulis mampu menyajikan materi secara sistematis dan strukturalis, dengan
menguraikan materinya dari awal pendahuluan tentang permasalahan kepemimpinan
yang terjadi di universitas,tujuan penelitian;,hipotesis metode, hasil, pembahasan dan
kesimpulan dari hasil yang diperoleh.
B. Originalitas temuan
Pada jurnal tersebut terlampir data-data yang akurat sehingga keoriginalitas
penelitian bisa dikatakan baik dan mencukupi standar untuk melakukan
penelitian.Dalam jurnal peneliti melampirkan data data seperti pengujian hipotesis
dilengkapi dengan pembahasan yang jelas. selain itu juga peneliti banyak mengambil
studi pustaka yang relevan terkait dengan permasalahan yang sedang diteliti
C. Kemutakhiran masalah
Masalah yang diangkat dalam penelitian ini cukup mutakhir, karena pentingnya
peran pemimpin di Perguruan Tinggi selain itu kemutakhiran masalah juga dilihat dari
tahun jurnal ini yaitu tahun 2016 dan tergolong masih baru.
D. Kohesi dan koherensi isi penelitian
Penulis mampu menghubungkan setiap kata-kata dalam setiap paragraf tersebut
sehingga menjadi kalimat yang baik dan bagus dan memberikan kesan mudah dipahami
oleh pembaca. Selain itu penulis juga berhasil merangkai dan menyusun pembahasan
secara sistematis dan terstruktur, sehingga dari bagian satu ke bagian yang lain masih
memiliki hubungan yang erat.

IV. Kelemahan Isi Jurnal


A. Kegayutan antar elemen
Kelemahan pada jurnal penelitian ini dalam hal sinkronisasi yaitu kurang adanya
keterkaitan antar unit-unit struktur penulisan jurnal walaupun elemen sudah tersusun
secara sistematis
B. Originalitas temuan
Kelemahan Originalitas dari jurnal ini tidak mengikutsertakan penelitian terdahulu
mengenai kepemimpinan disebuah Univeristas Perguruan Tinggi.
C. Kemutakhiran masalah
Kemutakhiran masalah dalam penelitian ini tidak terdapat kelemahan
D. Kohesi dan koherensi isi penelitian
Pada bagian kohesi dan koherensi pada ini jurnal tidak dapat ditemukan
kelemahannya hal ini dikarenakan penulis sudah sangat bagus dalam memaparkan
materi dan tidak ada satupun pembahasan yang menyimpang maupun loncat-loncat
sehingga para pembaca tidak dibingungkan

V. Implikasi
A. Teori
Untuk implikasi secara teori kepemimpinan adalah pengaruh sosial yang pameran
individu dan mendapat dukungan dari orang lain dalam pemenuhan tujuan bersama. Ini
ada hubungannya dengan peran seseorang bermain dalam mempengaruhi pengikut
untuk mencapai tujuan organisasi.
B. Program Pembangunan di Indonesia
Dalam jurnal ini kita dapat mengetahui beberapa manfaat dari gaya kepemimpinan
manajemen dan kinerja organisasi. Sehingga ketika beberapa organisasi memiliki
masalah kepemimpinan dan gaya yang akan diadopsi dalam karyawan terkemuka maka
dapat menggunakan jurnal ini sebagai referensi. Kepemimpinan demokratis, partisipatif
dan mendukung harus ada dalam organisasi, pemimpin harus menetapkan kinerja tinggi
budaya organisasi yang dinamis melalui hubungan interpersonal, dialog dan
transparansi. Pemimpin harus mengadopsi pola komunikasi yang efektif untuk
menghasilkan antusiasme dan menumbuhkan suasana kepercayaan dalam organisasi.
C. Pembahasan dan Analisis
Pembahasan ini adalah tentang gaya kepemimpinan organisasi sangat mempengaruhi
kinerja dan output organisasi. Organisasi akan berfungsi secara efektif ketika
manajemen mempekerjakan kepemimpinan yang tepat ditata. Oleh karena itu harmoni
harus dibuat antara pekerja, manajemen dan lingkungan tugas.Berdasarkan analisis hasil-
hasil kritikal yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa pada jurnal penelitian ini terdapat
kelebihan dan kekurangan dilihat dari berbagai aspek yaitu kegayutan antar elemen,
originalitas temuan, kemutakhiran masalah dan kohesi dan koherensi isi penelitian.
VI. Kesimpulan Dan Saran
A. Kesimpulan
Secara keseluruhan jurnal ini sudah sangat bagus. jurnal penelitian ini telah menyajikan
teori dengan baik, penelit juga menjelaskan permasalahan dan pembahasan dengan sangat
jelas, selain itu peneliti juga melampirkan data data akurat hasil penelitian sehingga pembaca
lebih mudah memahaminya

B. Saran
Penulis menyarankan agar peneliti memberikan saran studi bagi peneliti lain yang ingin
meneliti pada topik yang sama sehingga dapat digunakan dalam penelitian selanjutnya.

Referensi
Chris U dan Abeh Ukaidi, (2016), The Influence Of Leadership Styles On Organizational
Performance In Nigeria, Global Journal of Human Resource Management, Vol.4, No.4